Sibolangit, Deli Serdang: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
TjBot (bicara | kontrib)
k bot kosmetik perubahan
k edit
Baris 15: Baris 15:
# Pemandian Sembahe
# Pemandian Sembahe
# Cagar Alam Sibolangit
# Cagar Alam Sibolangit
# Sibolangit Camping Ground.
# Sibolangit ''Camping Ground''
# Hill Park Green Hill
# Hill Park Green Hill
# [[Air Terjun Dwi Warna Sibolangit]]
# Air Terjun Dwi Warna Sibolangit


Sibolangit juga merupakan kawasan perkemahan [[Pramuka]] yang populer. Sibolangit pernah menjadi tuan rumah penyelenggaraan [[Jambore|Jambore Nasional]] [[Gerakan Pramuka Indonesia]] Tahun 1977. Jambore tersebut dilaksanakan pada tanggal [[1 Juli|1]]-[[20 Juli]] [[1977]].
Sibolangit juga merupakan kawasan perkemahan [[Pramuka]] yang populer. Sibolangit pernah menjadi tuan rumah penyelenggaraan [[Jambore|Jambore Nasional]] [[Gerakan Pramuka Indonesia]] Tahun 1977. Jambore tersebut dilaksanakan pada tanggal [[1 Juli|1]]-[[20 Juli]] [[1977]].

Revisi per 4 Januari 2011 02.58

Sibolangit
Negara Indonesia
ProvinsiSumatera Utara
KabupatenDeli Serdang
Pemerintahan
 • CamatNeken Ketaren
Populasi
 • Total17,338 (2.000) jiwa
Kode Kemendagri12.07.03
Kode BPS1212030
Desa/kelurahan30

Sibolangit merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia, berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Karo.

Daerah ini memiliki tofografi alam yang berbukit-bukit,yang memiliki pemandangan alam yang cukup indah dan berhawa sejuk . Kawasan ini merupakan salah satu tempat tujuan wisata warga kota medan yang favorit, adapun daerah tujuan wisata tersebut adalah:

  1. Pemandian Sembahe
  2. Cagar Alam Sibolangit
  3. Sibolangit Camping Ground
  4. Hill Park Green Hill
  5. Air Terjun Dwi Warna Sibolangit

Sibolangit juga merupakan kawasan perkemahan Pramuka yang populer. Sibolangit pernah menjadi tuan rumah penyelenggaraan Jambore Nasional Gerakan Pramuka Indonesia Tahun 1977. Jambore tersebut dilaksanakan pada tanggal 1-20 Juli 1977.

Di kawasan ini pernah jatuh sebuah pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan 152, tepatnya pada tanggal 26 September 1997 di desa Buah Nabar yang rencananya akan mendarat di bandara Polonia, Medan.

Lihat pula