Lompat ke isi

Ratih Purwasih: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: kemungkinan mengubah tanggal lahir atau meninggal [ * ] VisualEditor Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Membatalkan 1 suntingan by 103.189.207.114 (bicara) (🕵️‍♂️)
Tag: Pembatalan
Baris 43: Baris 43:
}}
}}


'''Ratih Purwasih''' (1 April 1965) merupakan [[Penyanyi]] berkebangsaan [[Indonesia]] yang tenar di Era [[1980-an|'80-an]].
'''Ratih Purwasih''' ({{lahirmati|[[Kota Cilegon|Cilegon]]|1|4|1966}}) merupakan [[Penyanyi]] berkebangsaan [[Indonesia]] yang tenar di Era [[1980-an|'80-an]].


== Karier ==
== Karier ==

Revisi per 16 Januari 2023 10.28

Ratih Purwasih
Lahir1 April 1966 (umur 58)
Cilegon, Jawa Barat, Indonesia
Nama lainRatih Purwasih
PekerjaanPenyanyi
KerabatEndang S. Taurina (kakak)
Karier musik
Tahun aktif1986 - sekarang

Ratih Purwasih (lahir 1 April 1966) merupakan Penyanyi berkebangsaan Indonesia yang tenar di Era '80-an.

Karier

Terlahir sebagai adik dari seorang penyanyi kondang Endang S. Taurina, boleh jadi membuat jalannya menjadi lebih mudah untuk berkarier di industri musik nasional. Tidak heran, ketika merilis album pertama bertajuk “antara benci dan rindu”, tahun 1986, sosok Endang masih perlu ditampilkan di back cover untuk memperlihatkan bahwa mereka berdua memang kakak beradik. Meskipun kakak beradik, karakter vokal mereka sebenarnya berbeda. Endang dikenal karena power suaranya yang kuat, sementara suara Ratih cenderung lirih, dan memang menjadi pas untuk genre pop manis ala pencipta lagu handal Obbie Mesakh yang memang lagi booming saat itu. Lagu andalan ciptaan Obbie inipun langsung meluncur manis di pasaran, boleh jadi karena baris lirik awal yang catchy: “Yang.. hujan turun lagi..” Lagu ini menjadi hits besar yang langsung membawa nama Ratih menjadi penyanyi yang banyak disukai. Album ini meledak, dan disebut-sebut lagu inilah yang sampai saat ini identik dengan nama Ratih. Hits lain dari album ini adalah “Hatiku dan Hatimu” serta “Kutunggu Engkau di Sini”. Di album ini Ratih juga membawakan satu lagu berirama bossas berjudul “Cinta Yang Nyata” yang sebenarnya cukup ear catchy dan terdengar beda dari keseluruhan lagu yang nyaris seragam.

Album kedua

Setelah meraup sukses di album “antara benci dan rindu”, Ratih kemudian merilis album keduanya, masih berkolaborasi dengan Obbie Messakh yang memberinya lagu Kau Tercipta Bukan Untukku, masih di tahun yang sama, 1986. Lagu Kau Tercipta Bukan Untukku pun menjadi hits besar kedua Ratih dan mengangkat namanya lebih tinggi.

Diskografi

Album Solo

  • 1986: Antara Benci & Rindu
  • 1986: Kau Tercipta Bukan Untukku
  • 1987: Kau dan Aku Berbeda
  • 1987: Mungkinkah Ini Nasibku
  • 1988: Jangan Tangan Yang Bicara
  • 1990: Kasih Sayang yang Hilang
  • 1991: Hidup yang Sepi
  • 1992: Hati dan Cintamu
  • 1992: Mau Apa Lagi
  • 1993: Hatiku Tak Dapat Kau Dustai
  • 1999: Biasanya Dirimu

Album Duet

  • 1992: Senandung Rindu - Album Duet Pop Sweet (Bersama Endang S.Taurina)
  • 1993: Jangan Biarkan - 22 Super Mega Hit (bersama Endang S. Taurina)
  • 1994: Malioboro (bersama Nicky Ukur)

Single

  • 1987: Aku Menanti (Album 12 Lagu Terbaru 12 Bintang Terpopuler)
  • 1989: Hitam Putih Fotomu (Album Special 1989)