Lompat ke isi

Nanga Mentukak, Nanga Taman, Sekadau: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
HsfBot (bicara | kontrib)
k clean up
Bot5958 (bicara | kontrib)
k Perbarui referensi situs berita Indonesia
 
(Satu revisi perantara oleh satu pengguna lainnya tidak ditampilkan)
Baris 16: Baris 16:
Jumlah penduduk desa ini tahun [[2020]] berjumlah 1.725 jiwa, dimana [[laki-laki]] sebanyak 870 jiwa dan [[perempuan]] sebanyak 855 jiwa. Desa ini terbagi menjadi 2 [[dusun]] dan 6 [[Rukun Tetangga]] (RT).<ref name="NANGATAMAN"/> Penduduk asli [[Kalimantan Barat]] ialah suku [[Dayak]] dan [[Suku Melayu|Melayu]] demikian juga halnya di Kabupaten Sekadau secara umum dan kecamatan [[Nanga Taman, Sekadau|Nanga Taman]] secara khusus, mayoritas merupakan penduduk suku [[Suku Dayak|Dayak Mualang]] dan sebagian [[Suku Dayak|Dayak Senganan]]. Ada juga suku pendatang lainnya yang kebanyakan merupakan [[Suku Jawa|Jawa]], [[Suku Bugis|Bugis]], [[Suku Madura|Madura]], [[Tionghoa-Indonesia|Tionghoa]], dan [[Suku Batak|Batak]].<ref name="DAYAK"/>
Jumlah penduduk desa ini tahun [[2020]] berjumlah 1.725 jiwa, dimana [[laki-laki]] sebanyak 870 jiwa dan [[perempuan]] sebanyak 855 jiwa. Desa ini terbagi menjadi 2 [[dusun]] dan 6 [[Rukun Tetangga]] (RT).<ref name="NANGATAMAN"/> Penduduk asli [[Kalimantan Barat]] ialah suku [[Dayak]] dan [[Suku Melayu|Melayu]] demikian juga halnya di Kabupaten Sekadau secara umum dan kecamatan [[Nanga Taman, Sekadau|Nanga Taman]] secara khusus, mayoritas merupakan penduduk suku [[Suku Dayak|Dayak Mualang]] dan sebagian [[Suku Dayak|Dayak Senganan]]. Ada juga suku pendatang lainnya yang kebanyakan merupakan [[Suku Jawa|Jawa]], [[Suku Bugis|Bugis]], [[Suku Madura|Madura]], [[Tionghoa-Indonesia|Tionghoa]], dan [[Suku Batak|Batak]].<ref name="DAYAK"/>


Sementara itu di Sekadau, terdapat 15 sub suku Dayak, yaitu Benawas, Jawant, Kancing, Ketungau, Ketungau Banyur, Kerabat, Kerabat Ulu Sekado, Maam'p Mualang, Mentrab Kabut, Ntukan, Sawe, Seberuang, dan Taman.<ref name="SUKU">{{cite web|url=https://pontianak.tribunnews.com/2019/11/03/15-sub-suku-dayak-di-kabupaten-sekadau|title=15 Sub Suku Dayak di Kabupaten Sekadau|website=www.pontianak.tribunnews.com|accessdate=12 Oktober 2020}}</ref> Suku Dayak Senganan, merupakan suku Dayak yang kebanyakan beragama [[Islam]], dan orang luar mengenalnya sebagai Melayu Sekadau.<ref name="DAYAK">{{cite web|url=https://www.merdeka.com/peristiwa/melihat-jantung-indonesia-di-kabupaten-sekadau.html|title=Melihat Jantung Indonesia di Kabupaten Sekadau|website=www.merdeka.com|accessdate=12 Oktober 2020}}</ref> Sementara itu, [[bahasa]] yang digunakan di kawasan ini selain bahasa [[Bahasa Indonesia|Indonesia]], penduduk lokal memakai bahasa [[Bahasa Dayak|Dayak]].<ref name="SUKU"/>
Sementara itu di Sekadau, terdapat 15 sub suku Dayak, yaitu Benawas, Jawant, Kancing, Ketungau, Ketungau Banyur, Kerabat, Kerabat Ulu Sekado, Maam'p Mualang, Mentrab Kabut, Ntukan, Sawe, Seberuang, dan Taman.<ref name="SUKU">{{Cite news|url=https://pontianak.tribunnews.com/2019/11/03/15-sub-suku-dayak-di-kabupaten-sekadau|title=15 Sub Suku Dayak di Kabupaten Sekadau|work=[[Tribunnews|Tribunnews.com]]|accessdate=12 Oktober 2020|first=Marpina Sindika|last=Wulandari|language=id}}</ref> Suku Dayak Senganan, merupakan suku Dayak yang kebanyakan beragama [[Islam]], dan orang luar mengenalnya sebagai Melayu Sekadau.<ref name="DAYAK">{{Cite news|url=https://www.merdeka.com/peristiwa/melihat-jantung-indonesia-di-kabupaten-sekadau.html|title=Melihat jantung Indonesia di Kabupaten Sekadau|work=[[Merdeka.com]]|accessdate=12 Oktober 2020|editor-last=Khumaini|editor-first=Anwar|first=Anwar|last=Khumaini|language=id}}</ref> Sementara itu, [[bahasa]] yang digunakan di kawasan ini selain bahasa [[Bahasa Indonesia|Indonesia]], penduduk lokal memakai bahasa [[Bahasa Dayak|Dayak]].<ref name="SUKU"/>


Dalam bidang keagamaan, [[Badan Pusat Statistik]] kabupaten Sekadau [[2020]] mencatat tentang jumlah pemeluk agama warga di [[desa]] ini. Persentasi pemeluk agama di desa ini yakni [[Islam]] 77,54%, kemudian [[Kekristenan|Kristen]] 21,37% ([[Katolik]] 19,30% dan [[Protestan]] 2,07%) dan pemeluk agama [[Budha]] 1,09%.<ref name="NANGATAMAN"/>
Dalam bidang keagamaan, [[Badan Pusat Statistik]] kabupaten Sekadau [[2020]] mencatat tentang jumlah pemeluk agama warga di [[desa]] ini. Persentasi pemeluk agama di desa ini yakni [[Islam]] 77,54%, kemudian [[Kekristenan|Kristen]] 21,37% ([[Katolik]] 19,30% dan [[Protestan]] 2,07%) dan pemeluk agama [[Budha]] 1,09%.<ref name="NANGATAMAN"/>
Baris 30: Baris 30:


{{Nanga Taman, Sekadau}}
{{Nanga Taman, Sekadau}}
{{Kabupaten Sekadau}}

{{Authority control}}
{{Authority control}}



Revisi terkini sejak 5 November 2022 02.04

Nanga Mentukak
Negara Indonesia
ProvinsiKalimantan Barat
KabupatenSekadau
KecamatanNanga Taman
Kode pos
79584[1]
Kode Kemendagri61.09.03.2013 Edit nilai pada Wikidata
Luas7,43 km²
Jumlah penduduk1.725 jiwa (2020)
Kepadatan232 jiwa/km²

adalah salah satu nama desa yang berada di kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau, provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Desa ini memiliki luas wilayah 7,43 km² dengan populasi ditahun 2020 berjumlah 1.725 jiwa, dan kepadatan 232 jiwa/km².[2]

Demografi[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk desa ini tahun 2020 berjumlah 1.725 jiwa, dimana laki-laki sebanyak 870 jiwa dan perempuan sebanyak 855 jiwa. Desa ini terbagi menjadi 2 dusun dan 6 Rukun Tetangga (RT).[2] Penduduk asli Kalimantan Barat ialah suku Dayak dan Melayu demikian juga halnya di Kabupaten Sekadau secara umum dan kecamatan Nanga Taman secara khusus, mayoritas merupakan penduduk suku Dayak Mualang dan sebagian Dayak Senganan. Ada juga suku pendatang lainnya yang kebanyakan merupakan Jawa, Bugis, Madura, Tionghoa, dan Batak.[3]

Sementara itu di Sekadau, terdapat 15 sub suku Dayak, yaitu Benawas, Jawant, Kancing, Ketungau, Ketungau Banyur, Kerabat, Kerabat Ulu Sekado, Maam'p Mualang, Mentrab Kabut, Ntukan, Sawe, Seberuang, dan Taman.[4] Suku Dayak Senganan, merupakan suku Dayak yang kebanyakan beragama Islam, dan orang luar mengenalnya sebagai Melayu Sekadau.[3] Sementara itu, bahasa yang digunakan di kawasan ini selain bahasa Indonesia, penduduk lokal memakai bahasa Dayak.[4]

Dalam bidang keagamaan, Badan Pusat Statistik kabupaten Sekadau 2020 mencatat tentang jumlah pemeluk agama warga di desa ini. Persentasi pemeluk agama di desa ini yakni Islam 77,54%, kemudian Kristen 21,37% (Katolik 19,30% dan Protestan 2,07%) dan pemeluk agama Budha 1,09%.[2]

Pekerjaan[sunting | sunting sumber]

Data usia kerja penduduk memiliki beragam macam atau jenis pekerjaan. Data tahun 2020 mencatat bahwa pada umumnya penduduk bekerja sebagai petani, Pegawai Negeri Sipil (PNS), guru, kemudian pensiunan, TNI/Polisi, buruh dan pekerjaan lainnya.[2]

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Komoditi unggulan Kabupaten Sekadau yaitu sektor perkebunan, pertanian dan jasa. Dalam sektor perkebunan, komoditi unggulannya yakni perkebunan kelapa sawit, kakao, karet, kopi, kelapa, dan lada. Sementara itu untuk sektor pertanian, komoditi yang diunggulkan berupa tanaman jagung, ubi jalar, dan ubi kayu. Dan untuk sektor jasa, pariwisata yaitu wisata alam, yang menjadi unggulan di Sekadau.[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Kode Pos Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau". www.nomorkodepos.com. Diakses tanggal 12 Oktober 2020. 
  2. ^ a b c d "Kecamatan Nanga Taman Dalam Angka 2020" (pdf). www.sekadaukab.bps.go.id. Diakses tanggal 12 Oktober 2020. 
  3. ^ a b c Khumaini, Anwar. Khumaini, Anwar, ed. "Melihat jantung Indonesia di Kabupaten Sekadau". Merdeka.com. Diakses tanggal 12 Oktober 2020. 
  4. ^ a b Wulandari, Marpina Sindika. "15 Sub Suku Dayak di Kabupaten Sekadau". Tribunnews.com. Diakses tanggal 12 Oktober 2020.