Lompat ke isi

Promosi dan degradasi: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
RedBot (bicara | kontrib)
k r2.7.2) (bot Menambah: da:Oprykning og nedrykning
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 1: Baris 1:
[[File:Olympic flag.svg|border|link=|100px]]

Dalam [[liga olahraga]] di seluruh dunia (dengan pengecualian utama pada liga profesional di [[Amerika Utara]]), '''degradasi''' adalah pemindahan satu atau lebih klub terburuk dari suatu divisi yang lebih tinggi ke divisi yang lebih rendah pada akhir musim kompetisi. Biasanya, tim-tim terbaik dari divisi yang lebih rendah akan mendapatkan prosedur kebalikannya, yaitu '''promosi''' ke divisi yang lebih tinggi. Jumlah tim yang dipromosikan dan didegradasikan biasanya sama, walaupun tidak menutup kemungkinan bahwa jumlah ini dapat berbeda. Contohnya adalah pada tahun [[1995]], [[Liga Utama Inggris]] mengurangi jumlah tim yang bermain di liga dengan mendegradasikan empat tim dan mempromosikan dua tim.
Dalam [[liga olahraga]] di seluruh dunia (dengan pengecualian utama pada liga profesional di [[Amerika Utara]]), '''degradasi''' adalah pemindahan satu atau lebih klub terburuk dari suatu divisi yang lebih tinggi ke divisi yang lebih rendah pada akhir musim kompetisi. Biasanya, tim-tim terbaik dari divisi yang lebih rendah akan mendapatkan prosedur kebalikannya, yaitu '''promosi''' ke divisi yang lebih tinggi. Jumlah tim yang dipromosikan dan didegradasikan biasanya sama, walaupun tidak menutup kemungkinan bahwa jumlah ini dapat berbeda. Contohnya adalah pada tahun [[1995]], [[Liga Utama Inggris]] mengurangi jumlah tim yang bermain di liga dengan mendegradasikan empat tim dan mempromosikan dua tim.



Revisi per 5 November 2012 14.11

Dalam liga olahraga di seluruh dunia (dengan pengecualian utama pada liga profesional di Amerika Utara), degradasi adalah pemindahan satu atau lebih klub terburuk dari suatu divisi yang lebih tinggi ke divisi yang lebih rendah pada akhir musim kompetisi. Biasanya, tim-tim terbaik dari divisi yang lebih rendah akan mendapatkan prosedur kebalikannya, yaitu promosi ke divisi yang lebih tinggi. Jumlah tim yang dipromosikan dan didegradasikan biasanya sama, walaupun tidak menutup kemungkinan bahwa jumlah ini dapat berbeda. Contohnya adalah pada tahun 1995, Liga Utama Inggris mengurangi jumlah tim yang bermain di liga dengan mendegradasikan empat tim dan mempromosikan dua tim.