SMA Negeri 34 Jakarta: Perbedaan antara revisi
M |
|||
Baris 6: | Baris 6: | ||
| akreditasi = A |
| akreditasi = A |
||
| motto = Sekolah Berbasis Teknologi Berwawasan Lingkungan |
| motto = Sekolah Berbasis Teknologi Berwawasan Lingkungan |
||
| maskot = |
| maskot = |
||
| rektor = Diyaldin Tukang Galau Ragunan |
| rektor = Diyaldin Tukang Galau Ragunan |
||
| kepsek = H. Ust. Hilmi Adlanaafi M.pd |
| kepsek = H. Ust. Hilmi Adlanaafi M.pd |
Revisi per 24 Januari 2015 04.45
SMA Negeri 34 Jakarta | |
---|---|
Logo SMA Negeri 34 Jakarta | |
Informasi | |
Didirikan | 13 September 1978 |
Jenis | Negeri |
Akreditasi | A |
Rektor / Ketua | Diyaldin Tukang Galau Ragunan |
Kepala Sekolah | H. Ust. Hilmi Adlanaafi M.pd |
Jumlah kelas | 7 kelas setiap tingkat |
Jurusan atau peminatan | IPA dan IPS |
Rentang kelas | X, XI Ilmu Alam, XI Ilmu Sosial, XII Ilmu Alam, XII Ilmu Sosial |
Kurikulum | Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan |
Jumlah siswa | 840 siswa (40 siswa per kelas) |
NEM terendah | 9.150 (2013) |
NEM tertinggi | 9.838 (2013) |
Nilai masuk rata-rata | 9.289 (2013) |
Alamat | |
Lokasi | Jl. Margasatwa Raya No. I Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, DKI Jakarta |
Tel./Faks. | (021) 7690064 |
Situs web | www.sma34jkt.org |
Moto | |
Moto | Sekolah Berbasis Teknologi Berwawasan Lingkungan |
Sekolah Menengah Atas Negeri 34 Jakarta (selanjutnya disingkat SMAN 34; NSS/NIS: 301016307051.P/330022; NPSN:20102214) adalah salah satu sekolah yang berlokasi di Pondok Labu. Sekolah ini berstatus sebagai sekolah unggulan DKI Jakarta sejak 2004.
Riwayat singkat
Cikal bakal SMAN 34 adalah SMA Negeri 6 Filial (kemudian disebut SMA Negeri 6 Kelas Jauh) yang didirikan tanggal 27 Desember 1973 sebagai cabang dari SMA Negeri 6 di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, untuk memenuhi permintaan warga yang tinggal di kawasan Cilandak dalam memenuhi kebutuhan sarana pendidikan setempat. Gedung yang dipilih menempati suatu lahan setengah rawa/persawahan di sebelah timur pasar Pondok Labu, bersebelahan dengan kompleks SMP Negeri 85. Kebanyakan siswa pertama sekolah itu adalah warga berbagai perumahan milik instansi pemerintahan di sekitar kawasan tersebut. Pada tahun-tahun awal sekolah ini, banjir apabila hujan deras sudah menjadi pemandangan sehari-hari, terutama sebelum dilakukannya usaha pengurugan dan pembuatan saluran drainasi.
Semenjak 13 September 1978 sekolah ini menjadi mandiri berdasarkan SK Mendikbud Nr. 0298/O/1978 dan dinamakan SMA Negeri 34 Jakarta, hingga sekarang. Beberapa tahun kemudian, SMAN 34 memiliki pula cabang Kelas Jauh yang kemudian menjadi SMA Negeri 66 Jakarta.
Bangunan yang tersedia pada masa itu hingga pemugaran besar-besaran tahun 1990-an adalah bangunan tanpa tingkat dengan 15 kelas, yang kemudian ditambah dengan beberapa kelas tambahan, musola, serta ruangan laboratorium dan perpustakaan. Sekarang SMA Negeri 34 Jakarta merupakan kompleks dengan bangunan tiga lantai.
Prasarana dan sarana pendukung
Gaya atau nada penulisan artikel ini tidak mengikuti gaya dan nada penulisan ensiklopedis yang diberlakukan di Wikipedia. |
Fasilitas bangunan
- Masjid
- Podium Besar
- Podium Kecil
- Ruang Belajar 26 Ruang
- Ruang Guru 1 Ruang
- Griya Daur Ulang
- Green House dan Toga
- Ruang TU 1 Ruang
- Ruang Kepala Sekolah 1 Ruang
- Lab.Bahasa 1 Ruang
- 2-3 AC di setiap Ruang kelas
- LCD + Komputer di setiap Ruang kelas
- 1 Ruangan Aula Besar
- Lab Komputer 2 Ruang
- Kantin 1 area lebih dari 10 stand
- Perpustakaan 1 Ruang
- Lab. Biologi 1 Ruang
- Lab. Fisika 1 Ruang
- Lab. Kimia 1 Ruang
- Ruang BK 1 Ruang
- Ruang OSIS 1 Ruang
- Ruang UKS 1 Ruang
- Gudang Umum 1 Ruang
- Pos Penjagaan 1 Ruang
- Ruang Piket 1 Ruang
- Ruang Tamu 1 Ruang
- WC Putra 13 Ruang
- WC Putri 16 Ruang
- WC Guru 4 Ruang
- Dapur 1 Ruang
- Gudang Olah Raga 1 Ruang
- Ruang Koperasi Guru dan Karyawan 1 Ruang
- Lab IPS 1 Ruang
- Gudang ATK 1 Ruang
- Kantin Pojok
Kesiswaan
Kegiatan luar sekolah
Saat ini terdapat Delapan Belas kegiatan di luar kurikulum (ekstrakurikuler), meskipun di masa lalu terdapat lebih banyak kegiatan semacam itu, yang kemudian ditutup karena sedikit peminat atau demi kepentingan efisiensi. Kegiatan-kegiatan itu adalah
- SCOT (Sciece Club Of 34)/KIR (kelompok Ilmiah Remaja)
- UKS/PMR ("Pararete")
- Grazia Vocalista (Paduan Suara)[1]
- Mading
- Bulu Tangkis
- Cinematography INVITE (Independent MovieMaker of 34)[2]
- Photography DISTORSI 34
- Futsal
- Tari Saman
- Hagakure (bahasa Jepang)
- Pembinaan Kerohanian Islam
- Pasukan Pengibar Bendera Paskibra
- Tim Bola Basket
- English Debate
- Sepak Bola (Dodol Item FC)
- Bengkel Sastra (coming soon)
- Band Sekolah (coming soon)
Event rutin
- Monday Charity (MoCha)
- HSC 34 (High School Celebration)
- SanRam (Pesantren Ramadhan)
- 34 Blast (dahulu 34 Cup)
- MK (Malam Keakraban)
- Sahur On The Road
- Night Ride dan CFD
- Classmeeting (setiap semester beda tema)
- BLASTER (BOLA SIANG TERIK)
Alumni ternama
- Afgan, penyanyi [butuh rujukan]
- Aiman Witjaksono, pembaca berita televisi [butuh rujukan]
- Ari Pramundito, gitaris Gruvi [butuh rujukan]
- Asti Asmodiwati, penyanyi [butuh rujukan]
- Dian HP, pemusik dan penulis lagu [butuh rujukan]
- Dicky Wahyudi, pemeran [butuh rujukan]
- Edvin Aldrian, ketua Pusat Kajian Kualitas Air dan Perubahan Iklim, BMKG
- Enzy Storia, pemain sinetron
- Erza Raihanza, pembalap[butuh rujukan]
- Firmansyah, artis, penyanyi, pemain film [butuh rujukan]
- Gilang Bhaskara, pelawak tunggal, runner up "Stand Up Comedy Indonesia Season 2 Kompas TV" [butuh rujukan]
- Giring Ganesha, vokalis Nidji [butuh rujukan]
- Rafi Naufal Akbar, CAPRES 2049 [butuh rujukan]
- Gladys Suwandhi, pemeran film remaja [butuh rujukan]
- Herman Josis Mokalu (Yosi), anggota Project Pop [butuh rujukan]
- Melda Kamil, Direktur Eksekutif Lembaga Pengkajian Hukum Internasional FH-UI [butuh rujukan]
- Muhammad Dwiky Riza,pemain film "Janji Joni" dan "Kiamat Sudah Dekat", presenter [butuh rujukan]
- Nia Dinata, sutradara dan produser film [butuh rujukan]
- Nico Siahaan, pemandu acara [butuh rujukan]
- Rainy Maria Awuy Goodale, mantan atlet renang nasional [butuh rujukan]
- Raisa, penyanyi [butuh rujukan]
- Randy Danistha, keyboardist Nidji [butuh rujukan]
- Rere Anggara, artis [butuh rujukan]
- Prof. Safri Nugraha, dekan FH UI [butuh rujukan]
- Tengku Malinda, penyiar TVRI dan interpreter [butuh rujukan]
- Teuku Wisnu, artis sinetron [butuh rujukan]
- Tika Panggabean, anggota Project Pop [butuh rujukan]
- Tio Pakusadewo, pemeran [butuh rujukan]
- Tya Subiakto, pendiri dan dirigen T&T Orchestra [butuh rujukan]
- Kevin Akbar, Rapper [butuh rujukan]
- Diyaldin Firas, Tukang Galau Ragunan [butuh rujukan]
- Kemal Fauzan, Cawapres 2049 [butuh rujukan]
- Ibnul Qayyim, Ketua MUI [butuh rujukan]
- Charottama Oshmar, Mas Tum-Tum [butuh rujukan]
- M.Arkhan Pradanugraha, Mas Pencet [butuh rujukan]
- Fernaldy Rifky Pradana, Njeriooo [butuh rujukan]