Lompat ke isi

Fenestrasi: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
BP80Regenovia (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: BP2014
Raksasabonga (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
 
(12 revisi perantara oleh 7 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{InuseBP|BP80Regenovia|31 Mei 2014|25 Mei 2014}}


'''Fenestrasi''' adalah suatu proses pembedahan atau [[operasi]] pada [[telinga]] dengan membuat liang pada lengkungan labirinnya.<ref name="buku">{{cite book|title= Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7|publisher=Ichtiar Baru|author= Van Hoeve|coauthor=Hassan Shadily|page=997}}</ref> Operasi ini dapat memberbaiki jenis-jenis ketulian tertentu.<ref name="buku"/>
'''Fenestrasi''' adalah suatu proses pembedahan atau [[operasi]] pada [[telinga]] dengan membuat liang pada lengkungan labirinnya.<ref name="buku">{{cite book|title= Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7|publisher=Ichtiar Baru|author= Van Hoeve|location= Jakarta|coauthor=Hassan Shadily|page=997}}</ref> Operasi ini dapat memberbaiki jenis-jenis ketulian tertentu.<ref name="buku"/> Ketulian ini biasanya dikarenakan telinga mengalami infeksi sehingga menimbulkan cairan dari dalam telinga, kemudia juga dikarenakan penyakit seperti Otosklerosis yang biasanya disebut sebagai penyakit demam, campak dan infeksi [[telinga]] pada kenyataannya telinga berhubungan dengan penyakit ini sehingga dapat menimbulkan ke[[tuli]]an, dan juga penyakit minginitis yang juga dapat menyebabkan ketulian pada telinga, walaupun [[penyakit]] ini terdapat di otak, tetapi otak dan telinga sangat berdekatan sehingga ini dapat berpengaruh terhadap kinerja dari pendengaran pada telinga.<ref name="minginitis">{{cite web|title=Jenis dan Penyebab Gangguan Pendengaran (Ketulian)|url=http://www.medkes.com/2013/07/jenis-dan-penyebab-gangguan-pendengaran.html|accessdate=27 Mei 2014|archive-date=2023-05-28|archive-url=https://web.archive.org/web/20230528002139/https://www.medkes.com/2013/07/jenis-dan-penyebab-gangguan-pendengaran.html|dead-url=no}}</ref>


Sebelum melakukan fenestrasi atau pembedahan, debu [[tulang]] harus dicegah masuk agar tidak mengendap ditempat yang dapat menimbulkan osteogenesis.<ref name="buku2">{{cite book|title=Buku Ajar Keperawatan Perioperatif|author= Barbara J. Gruendemann, Billie Fernsebner|coauthor=Brahman U, Egi Komara Yudha |publisher= EGC|isbn= 9794486930|location=Surabaya|page=62}}</ref> Hal itu bertujuan agar lapangan pembedahan mudah terlihat maka diperlukan irigator pengisap.<ref name="buku2"/> Kemudian Irigasi dalam jumlah besar akan menyapu darah, debu tulang, dan bakteri dari telinga yang mengalami infeksi kronik.<ref name="buku2"/>
Sebelum melakukan fenestrasi atau pembedahan, debu [[tulang]] harus dicegah masuk agar tidak mengendap ditempat yang dapat menimbulkan osteogenesis.<ref name="buku2">{{cite book|title=Buku Ajar Keperawatan Perioperatif|author= Barbara J. Gruendemann, Billie Fernsebner|coauthor=Brahman U, Egi Komara Yudha|publisher= EGC|isbn= 9794486930|location=Surabaya|page=62}}</ref> Hal itu bertujuan agar lapangan pembedahan mudah terlihat maka diperlukan [[irigator]] pengisap.<ref name="buku2"/> Kemudian Irigasi dalam jumlah besar akan menyapu darah, debu tulang, dan bakteri dari telinga yang mengalami [[infeksi]] kronik.<ref name="buku2"/>


Ada beberapa penyakiti Telinga seperti Labirinitis dan juga kelainan telinga yang lain yang memerlukan pembedaan dengan cara fenestrasi.<ref name="labirin"/> Labirinitis merupakan suatu penyakit pada telinga yaitu terjadinya peradangan pada telinga yang mengena pada labirinnya.<ref name="labirin">{{cite web|title= Penyakit Dalam Telinga|url=http://www.scribd.com/doc/62982766/Sss20102011-Slide-Penyakit-Telinga-Dalam|accessdate= 27 Mei 2014}}</ref> Hal ini terjadi dari penyebaran infeksi ke dalam ruang perilimfa.<ref name="labirin"/>
Ada beberapa penyakiti Telinga seperti [[Labirinitis]] dan juga kelainan telinga yang lain yang memerlukan pembedaan dengan cara fenestrasi.<ref name="labirin"/> Labirinitis merupakan suatu penyakit pada telinga yaitu terjadinya peradangan pada [[telinga]] yang mengena pada labirinnya.<ref name="labirin">{{cite web|title= Penyakit Dalam Telinga|url= http://www.scribd.com/doc/62982766/Sss20102011-Slide-Penyakit-Telinga-Dalam|accessdate= 27 Mei 2014|archive-date= 2016-03-11|archive-url= https://web.archive.org/web/20160311065003/https://www.scribd.com/doc/62982766/Sss20102011-Slide-Penyakit-Telinga-Dalam|dead-url= no}}</ref> Hal ini terjadi dari penyebaran infeksi ke dalam ruang perilimfa.<ref name="labirin"/>




Baris 12: Baris 11:


{{Kesehatan-stub}}
{{Kesehatan-stub}}
{{Authority control}}


[[kategori: Kesehatan]]
[[Kategori:Telinga]]
[[Kategori:Pembedahan]]

Revisi terkini sejak 1 Mei 2024 08.00

Fenestrasi adalah suatu proses pembedahan atau operasi pada telinga dengan membuat liang pada lengkungan labirinnya.[1] Operasi ini dapat memberbaiki jenis-jenis ketulian tertentu.[1] Ketulian ini biasanya dikarenakan telinga mengalami infeksi sehingga menimbulkan cairan dari dalam telinga, kemudia juga dikarenakan penyakit seperti Otosklerosis yang biasanya disebut sebagai penyakit demam, campak dan infeksi telinga pada kenyataannya telinga berhubungan dengan penyakit ini sehingga dapat menimbulkan ketulian, dan juga penyakit minginitis yang juga dapat menyebabkan ketulian pada telinga, walaupun penyakit ini terdapat di otak, tetapi otak dan telinga sangat berdekatan sehingga ini dapat berpengaruh terhadap kinerja dari pendengaran pada telinga.[2]

Sebelum melakukan fenestrasi atau pembedahan, debu tulang harus dicegah masuk agar tidak mengendap ditempat yang dapat menimbulkan osteogenesis.[3] Hal itu bertujuan agar lapangan pembedahan mudah terlihat maka diperlukan irigator pengisap.[3] Kemudian Irigasi dalam jumlah besar akan menyapu darah, debu tulang, dan bakteri dari telinga yang mengalami infeksi kronik.[3]

Ada beberapa penyakiti Telinga seperti Labirinitis dan juga kelainan telinga yang lain yang memerlukan pembedaan dengan cara fenestrasi.[4] Labirinitis merupakan suatu penyakit pada telinga yaitu terjadinya peradangan pada telinga yang mengena pada labirinnya.[4] Hal ini terjadi dari penyebaran infeksi ke dalam ruang perilimfa.[4]


  1. ^ a b Van Hoeve. Ensiklopedia Indonesia, Jilid 7. Jakarta: Ichtiar Baru. hlm. 997. 
  2. ^ "Jenis dan Penyebab Gangguan Pendengaran (Ketulian)". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2023-05-28. Diakses tanggal 27 Mei 2014. 
  3. ^ a b c Barbara J. Gruendemann, Billie Fernsebner. Buku Ajar Keperawatan Perioperatif. Surabaya: EGC. hlm. 62. ISBN 9794486930. 
  4. ^ a b c "Penyakit Dalam Telinga". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-03-11. Diakses tanggal 27 Mei 2014.