Lompat ke isi

Zanzibar

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Revisi sejak 17 Mei 2007 00.29 oleh 125.161.129.29 (bicara) (robot Adding: af:Zanzibar Removing: fr:Zanzibar)
Peta Pulau Zanzibar

Zanzibar adalah sebuah kepulauan di sebelah timur pesisir Afrika, yang termasuk dalam wilayah Tanzania. Zanzibar terdiri dari dua pulau: Zanzibar ('Unguja') (luas wilayah 1.554 km²) dan Pemba. Bersama dengan Pulau Mafia, Zanzibar terkadang dijuluki Kepulauan Rempah-rempah, walaupun julukan tersebut lebih tepat bagi Kepulauan Maluku.

Stone Town, kota utama sekaligus pusat ekonomi, terletak di Pulau Zanzibar.

Sumber pendapatan Zanzibar berasal dari ekspor rempah-rempah (pala, cengkeh, kayu manis dan merica) dan sektor pariwisata.

Sejarah

Awalnya, Zanzibar dihuni oleh imigran bangsa Persia dari Shiraz. Nama Zanzibar mungkin berasal dari bahasa Persia: زنگبار Zangi-bar, artinya "Pesisir Orang Hitam". Namun, nama Zanzibar mungkin pula berasal dari bahasa Arab: Zayn Z'al Barr, artinya "Daratan ini lumayan". Zanzibar kemudian dikuasai Portugal pada 1503.

Pada 1698, Kesultanan Oman menguasai Zanzibar. Pada 6 April 1861, di tengah konflik perebutan takhta Sultan Oman, Kesultanan Oman pecah menjadi dua bagian: Sayyid Majid bin Said Al-Busaid (1834/5-1870) memimpin Kesultanan Zanzibar, dan saudaranya, Sayyid Turki bin Said Al-Busaid (1832-1888), memimpin Kesultanan Oman. Selama periode ini, Kesultanan Zanzibar juga menjajah sebagian kawasan di pesisir timur Afrika yang bernama Zanj, termasuk Mombasa. Mombasa direbut dari Oman pada 1840 dan masih menjadi bagian dari negara Zanzibar hingga 1963, ketika ia diserahkan ke negara Kenya.

Status Zanzibar kemudian berubah menjadi salah satu protektorat Britania Raya. Britania melantik seorang wazir sebagai pemimpin Zanzibar pada 1890 hingga 1913, lalu British resident hingga 1963.

Zanzibar merupakan pusat perdagangan manusia di kawasan timur Afrika selama abad ke-17 hingga 19, semasa dikuasai Kesultanan Oman. Sultan Hamoud bin Mohammed, di bawah pengaruh Britania, menghapus perdagangan tersebut.

Pada 19 Desember 1963, Zanzibar merdeka dari Britania dengan sistem pemerintahan monarki konstitusional yang dipimpin oleh seorang Sultan. Namun negara Zanzibar hanya bertahan sementara; sang Sultan digulingkan pada 12 Januari 1964, dan pada 26 April 1964 Zanzibar bergabung dengan Tanganyika di Afrika Daratan untuk membentuk Tanzania.

Politik

Bendera Zanzibar sejak Januari 2005

Walaupun Zanzibar termasuk dalam wilayah Tanzania, kepulauan ini memiliki presiden tersendiri sebagai kepala pemerintah yang mengurus hal-hal wilayah Zanzibar. Amani Abeid Karume diangkat kembali sebagai presiden pada 30 Oktober 2005. Kandidat oposisi Seif Shariff Hamad memprotes kemenangan Karume pada pemilu itu. Sebelumnya, hasil pemilu pada Oktober 2000 yang dimenangkan oleh Karume juga dipertanyakan. Pada Januari 2001, aksi protes para pendukung oposisi berbuntut pada tewasnya 27 demonstran akibat tembakan polisi [1].

Budaya

Kebudayaan Zanzibar dipengaruhi oleh unsur-unsur Persia, Arab, Portugis dan Afrika. Bangunan-bangunan unik di Zanzibar antara lain: rumah Livingstone, Jembatan Guliani, dan Rumah Keajaiban, sebuah istana kediaman Sultan Barghash pada 1883.

Lain-lain

Perang Anglo-Zanzibar antara Zanzibar dan Britania tahun 1896 adalah perang yang paling singkat sepanjang sejarah. Zanzibar menyerah setelah perang baru berjalan selama 45 menit [2].

Zanzibar adalah kawasan pertama di Afrika yang memperkenalkan televisi berwarna pada 1973.

Kera Colobus Merah Zanzibar hanya terdapat di kawasan Zanzibar.

Pranala luar