Lompat ke isi

Kereta api Gumarang: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
k Bot: Perubahan kosmetika
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan aplikasi seluler Suntingan aplikasi Android
Baris 173: Baris 173:


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
{{id}} [https://kai.id/ Situs web resmi PT Kereta Api Indonesia]
* {{id}} [https://kai.id/ Situs web resmi PT Kereta Api Indonesia]
* {{id}} [https://m.youtube.com/watch?v=qybKoIhyvdc&feature=youtu.be Diawal Tahun Baru 2020! Orang Filipina Naik Kereta api Gumarang Rangkaian Panjang dengan kelas Bisnis relasi Pasar Senen-Surabaya Pasarturi bersama Master]


{{Daftar KA penumpang Indonesia}}
{{Daftar KA penumpang Indonesia}}

Revisi per 5 Februari 2020 06.18

Kereta api Gumarang
Berkas:Papan Nama KA Gumarang khas Daop 1.png
Kereta api Gumarang saat melintas di Cikampek
Informasi umum
Jenis layananKereta api jarak jauh
StatusBeroperasi
Daerah operasiDaerah Operasi VIII Surabaya
Mulai beroperasi20 Mei 2001
Operator saat iniPT Kereta Api Indonesia
Jumlah penumpang harian3.325 penumpang per hari (rata-rata)[butuh rujukan]
Lintas pelayanan
Stasiun awalSurabaya Pasarturi
Jumlah pemberhentianLihatlah di bawah
Stasiun akhirPasar Senen
Jarak tempuh725 km
Waktu tempuh reratarata-rata 11 jam
Frekuensi perjalananSatu kali pergi pulang sehari
Jenis relRel berat
Pelayanan penumpang
KelasEksekutif dan bisnis
Pengaturan tempat duduk
  • 50 tempat duduk disusun 2-2 (kelas eksekutif)
    kursi dapat direbahkan dan diputar
  • 64 tempat duduk disusun 2-2 (kelas bisnis)
    arah kursi dapat diatur
Fasilitas restorasiAda, penumpang dapat memesan sendiri di kereta makan.
Fasilitas observasiKaca panorama dupleks, lapisan laminasi isolator panas.
Fasilitas hiburanAda
Hanya pada kelas eksekutif
Fasilitas lainToilet, alat pemadam api ringan, rem darurat, AC, peredam suara.
Teknis sarana dan prasarana
Lebar sepur1.067 mm
Kecepatan operasional60 s.d. 100 km/jam
Pemilik jalurDitjen KA, Kemenhub RI
Nomor pada jadwal133-134

Kereta api Gumarang merupakan kereta api penumpang kelas eksekutif dan bisnis yang dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi VIII Surabaya yang melayani lintas Surabaya PasarturiPasar Senen dan sebaliknya.

Kereta api ini yang membawa lima kereta eksekutif dan sembilan kereta bisnis dalam satu rangkaian berhenti di Stasiun Bekasi (hanya KA 133, arah Jakarta), Jatibarang, Cirebon, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang Tawang, Ngrombo, Cepu, Bojonegoro, Babat, Lamongan, dan Surabaya Pasarturi.

Sejarah

Kereta api Gumarang mulai dioperasikan pada 20 Mei 2001 melayani Jakarta Kota - Surabaya Pasar Turi dengan melewati Stasiun Gambir. Sejak awal pengoperasiannya, kereta api ini merupakan kereta kelas campuran eksekutif dan bisnis dengan jam keberangkatan pada sore hari.[1]

Seiring dengan perkembangan waktu, pemberangkatan kereta api ini dialihkan ke Stasiun Pasar Senen hingga saat ini. Karena Dipo Kereta Jakarta Kota (JAKK) menerima tambahan rangkaian kereta dari dipo kereta lain, maka kereta ini beroperasi dengan rangkaian panjang—bersama kereta api Kertajaya dan kereta api Tawang Jaya—mulai tahun 2018.

Mulai akhir tahun 2019, kereta api Gumarang mengalami perpindahan operasional dari Daerah Operasi I Jakarta menjadi Daerah Operasi VIII Surabaya, beserta rangkaiannya dimutasi ke Dipo Kereta Surabaya Pasarturi (SBI).

Data teknis

Jurusan Surabaya Pasarturi–Pasar Senen pp.
Lokomotif CC 206
Rangkaian 1 kereta pembangkit (P SBI) + 5 kereta eksekutif (K1 SBI) + 1 kereta makan (M SBI) + 9 kereta bisnis (K2 SBI)
Tempat duduk 826 tempat duduk
Waktu tempuh rata-rata 11 jam

Tarif

Kereta api ini bertarif antara Rp300.000,00 - Rp600.000,00 (bisnis) dan Rp375.000-Rp700.000,00 (eksekutif) bergantung pada jarak tempuh, subkelas/posisi tempat duduk dalam rangkaian kereta, serta hari-hari tertentu seperti akhir pekan dan libur nasional. Selain itu, berlaku pula tarif khusus yang hanya dapat dipesan di loket stasiun dan aplikasi KAI Access mulai dari dua jam sebelum keberangkatan pada rute sebagai berikut:

  • Surabaya - Cepu maupun sebaliknya Rp110.000,00 (eksekutif) dan Rp85.000,00 (bisnis)
  • Surabaya - Semarang maupun sebaliknya Rp210.000,00 (eksekutif) dan Rp165.000,00 (bisnis)
  • Cirebon - Jakarta maupun sebaliknya Rp165.000,00 (eksekutif) dan Rp135.000,00 (bisnis)
  • Bekasi - Jakarta : Rp30.000,00 (eksekutif) dan Rp25.000,00 (bisnis)

Transportasi antarmoda pendukung

Menuju Banyuwangi

Mulai tanggal 1 Desember 2019, kereta api Gumarang bisa digunakan sebagai moda transportasi dari Jakarta ke objek wisata yang ada di Banyuwangi maupun Pulau Bali dan sekitarnya. Setiba di Surabaya, penumpang dapat singgah di ruang tunggu stasiun kemudian melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi dengan kereta api Mutiara Timur jadwal pagi dan tiba di Banyuwangi pada sore hari, dan sebaliknya.

Jadwal perjalanan

Berikut ini adalah jadwal perjalanan kereta api Gumarang per 1 Desember 2019 (berdasarkan Gapeka 2019).

KA 133 Gumarang (Surabaya Pasarturi-Pasar Senen)
Stasiun Datang Berangkat
Surabaya Pasarturi - 15.35
Lamongan 16.10 16.13
Babat 16.35 16.38
Bojonegoro 17.09 17.12
Cepu 17.44 17.52
Ngrombo 18.56 19.00
Semarang Tawang 19.49 20.07
Pekalongan 21.22 21.27
Pemalang 21.53 21.56
Tegal 22.19 22.25
Cirebon 23.23 23.34
Jatibarang 00.05 00.07
Bekasi 02.05 02.07
Pasar Senen 02.35 -
KA 134 Gumarang (Pasar Senen-Surabaya Pasarturi)
Stasiun Datang Berangkat
Pasar Senen - 15.45
Jatibarang 18.07 18.10
Cirebon 18.41 18.50
Tegal 19.51 20.01
Pemalang 20.25 20.46
Pekalongan 21.14 21.18
Semarang Tawang 22.31 22.45
Ngrombo 23.33 23.36
Cepu 00.40 00.46
Bojonegoro 01.16 01.19
Babat 01.49 01.52
Lamongan 02.15 02.18
Surabaya Pasarturi 02.56 -

Galeri

Insiden

  • Pada tanggal 12 Agustus 2007, kereta api Gumarang mengalami anjlok di petak Stasiun Gubug dan Stasiun Tegowanu, Grobogan, Jawa Tengah yang disebabkan adanya sabotase rel yang dipotong oleh pencuri. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, tetapi dua kereta dalam satu rangkaian terguling dan tiga orang mengalami luka-luka.[2]
  • Pada tanggal 16 Juni 2013, kereta api Gumarang mengalami anjlok di Stasiun Batang yang mengakibatkan semua kereta api lintas Pantura mengalami keterlambatan.[3]

Referensi

  1. ^ Majalah KA Edisi April 2009
  2. ^ Liputan6.com (2007-08-13). "KA Gumarang Anjlok". liputan6.com. Diakses tanggal 2019-06-22. 
  3. ^ "KA Gumarang Anjlok dan Terseret 50 Meter di Batang". Tribunnews.com. Diakses tanggal 2019-06-22. 

Pranala luar