Lompat ke isi

Babelan, Bekasi: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
Masdiko (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Masdiko (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 14: Baris 14:
== Kelurahan/desa ==
== Kelurahan/desa ==


* [Babelan Kota, Babelan, Bekasi|Babelan Kota]]
* [[Babelan Kota, Babelan, Bekasi|Babelan Kota]]
* Kelurahan [[Bahagia, Babelan, Bekasi|Bahagia]]
* Kelurahan [[Bahagia, Babelan, Bekasi|Bahagia]]
* [[Bunibakti, Babelan, Bekasi|Bunibakti]]
* [[Bunibakti, Babelan, Bekasi|Bunibakti]]

Revisi per 12 Mei 2016 08.49

Babelan
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Barat
KabupatenBekasi
Pemerintahan
 • CamatDrs. Surya Wijaya, MM
Populasi
 • Total−209,564 jiwa jiwa
Kode Kemendagri32.16.02 Edit nilai pada Wikidata
Kode BPS3216090 Edit nilai pada Wikidata
Desa/kelurahan9

Babelan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Babelan berbatasan dengan Tarumajaya di sebelah barat, Laut Jawa di sebelah Barat Laut, Muara Gembong di sebelah utara, Sukawangi di sebelah timur, Tambun Utara di sebelah tenggara, dan Bekasi Utara di sebelah selatan.

Kelurahan/desa

Kabek Bekasi

Berkas:Bapak Munawar Fuad Noeh.jpg
Tokoh Kabupaten Bekasi, Munawar Fuad Noeh atau Bang Kabek

Kabek Bekasi atau Kabek adalah istilah lain dari kata Kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa Barat, Indonesia. Kabek merupakan singkatan dari Kabupaten Bekasi.[1]

Kabupaten Bekasi berbeda dengan Kota Bekasi namun mendapat sebutan yang sama sebagai Bekasi. Sebelumnya istilah Bekasi bisa berarti Kota Bekasi atau Kabupaten Bekasi. Dengan adanya istilah Kabek atau Kabupaten Bekasi maka perbedaan maksud dari wilayah Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi menjadi jelas.

Sejarah

Kata istilah Kabek, sangat membantu dan mempermudah untuk membedakan antara Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi yang selama ini absurd. Penggunaan istilah Kabek ini sangat meluas di kalangan warga Kabupaten Bekasi.

Sejarah istilah Kabek berawal dari sosok Munawar Fuad Noeh atau biasa dipanggil Bang Fuad yang muncul di sela-sela diskusi bersama anak muda di sebuah acara bincang pemuda di salah satu tempat di Kabupaten Bekasi.

Kata istilah Kabek kemudian membumi dan banyak digunakan oleh masyarakat luas Kabupaten Bekasi hingga sekarang. Dan Bang Fuad sebagai pencetus mendapat kehormatan disebut sebagai Bang Kabek.

Kata Kabek menjadi sebuah kebanggaan baru karena menjadi pembeda dengan Kota Bekasi. Kata Kabek juga menjadi harapan serta cita-cita warga Kabupaten Bekasi untuk menjadi sebuah kota yang modern dan tidak kalah dengan Kota Bekasi.[2]

Lihat pula

Referensi