Lompat ke isi

Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
Pierrewee (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Pierrewee (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 25: Baris 25:
'''Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah''', dikenal juga dengan nama '''Jembatan Siak'''<ref name="antara">{{cite web|url=http://www.antaranews.com/berita/73437/presiden-resmikan-beroperasinya-jembatan-siak|publisher=AntaraNews.com|editor=Bambang|title=
'''Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah''', dikenal juga dengan nama '''Jembatan Siak'''<ref name="antara">{{cite web|url=http://www.antaranews.com/berita/73437/presiden-resmikan-beroperasinya-jembatan-siak|publisher=AntaraNews.com|editor=Bambang|title=
Presiden Resmikan Beroperasinya Jembatan Siak|date=11 Agustus 2007|accessdate=16 April 2017}}</ref>, adalah sebuah jembatan yang terletak di kota [[Siak Sri Indrapura]], [[Kabupaten Siak]], [[Provinsi Riau]], [[Indonesia]]. Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah yang membentang di atas [[Sungai Siak]] ini merupakan urat nadi perkembangan kota Siak Sri Indrapura yang memiliki dua sisi daratan, yakni sisi Utara berada di [[Siak, Siak|Kecamatan Siak]], dengan ikon sejarah [[Istana Siak Sri Inderapura|Istana Asserayah Hasyimiyah]] (yang juga dikenal dengan nama Istana Siak Sri Indrapura), dan sisi Selatan di [[Mempura, Siak|Kecamatan Mempura]] dengan ikon sejarah adanya benteng dan tangsi Belanda di [[Benteng Hulu, Mempura, Siak|Desa Benteng Hulu]] dan [[Benteng Hilir, Mempura, Siak|Desa Benteng Hilir]].<ref name="infosiak">{{cite web|url=https://www.infosiak.com/budaya/jembatan-tasl-siak-bak-bukit-kembar-yang-sensual/|publisher=Info Siak|title=Anda Ingin Tahu Siak Sri Indrapura, Apa Saja Potensi Wisatanya?|date=11 Februari 2015|accessdate=16 April 2017}}</ref>
Presiden Resmikan Beroperasinya Jembatan Siak|date=11 Agustus 2007|accessdate=16 April 2017}}</ref>, adalah sebuah jembatan yang terletak di kota [[Siak Sri Indrapura]], [[Kabupaten Siak]], [[Provinsi Riau]], [[Indonesia]]. Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah yang membentang di atas [[Sungai Siak]] ini merupakan urat nadi perkembangan kota Siak Sri Indrapura yang memiliki dua sisi daratan, yakni sisi Utara berada di [[Siak, Siak|Kecamatan Siak]], dengan ikon sejarah [[Istana Siak Sri Inderapura|Istana Asserayah Hasyimiyah]] (yang juga dikenal dengan nama Istana Siak Sri Indrapura), dan sisi Selatan di [[Mempura, Siak|Kecamatan Mempura]] dengan ikon sejarah adanya benteng dan tangsi Belanda di [[Benteng Hulu, Mempura, Siak|Desa Benteng Hulu]] dan [[Benteng Hilir, Mempura, Siak|Desa Benteng Hilir]].<ref name="infosiak">{{cite web|url=https://www.infosiak.com/budaya/jembatan-tasl-siak-bak-bukit-kembar-yang-sensual/|publisher=Info Siak|title=Anda Ingin Tahu Siak Sri Indrapura, Apa Saja Potensi Wisatanya?|date=11 Februari 2015|accessdate=16 April 2017}}</ref>

Jembatan ini juga menghubungkan lokasi Kantor Bupati Siak di [[Benteng Hulu, Mempura, Siak|Desa Benteng Hulu]] di [[Mempura, Siak|Kecamatan Mempura]] dengan lokasi Gedung DPRD Kabupaten Siak di [[Rawang Air Putih, Siak, Siak|Desa Rawang Air Putih]] di [[Siak, Siak|Kecamatan Siak]] yang dipisahkan oleh Sungai Siak.<ref name="detik"/> Selain itu, jembatan ini dibangun dengan tujuan memperlancar arus transportasi antara Kabupaten Siak dengan [[Kota Pekanbaru]] sehingga terdapat jalur alternatif melalui darat di samping melalui sungai.
Jembatan ini juga menjadi penghubung antara lokasi Kantor Bupati Siak di [[Benteng Hulu, Mempura, Siak|Desa Benteng Hulu]] di [[Mempura, Siak|Kecamatan Mempura]] dengan lokasi Gedung DPRD Kabupaten Siak di [[Rawang Air Putih, Siak, Siak|Desa Rawang Air Putih]] di [[Siak, Siak|Kecamatan Siak]] yang dipisahkan oleh Sungai Siak.<ref name="detik"/> Selain itu, jembatan ini dibangun dengan tujuan memperlancar arus transportasi antara Kabupaten Siak dengan [[Kota Pekanbaru]] sehingga terdapat jalur alternatif melalui darat di samping melalui sungai.

== Penamaan ==



== Lihat juga ==
== Lihat juga ==

Revisi per 16 April 2017 13.56

Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah
Moda transportasi4 jalur[1]
MelintasiSungai Siak
LokalKabupaten Siak, Provinsi Riau
Karakteristik
Panjang total1,196 meter (4 ft)[2]
Lebar16,95 meter (56 ft)
Tinggi23 meter (75 ft)
Sejarah
Biaya konstruksiRp.277,65 miliar[3]
Diresmikan11 Agustus 2007
Lokasi
Peta

Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah, dikenal juga dengan nama Jembatan Siak[4], adalah sebuah jembatan yang terletak di kota Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Indonesia. Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah yang membentang di atas Sungai Siak ini merupakan urat nadi perkembangan kota Siak Sri Indrapura yang memiliki dua sisi daratan, yakni sisi Utara berada di Kecamatan Siak, dengan ikon sejarah Istana Asserayah Hasyimiyah (yang juga dikenal dengan nama Istana Siak Sri Indrapura), dan sisi Selatan di Kecamatan Mempura dengan ikon sejarah adanya benteng dan tangsi Belanda di Desa Benteng Hulu dan Desa Benteng Hilir.[5]

Jembatan ini juga menjadi penghubung antara lokasi Kantor Bupati Siak di Desa Benteng Hulu di Kecamatan Mempura dengan lokasi Gedung DPRD Kabupaten Siak di Desa Rawang Air Putih di Kecamatan Siak yang dipisahkan oleh Sungai Siak.[1] Selain itu, jembatan ini dibangun dengan tujuan memperlancar arus transportasi antara Kabupaten Siak dengan Kota Pekanbaru sehingga terdapat jalur alternatif melalui darat di samping melalui sungai.

Penamaan

Lihat juga

Referensi

  1. ^ a b "SBY Resmikan Jembatan Siak". detikNews.com. 11 Agustus 2007. Diakses tanggal 16 April 2017. 
  2. ^ Fakhrur Rodzi (07 Maret 2017). "Jembatan Terindah Ini Bukan di Amerika, tapi Hanya Ada di Kabupaten Siak". Riau Online. Diakses tanggal 16 April 2017. 
  3. ^ "Presiden Resmikan Jembatan Siak". Sektretariat Negara Republik Indonesia. 13 Agustus 2007. Diakses tanggal 16 April 2017. 
  4. ^ Bambang, ed. (11 Agustus 2007). "Presiden Resmikan Beroperasinya Jembatan Siak". AntaraNews.com. Diakses tanggal 16 April 2017. 
  5. ^ "Anda Ingin Tahu Siak Sri Indrapura, Apa Saja Potensi Wisatanya?". Info Siak. 11 Februari 2015. Diakses tanggal 16 April 2017.