Mandra: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
Erland13 (bicara | kontrib)
kTidak ada ringkasan suntingan
Mengembalikan suntingan Erland13 (bicara) ke revisi terakhir oleh Arya-Bot -> sila check WP:GAYA (HG) (3.4.10)
Tag: Pengembalian manual
Baris 26: Baris 26:
'''[[Haji (gelar)|H.]] Mandra Naih''' yang mengubah namanya menjadi '''H. Mandra Yusuf Sulaiman''' ({{lahirmati|[[Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur]], [[Jakarta]]|2|5|1964}}) merupakan seorang pemeran, pelawak, dan seniman [[Betawi]] berkebangsaan [[Indonesia]].
'''[[Haji (gelar)|H.]] Mandra Naih''' yang mengubah namanya menjadi '''H. Mandra Yusuf Sulaiman''' ({{lahirmati|[[Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur]], [[Jakarta]]|2|5|1964}}) merupakan seorang pemeran, pelawak, dan seniman [[Betawi]] berkebangsaan [[Indonesia]].


== '''Karier''' ==
== Karier ==
Mandra mengawali karier melalui lawakannya di Topeng Betawi. Sejak remaja, ia bergabung dengan Topeng Betawi Setia Warga yang dipimpin oleh omnya, [[Bokir|Haji Bokir]]. Namannya melejit setelah ia berperan dalam [[sinetron]] ''[[Si Doel Anak Sekolahan]]''. Kakak tertua dari komedian [[Omaswati]] dan [[Mastur]] ini pun mendirikan sebuah rumah produksi bernama [[Viandra Productions]].<ref>{{Cite news|last=|first=|date=19 Januari 2003|title=Mandra dan Keluarga Main Sinetron|url=https://www.liputan6.com/showbiz/read/217944/mandra-dan-keluarga-main-sinetron|work=[[Liputan6.com]]|language=id|access-date=26 September 2020}}</ref>
Mandra mengawali karier melalui lawakannya di Topeng Betawi. Sejak remaja, ia bergabung dengan Topeng Betawi Setia Warga yang dipimpin oleh omnya, [[Bokir|Haji Bokir]]. Namannya melejit setelah ia berperan dalam [[sinetron]] ''[[Si Doel Anak Sekolahan]]''. Kakak tertua dari komedian [[Omaswati]] dan [[Mastur]] ini pun mendirikan sebuah rumah produksi bernama [[Viandra Productions]].<ref>{{Cite news|last=|first=|date=19 Januari 2003|title=Mandra dan Keluarga Main Sinetron|url=https://www.liputan6.com/showbiz/read/217944/mandra-dan-keluarga-main-sinetron|work=[[Liputan6.com]]|language=id|access-date=26 September 2020}}</ref>


== '''Kontroversi''' ==
== Kontroversi ==
Pada tahun 2004, KOMEDIAN Mandra kembali menghadapi masalah. Rumah produksi milik Mandra, Viandra Production digugat oleh Fitriyani, pengusaha katering. Gugatan didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur, baru-baru ini. Perkara ini berawal dari tawaran kerja sama manajemen Viandra kepada Fitryani untuk menyediakan katering selama produksi sinetron Zorro Jantuk Betawi yang dibintangi Mandra, Agustus 2003. Mulanya, Fitriyani ragu. Sebab, Viandra meminta Fitriyani memasak di lokasi syuting di kawasan Gunung Kapur, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Fitriyani baru menerima tawaran setelah manajemen Viandra beberapa kali meyakinkan. Dan, Fitriyani pun meneken surat perintah kerja (SPK). Masalah timbul ketika Viandra tiba-tiba memutuskan kerja sama secara sepihak saat produksi sinetron memasuki episode ke-13. "Secara tiba-tiba. Tanpa surat pembatalan apapun," kata Fitriyani. Sebelum melapor ke pengadilan, Fitriyani sempat berusaha menghubungi Mandra. Upaya Fitryani tidak mudah. Bahkan, ia sampai menemui adik Mandra, Mastur, untuk mendapat kontak dengan artis Betawi itu. Setelah sekian lama, akhirnya manajemen Viandra mengajak berdamai. Sebagai kompensasi, Viandra menawarkan Rp 3 juta. Tawaran ditolak. Kemudian, Viandra menaikkan penawaran hingga Rp 5 juta. Fitriyani kembali menampik karena kerugian yang diderita tak sebanding dengan penawaran Viandra. Ketika dikonfirmasi, Mandra mengaku, tidak memahami betul permasalannya. Maklum, sebagai pemilik sekaligus pemain sinetron, Mandra tidak menangani masalah katering. Meski demikian, Mandra menyatakan, tak akan lari dari tanggung jawab. Ia akan berusaha menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. "Kita berusaha mencari jalan terbaik," kata Mandra. Namun, karena Fitriyani sudah mendaftarkan gugatan ke pengadilan, Mandra tetap harus menghadapinya lewat jalur hukum. Jhoni Irawan, kuasa hukum Mandra, mengatakan, pihaknya siap menghadapi gugatan. Apalagi, menurut Jhoni, SPK yang disepakati Viandra secara hukum memang bisa diputuskan secara sepihak. "SPK itu bisa sepihak. Perusahaan Mandra memberikan pekerjaan. Kalo sudah tidak sesuai ya boleh diputus," kata pemeran Roy dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan ini.<ref>[https://www.liputan6.com/showbiz/read/219417/mandra-digugat-pengusaha-katering Mandra Digugat Pengusaha Katering]</ref>
Pada tahun 2004, KOMEDIAN Mandra kembali menghadapi masalah. Rumah produksi milik Mandra, Viandra Production digugat oleh Fitriyani, pengusaha katering. Gugatan didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur, baru-baru ini. Perkara ini berawal dari tawaran kerja sama manajemen Viandra kepada Fitryani untuk menyediakan katering selama produksi sinetron Zorro Jantuk Betawi yang dibintangi Mandra, Agustus 2003. Mulanya, Fitriyani ragu. Sebab, Viandra meminta Fitriyani memasak di lokasi syuting di kawasan Gunung Kapur, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Fitriyani baru menerima tawaran setelah manajemen Viandra beberapa kali meyakinkan. Dan, Fitriyani pun meneken surat perintah kerja (SPK). Masalah timbul ketika Viandra tiba-tiba memutuskan kerja sama secara sepihak saat produksi sinetron memasuki episode ke-13. "Secara tiba-tiba. Tanpa surat pembatalan apapun," kata Fitriyani. Sebelum melapor ke pengadilan, Fitriyani sempat berusaha menghubungi Mandra. Upaya Fitryani tidak mudah. Bahkan, ia sampai menemui adik Mandra, Mastur, untuk mendapat kontak dengan artis Betawi itu. Setelah sekian lama, akhirnya manajemen Viandra mengajak berdamai. Sebagai kompensasi, Viandra menawarkan Rp 3 juta. Tawaran ditolak. Kemudian, Viandra menaikkan penawaran hingga Rp 5 juta. Fitriyani kembali menampik karena kerugian yang diderita tak sebanding dengan penawaran Viandra. Ketika dikonfirmasi, Mandra mengaku, tidak memahami betul permasalannya. Maklum, sebagai pemilik sekaligus pemain sinetron, Mandra tidak menangani masalah katering. Meski demikian, Mandra menyatakan, tak akan lari dari tanggung jawab. Ia akan berusaha menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. "Kita berusaha mencari jalan terbaik," kata Mandra. Namun, karena Fitriyani sudah mendaftarkan gugatan ke pengadilan, Mandra tetap harus menghadapinya lewat jalur hukum. Jhoni Irawan, kuasa hukum Mandra, mengatakan, pihaknya siap menghadapi gugatan. Apalagi, menurut Jhoni, SPK yang disepakati Viandra secara hukum memang bisa diputuskan secara sepihak. "SPK itu bisa sepihak. Perusahaan Mandra memberikan pekerjaan. Kalo sudah tidak sesuai ya boleh diputus," kata pemeran Roy dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan ini.<ref>[https://www.liputan6.com/showbiz/read/219417/mandra-digugat-pengusaha-katering Mandra Digugat Pengusaha Katering]</ref>


Pada tahun 2015, Mandra pernah tersandung kasus korupsi penggelembungan harga tiga paket program siar dari PT Viandra Production untuk disiarkan di TVRI pada tahun 2015. Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi lantas menjatuhkan vonis satu tahun penjara denda sebesar Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan.
Pada tahun 2015, Mandra pernah tersandung kasus korupsi penggelembungan harga tiga paket program siar dari PT Viandra Production untuk disiarkan di TVRI pada tahun 2015. Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi lantas menjatuhkan vonis satu tahun penjara denda sebesar Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan.


== '''Filmografi''' ==
== Filmografi ==
=== Film ===
=== Film ===
{| class="wikitable"
{| class="wikitable"
Baris 166: Baris 166:
|
|
|}
|}
;'''Keterangan'''
;Keterangan:
{{legenda|#FFFFE0|Belum dirilis}}
{{legenda|#FFFFE0|Belum dirilis}}
* TBA : ''To be announced''
* TBA : ''To be announced''
Baris 256: Baris 256:
|}
|}


== '''Diskografi''' ==
== Diskografi ==
* ''OST Si Doel Anak Sekolahan'' (1994) lagu "Lupa Diri" dan "Nasib" (duet dengan [[Rano Karno]])
* ''OST Si Doel Anak Sekolahan'' (1994) lagu "Lupa Diri" dan "Nasib" (duet dengan [[Rano Karno]])
* ''Semua Oke'' bersama [[Trio Kwek Kwek]] (1993)
* ''Semua Oke'' bersama [[Trio Kwek Kwek]] (1993)
Baris 263: Baris 263:
* ''Kukejar Cintamu'' (2009)
* ''Kukejar Cintamu'' (2009)


== '''Penghargaan dan Nominasi''' ==
== Penghargaan dan nominasi ==
{| class="wikitable unsortable"
{| class="wikitable unsortable"
|-
|-
Baris 285: Baris 285:
|}
|}


== '''Referensi''' ==
== Referensi ==
{{reflist|2}}
{{reflist|2}}


== '''Pranala luar''' ==
== Pranala luar ==


* {{kapanlagi|m|mandra}}
* {{kapanlagi|m|mandra}}

Revisi per 3 Desember 2022 04.34

Mandra
LahirMandra Naih
2 Mei 1964 (umur 60)
Cibubur, DKI Jakarta, Indonesia
Nama lainMandra Yusuf Sulaiman
Pekerjaan
Tahun aktif1977—2015
2017—sekarang
Suami/istriRina Rodiah (c.)
Hj. Mila Juwita Sari
(m. 1997)
AnakAnak kandung:
Rantan
Tia Septiana
Aden Arliando
Anak angkat:
Sherly Oktaviana
Orang tuaAlm. H. Na'ih bin Dji'un (ayah)
Keluarga

H. Mandra Naih yang mengubah namanya menjadi H. Mandra Yusuf Sulaiman (lahir 2 Mei 1964) merupakan seorang pemeran, pelawak, dan seniman Betawi berkebangsaan Indonesia.

Karier

Mandra mengawali karier melalui lawakannya di Topeng Betawi. Sejak remaja, ia bergabung dengan Topeng Betawi Setia Warga yang dipimpin oleh omnya, Haji Bokir. Namannya melejit setelah ia berperan dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan. Kakak tertua dari komedian Omaswati dan Mastur ini pun mendirikan sebuah rumah produksi bernama Viandra Productions.[1]

Kontroversi

Pada tahun 2004, KOMEDIAN Mandra kembali menghadapi masalah. Rumah produksi milik Mandra, Viandra Production digugat oleh Fitriyani, pengusaha katering. Gugatan didaftarkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur, baru-baru ini. Perkara ini berawal dari tawaran kerja sama manajemen Viandra kepada Fitryani untuk menyediakan katering selama produksi sinetron Zorro Jantuk Betawi yang dibintangi Mandra, Agustus 2003. Mulanya, Fitriyani ragu. Sebab, Viandra meminta Fitriyani memasak di lokasi syuting di kawasan Gunung Kapur, Cibinong, Bogor, Jawa Barat. Fitriyani baru menerima tawaran setelah manajemen Viandra beberapa kali meyakinkan. Dan, Fitriyani pun meneken surat perintah kerja (SPK). Masalah timbul ketika Viandra tiba-tiba memutuskan kerja sama secara sepihak saat produksi sinetron memasuki episode ke-13. "Secara tiba-tiba. Tanpa surat pembatalan apapun," kata Fitriyani. Sebelum melapor ke pengadilan, Fitriyani sempat berusaha menghubungi Mandra. Upaya Fitryani tidak mudah. Bahkan, ia sampai menemui adik Mandra, Mastur, untuk mendapat kontak dengan artis Betawi itu. Setelah sekian lama, akhirnya manajemen Viandra mengajak berdamai. Sebagai kompensasi, Viandra menawarkan Rp 3 juta. Tawaran ditolak. Kemudian, Viandra menaikkan penawaran hingga Rp 5 juta. Fitriyani kembali menampik karena kerugian yang diderita tak sebanding dengan penawaran Viandra. Ketika dikonfirmasi, Mandra mengaku, tidak memahami betul permasalannya. Maklum, sebagai pemilik sekaligus pemain sinetron, Mandra tidak menangani masalah katering. Meski demikian, Mandra menyatakan, tak akan lari dari tanggung jawab. Ia akan berusaha menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan. "Kita berusaha mencari jalan terbaik," kata Mandra. Namun, karena Fitriyani sudah mendaftarkan gugatan ke pengadilan, Mandra tetap harus menghadapinya lewat jalur hukum. Jhoni Irawan, kuasa hukum Mandra, mengatakan, pihaknya siap menghadapi gugatan. Apalagi, menurut Jhoni, SPK yang disepakati Viandra secara hukum memang bisa diputuskan secara sepihak. "SPK itu bisa sepihak. Perusahaan Mandra memberikan pekerjaan. Kalo sudah tidak sesuai ya boleh diputus," kata pemeran Roy dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan ini.[2]

Pada tahun 2015, Mandra pernah tersandung kasus korupsi penggelembungan harga tiga paket program siar dari PT Viandra Production untuk disiarkan di TVRI pada tahun 2015. Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi lantas menjatuhkan vonis satu tahun penjara denda sebesar Rp 50 juta subsider dua bulan kurungan.

Filmografi

Film

Tahun Judul Peran Keterangan
1983 Cinta Annisa
1985 Yang Masih di Bawah Umur
1989 Musnahkan Ilmu Santet
Buronan (Gembong Wulung) Dayun
Pembalasan Si Mata Elang
Jago-Jago Bayaran (Si Gobang II) Toha
1990 Jangan Bilang Siapa-Siapa
Si Jalu, Dua Pendekar Putih Mamat
Si Gondrong Lawan Bek Marjuk
Baron Macan Terminal
Mustika Pemikat
Jaka Sembung dan Dewi Samudra
1991 Selir Adipati Gendra Sakti
Olga dan Sepatu Roda Somad
1992 Asmara
1994 Selir Durgaratih III Gober
1996 Amrin Membolos Ayah Amrin
2011 Baik Baik Sayang Pengamen
2017 Generasi Kocak: 90an vs Komika Sopir taksi
2018 Si Doel the Movie Mandra
2019 Si Doel the Movie 2
Warkop DKI Reborn 3 Karman
2020 Akhir Kisah Cinta Si Doel Mandra
Warkop DKI Reborn 4 Karman
2022 Mumun Bang Husein
TBA Warkop DKI Kartun Karman Sebagai pengisi suara
Si Juki The Movie: Harta Pulau Monyet
Keterangan
  Belum dirilis
  • TBA : To be announced

Serial televisi

Tahun Judul Peran Catatan
1994—2003 Si Doel Anak Sekolahan Mandra 5 Musim
1996 Sarana Angkutan Rakyat
2000—2001 Mandragade Mandra/Otong
2001—2002 Tarzan Betawi Tarzan
2002 Jadi Pocong Bang Husen 2 Musim
Mandra Gue Sayang Mandra
2002—2003 Batak Betawi
2003 Tarzan Betawi 2 Tarzan
Juleha
Gedong Kosong
Unjuk Gigi
2003—2004 Zorro Jantuk Betawi
2004 Janggo Betawi
2012 Kabayan Anak Betawi
2018—2020 Dunia Terbalik Sabeni "Babe Bos"
2020 Amanah Wali 4 Aden

Diskografi

  • OST Si Doel Anak Sekolahan (1994) lagu "Lupa Diri" dan "Nasib" (duet dengan Rano Karno)
  • Semua Oke bersama Trio Kwek Kwek (1993)
  • Mobil Antik bersama Poppy (1998)
  • Gubernur (2002)
  • Kukejar Cintamu (2009)

Penghargaan dan nominasi

Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
2019 Festival Film Indonesia 2019 Pemeran Pendukung Pria Terbaik Si Doel the Movie 2 Nominasi
2022 Fetival Film Wartawan Indonesia 2022 Aktor Pendukung Terbaik Genre Horor
Mumun
Nominasi

Referensi

  1. ^ "Mandra dan Keluarga Main Sinetron". Liputan6.com. 19 Januari 2003. Diakses tanggal 26 September 2020. 
  2. ^ Mandra Digugat Pengusaha Katering

Pranala luar