Tjisadane: Perbedaan antara revisi
k bot:kosmetik perubahan |
k memindahkan Tjisadane ke Tjisadane (film) |
(Tidak ada perbedaan)
|
Revisi per 27 Juni 2010 15.38
Tjisadane | |
---|---|
Sutradara | Tim Taty & Sons Film |
Produser | Andy Azhar |
Ditulis oleh | Ganes TH. |
Pemeran | Menzano Farida Arriany Fara Noor Aminah Cendrakasih Toto Hadiprawiro Ully Artha Anwar Darwis Bissu Usman S. Djoko Sampurno Rio Supardi MT Risyaf Amsjadar Lubis A. Khalik Noor Nasution Agus Ramlan Lia Kusmajati Neneng Riany. |
Penata musik | GRW Sinsu |
Sinematografer | Kosnen |
Penyunting | Emil Callebaute FX Subroto |
Distributor | Tim Taty & Sons Film |
Tanggal rilis | 1971 |
Durasi | ... menit |
Negara | Indonesia |
Tjisadane adalah film Indonesia tahun 1971 dengan dibintangi oleh Menzano dan Farida Arriany.
Sinopsis
Templat:Spoiler Menuruti pesan ibu saat meninggal dan gurunya, Sugala (Toto Hadiprawiro) mencari kakaknya, Sugali (Fara Noor), yang pergi dari rumah karena tak tahan akan kekejaman pemerasan tuan tanah dan Belanda yang menyebabkan ayahnya meninggal. Sugala bergabung dengan gerombolan Mat Gerong (Menzano), perampok besar. Sugali pun akhirnya ikut dalam gerombolan itu. Pacar Sugala, Nilam (Farida Arriany) adalah putri Mat Gerong, yang suka ganti-ganti pacar, termasuk mencoba merayu Sugali, hingga kakak-adik sempat bentrok. Padahal Sugali sudah punya pacar, Rani (Ully Artha), yang entah bagaimana tahu-tahu dikawinkan ayah tirinya, bupati yang sama sekali tak diketahui Sugali, dengan seorang Belanda. Melihat Nilam yang selalu serong, akhirnya Sugali mengobrak-abrik markas gerombolannya sendiri dan bersama Sugala bertempur melawan Mat Gerong. Sugali dan Nilam mati, sementara Sugala yang terluka kembali ke desa bersama Rani. Banyak sekali ketidakjelasan dalam jalan ceritanya.[1]
Referensi
- ^ Laman Tjisadane, diakses pada 10 Maret 2010
Pranala luar
- (Indonesia) Resensi@Perfilmanjibis.pnri