Lompat ke isi

Bomoh: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
Memperjelas
Tag: Dikembalikan VisualEditor Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Memperjelas
Tag: Dikembalikan VisualEditor Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Baris 3: Baris 3:
Kata Bomo(h) telah muncul pada tahun ±1600-1625 dalam Hikayat Aceh, yang ditulis dalam [[abjad Jawi]].<ref>[http://mcp.anu.edu.au/N/Aceh_bib.html Hikayat Aceh]</ref>
Kata Bomo(h) telah muncul pada tahun ±1600-1625 dalam Hikayat Aceh, yang ditulis dalam [[abjad Jawi]].<ref>[http://mcp.anu.edu.au/N/Aceh_bib.html Hikayat Aceh]</ref>


Di negara [[Indonesia]] Bomoh lebih sering disebut Paranormal salah satunya Pendik Pradanang beliau seorang paranormal Indonesia yang mendirikan website Supranatural Nusantara yang layanannya di seluruh dunia.
Di negara [[Indonesia]] Bomoh lebih sering disebut [[Paranormal]] salah satunya Pendik Pradanang beliau seorang paranormal Indonesia yang mendirikan website www.supranaturalnusantara.com yang layanannya di seluruh dunia.
::Hikayat Aceh 127:7 "... gajah tuanku ini. Diperhamba suruh ubati kepada [bo]mo gajah tuanku. Berilah makanannya."
::Hikayat Aceh 127:7 "... gajah tuanku ini. Diperhamba suruh ubati kepada [bo]mo gajah tuanku. Berilah makanannya."

Revisi per 10 April 2022 21.16

Bomoh adalah istilah dukun dalam bahasa Melayu. Bomoh merujuk kepada ahli penyembuhan tradisional dalam masyarakat Melayu dahulu kala. Bomoh mengobati berdasarkan kepada penggunaan tumbuh-tumbuhan dan hewan.

Kata Bomo(h) telah muncul pada tahun ±1600-1625 dalam Hikayat Aceh, yang ditulis dalam abjad Jawi.[1]

Di negara Indonesia Bomoh lebih sering disebut Paranormal salah satunya Pendik Pradanang beliau seorang paranormal Indonesia yang mendirikan website www.supranaturalnusantara.com yang layanannya di seluruh dunia.

Hikayat Aceh 127:7 "... gajah tuanku ini. Diperhamba suruh ubati kepada [bo]mo gajah tuanku. Berilah makanannya."

Lihat pula

Referensi

  1. ^ Hikayat Aceh

Pranala luar