Lompat ke isi

Setrorejo, Baturetno, Wonogiri

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Revisi sejak 31 Desember 2015 19.14 oleh Rachmat04 (bicara | kontrib)
Setrorejo
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenWonogiri
KecamatanBaturetno
Kode pos
57673
Kode Kemendagri33.12.07.2010 Edit nilai pada Wikidata

Setrorejo adalah salah satu desa di kecamatan Baturetno, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah,Indonesia. Setrorejo merupakan desa yang sebagian wilayahnya terdiri dari perbukitan. Setrorejo berbatasan dengan desa lain disebelah timur Desa Ronggojati , Barat Kedungombo,Selatan, utara persawahan dan sungai memisahkan Setrorejo dengan kecamatan Nguntoronadi. Sungai yang mengalir ke Waduk Gajah Mungkur.

Pemerintahan

Setrorejo dipimpin oleh seorang Kepala Desa pada periode ini tahun 2012 - 2017 adalah Bapak Didik Wahyudi yang memiliki kemampuan dalam memajukan pembangunan dan pemerintahan desa. Dia dibantu Sekretaris Desa yang telah diangkat menjadi PNS, Kaur Pemerintahan, Kaur Ekbang dan Kaur Kesra, Desa setrorejo terdapat 9 dusun sehingga untuk kelancaran pemerintahan dibantu seorang kepala dusun Yakni Dusun :

  • Melikan : Warsito
  • Candibaru :Nur Wahyudi
  • Keren : Karman sekaligus merangkap Dusun Pindan
  • Gayam :
  • Ngasinan : Tarwono
  • Setro : Harmono
  • Sidorejo : Agus Wibowo
  • Tekil : Sukirman
  • Pindan Karman

Untuk kelancaran pemerintahan Dusun dibantu seorang RT di desa Setrorejo terdapat 22 RT setiap satu minggu sekali dilakukan koordinasi yang diikuti oleh semua jajaran staf yang ada di desa setrorejo, Sedangkan untuk kegiatan ibu - ibu dibentuk organisasi PKK yang diketua oleh Ibu Kepala Desa setiap satu bulan sekali dilakukan pertemuan, guna membahas kemajuan ibu - ibu.

Transportasi

Setrorejo merupakan desa yang sangat strategis, dimana desa ini berada disepanjang jalan provinsi yakni jalan Solo - Pacitan, sehingga memudahkan warga bepergian ke manapun.Sedangkan jalan antar dusun dengan kondisi cor bloc yang tak lain usaha keras dari warga melalui program - program pengerasan jalan, termasuk juga jalan antar warga dimasing - masing dusun dilakukan dengan sistem cor, sehingga memudahkan transportasi antar warga termasuk jalan yang menuju kesawah dan tegalan mulai diperbaiki, tetapi sayangnya jalan yang menjadi tanggung jawab Kabupaten justru terlantar banyak lubang bahkan jika hujan tidak jelas mana daratan karena tertutup air hujan, jalan tersebut jalur antara Dusun Sidorejo setrorejo, melewati Ronggojati, Sumberagung Hingga Desa Kudi, Kondisi jalan ini sangat memprihatinkan untuk itu mohon kebijaksanaanya Pemerintah Kabupaten Wonogiri segera diperbaiki (Februari 2014)

Pertanian

Mayoritas warga di desa ini berpenghasilan dari pertanian ,Kondisi pertanian diwilayah ini sebagian kecil sawah dengan mendapatkan aliran irigasi dari DI Balong, namun demikian irigasi ini merupakan bendung kecil dari sungai wiroko yang dibelokan ke DI balong, sehingga apabila tidak terjadi hujan maka air irigasi mengalami kekeringan apalagi Desa Setrorejo merupakan wilayah Hilir, yang harus melewati banyak desa diatasnya. Pada musim kemarau lahan tersebut banyak ditanami sayur - sayuran dengan pengairan menggunakan sumur pompa secara pribadi, itupun yang ada sumber mata airnya. Sedangkan kebanyakan pertanian tadah hujan/tegalan, Jika hanya mengandalkan penghasilan dari sistem pertanian yang ada untuk kebutuhan keluarga masih dibawah kelayakan karen kepemilikan lahan rata - rata masyarakat sekitar 0,2 ha.

Kondisi tegalan saat ini (2014) merupakan wilayah yang hanya bisa ditanami kacang tanah, jagung, kedelai satu tahun maksimal hanya bisa tanam dua kali tergantung dari kondisi hujan, sedangkan untuk memaksimalkan tanah ditanami tanaman tumpang sari yakni singkong. Sedangkan wilayah tegalan berbatuan banyak ditanami tanaman tahunan seperti jati, mahoni, sengon, akasia.

Namun demikian untuk memperbaiki sistem ekonomi melalui pertanian dibentuklah organisasi/kelompok tani-kelompok tani dimasing - masing dusun, kelompok tani ini diharapkan mampu sebagai media musyawarah bagi petani sehingga ketika ada persoalan yang dihadapi segera diselesaikan, tidak harus menunggu petugas pertanian yang tidak tentu kapan dia datang. Begitu juga upaya untuk mengurangi biaya produksi beberapa kelompok telah melakukan gerakan pertanian organik, sebut saja Paguyuban Lereng Selonjono (PLS), selain itu juga menjadi produsen benih padi tetapi perkembangan yang terjadi hingga saat ini megalami staknan walaupun sudah berproduksi selama 5 tahun dengan produksi terdaftar di BPSB (Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih) Jawa Tengah.

Demografi

Warga di sana banyak yang merantau ke Jakarta dan sekitarnya.

Kerohanian

Warga masyarakat Desa Setrorejo mayoritas beragama Islam ( 99%) dengan ditandai dengan berdirinya masjid - masji disetiap dusun, dengan berbagai aktivitas keagaman. Misalnya pengajian yang dilakukan setiap selapanan (35 hari) dengan mengundang mubaligh dadi luar daerah untuk meningkatkan pengetahuan agama islam, kegiatan ini dilakukan berpindah - pindah dari masjid dusun satu kemasjid dusun yang lain, selain itu didukung pula oleh kegiatan pengajian kecamatan yang diselengarakan setiap selapanan juga. hanya saja kegiatan ini baru dilakukan oleh ibu - ibu.

Selain itu dikegiatan perdusun diselenggarakan yaasiinan bergilir dari rumah-kerumah setiap malam jum,at. dengan dipimpin oleh imam setempat upaya ini dilakukan selain mengirim doa kepada ahli kubur masing - masing juga dalam rangka mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Organisasi

Para pemuda di desa ini mempunyai jiwa keorganisasian yang tinggi. Terbukti dengan adanya Karang Taruna, HRM, dll. Jiwa olahraga pemuda di sana juga tinggi, dimana mereka melakukan event-event olahraga. Sepak bola merupakan olahraga yang paling populer. Terdapat beberapa klub sepak bola, diantaranya:

  • Batu Bara FC,
  • SIMA FC (Singa Melikan Football Club)merupakan klub paling sukses dan maju. Klub ini sering diundang turnamen keluar desa. Tidak jarang klub ini menjadi juara.
  • Setro Selection
  • Angga Putra
  • Frozer FC