Lompat ke isi

Kekristenan di Sri Lanka: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
PT09Christian (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Stepanus (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 1: Baris 1:
{{inuse|6 Mei}}
[[berkas:Flag of Sri Lanka.svg|thumbnail|200px|bendera [[Sri Lanka]]]]
[[berkas:Flag of Sri Lanka.svg|thumbnail|200px|bendera [[Sri Lanka]]]]

Kekristenan di [[Sri Lanka]] dimulai dengan datangnya [[Gereja Persia]] pada abad ke-6.<ref name="Sejarah">{{id}} Anne Ruck.1997.''Sejarah Gereja Asia''.Jakarta:PT BPK Gunung Mulia. hlm 268-274.</ref> Namun, Gereja Persia ini kurang berkembang dan lenyap di kemudian hari.<ref name="Sejarah"/> Kekristenan datang kembali ke Sri Lanka lewat penjajahan yang dilakukan oleh bangsa [[Eropa]] pada abad ke-16.<ref name="Sejarah"/><ref>R. F. Young & J.E.B. Sēnānāyaka.1998.''The carpenter-heretic: a collection of Buddhist stories about Christianity from 18th century Sri Lanka''.Colombo: Karunaratne & Sons.</ref> Pertama-tama, orang [[Portugis]] datang dan menguasai daerah pesisir Sri Lanka pada abad ke-16, diikuti dengan pengabaran injil yang dilakukan oleh para rahib dari [[Katolik Roma]] di wilayah yang kekuasaan Protugis hingga ke [[Kerajaan Kandy]].<ref name="Sejarah"/> Ketika [[Belanda]] mengusir Portugis dari Sri Lanka pada tahun [[1658]], jumlah penganut agama Katolik Roma dikabarkan sudah mencapai 90.000.<ref name="Sejarah"/> Kedatangan Belanda membawa denominasi kekristenan yang lain, yaitu [[Protestan]].<ref name="Sejarah"/> Belanda berusaha untuk mengusir para [[pastor]] Katolik dan menginjili orang Sri Lanka supaya beralih agama menjadi Protestan.<ref name="Sejarah"/> Sementara itu, pastor-pastor Katolik Roma (misalnya [[Joseph Vaz]]) melayani jemaat katolik yang ada di Sri Lanka secara diam-diam dari Kerajaan Kandy.<ref name="Sejarah"/> Inggris datang pada tahun [[1796]], menandai akhirnya kekuasaan Belanda di wilayah tersebut.<ref name="Sejarah"/> Pendeta-pendeta Belanda diganti dengan pendeta-pendeta dari Inggris yang beraliran [[Gereja Anglikan]].<ref name="Sejarah"/> Hukum-hukum Belanda yang melarang ibadah Katolik Roma dihapuskan oleh Inggris pada tahun [[1806]].<ref name="Sejarah"/> Pada tahun [[1845]], didirikan keuskupan Anglikan di [[Kolombo]].<ref name="Sejarah"/> Uskup agung pertama diangkat pada tahun [[1947]].<ref name="Sejarah"/>
'''Kekristenan di Sri Lanka''' dimulai dengan datangnya [[Gereja Persia]] pada abad ke-6.<ref name="Sejarah">{{id}} Anne Ruck.1997.''Sejarah Gereja Asia''.Jakarta:PT BPK Gunung Mulia. hlm 268-274.</ref> Namun, Gereja Persia ini kurang berkembang dan lenyap di kemudian hari.<ref name="Sejarah"/> Kekristenan datang kembali ke Sri Lanka lewat penjajahan yang dilakukan oleh bangsa [[Eropa]] pada abad ke-16.<ref name="Sejarah"/><ref>R. F. Young & J.E.B. Sēnānāyaka.1998.''The carpenter-heretic: a collection of Buddhist stories about Christianity from 18th century Sri Lanka''.Colombo: Karunaratne & Sons.</ref> Pertama-tama, orang [[Portugis]] datang dan menguasai daerah pesisir Sri Lanka pada abad ke-16, diikuti dengan pengabaran injil yang dilakukan oleh para rahib dari [[Katolik Roma]] di wilayah yang kekuasaan Protugis hingga ke [[Kerajaan Kandy]].<ref name="Sejarah"/> Ketika [[Belanda]] mengusir Portugis dari Sri Lanka pada tahun [[1658]], jumlah penganut agama Katolik Roma dikabarkan sudah mencapai 90.000.<ref name="Sejarah"/> Kedatangan Belanda membawa denominasi kekristenan yang lain, yaitu [[Protestan]].<ref name="Sejarah"/> Belanda berusaha untuk mengusir para [[pastor]] Katolik dan menginjili orang Sri Lanka supaya beralih agama menjadi Protestan.<ref name="Sejarah"/> Sementara itu, pastor-pastor Katolik Roma (misalnya [[Joseph Vaz]]) melayani jemaat katolik yang ada di Sri Lanka secara diam-diam dari Kerajaan Kandy.<ref name="Sejarah"/> Inggris datang pada tahun [[1796]], menandai akhirnya kekuasaan Belanda di wilayah tersebut.<ref name="Sejarah"/> Pendeta-pendeta Belanda diganti dengan pendeta-pendeta dari Inggris yang beraliran [[Gereja Anglikan]].<ref name="Sejarah"/> Hukum-hukum Belanda yang melarang ibadah Katolik Roma dihapuskan oleh Inggris pada tahun [[1806]].<ref name="Sejarah"/> Pada tahun [[1845]], didirikan keuskupan Anglikan di [[Kolombo]].<ref name="Sejarah"/> Uskup agung pertama diangkat pada tahun [[1947]].<ref name="Sejarah"/>


==referensi==
==referensi==
{{reflist}}
{{reflist}}

[[kategori:Sejarah]]
[[kategori:Sejarah]]
[[kategori:Kristen]]
[[kategori:Kristen]]

[[en:Christianity in Sri Lanka]]
[[en:Christianity in Sri Lanka]]

Revisi per 7 Mei 2011 07.04

bendera Sri Lanka

Kekristenan di Sri Lanka dimulai dengan datangnya Gereja Persia pada abad ke-6.[1] Namun, Gereja Persia ini kurang berkembang dan lenyap di kemudian hari.[1] Kekristenan datang kembali ke Sri Lanka lewat penjajahan yang dilakukan oleh bangsa Eropa pada abad ke-16.[1][2] Pertama-tama, orang Portugis datang dan menguasai daerah pesisir Sri Lanka pada abad ke-16, diikuti dengan pengabaran injil yang dilakukan oleh para rahib dari Katolik Roma di wilayah yang kekuasaan Protugis hingga ke Kerajaan Kandy.[1] Ketika Belanda mengusir Portugis dari Sri Lanka pada tahun 1658, jumlah penganut agama Katolik Roma dikabarkan sudah mencapai 90.000.[1] Kedatangan Belanda membawa denominasi kekristenan yang lain, yaitu Protestan.[1] Belanda berusaha untuk mengusir para pastor Katolik dan menginjili orang Sri Lanka supaya beralih agama menjadi Protestan.[1] Sementara itu, pastor-pastor Katolik Roma (misalnya Joseph Vaz) melayani jemaat katolik yang ada di Sri Lanka secara diam-diam dari Kerajaan Kandy.[1] Inggris datang pada tahun 1796, menandai akhirnya kekuasaan Belanda di wilayah tersebut.[1] Pendeta-pendeta Belanda diganti dengan pendeta-pendeta dari Inggris yang beraliran Gereja Anglikan.[1] Hukum-hukum Belanda yang melarang ibadah Katolik Roma dihapuskan oleh Inggris pada tahun 1806.[1] Pada tahun 1845, didirikan keuskupan Anglikan di Kolombo.[1] Uskup agung pertama diangkat pada tahun 1947.[1]

referensi

  1. ^ a b c d e f g h i j k l m (Indonesia) Anne Ruck.1997.Sejarah Gereja Asia.Jakarta:PT BPK Gunung Mulia. hlm 268-274.
  2. ^ R. F. Young & J.E.B. Sēnānāyaka.1998.The carpenter-heretic: a collection of Buddhist stories about Christianity from 18th century Sri Lanka.Colombo: Karunaratne & Sons.