Lompat ke isi

Polytron: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler Suntingan seluler lanjutan
 
(33 revisi perantara oleh 20 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 2: Baris 2:
| company_name = PT Hartono Istana Teknologi
| company_name = PT Hartono Istana Teknologi
| company_logo = Polytron.svg
| company_logo = Polytron.svg
| caption = Logo sejak [[1 Maret]] [[2021]]
| caption = Logo sejak 1 Maret 2021
| trading_name = Polytron
| trading_name = Polytron
| former_name = Indonesian Electronic & Engineering {{small|(1975-1976)}}<br/>Hartono Istana Electronic {{small|(1976-1980)}}
| former_name = Indonesian Electronic & Engineering {{small|(1975-1976)}}<br/>Hartono Istana Electronic {{small|(1976-1980)}}
| predecessor = {{ubl|Hartono Istana Electronic|Hartono Istana Teknologi}}
| predecessor = {{ubl|Hartono Istana Electronic|Hartono Istana Teknologi (inkarnasi pertama)}}
| foundation = [[18 September]] [[1975]] (sebagai Indonesian Electronic & Engineering)<br/>[[18 September]] [[1976]] (sebagai Hartono Istana Electronic)<br/>[[13 September]] [[1978]] (sebagai Hartono Istana Teknologi)<br/>[[30 September]] [[1980]] (merger Hartono Istana Electronic dan Hartono Istana Teknologi)
| foundation = {{start date and age|1975|9|18}} (sebagai Indonesian Electronic & Engineering)<br/>18 September 1976 (sebagai Hartono Istana Electronic)<br/>13 September 1978 (sebagai Hartono Istana Teknologi)<br/>30 September 1980 (merger Hartono Istana Electronic dan Hartono Istana Teknologi)
| founder = [[Robert Budi Hartono]]<br/>[[Michael Bambang Hartono]]
| founder = [[Robert Budi Hartono]]<br/>[[Michael Bambang Hartono]]
| location = Jalan KHR Asnawi, Bakalan Krapyak, [[Kaliwungu, Kudus|Kaliwungu]], [[Kabupaten Kudus|Kudus]], [[Jawa Tengah]]
| location = Jalan KHR Asnawi, Bakalan Krapyak, [[Kaliwungu, Kudus|Kaliwungu]], [[Kabupaten Kudus|Kudus]], [[Jawa Tengah]]
| owner = [[Djarum Group]]
| owner = PT [[Djarum]]
| key_people = [[Hariono (pengusaha)|Hariono]]&nbsp;<small>(CEO)</small>
| key_people = [[Hariono (pengusaha)|Hariono]]&nbsp;<small>(CEO)</small>
| industry = [[Elektronik]] & [[Electric Vehicle]]
| industry = [[Elektronik konsumen|Elektronik]] & [[Kendaraan listrik]]
| products = [[Speaker]], [[televisi]], [[Dekoder (televisi)|set-top-box]], [[kulkas|lemari es]], [[mesin cuci]], [[penyejuk udara|AC]], [[ponsel cerdas|smartphone]], [[sepeda motor listrik]]
| products = [[Speaker]], [[televisi]], [[Dekoder (televisi)|set-top-box]], [[kulkas|lemari es]], [[mesin cuci]], [[penyejuk udara|AC]], [[monitor komputer]], [[sepeda motor listrik]]
| homepage = {{URL|http://www.polytron.co.id}}
| homepage = {{URL|http://www.polytron.co.id}}
}}
}}
'''Polytron''' merupakan sebuah perusahaan [[elektronik]] asal [[Indonesia]]. Didirikan pada tanggal [[18 September]] [[1975]] di [[Kabupaten Kudus|Kudus]], [[Jawa Tengah]] dengan nama PT Indonesian Electronic & Engineering, kemudian pada tanggal [[18 September]] [[1976]] berubah nama menjadi PT Hartono Istana Electronic, lalu pada tahun 2000 merger dan menjadi PT Hartono Istana Teknologi.
'''Polytron''' merupakan sebuah perusahaan [[Elektronik konsumen|elektronik]] asal [[Indonesia]]. Didirikan pada tanggal 18 September 1975 di [[Kabupaten Kudus|Kudus]], [[Jawa Tengah]] dengan nama PT Indonesian Electronic & Engineering, kemudian pada tanggal 18 September 1976 berubah nama menjadi PT Hartono Istana Electronic, lalu pada tahun 2000 merger dan menjadi PT Hartono Istana Teknologi yang merupakan anak perusahaan dari PT [[Djarum]].


== Sejarah ==
== Sejarah ==

=== Tahun 1900an ===
Polytron merupakan perusahaan non-rokok pertama yang dimiliki oleh Hartono bersaudara, dengan modal berdiri Rp 50 miliar.<ref>[http://indotraveltips.blogspot.com/2010/03/indonesian-product-polytron-winning.html INDONESIAN PRODUCT: POLYTRON, THE WINNING THEME]</ref> Kata Polytron sendiri berasal dari dua kata, yaitu poly (banyak) dan (elek)tron(ik).<ref>[https://www.kompasiana.com/osakurniawanilham/54ffb387a333117a6350f9a7/brands-of-indonesia-1-polytron Brands of Indonesia-1: Polytron]</ref> Awalnya, kerjasama dibangun dengan [[Philips]] dan [[Salora]] dalam bentuk transfer teknologi. Produk pertama yang dikeluarkan perusahaan ini adalah televisi (hitam putih) pada 1979, yang sampai sekarang masih menjadi produk utamanya. Lalu, pada 1984 perusahaan juga mengeluarkan Grand Compo sebagai produk kedua.<ref>[https://swa.co.id/swa/business-strategy/strategi-polytron-membangun-merek-bagian-1 Strategi Polytron Membangun Merek (bagian 1)]</ref> Di tahun 1988, demi menjangkau pasar yang lebih luas, PT Hartono Istana Teknologi juga mengeluarkan merek '''Digitec''' dan '''Oke'''.<ref>[https://swa.co.id/swa/trends/marketing/strategi-polytron-membangun-merek-bagian-2 Strategi Polytron Membangun Merek (bagian 2)]</ref> Digitec sendiri diposisikan sebagai elektronika digital mewah berasal dari [[Jepang]] dan Oke sendiri diposisikan sebagai elektronika digital mewah berasal dari [[Amerika Serikat]].
Polytron merupakan perusahaan non-rokok pertama yang dimiliki oleh Hartono bersaudara, dengan modal berdiri Rp 50 miliar.<ref>[http://indotraveltips.blogspot.com/2010/03/indonesian-product-polytron-winning.html INDONESIAN PRODUCT: POLYTRON, THE WINNING THEME]</ref> Kata Polytron sendiri berasal dari dua kata, yaitu poly (banyak) dan (elek)tron(ik).<ref>[https://www.kompasiana.com/osakurniawanilham/54ffb387a333117a6350f9a7/brands-of-indonesia-1-polytron Brands of Indonesia-1: Polytron]</ref> Awalnya, kerjasama dibangun dengan [[Philips]] dan [[Salora]] dalam bentuk transfer teknologi. Produk pertama yang dikeluarkan perusahaan ini adalah televisi (hitam putih) pada 1979, yang sampai sekarang masih menjadi produk utamanya. Lalu, pada 1984 perusahaan juga mengeluarkan Grand Compo sebagai produk kedua.<ref>[https://swa.co.id/swa/business-strategy/strategi-polytron-membangun-merek-bagian-1 Strategi Polytron Membangun Merek (bagian 1)]</ref> Di tahun 1988, demi menjangkau pasar yang lebih luas, PT Hartono Istana Teknologi juga mengeluarkan merek '''Digitec''' dan '''Oke'''.<ref>[https://swa.co.id/swa/trends/marketing/strategi-polytron-membangun-merek-bagian-2 Strategi Polytron Membangun Merek (bagian 2)]</ref> Digitec sendiri diposisikan sebagai elektronika digital mewah berasal dari [[Jepang]] dan Oke sendiri diposisikan sebagai elektronika digital mewah berasal dari [[Amerika Serikat]].


=== Tahun 2000an ===
Sejak 2000-an, hanya nama Polytron yang digunakan dan kemudian cakupan produknya diperluas dari awalnya hanya televisi dan audio saja.
Sejak 2000-an, hanya nama Polytron yang digunakan dan kemudian cakupan produknya diperluas dari awalnya hanya televisi dan audio saja.


Baris 27: Baris 30:


Polytron juga mempunyai divisi ''Research and Development'' (pengembangan produk) yang diperkuat dengan total 500 orang ahli dalam berbagai bidang teknologi, ini dilakukan untuk selalu siap merespon perkembangan teknologi di pasar Indonesia.<ref>[http://www.kumparan.com/@kumparanbisnis/menperin-blusukan-ke-pabrik-elektronik-polytron-di-kudus Kunjungan Menteri Perindustrian ke Polytron di Kudus]</ref><ref>[http://industri.kontan.co.id/news/kunjungi-pabrik-polytron-menperin-minta-industri-kembangkan-teknologi Polytron perusahaan teknologi yang punya kekuatan untuk Pengembangan teknologi di Indonesia]</ref>
Polytron juga mempunyai divisi ''Research and Development'' (pengembangan produk) yang diperkuat dengan total 500 orang ahli dalam berbagai bidang teknologi, ini dilakukan untuk selalu siap merespon perkembangan teknologi di pasar Indonesia.<ref>[http://www.kumparan.com/@kumparanbisnis/menperin-blusukan-ke-pabrik-elektronik-polytron-di-kudus Kunjungan Menteri Perindustrian ke Polytron di Kudus]</ref><ref>[http://industri.kontan.co.id/news/kunjungi-pabrik-polytron-menperin-minta-industri-kembangkan-teknologi Polytron perusahaan teknologi yang punya kekuatan untuk Pengembangan teknologi di Indonesia]</ref>

Polytron resmi terjun ke industri kendaraan listrik dengan meluncurkan dua model motor listrik terbarunya, Polytron EV Fox dan Polytron EV T-Rex, pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023.<ref>{{Cite web|last=Anom|first=Ndoro|last2=|first2=|title=Daftar Motor Listrik Polytron, Harga dan Spesifikasinya|url=https://www.idntimes.com/automotive/motorbike/ndoro-anom/daftar-motor-listrik-polytron-harga-spesifikasinya-c1c2|website=IDN Times|language=In-Id|access-date=2024-05-28}}</ref>


== Anak perusahaan ==
== Anak perusahaan ==
* PT Fira Makmur Sejahtera ([[Fira (perusahaan)|Fira]])
* PT Fira Makmur Sejahtera ([[Fira (perusahaan)|Fira]])
* PT Global Media Visual ([[Mola]])
* PT Global Media Visual ([[Mola]])
** PT Cahaya Televisi Indonesia ([[MOS Network]]/[[CTV (Indonesia)|CTV]])
* [[SENT Entertainment|SENT Entertainment Ltd]]
* [[SENT Entertainment|SENT Entertainment Ltd]]
** [[Como 1907]]
* [[Como 1907]]
* PT Perada Swara Production ([[Megapro Communications]])
* PT Perada Swara Production ([[Megapro Communications]])


== Slogan ==
== Slogan ==
* ''Pertama dan Satu-satunya'' (1975–1984)
* ''Pertama dan Satu-satunya'' (1975–1984 dan 2016–2021)
* ''The Winning Theme'' (1984–1995)
* ''The Winning Theme'' (1984–1995)
* ''Brings Magic Things To Life'' (1995–2002)
* ''It's A Kind Of Magic'' (1996–1997)
* ''Brings Magic Things To Life'' (1997–2002)
* ''The Sign Of Quality'' (2002–2007)
* ''The Sign Of Quality'' (2002–2007)
* ''Memang Canggih'' (2011–2016, (2023-sekarang)
* ''Memang Canggih'' (2011–2016)
* ''Kini Hadir Untuk Semua'' (2021-sekarang)


== Referensi ==
== Referensi ==

Revisi terkini sejak 24 Juli 2024 04.38

PT Hartono Istana Teknologi
Polytron
Sebelumnya
Indonesian Electronic & Engineering (1975-1976)
Hartono Istana Electronic (1976-1980)
IndustriElektronik & Kendaraan listrik
Pendahulu
  • Hartono Istana Electronic
  • Hartono Istana Teknologi (inkarnasi pertama)
Didirikan18 September 1975; 48 tahun lalu (1975-09-18) (sebagai Indonesian Electronic & Engineering)
18 September 1976 (sebagai Hartono Istana Electronic)
13 September 1978 (sebagai Hartono Istana Teknologi)
30 September 1980 (merger Hartono Istana Electronic dan Hartono Istana Teknologi)
PendiriRobert Budi Hartono
Michael Bambang Hartono
Kantor pusatJalan KHR Asnawi, Bakalan Krapyak, Kaliwungu, Kudus, Jawa Tengah
Tokoh kunci
Hariono (CEO)
ProdukSpeaker, televisi, set-top-box, lemari es, mesin cuci, AC, monitor komputer, sepeda motor listrik
PemilikPT Djarum
Situs webwww.polytron.co.id

Polytron merupakan sebuah perusahaan elektronik asal Indonesia. Didirikan pada tanggal 18 September 1975 di Kudus, Jawa Tengah dengan nama PT Indonesian Electronic & Engineering, kemudian pada tanggal 18 September 1976 berubah nama menjadi PT Hartono Istana Electronic, lalu pada tahun 2000 merger dan menjadi PT Hartono Istana Teknologi yang merupakan anak perusahaan dari PT Djarum.

Tahun 1900an

[sunting | sunting sumber]

Polytron merupakan perusahaan non-rokok pertama yang dimiliki oleh Hartono bersaudara, dengan modal berdiri Rp 50 miliar.[1] Kata Polytron sendiri berasal dari dua kata, yaitu poly (banyak) dan (elek)tron(ik).[2] Awalnya, kerjasama dibangun dengan Philips dan Salora dalam bentuk transfer teknologi. Produk pertama yang dikeluarkan perusahaan ini adalah televisi (hitam putih) pada 1979, yang sampai sekarang masih menjadi produk utamanya. Lalu, pada 1984 perusahaan juga mengeluarkan Grand Compo sebagai produk kedua.[3] Di tahun 1988, demi menjangkau pasar yang lebih luas, PT Hartono Istana Teknologi juga mengeluarkan merek Digitec dan Oke.[4] Digitec sendiri diposisikan sebagai elektronika digital mewah berasal dari Jepang dan Oke sendiri diposisikan sebagai elektronika digital mewah berasal dari Amerika Serikat.

Tahun 2000an

[sunting | sunting sumber]

Sejak 2000-an, hanya nama Polytron yang digunakan dan kemudian cakupan produknya diperluas dari awalnya hanya televisi dan audio saja.

Perusahaan ini menghasilkan berbagai macam perlengkapan elektronik. Barang yang dihasilkan oleh Polytron ialah speaker, televisi, lemari es (sejak akhir 2000), mesin cuci (sejak 2010), AC (sejak awal 2000), ponsel cerdas (sejak 2011) dan masih banyak lagi.

Polytron memiliki 2 pabrik masing-masing di Kudus seluas 70.000 m2 dan di Sayung, Demak 130.000 m2 (merupakan pabrik lemari es terbesar di Jawa Tengah) dengan karyawan lebih dari 10.000 orang, 11 kantor perwakilan, 5 dealer resmi dan 50 pusat layanan yang meliputi seluruh Indonesia.

Polytron juga mempunyai divisi Research and Development (pengembangan produk) yang diperkuat dengan total 500 orang ahli dalam berbagai bidang teknologi, ini dilakukan untuk selalu siap merespon perkembangan teknologi di pasar Indonesia.[5][6]

Polytron resmi terjun ke industri kendaraan listrik dengan meluncurkan dua model motor listrik terbarunya, Polytron EV Fox dan Polytron EV T-Rex, pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023.[7]

Anak perusahaan

[sunting | sunting sumber]
  • Pertama dan Satu-satunya (1975–1984 dan 2016–2021)
  • The Winning Theme (1984–1995)
  • It's A Kind Of Magic (1996–1997)
  • Brings Magic Things To Life (1997–2002)
  • The Sign Of Quality (2002–2007)
  • Memang Canggih (2011–2016)
  • Kini Hadir Untuk Semua (2021-sekarang)

Referensi

[sunting | sunting sumber]

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]