Saroo Brierley: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
HsfBot (bicara | kontrib)
k Bot: Perubahan kosmetika
→‎Latar Belakang: Perbaikan kata.
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
(8 revisi perantara oleh 5 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{Infobox person
{{Infobox person
| name = Saroo Brierley
| name = Saroo Brierley
| image =
| image = Saroo.jpg
| caption = Saroo bersama ibu kandungnya
| caption = Brierley pada tahun 2020
| birth_name = Sheru Munshi Khan
| birth_name = Sheru Munshi Khan
| birth_date = {{Birth year and age|1981}}
| birth_date = {{circa}}{{Birth year and age|1981}}
| birth_place = Ganesh Talai, [[Khandwa]], [[Madhya Pradesh]], India
| birth_place = Ganesh Talai ([[Khandwa]], [[Madhya Pradesh]], [[India]])
| residence = [[Hobart]], [[Tasmania]], Australia
| nationality = [[India]]
| nationality = [[Australia]]
| occupation = Pebisnis dan Pengarang
| occupation = Pebisnis
| notable_works = ''[[A Long Way Home (book)|A Long Way Home]]''
| notable_works = ''A Long Way Home''
| citizenship = [[Australia]]n
| website = {{URL|saroobrierley.com}}
}}
}}
'''Saroo Brierley''' (lahir 1981) adalah pebisnis [[Australia]] kelahiran [[India]] yang terpisah dari ibu kandungnya pada usia 5 tahun. Ia diadopsi oleh sebuah keluarga Australia. Ia kembali bertemu dengan ibunya 25 tahun kemudian. Kisahnya mendapat perhatian media internasional, khususnya di Australia dan India.


'''Saroo Brierley''' (lahir {{circa|1981}}<!-- Brierley dan ibu kandungnya tidak mengetahui hari ulang tahunnya yang sebenarnya dan tidak ada catatan tentang kelahirannya -->) adalah [[India]]-lahir [[Australia]] pebisnis dan pengarang yang, pada usia lima tahun, secara tidak sengaja terpisah dari keluarga kandungnya. Dia diadopsi oleh pasangan Australia tetapi dipertemukan kembali dengan ibu kandungnya 25 tahun kemudian setelah menemukan kampung halamannya melalui [[Google Earth]]. Kisahnya menarik perhatian media internasional yang signifikan, terutama di Australia dan India.
Buku otobiografi yang menceritakan kisahnya, ''A Long Way Home'', diterbitkan di Australia tahun 2013, dirilis secara internasional tahun 2014, dan diangkat ke layar lebar dengan judul ''[[Lion (film 2016)|Lion]]'' (2016). Film ini dibintangi [[Dev Patel]] sebagai Saroo dan [[Nicole Kidman]] sebagai ibu angkatnya, Sue Brierley.


Sebuah akun otobiografi tentang pengalamannya, ''[[A Long Way Home (book)|A Long Way Home]]'', diterbitkan pada tahun 2013 di Australia, dirilis secara internasional pada tahun 2014, dan diadaptasi ke dalam 2016 [[Academy Awards|Oscar-nominated]] film ''[[Lion (film 2016)|Lion]]'', dibintangi Sunny Pawar dan [[Dev Patel]] sebagai Saroo, [[David Wenham]] sebagai ayah angkatnya, John Brierley dan [[Nicole Kidman]] sebagai ibu angkatnya, Sue Brierley.
== Masa kini ==
Saroo masih tinggal di Hobart. Ia masih sering berkomunikasi dengan keluarganya di India; mereka menggunakan komputer di rumah tetangga Kallu. Ia membeli rumah untuk ibunya agar tidak perlu bekerja keras sebagai tukang cuci dan membayar uang sewa kamar.<ref name=SB/><ref name=behind>{{cite web|url=http://people.com/movies/lion-movie-true-story-saroo-brierley/|title=The True Story Behind Lion: How Lost Child Saroo Brierley Found His Birth Mother More Than 20 Years Later|work=People|date=8 December 2016|accessdate=30 January 2017|first=Alexis L.|last=Loinaz}}</ref>


== Latar Belakang==
Pada tahun 2013, Saroo menerbitkan buku berjudul ''A Long Way Home'' ([[Penguin Books|Penguin Australia]]) yang menceritakan kisahnya sebagai anak berusia lima tahun yang hilang, pengalamannya diadopsi keluarga Australia, dan pencarian keluarganya di India.<ref name=SB/>
Saroo Brierley di lahir '''Sheru Munshi Khan'''<ref name=toa2017>{{cite web
|url=http://timesofindia.indiatimes.com/city/delhi/saroo-brierley-i-lived-in-a-multicultural-atmosphere-but-never-faced-racism-in-australia/articleshow/57146476.cms
|title=Saroo Brierley: I lived in a multicultural atmosphere, but never faced racism in Australia
|accessdate=24 April 2017
|last=Aroral
|first=Chandna
|date=15 February 2017
|publisher= [[BBC]]
}}</ref> di Ganesh Talai, pinggiran kota di dalam [[Khandwa]], [[Madhya Pradesh]]. Ketika dia masih muda, ayahnya meninggalkan ibunya, membuat keluarganya jatuh miskin. Ibunya bekerja di konstruksi untuk menghidupi dirinya dan anak-anaknya tetapi sering kali tidak menghasilkan cukup uang untuk memberi makan mereka semua, dan tidak mampu menyekolahkan mereka. Pada usia lima tahun, Saroo dan kakak laki-lakinya, Guddu dan Kallu, mulai mengemis di stasiun kereta api untuk makanan dan uang. Guddu terkadang mendapat pekerjaan menyapu lantai gerbong kereta.<ref name=SB>Brierley, Saroo (2013) ''A Long Way Home''. Viking. Melbourne, Australia. {{ISBN|9780670077045}}</ref><ref name=BBC>{{cite web
|url=https://www.bbc.com/news/magazine-17693816
|title=Little boy lost finds his mother using Google Earth
|accessdate=24 April 2017
|last=Banerji
|first=Robin
|date=14 April 2012
|publisher= [[BBC]]
}}</ref> Suatu malam, Guddu berkata bahwa dia akan naik kereta api dari Khandwa ke kota [[Burhanpur]], {{convert|70|km}} ke selatan. Saroo bertanya pada kakak laki-lakinya apakah dia bisa pergi juga. Guddu dengan enggan setuju. Pada saat kereta mencapai Burhanpur, Saroo sangat lelah sehingga dia jatuh ke kursi di peron. Guddu menyuruh adiknya untuk menunggu dan berjanji akan segera kembali.


Guddu tidak kembali, dan Saroo akhirnya menjadi tidak sabar. Dia melihat kereta yang diparkir di stasiun dan, mengira saudaranya ada di sana, naik kereta yang kosong. Dia menemukan tidak ada pintu ke gerbong sebelah. Berharap saudaranya akan datang untuknya, dia tertidur. Ketika dia bangun, kereta sedang berjalan melintasi daerah yang tidak dikenalnya. Kadang-kadang kereta berhenti di stasiun-stasiun kecil, tetapi Saroo tidak dapat membuka pintu untuk melarikan diri. Perjalanan kereta api Saroo akhirnya berakhir di besar [[Howrah railway station]] di Kalkuta (sekarang dikenal sebagai [[Kolkata]]), dan dia melarikan diri ketika seseorang membuka pintu gerbongnya. Saroo tidak mengetahuinya pada saat itu, tapi dia hampir {{convert|1500|km}} dari kampung halamannya.<ref name=SB/><ref name=BBC/> Pada malam yang sama saat berpisah dari saudaranya, tanpa sepengetahuan Saroo, Guddu ditabrak dan terbunuh oleh kereta api yang melaju.
Film yang diangkat dari kisah hidupnya, ''[[Lion (film 2016)|Lion]]'' (2016), disutradarai [[Garth Davis]] dan dibintangi [[Dev Patel]], [[Nicole Kidman]], dan [[Rooney Mara]], tayang perdana di [[Festival Film Internasional Toronto 2016]].<ref>{{cite news|url=http://www.themercury.com.au/entertainment/saroo-brierley-on-set-to-see-his-life-story-take-shape/story-fnj3tycr-1227202828052|title=Saroo Brierley on set to see his life story take shape|publisher=[[The Mercury (Hobart)|The Mercury]]|date=31 January 2015|accessdate=31 January 2015}}</ref><ref>{{Cite web|url=http://www.vanityfair.com/hollywood/2016/08/dev-patel-lion-trailer|title=Dev Patel’s Lion May Be the Inspirational Awards-Season Tale You’re Looking For|last=Busis|first=Hillary|access-date=2016-09-16}}</ref><ref>{{Cite web|url=http://www.firstshowing.net/2016/tiff-2016-garth-davis-lion-with-dev-patel-is-an-emotional-journey/|title=TIFF 2016: Garth Davis' 'Lion' with Dev Patel is an Emotional Journey|access-date=2016-09-16}}</ref><ref>{{Cite web|url=https://film.list.co.uk/article/84586-lion/|title=Lion|date=2016-09-13|access-date=2016-09-16}}</ref><ref>{{Cite news|url=http://www.latimes.com/entertainment/movies/la-et-mn-toronto-international-film-festival-live-updates-2016-htmlstory.html|title='Arrival,' 'La La Land,' 'Moonlight' and more: How the Toronto Film Festival movies will play with Oscar voters|newspaper=Los Angeles Times|language=en-US|issn=0458-3035|access-date=2016-09-16}}</ref>

Saroo berusaha untuk kembali ke rumah dengan menaiki kereta yang berbeda, tetapi mereka terbukti menjadi kereta pinggiran kota dan masing-masing akhirnya membawanya kembali ke stasiun kereta api Howrah. Selama satu atau dua minggu, dia tinggal di sekitar stasiun kereta Howrah. Dia selamat dengan mengais sisa makanan di jalan dan tidur di bawah kursi stasiun. Akhirnya, dia memberanikan diri ke kota; dan, setelah berhari-hari menjadi tunawisma di jalanan Calcutta, dia ditemukan oleh seorang pekerja kereta api yang membawanya masuk dan memberinya makanan dan tempat tinggal. Tetapi Saroo melarikan diri ketika pekerja kereta api menunjukkan Saroo kepada seorang teman dan Saroo merasakan ada sesuatu yang tidak beres. Kedua pria itu mengejarnya, tetapi dia berhasil melarikan diri.<ref name=SB/><ref name=BBC/>

Saroo akhirnya bertemu dengan seorang remaja yang membawanya ke kantor polisi dan melaporkan bahwa dia mungkin anak hilang. Polisi membawa Saroo ke pusat pemerintahan untuk anak-anak terlantar. Beberapa minggu kemudian, dia dipindahkan ke Indian Society for Sponsorship and Adoption. Staf di sana berusaha mencari keluarganya. Tapi Saroo tidak cukup tahu bagi mereka untuk cukup melacak kampung halamannya, dan dia secara resmi dinyatakan sebagai anak hilang. Dia kemudian diadopsi oleh keluarga Brierley dari [[Hobart]], [[Tasmania]], [[Australia]].<ref name=SB/>

Sementara itu, ibunya, Kamla Munshi, mencari kedua putranya. Beberapa minggu setelah putranya gagal pulang, polisi memberi tahu dia bahwa mayat Guddu ditemukan di dekat rel kereta api, tewas ditabrak kereta api yang melaju satu kilometer. (0.6&nbsp;mi) dari stasiun Burhanpur.<ref name=BBC/> Dia kemudian membatasi energinya untuk mencari Saroo, bepergian ke berbagai tempat dengan kereta.<ref name=SB/>

== Cari keluarganya ==
Saroo dibesarkan di Hobart dalam keluarga Australia. Orang tua Australianya mengadopsi anak laki-laki India lainnya, Mantosh. Saroo belajar [[Bahasa inggris|Inggris]] dan segera lupa [[Bahasa Hindi|Hindi]].<ref>{{cite book |last= Brierley |first= Saroo |author-link1= Saroo Brierley |title= Lion: A Long Way Home |url= https://www.penguin.com.au/books/lion-a-long-way-home-9780143572305 |location= Viking Australia |publisher= Viking Australia |page= 116 |ISBN= 9780425276198}}</ref> ''Saroo'' berasal dari salah pengucapan nama aslinya, Sheru.

Dia belajar bisnis dan perhotelan di [[Australian International Hotel School]] di dalam [[Canberra]].<ref name=SB/> Sebagai orang dewasa, ia menghabiskan sekitar 9.855 jam selama tiga tahun melakukan pencarian menggunakan citra satelit di [[Google Earth]], dengan susah payah mengikuti jalur kereta api yang memancar keluar dari stasiun kereta api Howrah.<ref>{{Cite web|title=Google Earth: Saroo's Search - YouTube|url=https://www.youtube.com/watch?v=38iahxZCAQU|access-date=2021-01-05|website=www.youtube.com}}</ref> Dia mengandalkan ingatannya yang samar tentang fitur utama di sekitar [[Burhanpur railway station]], meskipun dia tahu sedikit tentang nama stasiun kecuali bahwa itu dimulai dengan huruf B.<ref name=BBC/> Pada suatu malam di tahun 2011, dia tiba di sebuah stasiun kereta api kecil yang sangat mirip dengan ingatan masa kecilnya tentang di mana dia terjebak dalam kereta kosong; nama stasiun ini adalah Burhanpur, sangat mirip dengan ejaan fonetik dari nama yang dia ingat dari masa kecilnya. Dia mengikuti gambar satelit dari jalur kereta api utara dan menemukan kota Khandwa. Dia tidak ingat nama itu, tapi kota itu memiliki ciri-ciri yang bisa dikenali, seperti air mancur di dekat rel kereta tempat dia dulu bermain. Dia mampu melacak jalan setapak di jalan-jalan ke tempat yang tampaknya menjadi tempat dia dan keluarganya dulu tinggal.<ref name=SB/><ref name=BBC/>

Menindaklanjuti petunjuk, Saroo menghubungi [[Facebook]] kelompok yang berbasis di Khandwa. Grup Facebook memperkuat keyakinannya bahwa Khandwa mungkin adalah kampung halamannya.<ref name=SB/>

Pada 2012, Saroo melakukan perjalanan ke Khandwa di India dan bertanya kepada penduduk apakah mereka tahu ada keluarga yang kehilangan putra mereka 25 tahun yang lalu. Dia menunjukkan foto dirinya sebagai seorang anak di Hobart. Penduduk setempat segera membawanya ke ibunya. Dia juga bertemu kembali dengan saudara perempuannya, Shekila, dan saudara laki-lakinya yang masih hidup, Kallu, yang sekarang menjadi guru sekolah dan manajer pabrik. Dengan kehilangan Saroo dan Guddu, ibu mereka mampu menyekolahkan dua orang lainnya. Reuni itu diliput secara luas oleh media India dan internasional.<ref name=SB/><ref name=BBC/>

== Akibat ==
Saroo terus tinggal di Hobart. Dia dan keluarga Indianya sekarang dapat berkomunikasi secara teratur, memanfaatkan komputer di rumah salah satu tetangga Kallu. Dia membelikan ibunya sebuah rumah, jadi dia tidak lagi harus bekerja.<ref name=SB/><ref name=behind>{{cite web|url=http://people.com/movies/lion-movie-true-story-saroo-brierley/|title=The True Story Behind Lion: How Lost Child Saroo Brierley Found His Birth Mother More Than 20 Years Later|work=People|date=8 December 2016|accessdate=30 January 2017|first=Alexis L.|last=Loinaz}}</ref>

Saroo telah kembali ke India dan mengunjungi keluarga kandungnya lebih dari selusin kali.<ref name=behind/> Dia juga melakukan perjalanan kelas satu di [[Kolkata Mail]], layanan kereta api dari [[Mumbai]] ke Kolkata, untuk menelusuri kembali perjalanannya seperempat abad sebelumnya. Dia kemudian kembali ke Australia.<ref name=SB/>

Pada tahun 2013, Saroo menerbitkan bukunya, ''[[A Long Way Home (book)|A Long Way Home]]'' ([[Penguin Books|Penguin Australia]]), menggambarkan cobaannya sebagai anak lima tahun yang hilang, adopsi oleh keluarga Australia, dan pencariannya untuk keluarga India-nya.<ref name=SB/>

Sebuah film 2016 berdasarkan hidupnya, ''[[Lion (film 2016)|Lion]]'', diarahkan oleh [[Garth Davis]] dan dibintangi [[Dev Patel]], [[Nicole Kidman]], [[David Wenham]] dan [[Rooney Mara]], ditayangkan perdana untuk sambutan hangat dan "[[Academy Awards|Oscar]] buzz" di [[2016 Toronto International Film Festival]],<ref>{{cite news|url=http://www.themercury.com.au/entertainment/saroo-brierley-on-set-to-see-his-life-story-take-shape/story-fnj3tycr-1227202828052|title=Saroo Brierley on set to see his life story take shape|work=[[The Mercury (Hobart)|The Mercury]]|date=31 January 2015|accessdate=31 January 2015}}</ref><ref>{{Cite web|url=https://www.vanityfair.com/hollywood/2016/08/dev-patel-lion-trailer|title=Dev Patel’s Lion May Be the Inspirational Awards-Season Tale You’re Looking For|last=Busis|first=Hillary|access-date=28 June 2018|work=Vanity Fair|date=26 August 2016}}</ref><ref>{{Cite web|url=http://www.firstshowing.net/2016/tiff-2016-garth-davis-lion-with-dev-patel-is-an-emotional-journey/|title=TIFF 2016: Garth Davis' 'Lion' with Dev Patel is an Emotional Journey|access-date=16 September 2016}}</ref><ref>{{Cite web|url=https://film.list.co.uk/article/84586-lion/|title=Lion|date=13 September 2016|access-date=16 September 2016|archive-date=2016-09-16|archive-url=https://web.archive.org/web/20160916132539/https://film.list.co.uk/article/84586-lion/|dead-url=yes}}</ref><ref>{{Cite news|url=http://www.latimes.com/entertainment/movies/la-et-mn-toronto-international-film-festival-live-updates-2016-htmlstory.html|title='Arrival,' 'La La Land,' 'Moonlight' and more: How the Toronto Film Festival movies will play with Oscar voters|newspaper=Los Angeles Times|language=en-US|issn=0458-3035|access-date=16 September 2016}}</ref> meskipun pada akhirnya tidak memenangkan Oscar di salah satu dari enam kategori yang dinominasikan. Saroo digambarkan dalam film oleh [[Dev Patel]], yang dinominasikan untuk [[Academy Award for Best Supporting Actor]], dan pendatang baru [[Lion (film 2016)|Sunny Pawar]].
Pada April 2019, Saroo mengumumkan bahwa dia sedang melakukan pencarian untuk ayahnya yang meninggalkan dia dan keluarganya ketika dia masih kecil.<ref>{{Cite web|url=https://www.thenational.ae/arts-culture/books/life-after-lion-saroo-brierley-is-now-documenting-the-search-for-his-father-1.851896|title=Life after 'Lion': Saroo Brierley is now documenting the search for his father|website=The National|language=en|access-date=2020-04-28}}</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
Baris 30: Baris 71:


{{DEFAULTSORT:Brierley, Saroo}}
{{DEFAULTSORT:Brierley, Saroo}}
[[Kategori:Orang hidup]]
[[Kategori:Kelahiran 1981]]
[[Kategori:Kelahiran 1981]]
[[Kategori:Anak adopsi Australia]]
[[Kategori:Pengusaha India]]
[[Kategori:Tokoh dari Khandwa]]
[[Kategori:Penulis India]]
[[Kategori:Anak adopsi India]]
[[Kategori:Saroo Brierley]]
[[Kategori:Emigran India ke Australia]]

Revisi per 27 Januari 2023 07.35

Saroo Brierley
Brierley pada tahun 2020
LahirSheru Munshi Khan
c.1981 (umur 42–43)
Ganesh Talai (Khandwa, Madhya Pradesh, India)
KebangsaanIndia
Warga negaraAustralian
PekerjaanPebisnis dan Pengarang
Karya terkenalA Long Way Home
Situs websaroobrierley.com
IMDB: nm6506884 Facebook: saroobrierley Goodreads author: 7145066

Saroo Brierley (lahir c. 1981) adalah India-lahir Australia pebisnis dan pengarang yang, pada usia lima tahun, secara tidak sengaja terpisah dari keluarga kandungnya. Dia diadopsi oleh pasangan Australia tetapi dipertemukan kembali dengan ibu kandungnya 25 tahun kemudian setelah menemukan kampung halamannya melalui Google Earth. Kisahnya menarik perhatian media internasional yang signifikan, terutama di Australia dan India.

Sebuah akun otobiografi tentang pengalamannya, A Long Way Home, diterbitkan pada tahun 2013 di Australia, dirilis secara internasional pada tahun 2014, dan diadaptasi ke dalam 2016 Oscar-nominated film Lion, dibintangi Sunny Pawar dan Dev Patel sebagai Saroo, David Wenham sebagai ayah angkatnya, John Brierley dan Nicole Kidman sebagai ibu angkatnya, Sue Brierley.

Latar Belakang

Saroo Brierley di lahir Sheru Munshi Khan[1] di Ganesh Talai, pinggiran kota di dalam Khandwa, Madhya Pradesh. Ketika dia masih muda, ayahnya meninggalkan ibunya, membuat keluarganya jatuh miskin. Ibunya bekerja di konstruksi untuk menghidupi dirinya dan anak-anaknya tetapi sering kali tidak menghasilkan cukup uang untuk memberi makan mereka semua, dan tidak mampu menyekolahkan mereka. Pada usia lima tahun, Saroo dan kakak laki-lakinya, Guddu dan Kallu, mulai mengemis di stasiun kereta api untuk makanan dan uang. Guddu terkadang mendapat pekerjaan menyapu lantai gerbong kereta.[2][3] Suatu malam, Guddu berkata bahwa dia akan naik kereta api dari Khandwa ke kota Burhanpur, 70 kilometer (43 mi) ke selatan. Saroo bertanya pada kakak laki-lakinya apakah dia bisa pergi juga. Guddu dengan enggan setuju. Pada saat kereta mencapai Burhanpur, Saroo sangat lelah sehingga dia jatuh ke kursi di peron. Guddu menyuruh adiknya untuk menunggu dan berjanji akan segera kembali.

Guddu tidak kembali, dan Saroo akhirnya menjadi tidak sabar. Dia melihat kereta yang diparkir di stasiun dan, mengira saudaranya ada di sana, naik kereta yang kosong. Dia menemukan tidak ada pintu ke gerbong sebelah. Berharap saudaranya akan datang untuknya, dia tertidur. Ketika dia bangun, kereta sedang berjalan melintasi daerah yang tidak dikenalnya. Kadang-kadang kereta berhenti di stasiun-stasiun kecil, tetapi Saroo tidak dapat membuka pintu untuk melarikan diri. Perjalanan kereta api Saroo akhirnya berakhir di besar Howrah railway station di Kalkuta (sekarang dikenal sebagai Kolkata), dan dia melarikan diri ketika seseorang membuka pintu gerbongnya. Saroo tidak mengetahuinya pada saat itu, tapi dia hampir 1.500 kilometer (930 mi) dari kampung halamannya.[2][3] Pada malam yang sama saat berpisah dari saudaranya, tanpa sepengetahuan Saroo, Guddu ditabrak dan terbunuh oleh kereta api yang melaju.

Saroo berusaha untuk kembali ke rumah dengan menaiki kereta yang berbeda, tetapi mereka terbukti menjadi kereta pinggiran kota dan masing-masing akhirnya membawanya kembali ke stasiun kereta api Howrah. Selama satu atau dua minggu, dia tinggal di sekitar stasiun kereta Howrah. Dia selamat dengan mengais sisa makanan di jalan dan tidur di bawah kursi stasiun. Akhirnya, dia memberanikan diri ke kota; dan, setelah berhari-hari menjadi tunawisma di jalanan Calcutta, dia ditemukan oleh seorang pekerja kereta api yang membawanya masuk dan memberinya makanan dan tempat tinggal. Tetapi Saroo melarikan diri ketika pekerja kereta api menunjukkan Saroo kepada seorang teman dan Saroo merasakan ada sesuatu yang tidak beres. Kedua pria itu mengejarnya, tetapi dia berhasil melarikan diri.[2][3]

Saroo akhirnya bertemu dengan seorang remaja yang membawanya ke kantor polisi dan melaporkan bahwa dia mungkin anak hilang. Polisi membawa Saroo ke pusat pemerintahan untuk anak-anak terlantar. Beberapa minggu kemudian, dia dipindahkan ke Indian Society for Sponsorship and Adoption. Staf di sana berusaha mencari keluarganya. Tapi Saroo tidak cukup tahu bagi mereka untuk cukup melacak kampung halamannya, dan dia secara resmi dinyatakan sebagai anak hilang. Dia kemudian diadopsi oleh keluarga Brierley dari Hobart, Tasmania, Australia.[2]

Sementara itu, ibunya, Kamla Munshi, mencari kedua putranya. Beberapa minggu setelah putranya gagal pulang, polisi memberi tahu dia bahwa mayat Guddu ditemukan di dekat rel kereta api, tewas ditabrak kereta api yang melaju satu kilometer. (0.6 mi) dari stasiun Burhanpur.[3] Dia kemudian membatasi energinya untuk mencari Saroo, bepergian ke berbagai tempat dengan kereta.[2]

Cari keluarganya

Saroo dibesarkan di Hobart dalam keluarga Australia. Orang tua Australianya mengadopsi anak laki-laki India lainnya, Mantosh. Saroo belajar Inggris dan segera lupa Hindi.[4] Saroo berasal dari salah pengucapan nama aslinya, Sheru.

Dia belajar bisnis dan perhotelan di Australian International Hotel School di dalam Canberra.[2] Sebagai orang dewasa, ia menghabiskan sekitar 9.855 jam selama tiga tahun melakukan pencarian menggunakan citra satelit di Google Earth, dengan susah payah mengikuti jalur kereta api yang memancar keluar dari stasiun kereta api Howrah.[5] Dia mengandalkan ingatannya yang samar tentang fitur utama di sekitar Burhanpur railway station, meskipun dia tahu sedikit tentang nama stasiun kecuali bahwa itu dimulai dengan huruf B.[3] Pada suatu malam di tahun 2011, dia tiba di sebuah stasiun kereta api kecil yang sangat mirip dengan ingatan masa kecilnya tentang di mana dia terjebak dalam kereta kosong; nama stasiun ini adalah Burhanpur, sangat mirip dengan ejaan fonetik dari nama yang dia ingat dari masa kecilnya. Dia mengikuti gambar satelit dari jalur kereta api utara dan menemukan kota Khandwa. Dia tidak ingat nama itu, tapi kota itu memiliki ciri-ciri yang bisa dikenali, seperti air mancur di dekat rel kereta tempat dia dulu bermain. Dia mampu melacak jalan setapak di jalan-jalan ke tempat yang tampaknya menjadi tempat dia dan keluarganya dulu tinggal.[2][3]

Menindaklanjuti petunjuk, Saroo menghubungi Facebook kelompok yang berbasis di Khandwa. Grup Facebook memperkuat keyakinannya bahwa Khandwa mungkin adalah kampung halamannya.[2]

Pada 2012, Saroo melakukan perjalanan ke Khandwa di India dan bertanya kepada penduduk apakah mereka tahu ada keluarga yang kehilangan putra mereka 25 tahun yang lalu. Dia menunjukkan foto dirinya sebagai seorang anak di Hobart. Penduduk setempat segera membawanya ke ibunya. Dia juga bertemu kembali dengan saudara perempuannya, Shekila, dan saudara laki-lakinya yang masih hidup, Kallu, yang sekarang menjadi guru sekolah dan manajer pabrik. Dengan kehilangan Saroo dan Guddu, ibu mereka mampu menyekolahkan dua orang lainnya. Reuni itu diliput secara luas oleh media India dan internasional.[2][3]

Akibat

Saroo terus tinggal di Hobart. Dia dan keluarga Indianya sekarang dapat berkomunikasi secara teratur, memanfaatkan komputer di rumah salah satu tetangga Kallu. Dia membelikan ibunya sebuah rumah, jadi dia tidak lagi harus bekerja.[2][6]

Saroo telah kembali ke India dan mengunjungi keluarga kandungnya lebih dari selusin kali.[6] Dia juga melakukan perjalanan kelas satu di Kolkata Mail, layanan kereta api dari Mumbai ke Kolkata, untuk menelusuri kembali perjalanannya seperempat abad sebelumnya. Dia kemudian kembali ke Australia.[2]

Pada tahun 2013, Saroo menerbitkan bukunya, A Long Way Home (Penguin Australia), menggambarkan cobaannya sebagai anak lima tahun yang hilang, adopsi oleh keluarga Australia, dan pencariannya untuk keluarga India-nya.[2]

Sebuah film 2016 berdasarkan hidupnya, Lion, diarahkan oleh Garth Davis dan dibintangi Dev Patel, Nicole Kidman, David Wenham dan Rooney Mara, ditayangkan perdana untuk sambutan hangat dan "Oscar buzz" di 2016 Toronto International Film Festival,[7][8][9][10][11] meskipun pada akhirnya tidak memenangkan Oscar di salah satu dari enam kategori yang dinominasikan. Saroo digambarkan dalam film oleh Dev Patel, yang dinominasikan untuk Academy Award for Best Supporting Actor, dan pendatang baru Sunny Pawar. Pada April 2019, Saroo mengumumkan bahwa dia sedang melakukan pencarian untuk ayahnya yang meninggalkan dia dan keluarganya ketika dia masih kecil.[12]

Referensi

  1. ^ Aroral, Chandna (15 February 2017). "Saroo Brierley: I lived in a multicultural atmosphere, but never faced racism in Australia". BBC. Diakses tanggal 24 April 2017. 
  2. ^ a b c d e f g h i j k l Brierley, Saroo (2013) A Long Way Home. Viking. Melbourne, Australia. ISBN 9780670077045
  3. ^ a b c d e f g Banerji, Robin (14 April 2012). "Little boy lost finds his mother using Google Earth". BBC. Diakses tanggal 24 April 2017. 
  4. ^ Brierley, Saroo. Lion: A Long Way Home. Viking Australia: Viking Australia. hlm. 116. ISBN 9780425276198. 
  5. ^ "Google Earth: Saroo's Search - YouTube". www.youtube.com. Diakses tanggal 2021-01-05. 
  6. ^ a b Loinaz, Alexis L. (8 December 2016). "The True Story Behind Lion: How Lost Child Saroo Brierley Found His Birth Mother More Than 20 Years Later". People. Diakses tanggal 30 January 2017. 
  7. ^ "Saroo Brierley on set to see his life story take shape". The Mercury. 31 January 2015. Diakses tanggal 31 January 2015. 
  8. ^ Busis, Hillary (26 August 2016). "Dev Patel's Lion May Be the Inspirational Awards-Season Tale You're Looking For". Vanity Fair. Diakses tanggal 28 June 2018. 
  9. ^ "TIFF 2016: Garth Davis' 'Lion' with Dev Patel is an Emotional Journey". Diakses tanggal 16 September 2016. 
  10. ^ "Lion". 13 September 2016. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2016-09-16. Diakses tanggal 16 September 2016. 
  11. ^ "'Arrival,' 'La La Land,' 'Moonlight' and more: How the Toronto Film Festival movies will play with Oscar voters". Los Angeles Times (dalam bahasa Inggris). ISSN 0458-3035. Diakses tanggal 16 September 2016. 
  12. ^ "Life after 'Lion': Saroo Brierley is now documenting the search for his father". The National (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-04-28. 

Pranala luar