Lompat ke isi

Visi Media Asia: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan aplikasi seluler
Zanizambuana (bicara | kontrib)
correct sentences and words that are wrong in writing so that they are better and better #ADS
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
 
(137 revisi perantara oleh 48 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{Infobox company|
{{Infobox company
|company_name = VIVA<br /><small>PT Visi Media Asia Tbk</small> |
| name = PT Visi Media Asia Tbk
| trading_name = VIVA
|company_logo = [[Berkas:VIVA Group.jpg]] |
| former_name = PT Semesta Kolina <small>(2004 - 2006)</small>
|company_type = [[Perusahaan publik|Publik]] ({{bej|VIVA}}) |
| logo = Visi Media Asia (VIVA) logo 2014.svg
|revenue = |
| logo_size = 150px
|parent = [[Bakrie Group]] |
| image =
|foundation = [[2004]] |
| image_size =
|location = {{flagicon|Indonesia}} [[Jakarta]], [[Indonesia]] |
| image_caption =
|key_people = [[Anindya Bakrie]] (Direktur Utama)<br /> [[Erick Thohir]] (Komisaris Utama) |
| type = [[Perusahaan publik]]
|products = |
| traded_as = {{IDX|VIVA}}
|homepage = [http://vivagroup.co.id/ vivagroup.co.id] |
| industry = [[Penyiaran]]
| foundation = {{Start date and age|df=yes|2004|11|08}}
| fate =
| founder =
| area_served = [[Indonesia]]
| location = [[Jakarta]], [[Indonesia]]
| locations =
| key_people = [[Anindya Novyan Bakrie]]<ref name="direksi">{{Cite web|url=https://www.vivagroup.co.id/about-us/board-of-directors/|title=Dewan Direksi|publisher=PT Visi Media Asia Tbk|language=id|access-date=14 Agustus 2022}}</ref><br/>([[Direktur Utama]])<br/>[[Ilham Akbar Habibie]]<ref name="komisaris">{{Cite web|url=https://www.vivagroup.co.id/about-us/board-of-commissioners/|title=Dewan Komisaris|publisher=PT Visi Media Asia Tbk|language=id|access-date=14 Agustus 2022}}</ref><br/>([[Komisaris Utama]])
| brands = {{hlist|[[ANTV]]|[[tvOne]]|[[VTV (Indonesia)|VTV]]|[[viva.co.id]]}}
| products = [[Stasiun televisi]] dan [[portal berita]]
| services =
| revenue = [[Rupiah Indonesia|Rp]] 1,831 triliun <small>(2020)</small><ref name=annual/>
| net_income = [[Rupiah Indonesia|Rp]] -889,7 milyar <small>(2020)</small><ref name="annual">{{Cite web|url=https://www.vivagroup.co.id/wp-content/uploads/annualreportviva2020.pdf|title=Laporan Tahunan 2020|publisher=PT Visi Media Asia Tbk|language=id|access-date=14 Agustus 2022}}</ref>
| owner = PT [[Bakrie Global Ventura]] (56,85%)<br>[[Publik]] (43,16%)
| assets = [[Rupiah Indonesia|Rp]] 8,584 triliun <small>(2020)</small><ref name=annual/>
| equity = [[Rupiah Indonesia|Rp]] 214,4 milyar <small>(2020)</small><ref name=annual/>
| num_employees = 2.630 <small>(2020)</small><ref name="annual"/>
| subsid = Lihat [[#Anak usaha|daftar]]
| slogan =
| homepage = {{URL|www.vivagroup.co.id}}
}}
}}
'''PT Visi Media Asia Tbk''' atau disebut '''VIVA''' ({{bej|VIVA}}) adalah kelompok usaha media milik [[Bakrie Group]] yang didirikan sejak tahun [[2004]]. Kelompok usaha ini memiliki stasiun televisi [[antv]], [[tvOne]], [[viva+]] dan [[Sport One]], serta [[portal]] berita online [[VIVA.co.id]]. Komisaris Utamanya adalah [[Erick Thohir]] dan Direktur Utamanya adalah [[Anindya Bakrie]]. Pada tahun [[2011]],VIVA Group mencatatkan sahamnya di [[Bursa Efek Indonesia]].
'''PT Visi Media Asia Tbk''' (berbisnis dengan nama '''VIVA''') adalah sebuah [[perusahaan induk]] [[media massa]] yang berkantor pusat di [[Jakarta]]. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, hingga akhir tahun 2021, perusahaan ini memiliki 83 stasiun transmisi yang tersebar di seluruh Indonesia.<ref name="annual"/><ref name="profil"/> Perusahaan ini adalah bagian dari [[Bakrie Group]].
* [[antv]]
* [[tvOne]]
* [[viva.co.id]]
* [[viva+]]


== Unit usaha ==
== Sejarah ==
PT Visi Media Asia awalnya didirikan dengan nama '''PT Semesta Kolina''', dengan dimiliki oleh Raden Deny Yulianto dan Andi Pravidia Saliman. Pada 21 Juli 2006, pemilik saham lama mengalihkan kepemilikannya kepada PT Capital Managers Asia/CMA (yang terafiliasi dengan Bakrie Group) sebesar 99%, dan sejak itu juga namanya berubah menjadi PT Visi Media Asia. Pada tahun 2007-2008, sempat masuk pemegang saham lain yaitu [[Recapital Group|PT Recapital Advisors]] (milik [[Sandiaga Uno]] dan [[Rosan Roeslani]])<ref>[https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200205100740-92-471789/jejak-sandiaga-di-recapital-sekuritas-sebelum-dihukum-ojk Jejak Sandiaga di Recapital Sekuritas Sebelum Dihukum OJK]</ref> sebesar 10% dan [[Erick Thohir]] sebesar 1,3%, namun kemudian kembali dijual kepada PT CMA pada pertengahan 2008.<ref>[https://res.cloudinary.com/pt-visi-media-asia-tbk/image/upload/enstaticviva/prospektusviva.pdf Prospektuds VIVA 2011]</ref>
=== Penyiaran ===

* [[Intermedia Capital|PT Intermedia Capital Tbk]]
Bisnis perusahaan ini secara efektif dimulai pada tahun 2007, ketika keluarga Bakrie melakukan akuisisi terhadap Lativi yang dimiliki oleh [[Abdul Latief (pengusaha)|Abdul Latief]]. Dalam akuisisi [[jaringan televisi]] yang kemudian berganti nama menjadi [[tvOne]] ini, 49% dikuasai langsung VIVA, 31% oleh anak usahanya yaitu PT Redal Semesta dan sisanya oleh pihak lain. Komposisi kepemilikan saham oleh beberapa pihak ini berlangsung hingga tahun 2010, ketika akhirnya 99% saham tvOne menjadi milik VIVA sepenuhnya, sampai saat ini.<ref>[https://res.cloudinary.com/pt-visi-media-asia-tbk/image/upload/enstaticviva/4th-Quarter-Financial-Report-2011.pdf Lapkeu VIVA 2011]</ref><ref>[https://bisnis.tempo.co/read/117379/lativi-menjadi-tvone Lativi Menjadi TVOne]</ref> Pada tahun 2008, bisnis VIVA diperkuat dengan pengambilalihan PT [[Intermedia Capital]] yang pada tahun selanjutnya (2009) menjadi pemilik 99% saham [[antv]], dan di akhir tahun tersebut juga diluncurkan situs berita [[VIVA.co.id|vivanews.com]]. Sampai saat ini, kedua jaringan televisi dan portal berita masih menjadi penopang utama bisnis VIVA, walaupun sempat juga berupaya masuk ke industri [[televisi berlangganan]] dengan merek [[viva+]] (dahulu direncanakan dengan nama B-TV) pada 2014,<ref>[https://inet.detik.com/telecommunication/d-2485905/tv-berbayar-milik-bakrie-segera-mengudara TV Berbayar Milik Bakrie Segera Mengudara]</ref> dan juga pernah berupaya membangun jaringan televisi olahraga bernama [[VTV (Indonesia)|sportOne]].<ref>[https://www.viva.co.id/arsip/297828-akhir-tahun-sprot-one-viva-tayang Akhir Tahun, Sport One VIVA Tayang]</ref><ref>[https://res.cloudinary.com/pt-visi-media-asia-tbk/image/upload/enstaticviva/Annual-Report-VIVA-2014.pdf Lapkeu tahunan VIVA 2014]</ref>

Sejak tanggal [[21 November]] [[2011]], Visi Media Asia resmi mencatatkan sahamnya di [[Bursa Efek Indonesia]]. [[IPO]] dilakukan dengan harga penawaran Rp 280/saham, dan melepas 14,2% kepemilikannya ke publik.<ref>[https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-1665810/ipo-tvone-cs-kelebihan-permintaan-512-kali IPO TvOne Cs Kelebihan Permintaan 5,12 Kali]</ref><ref>[https://viva.co.id/arsip/226935-kisaran-harga-saham-ipo-viva-rp260-285 Kisaran Harga Saham IPO VIVA Rp260-285]</ref>

Pada tahun 2019, tvOne mendapat hak siar eksklusif atas ajang balap motor [[Oneprix]]. Perusahaan ini kemudian juga meluncurkan merek [[VIVA Networks]] untuk mewadahi sejumlah aset digitalnya.<ref name="annual"/><ref name="profil">{{Cite web|url=https://www.vivagroup.co.id/about-us/corporate-overview/|title=Sekilas Perusahaan|publisher=PT Visi Media Asia Tbk|language=id|access-date=14 Agustus 2022}}</ref>

== Anak usaha ==
Sesuai laporan keuangannya, berikut ini anak usaha dari PT Visi Media Asia Tbk:<ref name=atapgedung>{{cite report|url=https://res.cloudinary.com/pt-visi-media-asia-tbk/image/upload/enstaticviva/2nd-Quarter-Financial-Report-2021.pdf|title=Laporan Keuangan PT VIVA 2021 Q2|publisher=PT Visi Media Asia Tbk|location=Jakarta}}</ref>
* PT Intermedia Capital Tbk ([[Intermedia Capital|MDIA]])
** PT Cakrawala Andalas Televisi ([[antv]])
** PT Cakrawala Andalas Televisi ([[antv]])
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Palembang dan Bangka Belitung
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Makassar dan Palu
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Yogyakarta dan Ambon
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Bandung dan Bengkulu
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Pekanbaru dan Papua
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Banjarmasin dan Padang
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Bali dan Mataram
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Medan dan Batam
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Lampung dan Kendari
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Semarang dan Palangkaraya
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Manado dan Gorontalo
*** PT Cakrawala Andalas Televisi Surabaya dan Samarinda
* PT Lativi Media Karya ([[tvOne]])
* PT Lativi Media Karya ([[tvOne]])
** PT Lativi Media Karya Semarang-Padang
* PT VIVA Sport Indonesia ([[Sport One]])<ref>[http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/263258-viva-bangun-tv-olahraga-senilai-rp290-m VIVA Bangun TV Olahraga Rp290 Miliar] - Diakses pada tanggal 28 Juli 2012</ref><ref>[http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/297828-akhir-tahun--sprot-one-viva-tayang Akhir Tahun, Sport One VIVA Tayang] - Diakses pada tanggal 28 Juli 2012</ref>
* PT Bakrie Viva Sport ([[BV Sport]])
** PT Lativi Media Karya Medan dan Pekanbaru
** PT Lativi Media Karya Manado dan Samarinda
** PT Lativi Media Karya Yogyakarta dan Lampung
** PT Lativi Media Karya Makassar dan Ambon
** PT Lativi Media Karya Banjarmasin dan Bengkulu
** PT Lativi Media Karya Palembang dan Palangkaraya
** PT Lativi Media Karya Kendari dan Pontianak
** PT Lativi Media Karya Bandung
** PT Lativi Media Karya Lombok dan Palu
** PT Lativi Media Karya Bali dan Kepulauan Riau
** PT Lativi Media Karya Surabaya dan Jambi
* PT Viva Media Baru ([[VIVA Networks]])
** PT Sarana Mitra Usaha
* PT Asia Global Media
* PT Redal Semesta


'''''Lainnya''' (tidak tercatat sebagai anak perusahaan)''
=== TV Berbayar ===
* PT Viva Televisi Olahraga Indonesia ([[VTV (Indonesia)|VTV]])<ref>[http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/263258-viva-bangun-tv-olahraga-senilai-rp290-m VIVA Bangun TV Olahraga Rp290 Miliar] - Diakses pada tanggal 28 Juli 2012</ref><ref>[http://bisnis.news.viva.co.id/news/read/297828-akhir-tahun--sprot-one-viva-tayang Akhir Tahun, Sport One VIVA Tayang] - Diakses pada tanggal 28 Juli 2012</ref>
* PT Digital Media Asia ([[viva+]])<ref>http://www.tribunnews.com/2012/10/30/2013-viva-mau-terjun-ke-bisnis-tv-berbayar</ref><ref>http://www.jpnn.com/read/2012/10/31/145231/Bangun-TV-Berbayar,-Grup-Bakrie-Investasi-USD-150-juta-</ref>
** PT Viva Televisi Olahraga Indonesia Satu
** PT Viva Televisi Olahraga Indonesia Dua
** PT Viva Televisi Olahraga Indonesia Tiga
** PT Viva Televisi Olahraga Indonesia Empat
** PT Viva Televisi Olahraga Indonesia Lima
** PT Viva Televisi Olahraga Indonesia Enam
** PT Viva Televisi Olahraga Indonesia Tujuh
** PT Viva Televisi Olahraga Indonesia Delapan
** PT Viva Televisi Olahraga Indonesia Aceh
* PT Vidi Vici Inovasi ([[VDVC]])
* PT Merah Putih Berkibar ([[One Pride MMA|One Pride]])
* PT Oneprix Motorsport Manajemen ([[Oneprix]])
* Yayasan Satu Untuk Negeri tvOne (Satu Untuk Negeri)


=== Situs ''online'' ===
=== Mantan perusahaan ===
* PT Bedigital Konektivitas Asia, dilepas pada Desember 2020.<ref name=atapgedung/>
* PT Viva Media Baru ([[VIVA.co.id]])
* PT Bakrie Viva Sport ([[BV Sport]])
* VIVAll (Aplikasi Video OTT)
* PT Digital Media Asia ([[viva+]])<ref>[http://www.tribunnews.com/2012/10/30/2013-viva-mau-terjun-ke-bisnis-tv-berbayar 2013, VIVA Mau Terjun ke Bisnis TV Berbayar]</ref>
** VIVAll
* PT Visi Perjalanan Inkubator ([[Gonla.com]])


== Referensi ==
== Referensi ==
Baris 37: Baris 104:
== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* {{en}} [http://www.vivagroup.co.id/ Situs web resmi]
* {{en}} [http://www.vivagroup.co.id/ Situs web resmi]

[[Kategori:Perusahaan media Indonesia]]
[[Kategori:Perusahaan yang didirikan tahun 2004]]


{{Bakrie Group}}
{{Bakrie Group}}


[[Kategori:Visi Media Asia| ]]
[[Kategori:Bakrie Group]]
[[Kategori:Perusahaan media Indonesia]]
[[Kategori:Perusahaan yang didirikan tahun 2004]]


{{perusahaan-Indonesia-stub}}
{{perusahaan-Indonesia-stub}}

Revisi terkini sejak 14 Februari 2024 05.27

PT Visi Media Asia Tbk
VIVA
Sebelumnya
PT Semesta Kolina (2004 - 2006)
Perusahaan publik
Kode emitenIDX: VIVA
IndustriPenyiaran
Didirikan8 November 2004; 19 tahun lalu (2004-11-08)
Kantor
pusat
Jakarta, Indonesia
Wilayah operasi
Indonesia
Tokoh
kunci
Anindya Novyan Bakrie[1]
(Direktur Utama)
Ilham Akbar Habibie[2]
(Komisaris Utama)
ProdukStasiun televisi dan portal berita
Merek
PendapatanRp 1,831 triliun (2020)[3]
Rp -889,7 milyar (2020)[3]
Total asetRp 8,584 triliun (2020)[3]
Total ekuitasRp 214,4 milyar (2020)[3]
PemilikPT Bakrie Global Ventura (56,85%)
Publik (43,16%)
Karyawan
2.630 (2020)[3]
Anak
usaha
Lihat daftar
Situs webwww.vivagroup.co.id

PT Visi Media Asia Tbk (berbisnis dengan nama VIVA) adalah sebuah perusahaan induk media massa yang berkantor pusat di Jakarta. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, hingga akhir tahun 2021, perusahaan ini memiliki 83 stasiun transmisi yang tersebar di seluruh Indonesia.[3][4] Perusahaan ini adalah bagian dari Bakrie Group.

Sejarah

PT Visi Media Asia awalnya didirikan dengan nama PT Semesta Kolina, dengan dimiliki oleh Raden Deny Yulianto dan Andi Pravidia Saliman. Pada 21 Juli 2006, pemilik saham lama mengalihkan kepemilikannya kepada PT Capital Managers Asia/CMA (yang terafiliasi dengan Bakrie Group) sebesar 99%, dan sejak itu juga namanya berubah menjadi PT Visi Media Asia. Pada tahun 2007-2008, sempat masuk pemegang saham lain yaitu PT Recapital Advisors (milik Sandiaga Uno dan Rosan Roeslani)[5] sebesar 10% dan Erick Thohir sebesar 1,3%, namun kemudian kembali dijual kepada PT CMA pada pertengahan 2008.[6]

Bisnis perusahaan ini secara efektif dimulai pada tahun 2007, ketika keluarga Bakrie melakukan akuisisi terhadap Lativi yang dimiliki oleh Abdul Latief. Dalam akuisisi jaringan televisi yang kemudian berganti nama menjadi tvOne ini, 49% dikuasai langsung VIVA, 31% oleh anak usahanya yaitu PT Redal Semesta dan sisanya oleh pihak lain. Komposisi kepemilikan saham oleh beberapa pihak ini berlangsung hingga tahun 2010, ketika akhirnya 99% saham tvOne menjadi milik VIVA sepenuhnya, sampai saat ini.[7][8] Pada tahun 2008, bisnis VIVA diperkuat dengan pengambilalihan PT Intermedia Capital yang pada tahun selanjutnya (2009) menjadi pemilik 99% saham antv, dan di akhir tahun tersebut juga diluncurkan situs berita vivanews.com. Sampai saat ini, kedua jaringan televisi dan portal berita masih menjadi penopang utama bisnis VIVA, walaupun sempat juga berupaya masuk ke industri televisi berlangganan dengan merek viva+ (dahulu direncanakan dengan nama B-TV) pada 2014,[9] dan juga pernah berupaya membangun jaringan televisi olahraga bernama sportOne.[10][11]

Sejak tanggal 21 November 2011, Visi Media Asia resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. IPO dilakukan dengan harga penawaran Rp 280/saham, dan melepas 14,2% kepemilikannya ke publik.[12][13]

Pada tahun 2019, tvOne mendapat hak siar eksklusif atas ajang balap motor Oneprix. Perusahaan ini kemudian juga meluncurkan merek VIVA Networks untuk mewadahi sejumlah aset digitalnya.[3][4]

Anak usaha

Sesuai laporan keuangannya, berikut ini anak usaha dari PT Visi Media Asia Tbk:[14]

  • PT Intermedia Capital Tbk (MDIA)
    • PT Cakrawala Andalas Televisi (antv)
      • PT Cakrawala Andalas Televisi Palembang dan Bangka Belitung
      • PT Cakrawala Andalas Televisi Makassar dan Palu
      • PT Cakrawala Andalas Televisi Yogyakarta dan Ambon
      • PT Cakrawala Andalas Televisi Bandung dan Bengkulu
      • PT Cakrawala Andalas Televisi Pekanbaru dan Papua
      • PT Cakrawala Andalas Televisi Banjarmasin dan Padang
      • PT Cakrawala Andalas Televisi Bali dan Mataram
      • PT Cakrawala Andalas Televisi Medan dan Batam
      • PT Cakrawala Andalas Televisi Lampung dan Kendari
      • PT Cakrawala Andalas Televisi Semarang dan Palangkaraya
      • PT Cakrawala Andalas Televisi Manado dan Gorontalo
      • PT Cakrawala Andalas Televisi Surabaya dan Samarinda
  • PT Lativi Media Karya (tvOne)
    • PT Lativi Media Karya Semarang-Padang
    • PT Lativi Media Karya Medan dan Pekanbaru
    • PT Lativi Media Karya Manado dan Samarinda
    • PT Lativi Media Karya Yogyakarta dan Lampung
    • PT Lativi Media Karya Makassar dan Ambon
    • PT Lativi Media Karya Banjarmasin dan Bengkulu
    • PT Lativi Media Karya Palembang dan Palangkaraya
    • PT Lativi Media Karya Kendari dan Pontianak
    • PT Lativi Media Karya Bandung
    • PT Lativi Media Karya Lombok dan Palu
    • PT Lativi Media Karya Bali dan Kepulauan Riau
    • PT Lativi Media Karya Surabaya dan Jambi
  • PT Viva Media Baru (VIVA Networks)
    • PT Sarana Mitra Usaha
  • PT Asia Global Media
  • PT Redal Semesta

Lainnya (tidak tercatat sebagai anak perusahaan)

  • PT Viva Televisi Olahraga Indonesia (VTV)[15][16]
    • PT Viva Televisi Olahraga Indonesia Satu
    • PT Viva Televisi Olahraga Indonesia Dua
    • PT Viva Televisi Olahraga Indonesia Tiga
    • PT Viva Televisi Olahraga Indonesia Empat
    • PT Viva Televisi Olahraga Indonesia Lima
    • PT Viva Televisi Olahraga Indonesia Enam
    • PT Viva Televisi Olahraga Indonesia Tujuh
    • PT Viva Televisi Olahraga Indonesia Delapan
    • PT Viva Televisi Olahraga Indonesia Aceh
  • PT Vidi Vici Inovasi (VDVC)
  • PT Merah Putih Berkibar (One Pride)
  • PT Oneprix Motorsport Manajemen (Oneprix)
  • Yayasan Satu Untuk Negeri tvOne (Satu Untuk Negeri)

Mantan perusahaan

  • PT Bedigital Konektivitas Asia, dilepas pada Desember 2020.[14]
  • PT Bakrie Viva Sport (BV Sport)
  • PT Digital Media Asia (viva+)[17]
    • VIVAll
  • PT Visi Perjalanan Inkubator (Gonla.com)

Referensi

  1. ^ "Dewan Direksi". PT Visi Media Asia Tbk. Diakses tanggal 14 Agustus 2022. 
  2. ^ "Dewan Komisaris". PT Visi Media Asia Tbk. Diakses tanggal 14 Agustus 2022. 
  3. ^ a b c d e f g "Laporan Tahunan 2020" (PDF). PT Visi Media Asia Tbk. Diakses tanggal 14 Agustus 2022. 
  4. ^ a b "Sekilas Perusahaan". PT Visi Media Asia Tbk. Diakses tanggal 14 Agustus 2022. 
  5. ^ Jejak Sandiaga di Recapital Sekuritas Sebelum Dihukum OJK
  6. ^ Prospektuds VIVA 2011
  7. ^ Lapkeu VIVA 2011
  8. ^ Lativi Menjadi TVOne
  9. ^ TV Berbayar Milik Bakrie Segera Mengudara
  10. ^ Akhir Tahun, Sport One VIVA Tayang
  11. ^ Lapkeu tahunan VIVA 2014
  12. ^ IPO TvOne Cs Kelebihan Permintaan 5,12 Kali
  13. ^ Kisaran Harga Saham IPO VIVA Rp260-285
  14. ^ a b Laporan Keuangan PT VIVA 2021 Q2 (PDF) (Laporan). Jakarta: PT Visi Media Asia Tbk. 
  15. ^ VIVA Bangun TV Olahraga Rp290 Miliar - Diakses pada tanggal 28 Juli 2012
  16. ^ Akhir Tahun, Sport One VIVA Tayang - Diakses pada tanggal 28 Juli 2012
  17. ^ 2013, VIVA Mau Terjun ke Bisnis TV Berbayar

Pranala luar