Lompat ke isi

Inersia: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
Perbaikan tata bahasa
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan aplikasi seluler Suntingan aplikasi Android
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Dikembalikan
Baris 6: Baris 6:


Dalam pemakaian umum orang juga dapat menggunakan istilah "inersia" untuk mengacu kepada "jumlah hambatan terhadap perubahan kecepatan" (yang dikuantifikasi sebagai [[massa]]), atau kadang-kadang juga terhadap momentumnya, tergantung terhadap konteks. Istilah "inersia" lebih baik dipahami sebagai istilah yang lebih pendek untuk "prinsip inersia" seperti yang dideskripsikan oleh Newton dalam [[Hukum gerak Newton|hukum I Newton]]. Hukum ini, dinyatakan dengan singkat, mengatakan bahwa sebuah benda yang tidak dikenakan oleh gaya luar (gaya netto sama dengan nol) bergerak dengan kecepatan tetap. Dalam kata-kata yang lebih sederhana, suatu benda akan terus bergerak pada kecepatannya saat ini tanpa berubah arah, hingga ada gaya yang menyebabkannya mengubah kecepatan atau arahnya. Ini juga termasuk benda yang tidak bergerak (kecepatan = nol), yang akan tetap dalam keadaan diam sampai ada gaya yang menyebabkannya bergerak.
Dalam pemakaian umum orang juga dapat menggunakan istilah "inersia" untuk mengacu kepada "jumlah hambatan terhadap perubahan kecepatan" (yang dikuantifikasi sebagai [[massa]]), atau kadang-kadang juga terhadap momentumnya, tergantung terhadap konteks. Istilah "inersia" lebih baik dipahami sebagai istilah yang lebih pendek untuk "prinsip inersia" seperti yang dideskripsikan oleh Newton dalam [[Hukum gerak Newton|hukum I Newton]]. Hukum ini, dinyatakan dengan singkat, mengatakan bahwa sebuah benda yang tidak dikenakan oleh gaya luar (gaya netto sama dengan nol) bergerak dengan kecepatan tetap. Dalam kata-kata yang lebih sederhana, suatu benda akan terus bergerak pada kecepatannya saat ini tanpa berubah arah, hingga ada gaya yang menyebabkannya mengubah kecepatan atau arahnya. Ini juga termasuk benda yang tidak bergerak (kecepatan = nol), yang akan tetap dalam keadaan diam sampai ada gaya yang menyebabkannya bergerak.

Mengapa orang gemuk lebih sering menang tarik tambang? Mengapa kita terdorong kedepan saat mobil direm dan balon gas sebaliknya? Mengapa benda pejal berat dan ringan jatuh dengan kecepatan yang sama? Jawabannya ada dalam fisika... Setiap benda bermassa memiliki suatu karakteristik yang dinamakan KELEMBAMAN atau istilah kerennya: INERSIA. Inersia adalah suatu ukuran mengenai resistansi (keenganan) dalam berubah gerak. Dalam mekanika klasik, definisi massa yang lebih berguna (dalam kaitannya dengan percepatan dan gaya) adalah sebagai ukuran inersia dan bukan sebagai jumlah zat penyusun suatu benda yang lebih berguna dalam ilmu kimia ([[mol]]). Sebagai contoh, orang yang bermassa besar lebih sulit dikalahkan dalam permainan tarik tambang ketimbang yang massanya lebih kecil karena inersia atau resistansi untuk berubah gerak orang bermassa besar lebih tinggi.


== Catatan kaki ==
== Catatan kaki ==

Revisi per 27 Juli 2019 07.36

Inersia atau kelembaman adalah kecenderungan semua benda fisik untuk menolak perubahan terhadap keadaan geraknya. Secara numerik, ini diwakili oleh massa benda tersebut. Prinsip inersia adalah salah satu dasar dari fisika klasik yang digunakan untuk memerikan gerakan benda dan pengaruh gaya yang dikenakan terhadap benda itu. Kata inersia berasal dari kata bahasa Latin, "iners", yang berarti lembam, atau malas. Isaac Newton mendefinisikan inersia sebagai:[1]

"vis insita", atau gaya dalam materi, adalah daya untuk menahan, yang dengannya setiap benda berusaha untuk mempertahankan keadaannya saat itu, apakah diam, atau bergerak beraturan ke depan dalam garis lurus.

Dalam pemakaian umum orang juga dapat menggunakan istilah "inersia" untuk mengacu kepada "jumlah hambatan terhadap perubahan kecepatan" (yang dikuantifikasi sebagai massa), atau kadang-kadang juga terhadap momentumnya, tergantung terhadap konteks. Istilah "inersia" lebih baik dipahami sebagai istilah yang lebih pendek untuk "prinsip inersia" seperti yang dideskripsikan oleh Newton dalam hukum I Newton. Hukum ini, dinyatakan dengan singkat, mengatakan bahwa sebuah benda yang tidak dikenakan oleh gaya luar (gaya netto sama dengan nol) bergerak dengan kecepatan tetap. Dalam kata-kata yang lebih sederhana, suatu benda akan terus bergerak pada kecepatannya saat ini tanpa berubah arah, hingga ada gaya yang menyebabkannya mengubah kecepatan atau arahnya. Ini juga termasuk benda yang tidak bergerak (kecepatan = nol), yang akan tetap dalam keadaan diam sampai ada gaya yang menyebabkannya bergerak.

Mengapa orang gemuk lebih sering menang tarik tambang? Mengapa kita terdorong kedepan saat mobil direm dan balon gas sebaliknya? Mengapa benda pejal berat dan ringan jatuh dengan kecepatan yang sama? Jawabannya ada dalam fisika... Setiap benda bermassa memiliki suatu karakteristik yang dinamakan KELEMBAMAN atau istilah kerennya: INERSIA. Inersia adalah suatu ukuran mengenai resistansi (keenganan) dalam berubah gerak. Dalam mekanika klasik, definisi massa yang lebih berguna (dalam kaitannya dengan percepatan dan gaya) adalah sebagai ukuran inersia dan bukan sebagai jumlah zat penyusun suatu benda yang lebih berguna dalam ilmu kimia (mol). Sebagai contoh, orang yang bermassa besar lebih sulit dikalahkan dalam permainan tarik tambang ketimbang yang massanya lebih kecil karena inersia atau resistansi untuk berubah gerak orang bermassa besar lebih tinggi.

Catatan kaki

  1. ^ Isaac Newton, Mathematical Principles of Natural Philosophy translated into English by Andrew Motte, First American Edition, New York, 1846, page 72.