Lompat ke isi

Rancid: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
k Memperbaiki kesalahan penulisan
Tra Locii (bicara | kontrib)
Memperbaiki ejaan dan tata bahasa serta menebalkan kata kunci
(27 revisi perantara oleh 18 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 16: Baris 16:
|past_members = [[Brett Reed]]
|past_members = [[Brett Reed]]
}}
}}
'<nowiki/>'''''Rancid''' adalah sebuah band Punk yang berasal dari Amerika Serikat.'<nowiki/>''
'''RANCID''' adalah sebuah grup band beraliran [[punk rock]] dari [[Berkeley]], [[California]], yang didirikan pada tahun 1991. Rancid diprakarsai oleh [[Tim Armstrong]], [[Matt Freeman]], dan Brett Reed. [[Tim Armstrong]] dan [[Matt Freeman]] pernah memainkan musik [[ska punk]] bersama [[Operation Ivy]]. Rancid beranggotakan Tim Armstrong (gitar dan vokal), Matt Freeman (bass dan vokal), [[Lars Frederiksen]] (gitar dan vokal), dan [[Branden Steineckert]] (drum dan perkusi). Lars bergabung dengan Rancid pada tahun 1993 pada saat band tersebut mencari pemain second guitar.

Rancid telah merilis 7 album studio, 1 split, 1 kompilasi, 2 EP, serangkaian album online dan telah ditampilkan pada album kompilasi yang tak terhitung jumlahnya. Rancid mulai dikenal luas saat mengeluarkan album 'Lets go' (1996) dengan single berjudul 'Salvation'. Tahun berikutnya mereka merilis album tersukses mereka 'And Out Come the Wolves' dengan hits berjudul "''Roots Radical''", "Ruby Soho" dan "Time Bomb", yang mendapatkan sertifikat Gold dan Platinum dari RIAA.


== Sejarah ==
== Sejarah ==


=== Awal berdiri (sebelum 1993) ===
=== Awal Berdiri (sebelum 1993) ===
Pada awalnya Tim dan Matt mendirikan sebuah band [[ska punk]] bernama "Operation Ivy" (1987-1989). Lalu Operation Ivy memutuskan bubar dan membentuk band baru dengan nama "Downfall" dengan genre yang masih pada Ska. Hanya beberapa bulan setelah itu mereka memulai band baru dengan genre [[Hardcore]] Punk bernama "Generator", dan band ini akhirnya juga bubar. Lalu Tim dan Matt mencoba kembali ke Ska lewat "Dance Hall Crasher", yang bubar lebih cepat dari 2 band sebelumnya. Pada tahun 1991 Tim dan Matt mencoba membangun band baru. Mereka merekrut Drumer pertama mereka, Brett Reed, dan membentuk "Rancid".
Armstrong dan Freeman pada awalnya mendirikan sebuah band [[ska punk]] bernama "'''Operation Ivy"''' (1987-1989). Kemudian, Operation Ivy memutuskan bubar lalu membentuk band baru bernama "Downfall" dengan genre yang sama yaitu [[Ska]]. Beberapa bulan setelah itu, mereka memulai band baru dengan genre [[Hardcore]] Punk bernama "'''Generator"''', tetapi band ini juga akhirnya bubar. Armstrong dan Freeman mencoba kembali ke Ska melalui band beranama "'''Dance Hall Crasher'''", tetapi malah bubar lebih cepat dari 2 band sebelumnya. Pada 1991 keduanya mencoba membangun band baru. Mereka merekrut ''drumer'' pertama mereka, Brett Reed, dan membentuk "Rancid".
Rekaman pertama Rancid dirilis dengan label lama Operation Ivy, Lookout! Records. Setelah merilis album pertama mereka, Rancid pindah ke label yang dimiliki gitaris [[Bad Religion]], Epitaph Records.


Rekaman pertama Rancid dirilis dengan [[Label rekaman|label]] lama Operation Ivy, Lookout! Records. Setelah merilis album pertama, Rancid pindah ke label yang dimiliki gitaris [[Bad Religion]], Epitaph Records.
=== Menembus sukses (1994-1996) ===

Saat Rancid menulis lagu untuk album selanjutnya, Billie Joe Armstrong ikut menulis lagu "Radio" sehingga Billie tampil pada tur Rancid. Tim sebelumnya telah mengajak Lars untuk bergabung sebagai pemain gitar kedua, tapi Lars memilih bermain untuk "UK Sub" milik Charlie Harper. Lalu Tim mengajak Billie untuk bergabung, namun Billie menolaknya dan memilih untuk membentuk [[Green day]]. Setelah mengetahui Billie batal bergabung, Lars mengubah pilihannya dan bergabung dengan Rancid. Lars mulai main untuk Rancid sejak album "Let's Go" pada tahun 1994. Saat itu teman satu label mereka, [[The Offspring]], meraih sukses dengan "Smash" mereka. the Offspring membawa Rancid pada tur mereka dan membantu "Let's Go" menembus posisi 97 pada Billboard's Heatseekers. Dengan keberhasilan albumnya, band ini dikejar oleh beberapa label besar, termasuk Madonna Maverick Record.
=== Menembus Sukses (1994-1996) ===
Band ini akhirnya memutuskan untuk tinggal di Epitaph Record, dan tahun berikutnya mereka merilis album ketiga mereka "...And Out Come the Wolves". Album ini dengan cepat melampaui "Let's Go" dalam hal kesuksesan. Tiga dari single album itu, "Roots Radical", "Time Bomb", dan "Ruby Soho" yang masuk chart di the North American Billboard Modern Rock Tracks, dan band ini tampil di Saturday Night Live.
Saat Rancid menulis lagu untuk album selanjutnya, Billie Joe Armstrong ikut menulis lagu "Radio", sehingga Billie tampil pada tur Rancid. Tim sebelumnya telah mengajak Frederikson untuk bergabung sebagai pemain gitar kedua, tapi ia memilih bermain untuk "UK Sub" milik Charlie Harper. Lalu Armstrong mengajak Billie untuk bergabung, tetapi Billie menolak dan memilih untuk membentuk [[Green day|Green Day]].

Setelah mengetahui Billie batal bergabung, Frederikson mengubah pilihannya dan bergabung dengan Rancid. Ia mulai bergabung dengan Rancid sejak album ''Let's Go'' pada tahun 1994. Saat itu teman satu label mereka, [[The Offspring]], meraih sukses dengan "Smash" mereka. The Offspring membawa Rancid pada tur mereka dan membantu ''Let's Go'' menembus posisi 97 pada Billboard's Heatseekers.

Dengan kesuksesan itu, band ini pun mulai menjadi buruan beberapa label besar, termasuk Madonna Maverick Record. Rancid akhirnya memutuskan memilih Epitaph Record sebagai label mereka. Dan di tahun berikutnya mereka merilis album ketiga yaitu ''And Out Come the Wolves''. Album ini dengan cepat melampaui kesuksesan ''Let's Go''. Tiga dari ''single'' album itu, "Roots Radical", "Time Bomb", dan "Ruby Soho" masuk ''chart'' di The North American Billboard Modern Rock Tracks. Band ini juga pernah tampil dalam acara Saturday Night Live.


=== Tahun pertengahan (1997-2003) ===
=== Tahun pertengahan (1997-2003) ===
Setelah 2 tahun melakukan tur untuk album "...And Out Come the Wolves" mereka, pada tahun 1997 Rancid kembali ke studio untuk rekaman album ketiga mereka, "Life won"t wait", yang rilis tanggal 30 Juni 1998.Album ini bercabang dari gaya musikal Rancid sebelumnya, dan menggabungkan punk rock dengan unsur - unsur [[roots reggae]], [[rockabilly]], [[Dub music|dub]], [[Hip hop music|hip-hop]],Dan [[funk]], menggambar perbandingan dengan [[the Clash]]'s ''[[Sandinista!]]''.Meski albumnya tidak meraih kesuksesan ... Dan Out Come the Wolves, namun sejak saat itu mengumpulkan yang kuat [[cult following]] baru-baru ini. Pada tahun 1999, Rancid memutuskan untuk mengakhiri hubungan tujuh tahunnya dengan Epitaph dan menandatangani kontrak dengan Armstrong yang didirikan [[Hellcat Records]] (yang merupakan sub-label Epitaph).
Setelah 2 tahun melakukan tur untuk album ''And Out Come the Wolves'', Rancid kembali ke studio pada 1997 untuk rekaman album ketiga mereka, ''Life won't wait'' yang rilis pada 30 Juni 1998. Album ini mengadopsi gaya musikal Rancid sebelumnya serta menggabungkan ''punk rock'' dengan unsur-unsur [[roots reggae]], [[rockabilly]], [[Dub music|dub]], [[Hip hop music|hip-hop]], dan [[funk]]. Kondisi itu menggambarkan perbandingan mereka dengan [[the Clash]]'s ''[[Sandinista!]]''
Meski albumnya tidak sesukses ''And Out Come the Wolves'', tetapi sejak saat itu Rancid mulai dikultuskan pengikutnya. Pada 1999, grup band ini memutuskan mengakhiri hubungan tujuh tahunnya dengan Epitaph. Mereka kemudian menandatangani kontrak dengan [[Hellcat Records]] (yang merupakan sub-label Epitaph).


= Hiatus (2004–2005) =
= Hiatus (2004–2005) =
pada tahun 2004, setelah tur untuk ''Indestructible'', Rancid terus mengalami kekosongan yang ekstensif. Anggota band ini bekerja sama [[side projects]], meski belum dibubarkan secara resmi. Armstrong terus bermain dengan proyek sampingannya [[Transplants (band)|Transplants]],yang merilis album kedua mereka ''[[Haunted Cities]], pada tahun 2005. Ia juga menyumbangkan vokal gitar dan backing pada [[Cypress Hill]]'s lagu "song "What's Your Number?" dari album kesepuluhnya [[Till Death Do Us Part (Cypress Hill album)|Till Death Do Us Part]]. Armstrong juga merilis album solo, [[A Poet's Life]] pada bulan Mei 2007. Frederiksen terus bekerja dengan proyek sampingannya [[Lars Frederiksen and the Bastards]] dan merilis album studio kedua mereka, Viking, pada tahun 2004, album ini ditulis bersama dan diproduksi bersama oleh Armstrong. Freeman berkeliling sebentar dengan [[Social Distortion]] pada tahun 2004 sebagai [[John Maurer]]'s Penggantinya sampai band ini menemukan bassisnya saat ini [[Brent Harding]]. Freeman dan Frederiksen juga memiliki anak-anak selama masa ini-Freeman memiliki dua orang, dan Frederiksen memilikinya.''
Pada 2004, setelah tur untuk ''Indestructible'', Rancid hiatus sementara. Anggota band pun mulai melakukan proyek-proyek sampingan. Meski belum dibubarkan secara resmi, Armstrong terus mengembangkan proyek sampingannya, yakni grup band super punck rock/rap [[Transplants (band)|Transplants]] yang merilis album kedua mereka berjudul ''[[Haunted Cities]],'' pada 2005. Ia juga menyumbangkan vokal gitar dan backing pada [[Cypress Hill]]'s lagu "song", "What's Your Number?" dari album kesepuluhnya [[Till Death Do Us Part (Cypress Hill album)|''Till Death Do Us Part'']]. Armstrong juga merilis album solo, [[A Poet's Life|''A Poet's Life'']] pada Mei 2007.
Sementara rekannya, Frederiksen juga membuat proyek sampingannya, [[Lars Frederiksen and the Bastards]], dan merilis album studio kedua mereka, ''Viking'', pada 2004. Album ini ditulis dan diproduksi bersama Armstrong. Sedangkan Freeman berkeliling sebentar dengan [[Social Distortion]] pada 2004 sebagai pengganti John Maurer saat itu sampai band tersebut menemukan basisnya saat ini, yakni [[Brent Harding]]. Freeman dan Frederiksen juga memiliki anak, Freeman punya dua anak, sementara Frederiksen satu orang.


[[Kategori:Grup musik punk rock]]
[[Kategori:Grup musik punk rock]]

Revisi per 23 Mei 2024 02.25

Rancid
Informasi latar belakang
AsalBerkeley, CA, Amerika Serikat
GenrePunk Rock, Hardcore Punk, Ska Punk, Street Punk,
Tahun aktif1991 – sekarang
LabelHellcat, Epitaph, Lookout!
Artis terkaitOperation Ivy, Downfall, Transplants, Lars Frederiksen and the Bastards, Devil's Brigade, The Old Firm Casuals, Shaken 69, The Silencers, Basic Radio
Situs webwww.rancidrancid.com
AnggotaTim Armstrong
Matt Freeman
Lars Frederiksen
Branden Steineckert
Mantan anggotaBrett Reed

'Rancid adalah sebuah band Punk yang berasal dari Amerika Serikat.'

Sejarah

Awal Berdiri (sebelum 1993)

Armstrong dan Freeman pada awalnya mendirikan sebuah band ska punk bernama "Operation Ivy" (1987-1989). Kemudian, Operation Ivy memutuskan bubar lalu membentuk band baru bernama "Downfall" dengan genre yang sama yaitu Ska. Beberapa bulan setelah itu, mereka memulai band baru dengan genre Hardcore Punk bernama "Generator", tetapi band ini juga akhirnya bubar. Armstrong dan Freeman mencoba kembali ke Ska melalui band beranama "Dance Hall Crasher", tetapi malah bubar lebih cepat dari 2 band sebelumnya. Pada 1991 keduanya mencoba membangun band baru. Mereka merekrut drumer pertama mereka, Brett Reed, dan membentuk "Rancid".

Rekaman pertama Rancid dirilis dengan label lama Operation Ivy, Lookout! Records. Setelah merilis album pertama, Rancid pindah ke label yang dimiliki gitaris Bad Religion, Epitaph Records.

Menembus Sukses (1994-1996)

Saat Rancid menulis lagu untuk album selanjutnya, Billie Joe Armstrong ikut menulis lagu "Radio", sehingga Billie tampil pada tur Rancid. Tim sebelumnya telah mengajak Frederikson untuk bergabung sebagai pemain gitar kedua, tapi ia memilih bermain untuk "UK Sub" milik Charlie Harper. Lalu Armstrong mengajak Billie untuk bergabung, tetapi Billie menolak dan memilih untuk membentuk Green Day.

Setelah mengetahui Billie batal bergabung, Frederikson mengubah pilihannya dan bergabung dengan Rancid. Ia mulai bergabung dengan Rancid sejak album Let's Go pada tahun 1994. Saat itu teman satu label mereka, The Offspring, meraih sukses dengan "Smash" mereka. The Offspring membawa Rancid pada tur mereka dan membantu Let's Go menembus posisi 97 pada Billboard's Heatseekers.

Dengan kesuksesan itu, band ini pun mulai menjadi buruan beberapa label besar, termasuk Madonna Maverick Record. Rancid akhirnya memutuskan memilih Epitaph Record sebagai label mereka. Dan di tahun berikutnya mereka merilis album ketiga yaitu And Out Come the Wolves. Album ini dengan cepat melampaui kesuksesan Let's Go. Tiga dari single album itu, "Roots Radical", "Time Bomb", dan "Ruby Soho" masuk chart di The North American Billboard Modern Rock Tracks. Band ini juga pernah tampil dalam acara Saturday Night Live.

Tahun pertengahan (1997-2003)

Setelah 2 tahun melakukan tur untuk album And Out Come the Wolves, Rancid kembali ke studio pada 1997 untuk rekaman album ketiga mereka, Life won't wait yang rilis pada 30 Juni 1998. Album ini mengadopsi gaya musikal Rancid sebelumnya serta menggabungkan punk rock dengan unsur-unsur roots reggae, rockabilly, dub, hip-hop, dan funk. Kondisi itu menggambarkan perbandingan mereka dengan the Clash's Sandinista!

Meski albumnya tidak sesukses And Out Come the Wolves, tetapi sejak saat itu Rancid mulai dikultuskan pengikutnya. Pada 1999, grup band ini memutuskan mengakhiri hubungan tujuh tahunnya dengan Epitaph. Mereka kemudian menandatangani kontrak dengan Hellcat Records (yang merupakan sub-label Epitaph).

Hiatus (2004–2005)

Pada 2004, setelah tur untuk Indestructible, Rancid hiatus sementara. Anggota band pun mulai melakukan proyek-proyek sampingan. Meski belum dibubarkan secara resmi, Armstrong terus mengembangkan proyek sampingannya, yakni grup band super punck rock/rap Transplants yang merilis album kedua mereka berjudul Haunted Cities, pada 2005. Ia juga menyumbangkan vokal gitar dan backing pada Cypress Hill's lagu "song", "What's Your Number?" dari album kesepuluhnya Till Death Do Us Part. Armstrong juga merilis album solo, A Poet's Life pada Mei 2007.

Sementara rekannya, Frederiksen juga membuat proyek sampingannya, Lars Frederiksen and the Bastards, dan merilis album studio kedua mereka, Viking, pada 2004. Album ini ditulis dan diproduksi bersama Armstrong. Sedangkan Freeman berkeliling sebentar dengan Social Distortion pada 2004 sebagai pengganti John Maurer saat itu sampai band tersebut menemukan basisnya saat ini, yakni Brent Harding. Freeman dan Frederiksen juga memiliki anak, Freeman punya dua anak, sementara Frederiksen satu orang.