Lompat ke isi

Kerajaan Tambora: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
k ←Suntingan 120.188.34.56 (bicara) dibatalkan ke versi terakhir oleh HsfBot
Tag: Pengembalian
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: VisualEditor Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Baris 12: Baris 12:
* 1800 - 1801 Muhammad Tajul Masahur
* 1800 - 1801 Muhammad Tajul Masahur
* 1801 - 10 Apr 1815 Abdul Jafar Daeng Mataram (d. 1815)
* 1801 - 10 Apr 1815 Abdul Jafar Daeng Mataram (d. 1815)
* 10 Apr 1815 Ledakan Tambora hancur kerajaan
* 10 Apr 1815 Ledakan Tambora menghancurkan kerajaan


== Sumber ==
== Sumber ==

Revisi per 17 Agustus 2019 05.46


Kerajaan Tambora adalah satu dari tiga kerajaan yang berada di lereng Gunung Tambora. Dua kerajaan lainnya, yaitu Kerajaan Sanggar dan Kerajaan Pekat, yang disebut dalam berbagai literatur telah musnah akibat letusan gunung Tambora.

Awalnya Kerajaan Tambora bernama Kengkelu pengaruh dari Klungkung, pada tanggal 3 juli 1626 Sultan Gowa Alauddin menaklukkan wilayah Kengkelu.

Kerajaan Tambora mempunyai hubungan kekerabatan dengan kerajaan Gowa, karena pengaruh Gowa sangat signifikan dalam budaya maupun sistem pemerintahan yang di pakai oleh kerajaan Tambora. Kerajaan Tambora dihancur letusan Tambora tahun 1815.

daftar Sultan Kerajaan Tambora

  • 1794 - 1800 Abdul Rasyid Tajul Arifin
  • 1800 - 1801 Muhammad Tajul Masahur
  • 1801 - 10 Apr 1815 Abdul Jafar Daeng Mataram (d. 1815)
  • 10 Apr 1815 Ledakan Tambora menghancurkan kerajaan

Sumber