Portal:Pertanian/Artikel pilihan/Minggu 5 2016: Perbedaan antara revisi
. |
k Bot: Perubahan kosmetika |
||
Baris 1: | Baris 1: | ||
[[Berkas:Rheologi test.png|frames|kiri|100px|Umbi salah satu spesies talas (xanthosoma sagittifolium) sedang diuji sifat rheologi, di Institut Pertanian Bogor]] |
[[Berkas:Rheologi test.png|frames|kiri|100px|Umbi salah satu spesies talas (xanthosoma sagittifolium) sedang diuji sifat rheologi, di Institut Pertanian Bogor]] |
||
'''[[Karakteristik teknik bahan pertanian]]''' adalah sifat fisik dari bahan pertanian yang dianalisis dengan tujuan memudahkan dalam mendesain proses dan [[alat dan mesin pertanian|alat dan mesin yang terkait dengan penanganan dan aplikasi bahan pertanian]]. Contoh bahan pertanian yaitu [[benih]], [[pupuk]], [[hasil pertanian]], hingga [[limbah]] biologis hasil aktivitas pertanian. Sifat fisik yang dianalisis adalah ukuran sederhana (bentuk, panjang, luas permukaan, volume, massa, massa jenis), sifat listrik, sifat panas (mencakup [[konduktivitas panas|konduktivitas]], [[difusivitas panas|difusivitas]], kemampuan [[pindah panas]], dan sebagainya), karakteristik air (mencakup [[kadar air]], [[higroskopis]]itas, kadar air kesetimbangan, dan sebagainya), sifat optik, [[tegangan (mekanika)|tegangan mekanis]], [[rheologi]], sifat [[aerodinamika]] dan [[hidrodinamika]], dan sebagainya. Karakteristik tak langsung seperti gesekan yang terjadi antara bahan pertanian dan bahan pertanian dengan media lain serta kerusakan mekanik dan fisik juga dianalisis. '''([[Karakteristik teknik bahan pertanian|Selengkapnya...]])''' |
'''[[Karakteristik teknik bahan pertanian]]''' adalah sifat fisik dari bahan pertanian yang dianalisis dengan tujuan memudahkan dalam mendesain proses dan [[alat dan mesin pertanian|alat dan mesin yang terkait dengan penanganan dan aplikasi bahan pertanian]]. Contoh bahan pertanian yaitu [[benih]], [[pupuk]], [[hasil pertanian]], hingga [[limbah]] biologis hasil aktivitas pertanian. Sifat fisik yang dianalisis adalah ukuran sederhana (bentuk, panjang, luas permukaan, volume, massa, massa jenis), sifat listrik, sifat panas (mencakup [[konduktivitas panas|konduktivitas]], [[difusivitas panas|difusivitas]], kemampuan [[pindah panas]], dan sebagainya), karakteristik air (mencakup [[kadar air]], [[higroskopis]]itas, kadar air kesetimbangan, dan sebagainya), sifat optik, [[tegangan (mekanika)|tegangan mekanis]], [[rheologi]], sifat [[aerodinamika]] dan [[hidrodinamika]], dan sebagainya. Karakteristik tak langsung seperti gesekan yang terjadi antara bahan pertanian dan bahan pertanian dengan media lain serta kerusakan mekanik dan fisik juga dianalisis. '''([[Karakteristik teknik bahan pertanian|Selengkapnya...]])''' |
||
<div align="left"> |
<div align="left"> |
Revisi terkini sejak 5 Januari 2018 04.01
Karakteristik teknik bahan pertanian adalah sifat fisik dari bahan pertanian yang dianalisis dengan tujuan memudahkan dalam mendesain proses dan alat dan mesin yang terkait dengan penanganan dan aplikasi bahan pertanian. Contoh bahan pertanian yaitu benih, pupuk, hasil pertanian, hingga limbah biologis hasil aktivitas pertanian. Sifat fisik yang dianalisis adalah ukuran sederhana (bentuk, panjang, luas permukaan, volume, massa, massa jenis), sifat listrik, sifat panas (mencakup konduktivitas, difusivitas, kemampuan pindah panas, dan sebagainya), karakteristik air (mencakup kadar air, higroskopisitas, kadar air kesetimbangan, dan sebagainya), sifat optik, tegangan mekanis, rheologi, sifat aerodinamika dan hidrodinamika, dan sebagainya. Karakteristik tak langsung seperti gesekan yang terjadi antara bahan pertanian dan bahan pertanian dengan media lain serta kerusakan mekanik dan fisik juga dianalisis. (Selengkapnya...)