Lompat ke isi

Sumbul, Dairi: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
dairi
kTidak ada ringkasan suntingan
 
(25 revisi perantara oleh 12 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{kecamatan
{{kecamatan
|nama=Sumbul
| nama = Sumbul
|peta=[[Berkas:(Peta Lokasi) Kecamatan Sumbul, Dairi.svg|200px]]
| foto = [[Berkas:Kecamatan Sumbul, Dairi (01).jpg|250px]]<br>[[Berkas:Kecamatan Sumbul, Dairi (03).jpg|250px]]
| keterangan = Kantor Kecamatan Sumbul
|provinsi=Sumatera Utara
| peta = Berkas:(Peta Lokasi) Kecamatan Sumbul, Dairi.svg
|dati2=Kabupaten
| provinsi = Sumatera Utara
|nama dati2=Dairi
| dati2 = Kabupaten
|nama camat=-
| nama dati2 = Dairi
|luas=268,20 km²
| nama camat = Jaspin Sihombing <ref>{{cite web|url=https://portal.dairikab.go.id/profil-camat-sumbul/|title=Profil Camat Sumbul|website=www.portal.dairikab.go.id|accessdate=19 Maret 2023}}</ref>
|penduduk=42.052(2003)
| luas = 192,58 km²
|kepadatan=157 jiwa per km² (2003)
| penduduk = 45606
|kelurahan=18
| penduduktahun = [[2021]]
| kepadatan = 237
| kelurahan = 18 [[Desa]]<br> 1 [[Kelurahan]]
| kodepos = 22284
}}
}}
'''Sumbul''' adalah sebuah [[kecamatan]] yang berada di [[Kabupaten Dairi]], provinsi [[Sumatera Utara]], [[Indonesia]]. Ibukota kecamatan berada di Sumbul, lebih tepatnya di kelurahan [[Pegagan Julu I, Sumbul, Dairi|Pegagan Julu I]].


== Pemerintahan ==
'''Sumbul''' adalah sebuah [[kecamatan]] di [[Kabupaten Dairi]], [[Sumatera Utara]].
Kecamatan Sumbul terdiri dari 18 desa dan 1 kelurahan yang adalah sebagai berikut:

# [[Barisan Nauli, Sumbul, Dairi|Barisan Nauli]]
# [[Dolok Tolong, Sumbul, Dairi|Dolok Tolong]]
# [[Kuta Gugung, Sumbul, Dairi|Kuta Gugung]]
# [[Pegagan Julu I, Sumbul, Dairi|Pegagan Julu I]]
# [[Pegagan Julu II, Sumbul, Dairi|Pegagan Julu II]]
# [[Pegagan Julu III, Sumbul, Dairi|Pegagan Julu III]]
# [[Pegagan Julu IV, Sumbul, Dairi|Pegagan Julu IV]]
# [[Pegagan Julu IX, Sumbul, Dairi|Pegagan Julu IX]]
# [[Pegagan Julu V, Sumbul, Dairi|Pegagan Julu V]]
# [[Pegagan Julu VI, Sumbul, Dairi|Pegagan Julu VI]]
# [[Pegagan Julu VII, Sumbul, Dairi|Pegagan Julu VII]]
# [[Pegagan Julu VIII, Sumbul, Dairi|Pegagan Julu VIII]]
# [[Pegagan Julu X, Sumbul, Dairi|Pegagan Julu X]]
# [[Pangguruan, Sumbul, Dairi|Pangguruan]]
# [[Pargambiran, Sumbul, Dairi|Pargambiran]]
# [[Perjuangan, Sumbul, Dairi|Perjuangan]]
# [[Sileuh-Leuh Parsaoran, Sumbul, Dairi|Sileuh-leuh Parsaoran]]
# [[Tanjung Beringin, Sumbul, Dairi|Tanjung Beringin]]
# [[Tanjung Beringin I, Sumbul, Dairi|Tanjung Beringin I]]


== Demografi ==
== Demografi ==
Dalam [[Sensus Penduduk Indonesia 2020]], jumlah penduduk kecamatan ini sebanyak 45.606 [[jiwa]].<ref name="DAIRI">{{cite web|url=https://dairikab.bps.go.id/publication/2021/02/26/ef0406ace06ae3ddb3c7119d/kabupaten-dairi-dalam-angka-2021.html|title=Kabupaten Dairi Dalam Angka 2021|website=www.dairikab.bps.go.id|accessdate=21 Mei 2021|pages=8, 68, 156|format=pdf}}</ref> Pada umumnya masyarakat adalah petani dengan komoditas utama kopi, padi, dan sayur-sayuran.


=== Suku ===
Sumbul merupakan salah satu tempat pemukiman masyarakat suku Pak-Pak.
Penduduk kabupaten Dairi, pada umumnya merupakan etnis [[Suku Batak Dairi|Batak Dairi]], dan ada juga sebahagian besar lainnya berasal dari suku [[Suku Karo|Batak Karo]] dan [[Suku Batak Toba|Batak Toba]], serta sebagian kecil [[Suku Batak Angkola|Batak Angkola]] dan [[Batak Simalungun]]. Beberapa suku pendatang yang umumnya berada di ibukota kabupaten, seperti suku [[Suku Aceh|Aceh]], [[Suku Jawa|Jawa]], [[Orang Minangkabau|Minangkabau]], dan suku lainnya. Dan di kecamatan Sumbul, merupakan tempat pemukiman masyarakat Suku Batak multi-etnis yang meliputi [[Batak Toba|Toba]], [[Batak Pakpak|Pakpak]], [[Batak Simalungun|Simalungun]], dan [[Batak Karo|Karo]].


=== Agama ===
Pada umumnya masyarakat adalah petani dengan komoditas utama kopi,padi dan sayur-sayuran.
Berdasarkan data [[Badan Pusat Statistik]] kabupaten Dairi mencatat bahwa 93,50% penduduk kecamatan ini memeluk agama [[Kekristenan|Kristen]], dimana [[Protestan]] 74,68% dan [[Katolik]] 18,82%. Kemudian sebagian lagi memeluk agama [[Islam]] yakni 6,49% dan [[Hindu]] 0,01%.<ref name="DUKCAPIL">{{cite web|url=https://gis.dukcapil.kemendagri.go.id/peta/|title=Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2021|website=www.dukcapil.kemendagri.go.id|accessdate=9 Februari 2022}}</ref><ref name="AGAMA">{{cite web|url=https://sp2010.bps.go.id/index.php/site/tabel?search-tabel=Penduduk+Menurut+Wilayah+dan+Agama+yang+Dianut&tid=321&search-wilayah=Kabupaten+Dairi&wid=1210000000&lang=id|title=Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut di Kabupaten Dairi|website=www.sp2010.bps.go.id |accessdate=21 Mei 2021}}</ref> Untuk sarana rumah ibadah, terdapat 179 gereja [[Protestan]], 28 gereja [[Katolik]] dan 10 masjid.<ref name="DAIRI"/>


== Pemerintahan ==
Pada tahun 2016, kecamatan ini kepalai oleh Bapak [http://www.dairikab.go.id/kecamatan/13/kecamatan-sumbul.html Monang Habeahan S.sos]
== Tempat wisata ==
== Tempat wisata ==
Kecamatan ini memiliki objek wisata terkenal yakni objek wisata air seperti Air terjun Lae Pendaroh yang artinya "Air Berdarah". Kecamatan ini terletak tidak jauh dari lokasi [[Taman Wisata Iman]] yang terletak di kecamatan Sitinjo dan [[ibukota]] kabupaten Dairi, [[Sidikalang, Dairi|Sidikalang]].


== Tokoh dari Sumbul ==
Kecamatan ini juga terkenal karena objek wisatanya seperti Air terjun Lae Pendaroh yang artinya "Air Berdarah". Kecamatan ini terletak tidak jauh dari lokasi Taman Wisata Iman yang terletak di Kecamatan Sitinjo dan ibukota Kabupaten Dairi, [[Sidikalang, Dairi|Sidikalang]].

== Fasilitas ==


* [[Liberty Manik]] (komponis dan filolog Batak), lahir di [[Pegagan Julu VII, Sumbul, Dairi|Huta Manik]] pada 1924.


== Fasilitas ==
[[Pembangkit listrik tenaga air]] (PLTA) Renun dibangun di dusun Lae Rias Tor Nauli, salah satu dari 14 dusun di Desa Pegagan Julu IV, Kecamatan Sumbul, sekitar 3,5 jam berkendaraan dari Kota Medan. Proyek ini memanfaatkan air dari [[Sungai Renun]] dan sebelas sungai lain yang berada di kawasan Hutan Lindung Lae Pondom.<ref>Aditya Dipta Anindita. [https://books.google.com/books?id=odvrUsPTClMC&pg=PA63&lpg=PA63&dq=Sungai+Renun&source=bl&ots=T8Cx0j0IxP&sig=JdxSAcnAJE71qAZotdrmqXJc44s&hl=en&sa=X&ved=2ahUKEwiL88bDuvDfAhXlna0KHR1NDjsQ6AEwCHoECBcQAQ#v=onepage&q=Sungai%20Renun&f=false ''Alamku tak seramah dulu'']. Yayasan Obor Indonesia, 2006. ISBN 9794615978</ref>
[[Pembangkit listrik tenaga air]] (PLTA) Renun dibangun di dusun Lae Rias Tor Nauli, salah satu dari 14 dusun di Desa Pegagan Julu IV, Kecamatan Sumbul, sekitar 3,5 jam berkendaraan dari Kota Medan. Proyek ini memanfaatkan air dari [[Sungai Renun]] dan sebelas sungai lain yang berada di kawasan Hutan Lindung Lae Pondom.<ref>Aditya Dipta Anindita. [https://books.google.com/books?id=odvrUsPTClMC&pg=PA63&lpg=PA63&dq=Sungai+Renun&source=bl&ots=T8Cx0j0IxP&sig=JdxSAcnAJE71qAZotdrmqXJc44s&hl=en&sa=X&ved=2ahUKEwiL88bDuvDfAhXlna0KHR1NDjsQ6AEwCHoECBcQAQ#v=onepage&q=Sungai%20Renun&f=false ''Alamku tak seramah dulu'']. Yayasan Obor Indonesia, 2006. ISBN 9794615978</ref>

== Galeri ==
<gallery>
Berkas:Steen met inscripties bij Soemboel bij Sidikalang, KITLV 99768.tiff|Sebuah batu dengan ukiran [[epigrafi]] yang ditemukan di Sumbul pada sekitar tahun 1937-1941.
</gallery>


== Referensi ==
== Referensi ==
Baris 38: Baris 71:
{{Sumbul, Dairi}}
{{Sumbul, Dairi}}
{{Kabupaten Dairi}}
{{Kabupaten Dairi}}
{{Authority control}}


{{kecamatan-stub}}

Revisi terkini sejak 7 Oktober 2024 06.05

Sumbul

Kantor Kecamatan Sumbul
Peta lokasi Kecamatan Sumbul
Peta lokasi Kecamatan Sumbul
Negara Indonesia
ProvinsiSumatera Utara
KabupatenDairi
Pemerintahan
 • CamatJaspin Sihombing [1]
Populasi
 (2021)
 • Total45.606 jiwa
 • Kepadatan237/km2 (610/sq mi)
Kode pos
22284
Kode Kemendagri12.11.02 Edit nilai pada Wikidata
Kode BPS1210050 Edit nilai pada Wikidata
Luas192,58 km²
Kepadatan237
Desa/kelurahan18 Desa
1 Kelurahan
Peta
PetaKoordinat: 2°46′4″N 98°28′46″E / 2.76778°N 98.47944°E / 2.76778; 98.47944

Sumbul adalah sebuah kecamatan yang berada di Kabupaten Dairi, provinsi Sumatera Utara, Indonesia. Ibukota kecamatan berada di Sumbul, lebih tepatnya di kelurahan Pegagan Julu I.

Pemerintahan

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Sumbul terdiri dari 18 desa dan 1 kelurahan yang adalah sebagai berikut:

  1. Barisan Nauli
  2. Dolok Tolong
  3. Kuta Gugung
  4. Pegagan Julu I
  5. Pegagan Julu II
  6. Pegagan Julu III
  7. Pegagan Julu IV
  8. Pegagan Julu IX
  9. Pegagan Julu V
  10. Pegagan Julu VI
  11. Pegagan Julu VII
  12. Pegagan Julu VIII
  13. Pegagan Julu X
  14. Pangguruan
  15. Pargambiran
  16. Perjuangan
  17. Sileuh-leuh Parsaoran
  18. Tanjung Beringin
  19. Tanjung Beringin I

Demografi

[sunting | sunting sumber]

Dalam Sensus Penduduk Indonesia 2020, jumlah penduduk kecamatan ini sebanyak 45.606 jiwa.[2] Pada umumnya masyarakat adalah petani dengan komoditas utama kopi, padi, dan sayur-sayuran.

Penduduk kabupaten Dairi, pada umumnya merupakan etnis Batak Dairi, dan ada juga sebahagian besar lainnya berasal dari suku Batak Karo dan Batak Toba, serta sebagian kecil Batak Angkola dan Batak Simalungun. Beberapa suku pendatang yang umumnya berada di ibukota kabupaten, seperti suku Aceh, Jawa, Minangkabau, dan suku lainnya. Dan di kecamatan Sumbul, merupakan tempat pemukiman masyarakat Suku Batak multi-etnis yang meliputi Toba, Pakpak, Simalungun, dan Karo.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik kabupaten Dairi mencatat bahwa 93,50% penduduk kecamatan ini memeluk agama Kristen, dimana Protestan 74,68% dan Katolik 18,82%. Kemudian sebagian lagi memeluk agama Islam yakni 6,49% dan Hindu 0,01%.[3][4] Untuk sarana rumah ibadah, terdapat 179 gereja Protestan, 28 gereja Katolik dan 10 masjid.[2]

Tempat wisata

[sunting | sunting sumber]

Kecamatan ini memiliki objek wisata terkenal yakni objek wisata air seperti Air terjun Lae Pendaroh yang artinya "Air Berdarah". Kecamatan ini terletak tidak jauh dari lokasi Taman Wisata Iman yang terletak di kecamatan Sitinjo dan ibukota kabupaten Dairi, Sidikalang.

Tokoh dari Sumbul

[sunting | sunting sumber]

Fasilitas

[sunting | sunting sumber]

Pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Renun dibangun di dusun Lae Rias Tor Nauli, salah satu dari 14 dusun di Desa Pegagan Julu IV, Kecamatan Sumbul, sekitar 3,5 jam berkendaraan dari Kota Medan. Proyek ini memanfaatkan air dari Sungai Renun dan sebelas sungai lain yang berada di kawasan Hutan Lindung Lae Pondom.[5]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ "Profil Camat Sumbul". www.portal.dairikab.go.id. Diakses tanggal 19 Maret 2023. 
  2. ^ a b "Kabupaten Dairi Dalam Angka 2021" (pdf). www.dairikab.bps.go.id. hlm. 8, 68, 156. Diakses tanggal 21 Mei 2021. 
  3. ^ "Visualisasi Data Kependudukan - Kementerian Dalam Negeri 2021". www.dukcapil.kemendagri.go.id. Diakses tanggal 9 Februari 2022. 
  4. ^ "Penduduk Menurut Wilayah dan Agama yang Dianut di Kabupaten Dairi". www.sp2010.bps.go.id. Diakses tanggal 21 Mei 2021. 
  5. ^ Aditya Dipta Anindita. Alamku tak seramah dulu. Yayasan Obor Indonesia, 2006. ISBN 9794615978

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]