Lompat ke isi

Delem: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
M. Adiputra (bicara | kontrib)
Avraraba (bicara | kontrib)
kTidak ada ringkasan suntingan
Tag: VisualEditor Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
 
(2 revisi perantara oleh 2 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
[[File:COLLECTIE TROPENMUSEUM Wajangpop van karbouwenhuid voorstellende Delem TMnr 809-166e.jpg|ka|jmpl|Wayang Delem, salah satu koleksi [[Tropenmuseum]] di [[Belanda]].]]
[[Berkas:COLLECTIE TROPENMUSEUM Wajangpop van karbouwenhuid voorstellende Delem TMnr 809-166e.jpg|ka|jmpl|Wayang Delem, salah satu koleksi [[Tropenmuseum]] di [[Belanda]].]]
'''Delem''' (lafal: dè-lêm) atau '''Melem''' (lafal: mè-lêm) merupakan salah satu tokoh [[punakawan]] (bahasa Bali: parêkan) dalam tradisi pewayangan di [[Bali]]. Delem bermata juling, lehernya gondok, dan tubuhnya pendek. Dalam [[wayang|pewayangan]] kulitnya berwarna [[merah|merah tua]]. Delem bersifat angkuh, sombong, licik, dan suka omong besar. Di hadapan para ksatria dan para raja ia selalu tunduk, namun kepada orang yang lebih muda darinya ia bertingkah sombong. Dalam pewayangan [[Bali]], Delem sangat terkenal dan sering muncul bersama dengan [[Sangut]], melakukan dialog penuh lelucon namun terselip nasihat. Keduanya merupakan tokoh [[punakawan]] yang sifatnya jelek.
'''Delem''' (lafal: dè-lêm) atau '''Melem''' (lafal: mè-lêm) merupakan salah satu tokoh [[punakawan]] (bahasa Bali: parêkan) dalam tradisi pewayangan di [[Bali]]. Delem bermata juling, lehernya gondok, dan tubuhnya pendek. Dalam [[wayang|pewayangan]] kulitnya berwarna [[merah|merah tua]]. Delem bersifat angkuh, sombong, licik, dan suka omong besar. Di hadapan para ksatria dan para raja ia selalu tunduk, tetapi kepada orang yang lebih muda darinya ia bertingkah sombong. Dalam pewayangan [[Bali]], Delem sangat terkenal dan sering muncul bersama dengan [[Sangut]], melakukan dialog penuh lelucon namun terselip nasihat. Keduanya merupakan tokoh [[punakawan]] yang sifatnya buruk.


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==

Revisi terkini sejak 12 Maret 2022 10.55

Wayang Delem, salah satu koleksi Tropenmuseum di Belanda.

Delem (lafal: dè-lêm) atau Melem (lafal: mè-lêm) merupakan salah satu tokoh punakawan (bahasa Bali: parêkan) dalam tradisi pewayangan di Bali. Delem bermata juling, lehernya gondok, dan tubuhnya pendek. Dalam pewayangan kulitnya berwarna merah tua. Delem bersifat angkuh, sombong, licik, dan suka omong besar. Di hadapan para ksatria dan para raja ia selalu tunduk, tetapi kepada orang yang lebih muda darinya ia bertingkah sombong. Dalam pewayangan Bali, Delem sangat terkenal dan sering muncul bersama dengan Sangut, melakukan dialog penuh lelucon namun terselip nasihat. Keduanya merupakan tokoh punakawan yang sifatnya buruk.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]