Sosis Solo: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Konten dihapus Konten ditambahkan
Empat Tilda (bicara | kontrib) Tidak ada ringkasan suntingan |
k Menambah Kategori:Hidangan Indonesia menggunakan HotCat |
||
Baris 15: | Baris 15: | ||
Sosis Solo.jpg|thumb|Sosis Solo |
Sosis Solo.jpg|thumb|Sosis Solo |
||
</gallery> |
</gallery> |
||
[[Kategori:Hidangan Indonesia]] |
Revisi per 12 Januari 2022 05.45
Sosis Solo adalah makanan khas dari Kota Solo propinsi Jawa Tengah yang terbuat dari daging sapi atau ayam digiling kemudian dibungkus dengan dadar telur. Makanan ini diadopsi dari sosis pada zaman penjajahan Belanda yang kemudian diubah dan disesuaikan dengan bumbu dan gaya lokal masyarakat Kota Solo sehingga menjadi makanan khas daerah. Konon kabarnya Kanjeng Sunan Pakubowono X sendiri yang menggubah dan meracik pertama kali namun sumber yang lain mengatakan bahwa Sosis Solo dibuat karena masyarakat ingin mencoba makanan kesukaan para meneer dan noni Belanda. Meskipun hasil adopsi dari makanan luar namun rasa maupun penampilan Sosis Solo sangat khas dan berbeda dengan sosis di daerah lainya.
Ada 2 jenis Sosis Solo yang dikenal yaitu:
- Sosis Solo Basah yaitu sosis solo yang dikukus.
- Sosis Solo Goreng.
-
sosis solo basah
-
Sosis Solo Goreng
-
Sosis Solo