Lompat ke isi

Pahlawan Revolusi Indonesia: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
Dafzzz (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
 
(14 revisi perantara oleh 12 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
'''Pahlawan Revolusi''' adalah gelar yang diberikan oleh [[Pemerintah Indonesia]] kepada sejumlah perwira militer yang gugur dalam [[Gerakan 30 September]]. Mereka yang [[Anumerta|gugur dalam tugas]] diberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB), seperti halnya [[Ahmad Yani]] yang sebelumnya berpangkat [[Letnan Jenderal TNI]] menjadi [[Jenderal TNI]]. Sejak berlakunya [[s:Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2009|Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009]], gelar ini diakui sebagai [[Pahlawan Nasional Indonesia]].
'''Pahlawan Revolusi''' adalah gelar yang diberikan oleh [[Pemerintah Indonesia]] kepada sejumlah [[perwira]] [[militer]] yang gugur dalam [[Gerakan 30 September]]. Mereka yang [[Anumerta|gugur dalam tugas]] diberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB), seperti halnya [[Ahmad Yani]] yang sebelumnya berpangkat [[Letnan Jenderal TNI]] menjadi [[Jenderal TNI]]. Sejak berlakunya [[s:Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2009|Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009]], gelar ini diakui sebagai [[Pahlawan Nasional Indonesia]].


Berikut merupakan daftar Pahlawan Revolusi Indonesia.
Berikut merupakan daftar Pahlawan Revolusi Indonesia.
Baris 42: Baris 42:
! style="background:#7B8738; color:white"| 5
! style="background:#7B8738; color:white"| 5
| [[D.I. Pandjaitan|Mayor Jenderal TNI (Anumerta) Donald Isaac Pandjaitan]]
| [[D.I. Pandjaitan|Mayor Jenderal TNI (Anumerta) Donald Isaac Pandjaitan]]
| [[Berkas:Panjaitan.jpg|100px]]
| [[Berkas:D. I. Pandjaitan.jpg|100px]]
| 1 Oktober 1965
| 1 Oktober 1965
| 5 Oktober 1965
| 5 Oktober 1965
Baris 63: Baris 63:
! style="background:#7B8738; color:white"| 8
! style="background:#7B8738; color:white"| 8
| [[Karel Sadsuitubun|Ajun Inspektur Polisi Dua (Anumerta) Karel Sadsuitubun]]
| [[Karel Sadsuitubun|Ajun Inspektur Polisi Dua (Anumerta) Karel Sadsuitubun]]
| [[Berkas:Foto(219).jpg|100px]]
| [[Berkas:Karel Satsuit Tubun 1966 Indonesia stamp.jpg|100px]]
| 1 Oktober 1965
| 1 Oktober 1965
| 5 Oktober 1965
| 5 Oktober 1965
Baris 70: Baris 70:
! style="background:#7B8738; color:white"| 9
! style="background:#7B8738; color:white"| 9
| [[Katamso Darmokusumo|Brigadir Jenderal TNI (Anumerta) Katamso Darmokusumo]]
| [[Katamso Darmokusumo|Brigadir Jenderal TNI (Anumerta) Katamso Darmokusumo]]
| [[Berkas:Silver - replace this image male.svg|100px]]
| [[Berkas:Katamso Darmokusumo 1966 Indonesia stamp.jpg|100px]]
| 1 Oktober 1965
| 2 Oktober 1965
| 19 Oktober 1965
| 19 Oktober 1965
| Ketetapan Presiden Nomor 118/KOTI/1965
| Ketetapan Presiden Nomor 118/KOTI/1965
Baris 77: Baris 77:
! style="background:#7B8738; color:white"| 10
! style="background:#7B8738; color:white"| 10
| [[Sugiyono Mangunwiyoto|Kolonel (Anumerta) Sugiyono Mangunwiyoto]]
| [[Sugiyono Mangunwiyoto|Kolonel (Anumerta) Sugiyono Mangunwiyoto]]
| [[Berkas:Silver - replace this image male.svg|100px]]
| [[Berkas:Sugiyono Mangunwiyoto 1966 Indonesia stamp.jpg|100px]]
| 1 Oktober 1965
| 2 Oktober 1965
| 19 Oktober 1965
| 19 Oktober 1965
| Ketetapan Presiden Nomor 118/KOTI/1965
| Ketetapan Presiden Nomor 118/KOTI/1965
Baris 84: Baris 84:


;Keterangan
;Keterangan
{{legend|#ffffef|Perwira yang gugur di rumahnya dan tidak melewati eksekusi mati di tempat.}}
{{legend|#ffffef|Prajurit yang gugur di rumahnya dan tidak melewati eksekusi mati di tempat.}}


== Pengabadian ==
== Pengabadian ==
* Jalan Tuparev di [[Kabupaten Karawang]] dan [[Kabupaten Cirebon]] yang berkepanjangan dari "Tujuh Pahlawan Revolusi" diabadikan dari ketujuh perwira [[TNI Angkatan Darat]] yang gugur dalam Gerakan 30 September.
* Jalan Tuparev di [[Kabupaten Karawang]] dan [[Kabupaten Cirebon]] yang berkepanjangan dari "Tujuh Pahlawan Revolusi" diabadikan dari ketujuh perwira [[TNI Angkatan Darat]] yang gugur dalam Gerakan 30 September.
* Nama "Ahmad Yani" diabadikan sebagai nama jalan dengan nama [[Jalan Jenderal Ahmad Yani (Jakarta)|Jalan Jenderal Ahmad Yani di Jakarta]] dan Surabaya.
* Nama "Ahmad Yani" diabadikan sebagai nama jalan dengan nama [[Jalan Jenderal Ahmad Yani (Jakarta)|Jalan Jenderal Ahmad Yani]] di Jakarta, Cirebon dan Surabaya.
* Nama "R. Suprapto" diabadikan sebagai salah satu nama jalan di Jakarta dengan nama Jalan Letnan Jenderal Suprapto.
* Nama "R. Suprapto" diabadikan sebagai salah satu nama jalan di Jakarta dengan nama [[Jalan Letnan Jenderal Suprapto]].
* Nama "M. T. Haryono" diabadikan sebagai salah satu nama jalan di Jakarta dengan nama [[Jalan Letnan Jenderal MT Haryono (Jakarta)|Jalan Letnan Jenderal MT Haryono]].
* Nama "M. T. Haryono" diabadikan sebagai salah satu nama jalan di Jakarta dengan nama [[Jalan Letnan Jenderal MT Haryono (Jakarta)|Jalan Letnan Jenderal MT Haryono]] dan Di Cirebon.
* Nama "D. I. Pandjaitan" diabadikan sebagai salah satu nama jalan di Jakarta dengan nama [[Jalan Mayor Jenderal DI Panjaitan (Jakarta)|Jalan Mayor Jenderal DI Panjaitan]].
* Nama "D. I. Pandjaitan" diabadikan sebagai salah satu nama jalan di Jakarta dengan nama [[Jalan Mayor Jenderal DI Panjaitan (Jakarta)|Jalan Mayor Jenderal DI Panjaitan]] dan Jember.
* Nama "Pierre Tandean" diabadikan sebagai salah satu nama jalan di Jakarta dengan nama Jalan Tandean.
* Nama "Pierre Tandean" diabadikan sebagai salah satu nama jalan di Jakarta dengan nama [[Jalan Tendean]].
* Nama "Pierre Tandean" diabadikan sebagai salah satu nama halte bus di Jakarta dengan nama [[Tendean (Transjakarta)|Halte Tandean]].
* Nama "Pierre Tandean" diabadikan sebagai salah satu nama halte bus di Jakarta dengan nama [[Tendean (Transjakarta)|Halte Tandean]] dan di Cirebon.


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==

Revisi terkini sejak 6 Juli 2024 23.15

Pahlawan Revolusi adalah gelar yang diberikan oleh Pemerintah Indonesia kepada sejumlah perwira militer yang gugur dalam Gerakan 30 September. Mereka yang gugur dalam tugas diberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB), seperti halnya Ahmad Yani yang sebelumnya berpangkat Letnan Jenderal TNI menjadi Jenderal TNI. Sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009, gelar ini diakui sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

Berikut merupakan daftar Pahlawan Revolusi Indonesia.

No. Nama Potret Gugur Tanggal penetapan Dasar penetapan
1 Jenderal TNI (Anumerta) Ahmad Yani 1 Oktober 1965 5 Oktober 1965 Ketetapan Presiden Nomor 111/KOTI/1965
2 Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Raden Suprapto 1 Oktober 1965 5 Oktober 1965 Ketetapan Presiden Nomor 111/KOTI/1965
3 Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Mas Tirtodarmo Haryono 1 Oktober 1965 5 Oktober 1965 Ketetapan Presiden Nomor 111/KOTI/1965
4 Letnan Jenderal TNI (Anumerta) Siswondo Parman 1 Oktober 1965 5 Oktober 1965 Ketetapan Presiden Nomor 111/KOTI/1965
5 Mayor Jenderal TNI (Anumerta) Donald Isaac Pandjaitan 1 Oktober 1965 5 Oktober 1965 Ketetapan Presiden Nomor 111/KOTI/1965
6 Mayor Jenderal TNI (Anumerta) Sutoyo Siswomiharjo 1 Oktober 1965 5 Oktober 1965 Ketetapan Presiden Nomor 111/KOTI/1965
7 Kapten Czi. (Anumerta) Pierre Andreas Tendean 1 Oktober 1965 5 Oktober 1965 Ketetapan Presiden Nomor 111/KOTI/1965
8 Ajun Inspektur Polisi Dua (Anumerta) Karel Sadsuitubun 1 Oktober 1965 5 Oktober 1965 Ketetapan Presiden Nomor 114/KOTI/1965
9 Brigadir Jenderal TNI (Anumerta) Katamso Darmokusumo 2 Oktober 1965 19 Oktober 1965 Ketetapan Presiden Nomor 118/KOTI/1965
10 Kolonel (Anumerta) Sugiyono Mangunwiyoto 2 Oktober 1965 19 Oktober 1965 Ketetapan Presiden Nomor 118/KOTI/1965
Keterangan
  Prajurit yang gugur di rumahnya dan tidak melewati eksekusi mati di tempat.

Pengabadian[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]