F: Perbedaan antara revisi
Membalikkan revisi 19636169 oleh 176.83.89.209 (bicara) Tag: Pembatalan Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler Suntingan seluler lanjutan |
k Bot: Mengganti kategori yang dialihkan Huruf Latin menjadi Alfabet Latin |
||
(14 revisi perantara oleh 13 pengguna tidak ditampilkan) | |||
Baris 3: | Baris 3: | ||
{{Latin alphabet navbox}} |
{{Latin alphabet navbox}} |
||
'''F''' adalah [[huruf Latin]] ke-6. Namanya dalam [[bahasa Indonesia]] adalah ''ef'' ({{pron|ɛf}}). Huruf ini sering digunakan untuk menandai bunyi [[ |
'''F''' adalah [[huruf Latin]] ke-6. Namanya dalam [[bahasa Indonesia]] adalah ''ef'' ({{pron|ɛf}}). Huruf ini sering digunakan untuk menandai bunyi [[konsonan geser bibir-gigi nirsuara]]. |
||
== |
== Sejarah == |
||
{{Sejarah huruf |
{{Sejarah huruf |
||
| protosemit = waw | huruf protosemit = Proto-semiticW-01.png |
| protosemit = waw | huruf protosemit = Proto-semiticW-01.png |
||
Baris 26: | Baris 26: | ||
[[Huruf kecil]] ''f'' tidak boleh diidentikkan dengan huruf ''{{IPA|ſ}}'', yaitu ''[[s panjang]]'' yang digunakan pada zaman dahulu. Contohnya, "sinfulness" ditulis "{{IPA|ſinfulneſs}}" apabila memakai huruf ''s panjang''. Kegunaan huruf ''s panjang'' memudar menjelang akhir [[abad ke-19]], kemungkinan untuk menghindari kekeliruan dengan huruf ''f''. |
[[Huruf kecil]] ''f'' tidak boleh diidentikkan dengan huruf ''{{IPA|ſ}}'', yaitu ''[[s panjang]]'' yang digunakan pada zaman dahulu. Contohnya, "sinfulness" ditulis "{{IPA|ſinfulneſs}}" apabila memakai huruf ''s panjang''. Kegunaan huruf ''s panjang'' memudar menjelang akhir [[abad ke-19]], kemungkinan untuk menghindari kekeliruan dengan huruf ''f''. |
||
== |
== Kode komputasi == |
||
{{Letter |
{{Letter |
||
|NATO=Foxtrot |
|NATO=Foxtrot |
||
Baris 54: | Baris 54: | ||
{{Huruf Latin}} |
{{Huruf Latin}} |
||
[[Kategori: |
[[Kategori:Alfabet Latin]] |
Revisi terkini sejak 19 Agustus 2024 13.10
Alfabet Latin dasar ISO |
---|
AaBbCcDdEeFfGgHhIiJjKkLlMmNnOoPpQqRrSsTtUuVvWwXxYyZz |
F adalah huruf Latin ke-6. Namanya dalam bahasa Indonesia adalah ef (dibaca ɛf). Huruf ini sering digunakan untuk menandai bunyi konsonan geser bibir-gigi nirsuara.
Sejarah
[sunting | sunting sumber]Proto-Semitik waw → | Fenisia waw → | Yunani Kuno digama → | Yunani Modern digama → | Etruria F → | Latin Modern F |
---|---|---|---|---|---|
Asal usul huruf F bermula dari huruf Semit vâv yang melambangkan bunyi /v/, dan kemungkinan mulanya menggambarkan "kait" atau "gada". Huruf vâv mungkin juga terbentuk berdasarkan suatu hieroglif Mesir, yang menggambarkan "gada":
|
Bentuk huruf Fenisia waw diserap ke dalam huruf Yunani sebagai huruf vokal, upsilon (yang menyerupai keturunannya, huruf Y, tetapi juga menjadi leluhur huruf-huruf U, V, dan W); dan juga dalam satu bentuk lain, yaitu huruf konsonan digamma yang menyerupai huruf F Romawi, tetapi diucapkan /w/ seperti dalam bahasa Fenisia. Kemudian, fonem /w/ tersebut pudar dari bahasa Yunani, lalu fungsi digamma sebagai angka saja.
Dalam bahasa Etruska, F juga diucapkan /w/. Pada akhirnya orang Etruska mengemukakan satu inovasi yaitu menggunakan dwihuruf FH untuk bunyi /f/, dan huruf F mewakili fonem /f/ saat orang Romawi menyerapnya (karena mereka sudah meminjam huruf U dari huruf Yunani upsilon untuk bunyi /w/). Huruf phi (Φ φ) juga menyamai bunyi /f/ dalam bahasa Yunani.
Huruf kecil f tidak boleh diidentikkan dengan huruf ſ, yaitu s panjang yang digunakan pada zaman dahulu. Contohnya, "sinfulness" ditulis "ſinfulneſs" apabila memakai huruf s panjang. Kegunaan huruf s panjang memudar menjelang akhir abad ke-19, kemungkinan untuk menghindari kekeliruan dengan huruf f.
Kode komputasi
[sunting | sunting sumber]Alfabet fonetik NATO | Kode Morse |
Foxtrot |
Bendera isyarat | Semafor | Braille |
Titik kode | Huruf besar F |
Huruf kecil f | |
---|---|---|---|
Unicode | U+0046 | U+0066 | |
ASCII | Desimal | 70 | 102 |
Biner | 01000110 | 01100110 | |
EBCDIC | 198 | 134 |