Lompat ke isi

Aya Kitō: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
GoglepinkNew (bicara | kontrib)
Kematian dan penghormatan: Apa hubungannya kambing?
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler Suntingan seluler lanjutan
GoglepinkNew (bicara | kontrib)
Kematian dan penghormatan: Tolong hargai versi indonesianya.
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler Suntingan seluler lanjutan
Baris 21: Baris 21:
Aya Kitō meninggal dunia akibat penyakitnya pada hari [[Senin]] tanggal [[23 Mei]] [[1988]], 2 bulan sebelum hari ulang tahunnya ke-26. Dia juga mengalami [[uremia]] akibat kegagalan organ tubuh. Tubuhnya disumbangkan untuk riset medis.<br>
Aya Kitō meninggal dunia akibat penyakitnya pada hari [[Senin]] tanggal [[23 Mei]] [[1988]], 2 bulan sebelum hari ulang tahunnya ke-26. Dia juga mengalami [[uremia]] akibat kegagalan organ tubuh. Tubuhnya disumbangkan untuk riset medis.<br>
Buku hariannya, berjudul {{Nihongo|''1 Litre no Namida''|1リットルの涙|Ichi Rittoru no Namida|lit. "1 Liter Air Mata"}}, diterbitkan pertama kali pada hari [[Selasa]] tanggal [[25 Februari]] [[1986]], 2 tahun 3 bulan sebelum kematiannya pada usia 25 tahun 10 bulan, yang juga bertepatan dengan berakhirnya [[Revolusi EDSA]] di [[Filipina]]. Ibunya, Shioka Kitō, memintanya untuk mempublikasikan buku hariannya untuk dapat memberikan harapan bagi orang lain sejak Aya berkeinginan untuk selalu dapat menolong orang lain.<br>
Buku hariannya, berjudul {{Nihongo|''1 Litre no Namida''|1リットルの涙|Ichi Rittoru no Namida|lit. "1 Liter Air Mata"}}, diterbitkan pertama kali pada hari [[Selasa]] tanggal [[25 Februari]] [[1986]], 2 tahun 3 bulan sebelum kematiannya pada usia 25 tahun 10 bulan, yang juga bertepatan dengan berakhirnya [[Revolusi EDSA]] di [[Filipina]]. Ibunya, Shioka Kitō, memintanya untuk mempublikasikan buku hariannya untuk dapat memberikan harapan bagi orang lain sejak Aya berkeinginan untuk selalu dapat menolong orang lain.<br>
Buku hariannya kemudian diadaptasi menjadi sebuah film tahun 2004 dan [[1 Litre no Namida (seri televisi)|serial drama TV tahun 2005]] dari [[Fuji TV]] dimana [[Erika Sawajiri]] memerankan Aya Kitō.<ref>{{cite web|url=https://www.fujitv.co.jp/b_hp/tears/|language=japanese|title=1リットルの涙|publisher=[[Fuji TV]]|date=20 Desember 2005|access-date=13 Agustus 2018}}</ref><br>
Buku hariannya kemudian diadaptasi menjadi sebuah film tahun 2004 dan [[1 Litre no Namida (seri televisi)|serial drama TV tahun 2005]] dari [[Fuji TV]] dimana [[Erika Sawajiri]] memerankan Aya Kitō, yang kemudian diindonesiakan menjadi serial [[Buku Harian Nayla]] dimana [[Chelsea Olivia]] memerankan Aya yang diindonesiakan sebagai Nayla.<ref>{{cite web|url=https://www.fujitv.co.jp/b_hp/tears/|language=japanese|title=1リットルの涙|publisher=[[Fuji TV]]|date=20 Desember 2005|access-date=13 Agustus 2018}}</ref><br>
Shioka juga menulis buku setelah kematian Aya, berjudul ''Hurdles of Life'', untuk mengisahkan perjuangan Aya dari sudut pandang dirinya.<ref>{{Cite web|url=https://www.goodreads.com/author/show/5584740.Kito_Shioka|title=Kito Shioka|website=www.goodreads.com|access-date=4 Januari 2019}}</ref>
Shioka juga menulis buku setelah kematian Aya, berjudul ''Hurdles of Life'', untuk mengisahkan perjuangan Aya dari sudut pandang dirinya.<ref>{{Cite web|url=https://www.goodreads.com/author/show/5584740.Kito_Shioka|title=Kito Shioka|website=www.goodreads.com|access-date=4 Januari 2019}}</ref>



Revisi per 1 November 2022 10.46

Aya Kitō
Aya Kitō
Nama asal木藤 亜也
Lahir(1962-07-19)19 Juli 1962
Jepang Toyohashi, Prefektur Aichi
Meninggal23 Mei 1988(1988-05-23) (umur 25)
Jepang Tokyo, Prefektur Tokyo
Sebab meninggalPenyakit degeneratif syaraf
Find a Grave: 51927097 Modifica els identificadors a Wikidata

Aya Kitō (木藤 亜也, Kitō Aya, 19 Juli 1962 – 23 Mei 1988) adalah seorang penulis buku harian atau diari di Jepang. Dia menuliskan tentang pengalamannya hidup dengan penyakit degeneratif syaraf (spinocerebellar ataxia) yang kemudian dibukukan dengan judul 1 Litre no Namida (Bahasa Indonesia: 1 Liter Air Mata).

Kehidupan awal

Aya Kitō adalah anak dari Shioka (ibu), seorang perawat, dan Mizuno (ayah), seorang pekerja kantoran. Dia adalah anak sulung dari 5 bersaudara, ke-4 saudara kandungnya bernama Ako Kitō, Hiroki Kitō, Kentaro Kitō, dan Rika Kitō.
Pada usia 14 tahun (1976), Aya mulai menulis buku harian. Sejak usia 15 tahun, setelah didiagnosis, dia menggunakannya untuk merekam pengalamannya, termasuk gejala-gejalanya.
Pada usia 15 tahun (1977), Aya didiagnosis menderita penyakit degeneratif syaraf (spinocerebellar ataxia). Teman-temannya membantunya menaiki tangga atau menuntunnya berjalan. Namun itu semakin menyulitkan teman-temannya dan Aya pun pindah ke sekolah untuk orang-orang berkebutuhan khusus. Hingga usia 25 tahun, kesehatannya semakin memburuk, sehingga tidak dapat melakukan kegiatan sehari-hari. Pada akhirnya dia hanya bisa terbaring di tempat tidurnya dan tidak dapat berjalan atau berbicara.
Aya menderita penyakit tak tersembuhkan selama 10 tahun dan mengalami gangguan emosional dan fisik, yang mana membuat stres keluarganya. Bagaimanapun juga, keluarganya tetap memberi dukungan kepadanya hingga akhir hidupnya.

Kematian dan penghormatan

Aya Kitō meninggal dunia akibat penyakitnya pada hari Senin tanggal 23 Mei 1988, 2 bulan sebelum hari ulang tahunnya ke-26. Dia juga mengalami uremia akibat kegagalan organ tubuh. Tubuhnya disumbangkan untuk riset medis.
Buku hariannya, berjudul 1 Litre no Namida (1リットルの涙, Ichi Rittoru no Namida, lit. "1 Liter Air Mata"), diterbitkan pertama kali pada hari Selasa tanggal 25 Februari 1986, 2 tahun 3 bulan sebelum kematiannya pada usia 25 tahun 10 bulan, yang juga bertepatan dengan berakhirnya Revolusi EDSA di Filipina. Ibunya, Shioka Kitō, memintanya untuk mempublikasikan buku hariannya untuk dapat memberikan harapan bagi orang lain sejak Aya berkeinginan untuk selalu dapat menolong orang lain.
Buku hariannya kemudian diadaptasi menjadi sebuah film tahun 2004 dan serial drama TV tahun 2005 dari Fuji TV dimana Erika Sawajiri memerankan Aya Kitō, yang kemudian diindonesiakan menjadi serial Buku Harian Nayla dimana Chelsea Olivia memerankan Aya yang diindonesiakan sebagai Nayla.[1]
Shioka juga menulis buku setelah kematian Aya, berjudul Hurdles of Life, untuk mengisahkan perjuangan Aya dari sudut pandang dirinya.[2]

Referensi

  1. ^ "1リットルの涙" (dalam bahasa japanese). Fuji TV. 20 Desember 2005. Diakses tanggal 13 Agustus 2018. 
  2. ^ "Kito Shioka". www.goodreads.com. Diakses tanggal 4 Januari 2019.