Sundelbolong: Perbedaan antara revisi
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
kTidak ada ringkasan suntingan Tag: VisualEditor Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler |
||
Baris 46: | Baris 46: | ||
* [[Marlia Hardi]] sebagai Bi Ijah |
* [[Marlia Hardi]] sebagai Bi Ijah |
||
* [[Dorman Borisman]] sebagai Amin |
* [[Dorman Borisman]] sebagai Amin |
||
* [[HIM Damsyik]] sebagai Jefri |
|||
* Bokir sebagai Bokir |
* Bokir sebagai Bokir |
||
* Adang Mansyur sebagai Bram |
* Adang Mansyur sebagai Bram |
Revisi per 23 Januari 2022 15.31
Sundelbolong | |
---|---|
Sutradara | Sisworo Gautama Putra |
Produser | Gope T. Samtani |
Ditulis oleh | Subagio Samtani |
Pemeran | Suzanna Barry Prima Ruth Pelupessy Rudy Salam Marlia Hardi Rukman Herman HIM Damsyik Eddy Bakar Pare Jack John Jafar Breel Diana Suarkom |
Penata musik | Gatot Sudarto |
Sinematografer | FES Tarigan |
Distributor | Rapi Films |
Tanggal rilis | 20 September 1981 |
Durasi | 102 menit |
Negara | Indonesia |
Sundelbolong adalah film horor dewasa tahun 1981 dari Indonesia yang disutradarai oleh Sisworo Gautama Putra dan diperankan oleh Suzanna dan Barry Prima. Film ini adalah film pertama yang diangkat berdasarkan legenda rakyat. Dengan semboyan film "Cantik... menggairahkan... tak kenal ampun!", film ini didistribusikan oleh Rapi Films.
Sinopsis
Alisa (Suzanna) adalah seorang mantan pekerja seks di bawah seorang Mami (Ruth Pelupessy). Hidupnya berubah setelah dinikahi oleh Hendarto (Barry Prima). Suatu hari seorang pengusaha butik bernama Rudi (Rudy Salam) mengajak Alisa untuk bekerja di toko butik miliknya. Alisa kemudian diminta untuk memperagakan pakaian-pakaian yang ada di butik tersebut. Melihat kecantikan Alisa, Rudi tergoda, akan tetapi Alisa menolak secara halus. Kejadian itu membuat Rudi sakit hati dan berniat membalas dendam. Pada malam harinya, Alisa diculik oleh orang suruhan Rudi lalu kemudian dibawa ke sebuah bangunan tua dan akhirnya diperkosa sehingga hamil. Dengan perasaan hancur Alisa dapat kembali ke rumahnya. Setiap hari Alisa merenungi nasibnya. Alisa meminta pendapat dokter mengenai tindakan yang harus dijalaninya. Dokter memberikan saran baik buruknya mengenai dilakukannya pengguguran kandungan. Alisa mendapat kabar dari suaminya yang akan pulang. Alisa bingung menghadapi masalahnya. Alisa merasa berdosa dan karena putus asa akhirnya Alisa bunuh diri di kamar mandi.
Sejak itu arwah Alisa gentayangan dalam wujud sundel bolong dan ingin membalaskan dendam kepada orang-orang yang telah merusak kehidupannya. Satu persatu orang yang merusak kehidupan Alisa meninggal dengan misterius. Selain membalas dendam, arwah Alisa juga kerap mengganggu penduduk disekitar kuburannya, diantaranya dalam sebuah adegan terkenal perjumpaan tukang soto dan tukang sate dengan Sundelbolong di tengah malam.
Rudi dan Mami pun merasa ketakutan dan berniat untuk meminta bantuan dari orang pintar, lalu ketika Mami sedang berdandan, Sundelbolong masuk ke dalam kamarnya lalu membunuhnya. Akhirnya semua orang yang pernah merusak kehidupan Alisa telah mati di tangan Alisa dan dendam Alisa telah terbalas. Hendarto memohon arwah Alisa supaya berpulang ke alamnya, dan akhirnya Alisa pun pulang dan tidak pernah menampakkan dirinya setelah kejadian tersebut.
Pemeran
- Suzanna sebagai Alisa / Shinta
- Barry Prima sebagai Hendarto
- Rudy Salam sebagai Rudi
- Ruth Pelupessy sebagai Mami
- Marlia Hardi sebagai Bi Ijah
- Dorman Borisman sebagai Amin
- HIM Damsyik sebagai Jefri
- Bokir sebagai Bokir
- Adang Mansyur sebagai Bram
Pranala luar
- Sundelbolong di IMDb (dalam bahasa Inggris)
- Resensi Film Sundelbolong Diarsipkan 2011-07-21 di Wayback Machine.