Bank BTPN Syariah: Perbedaan antara revisi
Tidak ada ringkasan suntingan |
Tidak ada ringkasan suntingan |
||
Baris 21: | Baris 21: | ||
BTPN Syariah lahir dari perpaduan dua kekuatan, yaitu '''Bank Sahabat Purba Danarta''' dan '''Unit Usaha Syariah BTPN'''. |
BTPN Syariah lahir dari perpaduan dua kekuatan, yaitu '''Bank Sahabat Purba Danarta''' dan '''Unit Usaha Syariah BTPN'''. |
||
Bank Sahabat Purba Danarta |
Bank Sahabat Purba Danarta berdiri sejak Maret 1991 di Semarang, dengan kepemilikan awal Djoenaedi Joesoef (pemilik [[Konimex]]), [[Kwik Kian Gie]], dan Frederik BG Tumbunan. Pada [[2007]], PT Triputra Persada Rachmat masuk menjadi pemegang saham pengendali, dan memegang saham bersama Yayasan Purba Danarta. Pada [[2009]], menjadi Bank Sahabat Purba Danarta. Bank ini adalah bank umum nondevisa, dengan target khususnya masyarakat sektor mikro. Kemudian, 70% sahamnya diakusisi oleh [[Bank BTPN]] pada 20 Januari 2014, dan kemudian dikonversi menjadi BTPN Syariah berdasarkan Surat Keputusan [[Otoritas Jasa Keuangan]] tanggal 22 Mei 2014. |
||
Unit Usaha Syariah BTPN difokuskan melayani dan memberdayakan keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia adalah salah satu segmen bisnis di Bank BTPN sejak Maret 2008. Pada 14 Juli 2014, BTPN Syariah resmi terdaftar sebagai Bank Umum Syariah ke-12 di Indonesia melalui pemisahan (''spin-off'') Unit Usaha Syariah dari PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk dan proses konversi PT Bank Sahabat Purba Danarta. |
Unit Usaha Syariah BTPN difokuskan melayani dan memberdayakan keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia adalah salah satu segmen bisnis di Bank BTPN sejak Maret 2008. Pada 14 Juli 2014, BTPN Syariah resmi terdaftar sebagai Bank Umum Syariah ke-12 di Indonesia melalui pemisahan (''spin-off'') Unit Usaha Syariah dari PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk dan proses konversi PT Bank Sahabat Purba Danarta. |
Revisi per 22 Februari 2021 16.03
Jasa keuangan/publik IDX: BTPS | |
Industri | Keuangan Syariah dan komponennya |
Didirikan | Semarang, Indonesia (1991) 14 Juli 2014 (dengan nama BTPN Syariah) |
Kantor pusat | Menara BTPN, Jakarta, Indonesia |
Tokoh kunci | Hadi Wibowo (Direktur Utama) |
Produk | -Tepat Tabungan -Tepat Deposito -Tepat Tabungan Platinum |
Pemilik | PT Bank BTPN Tbk. |
Situs web | www.btpnsyariah.com |
PT Bank BTPN Syariah Tbk, dahulu bernama Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah adalah perusahaan yang bergerak dibidang perbankan yang berdiri sejak 1991 dan berkantor pusat di Jakarta.
BTPN Syariah lahir dari perpaduan dua kekuatan, yaitu Bank Sahabat Purba Danarta dan Unit Usaha Syariah BTPN.
Bank Sahabat Purba Danarta berdiri sejak Maret 1991 di Semarang, dengan kepemilikan awal Djoenaedi Joesoef (pemilik Konimex), Kwik Kian Gie, dan Frederik BG Tumbunan. Pada 2007, PT Triputra Persada Rachmat masuk menjadi pemegang saham pengendali, dan memegang saham bersama Yayasan Purba Danarta. Pada 2009, menjadi Bank Sahabat Purba Danarta. Bank ini adalah bank umum nondevisa, dengan target khususnya masyarakat sektor mikro. Kemudian, 70% sahamnya diakusisi oleh Bank BTPN pada 20 Januari 2014, dan kemudian dikonversi menjadi BTPN Syariah berdasarkan Surat Keputusan Otoritas Jasa Keuangan tanggal 22 Mei 2014.
Unit Usaha Syariah BTPN difokuskan melayani dan memberdayakan keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia adalah salah satu segmen bisnis di Bank BTPN sejak Maret 2008. Pada 14 Juli 2014, BTPN Syariah resmi terdaftar sebagai Bank Umum Syariah ke-12 di Indonesia melalui pemisahan (spin-off) Unit Usaha Syariah dari PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk dan proses konversi PT Bank Sahabat Purba Danarta.
Perusahaan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018.
BTPN Syariah senantiasa berupaya menambah nilai serta mengubah kehidupan setiap yang dilayaninya, selain dari menghasilkan kinerja keuangan yang baik. Oleh karena itu, produk dan layanan bagi nasabah BTPN Syariah terus ditingkatkan dan dikembangkan. Dengan demikian, BTPN Syariah dapat terus memberikan dampak positif bagi jutaan masyarakat di Indonesia dan mewujudkan Rahmatan Lil Alamin.
Manajemen
Jajaran Komisaris
- Komisaris Utama : Kemal Aziz Stamboel.
- Anggota Komisaris : Dewi Pelitawatie.
- Anggota Komisaris : Mahdi Syahbudi.
- Anggota Komisaris : Yenny Lim.
Jajaran Direksi
- Direktur Utama : Hadi Wibowo.
- Direktur : Gatot Adhi Prasetyo.
- Direktur : Arief Ismail.
- Direktur : Fachmy Ahmad.
Jajaran Manajemen
- Chief Of Financing Business : Dwiyono B Winantio.
- Business Planning & Assurance Head : Dewi Nuzulianti.
- Business Development Head : Ade Fauzan.
- Risk Management Head : Dharma Putera
Dewan Pengawas Syariah
- Ketua Dewan Pengawas Syariah : H. Ikhwan Abidin, MA
- Anggota Dwan Pengawas Syariah : H. Muhamad Faiz, MA
Pemegang Saham
Daftar Pemegang Saham BTPN Syariah:
- PT Bank BTPN, Tbk
- Publik
- Saham Treasuri
Produk dan Layanan
- Tepat (brand dana pihak ketiga BTPN Syariah)
- Tepat Tabungan (asas Wadiah/titipan)
- Tepat Deposito (asas Mudharabah/bagi hasil)
- Tepat Tabungan Platinum (asas Mudharabah/bagi hasil)
- Tepat Tabungan Rencana (asas Wadiah/titipan untuk Haji dan Umrah serta Qurban)
- Rekening Tabungan Jamaah Haji
- Tepat Giro (asas Wadiah/titipan)
- Kredit