Lompat ke isi

Firanda Andirja

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Revisi sejak 27 Januari 2023 02.07 oleh 180.244.164.111 (bicara) (banyak yang saya ubah, tentunya semua sesuai informasi yang InsyaAllah sangat valid, karena saya kutip dari website Ustadz Firanda pribadi yaitu : https://bekalislam.firanda.com/about)
Firanda Andirja
Ustadz Firanda saat mengisi kajian di KBRI Muscat, Oman (2017)
Lahir28 Oktober 1979 (umur 44)
Indonesia Surabaya, Jawa Timur
KebangsaanIndonesia
AlmamaterUniversitas Islam Madinah
Dikenal atasSalah satu pengisi resmi pengajian berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi
Suami/istri1. Rosmala Dewi Arifudin
2. Muna Mawaddah
Anak5

Dr. Firanda Andirja Abidin, Lc., M.A. (lahir 28 Oktober 1979), nama lengkap beliau adalah Firanda Andirja Abidin, lebih dikenal dengan nama Firanda Andirja atau bernama kunyah Abu Abdil Muhsin adalah seorang ulama Salafi yang aktif mengisi berbagai kajian Islam di Indonesia. Ia juga merupakan salah satu narasumber Radio Rodja dan pernah menjadi penceramah Indonesia di Masjid Nabawi, Madinah.

Kehidupan & pendidikan

Firanda lahir di RS Dr. Sutomo, Surabaya pada tanggal 28 Oktober 1979. Ayah beliau bernama Abidin dari suku Bugis (Sengkang) dan ibunda beliau bernama Suenda dari Surabaya. Baru berumur seminggu beliau diajak merantau bersama orang tuanya ke Sorong, Papua dan mengabiskan masa kecilnya hingga lulus SMU/SMA di sana.

Setelah lulus SMU, Firanda melanjutkan studi ke Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada program studi Teknik Kimia, Alhamdulillah beliau diterima masuk tanpa tes. Namun beliau hanya menjalani kuliah beliau di Teknik Kimia sekitar setahun. Karena lebih tertarik ilmu agama, ia kemudian memutuskan belajar agama di Pondok Pesatren Jamilurrahman Bantul, DIY sekitar 1,5 tahun. Pada tahun 2000 beliau mengikut dauroh test penerimaan mahasiswa baru yang diadakan oleh dosen-dosen Universitas Islam Madinah di Lombok. Dalam dauroh tersebut beliau mendapat peringkat 3 dari seluruh peserta yang berasal dari penjuru nusantara. Sejak tahun 2000 beliau sudah mulai mengisi kajian kajian Islami di mesjid-mesjid sekitar kampus UGM, seperti mesjid Pogung Dalangan, Mesjid Pogung Raya, mesjid Siswa Graha, dan Musholla fakultas Teknik UGM. Beliau mengisi kajian di aula perkuliahan di hadapan para mahasiswa Fakultas ekonomi dan juga fakultas kedokteran. Beliau juga menyempatkan diri untuk mengisi kajian di luar kota Jogja seperti di kota Wates, Muntilan, dan juga kota Sorong Papua.

Beliau menikah pada tanggal 17 Agustus 2001 dengan Romala Dewi Arifuddin (lahir 12 Maret 1980), dan dari pernikahan tersebut beliau dikaruniai 2 orang putra dan 3 orang putri;

  • Abdul Muhsin (lahir 28 Maret 2003)
  • Aisyah Humairo (lahir 12 Mei 2006)
  • Zainab (lahir 16 Juni 2008)
  • Habibah (lahir 26 November 2011)
  • Abdurrozzaq (lahir 1 Oktober 2014)

Alhamdulillah dengan izin dan karunia Allah maka pada akhir Agustus 2001 beliau pun berangkat ke Madinah untuk menimba ilmu Syari.

Adapun pendidikan beliau di Madinah ia melanjutkan pendidikannya di Universitas Islam Madinah, Arab Saudi hingga tingkat Doktoral.[1]

  • Selama setahun beliau memperdalam bahasa. (Syu’batul Lughoh al-‘Arobiyah)
  • S1 selama 4 tahun di fakultas Hadits, lulus dengan predikat cumloud.
  • menamatkan kuliah Magister-nya (S2) selama 4 tahun jurusan fakultas dawah dan ushuluddin jurusan aqidah dengan tesis:

أَجْوِبَةُ شَيْخِ الإِسْلاَمِ اِبْنِ تَيْمِيَّةَ عَنِ الشُّبُهَاتِ التَّفْصِيْلِيَّةِ لُلْمُعَطِّلَةِ فِي الصِّفَاتِ الذَّاتِيَّةِ

(Jawaban Syaikul Islam Ibnu Taimiyyah berharap terhadap syubhat-syubhat terperinci para penolak sifat yang berkaitan dengan sifat-sifat Allah adz-dzaatyah). Dosen pembimbing beliau dalam menuis tesis adalah Prof. Dr As-Syaikh Abdurrozzaq al-Badr al-‘Abbad. Beliau lulus dengan nilai summa cumlaude

  • menyelesaikan program Doktoral-nya (S3) selama 5 tahun di jurusan Aqidah dengan disertasi yang berjudul:

نَقْضُ اِسْتِدْلَالَاتِ دُعَاةِ التَّعَدُّدِيَّةِ الدِّيْنِيَّةِ بِالنُّصُوْصِ الشَّرْعِيَّةِ

(Merobohkan argumentasi para da’i plurasime yang berdalil dengan Al Qur'an dan As Sunnah). Dosen pembimbing beliau dalam menulis disertasi adalah Dr Abdul Majid al-May’abi. Beliau lulus pada tanggal 25 september 2016 dengan nilai summa cumlaude.[1]

Aktivitas

Firanda Sejak tahun 2012 hingga 2018 beliau diberi amanah oleh Pemerintah Arab Saudi untuk menyampaikan ceramah berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi untuk para jamaah haji dan umrah dan para penduduk Indonesia yang bermukim di Kerajaan Arab Saudi. di Masjid Nabawi Madinah sejak tahun 2012 hingga 2018.[2] Selain Firanda, pengajian rutin Indonesia di sana juga diisi oleh ustadz Abdullah Roy yang juga belajar di Madinah. Saat ini, keduanya sudah tidak lagi mengisi pengajian tersebut dan digantikan oleh ustadz Ariful Bahri dari Kampar, Riau, yang sekaligus sedang menempuh pendidikan di Madinah.[3][4]

Firanda merupakan salah satu pengisi tetap di Radio Rodja dan beberapa saluran media dakwah lainnya dalam mengisi dan menulis kolom-kolom bantahan-bantahan terhadap polemik dari tokoh-tokoh liberal.[5] Secara spesifik, Firanda merumuskan bahwa dalam salah satu kitabnya, Maqalatul Islamiyyin, Imam Asy'ari sendiri menyatakan bahwa menta'wil Istiwa/bersemayam nya Allah adalah Aqidah asli Mu'tazilah, bukan Aqidah Ahlus Sunnah seperti yang diklaim Asy'ariyah atau Kullabiyah modern,[6] serta kelompok takfiri,[7]

Karya tulis

  1. Ajwibah Syaikhul Islam Ibni Taimiyyah rahimahullah 'an Asy Syubuhat At Tafshiliyyah lil Mu'athilah fis Shifat Adz Dzatiyyah (bahasa Arab, kurang lebih 750 hal) / Jawaban Syaikul Islam Ibnu Taimiyyah berharap terhadap syubhat-syubhat terperinci para penolak sifat yang berkaitan dengan sifat-sifat Allah adz-dzaatyah (diterjemahkan ke bahasa indonesia, dalam 2 jilid), tesis S2 di Universitas Islam Madinah
  2. Naqdhu Istidlalati Du'atit Ta'aduddiyyah Ad Diiniyah bin Nushush Asy Syar'iyyah (bahasa Arab) disertasi S3 di Universitas Islam Madinah
  3. Bidah hasanah (sekitar 250 hal), penerbit Nashirus Sunnah
  4. Ketika sang habib dikritik (300 hal), penerbit Nashirus Sunnah
  5. Sejarah berdarah sekte Syi’ah (sekitar 300 hal), penerbit Nashirus Sunnah
  6. Banyolan Syi’ah Imamiyah, 33 Koleksi Lelucon Ulama Syi’ah (sekitar 300 halaman), penerbit Nashirus Sunnah
  7. Berjihad Melawan Riya dan Ujub, penerbit Nashirus Sunnah
  8. Kiat-Kiat Membahagiakan Istri Menjadi Suami Idaman (sekitar 250 halaman), penerbit Nashirus Sunnah
  9. Lerai pertikaian sudahi permusuhan (sekitar 250 hal), penerbit Pustaka Cahaya Islam
  10. Kiat-Kiat memilih istri idaman, penerbit Nashirus Sunnah
  11. Pesona Bidadari, penerbit Nashirus Sunnah
  12. Ajaran Mahdzab Imam Asy-Syafi'i yang Ditinggalkan oleh sebagian pengikutnya (sekitar 600 hal), penerbit Nashirus Sunnah
  13. Dari Madinah Ke Radio Rodja, penerbit Nashirus Sunnah
  14. Ketinggian Allah Atas Makhluk-Nya (sekitar 300 hal), penerbit Nashirus Sunnah
  15. Mukjizat Poligami, penerbit Nashirus Sunnah
  16. Syarah Kitab Tauhid, penerbit Yayasan Baitut Tholabah
  17. Bekal Haji, penerbit Perisai Al Qur'an
  18. Fiqih Dzikir Pagi Dan Petang, penerbit Nashirus Sunnah
  19. Muslim Yang Sempurna Imannya Yang Paling Baik Akhlaknya, penerbit Bimbingan Islam
  20. Tafsir Juz Amma, penerbit Yayasan Baitut Tholabah
  21. Tafsir Al-Quran Al-Adziim Juz 27, penerbit Ustad Firanda Andirja Office
  22. Tafsir Al-Quran Al-Adziim Juz 29, penerbit Ustad Firanda Andirja Office
  23. Bekal Sholat Jilid 1 Panduan Lengkap Shalat Nabi, penerbit Ustad Firanda Andirja Office
  24. Bekal Sholat Jilid 2 Panduan Lengkap Shalat Nabi, penerbit Ustad Firanda Andirja Office
  25. Syarah Kitab Tauhid Jilid I (Bab 1-26), penerbit Ustad Firanda Andirja Office

Lihat pula

Referensi

  1. ^ a b Andirja, Firanda. "Firanda biografi". Situs resmi dr Firanda Andirja. Firanda.com. Diakses tanggal 27 Januari 2023. 
  2. ^ Bekal Islam dan Biografi Ustadz Firanda Andirja - Bekal Islam
  3. ^ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-03-03. Diakses tanggal 2020-03-03. 
  4. ^ https://mediaindonesia.com/galleries/detail_galleries/11715-kembali-digelar-pengajian-berbahasa-indonesia-di-masjid-nabawi
  5. ^ Andirja, Firanda. "kajian umum:'Islam kok Liberal". Situs resmi dr Firanda Andirja. Firanda.com. Diakses tanggal 14 Oktober 2021. 
  6. ^ Andirja, Firanda. "Antara Ust. Abdul Somad, MA., Mu'tazilah, & Imam Abul Hasan al-Asy'ary (pro Nabi, Sahabat, serta Imam-Imam Salaf)". Situs resmi dr Firanda Andirja. Firanda.com. Diakses tanggal 14 Oktober 2021. 
  7. ^ Andirja, Firanda. "Surat Terbuka Untuk Saudaraku Takfiri". Situs resmi dr Firanda Andirja. Firanda.com. Diakses tanggal 14 Oktober 2021. |website=Situs resmi dr Firanda Andirja |publisher=Firanda.com |access-date=14 Oktober 2021 |ref=“Bukhary dalam At-Taariikh, Abu Ya’la dll, lihat As-Shahihah karya Al-Albani no 3201 ”

Pranala luar