Lompat ke isi

Pembaptisan Yesus: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 1: Baris 1:
{{Yesus}}
{{Yesus}}
[[Berkas:Kreshenie.jpg|thumb|Pembaptisan [[Yesus]] oleh [[Yohanes Pembaptis]]. Sebuah [[ikon]] dari [[Rusia]]]]
[[Berkas:Kreshenie.jpg|thumb|Pembaptisan [[Yesus]] oleh [[Yohanes Pembaptis]]. Sebuah [[ikon]] dari [[Rusia]]]]
'''Pembaptisan Yesus''' menurut [[Alkitab]], diceritakan bahwa pada usia tiga puluh tahun [[Yesus]] memulai [[Pelayanan Yesus|pelayanannya]]. Ia mula-mula pergi ke sungai Yordan, di sana ada Yohanes Pembaptis yang mengajak orang untuk percaya kepada Allah dan membaptiskan mereka di sungai. Yesus pun lalu dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, meskipun semula Yohanes merasa tidak layak karena ia tahu bahwa Yesus adalah [[Tuhan]]. Pada saat dibaptis [[Roh Allah]] turun ke atas Yesus dalam rupa [[burung merpati]] dan terdengar suara dari surga yang mengatakan bahwa Yesus adalah [[Anak Allah]].
'''Pembaptisan Yesus''' merupakan peristiwa di mana [[Yesus]] [[Kristus]] datang kepada [[Yohanes Pembaptis]] untuk dibaptiskan dan menjadi tanda permulaan pelayanan-Nya. Peristiwa ini dicatat di keempat [[Injil]] dalam [[Alkitab]] [[Kristen]].<ref>{{Alkitab|Matius 3:13-17}}; {{Alkitab|Markus 1:9-11}}; {{Alkitab|Lukas 3:21-22}}; {{Alkitab|Yohanes 1:32-34}}</ref>
Diceritakan bahwa pada usia tiga puluh tahun [[Yesus]] memulai [[Pelayanan Yesus|pelayanannya]]. Ia mula-mula pergi ke sungai Yordan, di sana ada Yohanes Pembaptis yang mengajak orang untuk percaya kepada Allah dan membaptiskan mereka di sungai. Yesus pun lalu dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, meskipun semula Yohanes merasa tidak layak karena ia tahu bahwa Yesus adalah [[Tuhan]]. Pada saat dibaptis [[Roh Allah]] turun ke atas Yesus dalam rupa [[burung merpati]] dan terdengar suara dari surga yang mengatakan bahwa Yesus adalah [[Anak Allah]].


Setelah dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, Yesus lalu pergi ke padang gurun dan berpuasa empat puluh hari empat puluh malam. Di sana Yesus [[Pencobaan Yesus|dicobai Iblis]] tiga kali banyaknya dan tiga kali pula Yesus mengalahkan setiap pencobaan yang dihadapi.
Setelah dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, Yesus lalu pergi ke padang gurun dan berpuasa empat puluh hari empat puluh malam. Di sana Yesus [[Pencobaan Yesus|dicobai Iblis]] tiga kali banyaknya dan tiga kali pula Yesus mengalahkan setiap pencobaan yang dihadapi.


== Kisah pembaptisan Yesus ==
== Kisah pembaptisan Yesus ==
Menurut [[Injil Matius]] (3:1-17) Alkitab Terjemahan Baru:
Menurut [[Injil Matius]] (3:1-17) [[Alkitab]] [[Terjemahan Baru]]:


Pada waktu itu tampillah [[Yohanes Pembaptis]] di padang gurun [[Yudea]] dan memberitakan: "Bertobatlah, sebab [[Kerajaan Sorga]] sudah dekat. Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi [[Yesaya]] ketika ia berkata: "Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya."
:''Pada waktu itu tampillah [[Yohanes Pembaptis]] di padang gurun [[Yudea]] dan memberitakan: "Bertobatlah, sebab [[Kerajaan Sorga]] sudah dekat. Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi [[Yesaya]] ketika ia berkata: "Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya."''


Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. Maka datanglah kepadanya penduduk dari [[Yerusalem]], dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan. Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di [[sungai Yordan]]. Tetapi waktu ia melihat banyak orang [[Farisi]] dan orang [[Saduki]] datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang? Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan. Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: [[Abraham]] adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini! Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."
:''Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. Maka datanglah kepadanya penduduk dari [[Yerusalem]], dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan. Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di [[sungai Yordan]]. Tetapi waktu ia melihat banyak orang [[Farisi]] dan orang [[Saduki]] datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang? Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan. Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: [[Abraham]] adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini! Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."''


Maka datanglah Yesus dari [[Galilea]] ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?" Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.
''Maka datanglah Yesus dari [[Galilea]] ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?" Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.''


Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat [[Roh Allah]] seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."
''Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat [[Roh Allah]] seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."''


== Makna Baptisan Yesus ==
== Makna Baptisan Yesus ==
Banyak pertanyaan muncul di sekitar baptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis, berkenaan dengan apakah Yesus berdosa sehingga perlu dibaptis. Para teolog menyimpulkan bahwa baptisan Yesus mempunyai makna yang lain. Baptisan ini dimaksudkan sebagai tanda solidaritas Yesus dengan manusia yang berdosa. Perlu diketahui pula bahwa sakramen baptisan sebenarnya sarana Allah untuk menghapus dosa manusia. Setelah pembaptisan, dosa asal dan dosa pribadi seseorang dihapuskan. Namun, pembaptisan bukan tanda bahwa orang itu pasti masuk surga. Orang tersebut juga masih bebas memilih perbuatan kudus atau perbuatan dosa. Demikian pula Yesus dibaptis sebagai simbol dimulainya pelayanan pengabaran Kerajaan Surga yang dilakukannya selama tiga tahun hingga Yesus mati [[Penyaliban Yesus|disalibkan]].
Banyak pertanyaan muncul di sekitar baptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis, berkenaan dengan apakah Yesus berdosa sehingga perlu dibaptis. Para teolog menyimpulkan bahwa baptisan Yesus mempunyai makna yang lain. Baptisan ini dimaksudkan sebagai tanda solidaritas Yesus dengan manusia yang berdosa. Perlu diketahui pula bahwa sakramen baptisan sebenarnya sarana Allah untuk menghapus dosa manusia. Setelah pembaptisan, dosa asal dan dosa pribadi seseorang dihapuskan. Namun, pembaptisan bukan tanda bahwa orang itu pasti masuk surga. Orang tersebut juga masih bebas memilih perbuatan kudus atau perbuatan dosa. Demikian pula Yesus dibaptis sebagai simbol dimulainya pelayanan pengabaran Kerajaan Surga yang dilakukannya selama tiga tahun hingga Yesus mati [[Penyaliban Yesus|disalibkan]].


=== Komentar sejumlah tokoh-tokoh gereja ===
:"Moreover, those things which were created from the waters were blessed by God, so that this might also be a sign that men would at a future time receive repentance and remission of sins through water and the bath of regeneration -- all who proceed to the truth and are born again and receive a blessing from God" - St. Theophilus of Antioch, To Autolycus 2:16 (c. A.D. 181)
St. Theophilus dari Antiokhia, kepada Autolycus 2:16 (~ tahun 181 M)
:"Lagipula, segala zat yang diciptakan dari air diberkati oleh Allah, sehingga menjadi tanda pula bagi orang-orang yang di kemudian hari menerima pertobatan dan pengampunan dosa-dosa melalui air dan baptisan penghidupan kembali -- semua yang menuju kepada kebenaran dan dilahirkan kembali dan menerima berkat dari Allah"

St. [[Irenaeus]] dari Lyons, Fragmen 34 (~ tahun 190 M).
:"Dan [Naaman] menyelamkan diri ... tujuh kali di sungai Yordan" [2 Raja-raja 5:14]. Hal itu bukannya tidak berarti bagi Naaman pada zaman dahulu, ketika menderita penyakit kusta, dimurnikan pada saat dibaptis, tetapi [merupakan] sebagai indikasi kepada kita. Karena sebagaimana kita berpenyakit kusta dosa, kita dibuat menjadi bersih, dengan air kudus dan Firman Tuhan, dari pelanggaran-pelanggaran kita yang lama, dihidupkan kembali secara rohani sebagai bayi-bayi yang baru lahir, sebagaimana Tuhan menyatakan: "Kalau seorang tidak dilahirkan kembali melalui darah dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Sorga."


St. Klemens dari Alexandria, The Instructor of Children 1:6:26:1 (sebelum 202 M)
:
:"When we are baptized, we are enlightened. Being enlightened, we are adopted as sons. Adopted as sons, we are made perfect. Made perfect, we become immortal...."and sons all of the Most High" [Psalm 82:6]. This work is variously called grace, illumination, perfection, and washing. It is a washing by which we are cleansed of sins; a gift of grace by which the punishments due our sins are remitted; an illumination by which we behold that holy light of salvation -- that is, by which we see God clearly; and we call that perfection which leaves nothing lacking. Indeed, if a man know God, what more does he need? Certainly it were out of place to call that which is not complete a true gift of God's grace. Because God is perfect, the gifts He bestows are perfect".
:"And [Naaman] dipped himself...seven times in the Jordan" [2 Kings 5:14]. It was not for nothing that Naaman of old, when suffering from leprosy, was purified upon his being baptized, but [this served] as an indication to us. For as we are lepers in sin, we are made clean, by means of the sacred water and the invocation of the Lord, from our old transgressions, being spiritually regenerated as new-born babes, even as the Lord has declared: "Except a man be born again through water and the Spirit, he shall not enter into the kingdom of heaven." - St. Irenaeus of Lyons, Fragments 34 (c. A.D. 190).


:Sebelum Yohanes Pembaptis tidak ada sakramen pembaptisan, dan sebelum kedatangan Yesus, Yohanes hanya membaptis dengan air, namun seperti yang dinubuatkan oleh Yohanes bahwa setelah Yesus orang akan dibaptis dengan Roh. Pada saat orang percaya kepada Yesus, mengakui dosa-dosanya (kepada Yesus melalui imam yang tertahbis), dan dibaptis, maka orang tersebut telah menerima Roh/telah dibaptis oleh Roh.
:
:"When we are baptized, we are enlightened. Being enlightened, we are adopted as sons. Adopted as sons, we are made perfect. Made perfect, we become immortal...."and sons all of the Most High" [Psalm 82:6]. This work is variously called grace, illumination, perfection, and washing. It is a washing by which we are cleansed of sins; a gift of grace by which the punishments due our sins are remitted; an illumination by which we behold that holy light of salvation -- that is, by which we see God clearly; and we call that perfection which leaves nothing lacking. Indeed, if a man know God, what more does he need? Certainly it were out of place to call that which is not complete a true gift of God's grace. Because God is perfect, the gifts He bestows are perfect". - St. Clement of Alexandria, The Instructor of Children 1:6:26:1 (ante A.D. 202)


''Didache'' (pada awal tahun 70 M)
:
:"Akuilah dosa-dosamu di gereja, dan jangan mengangkat doamu dengan kesadaran yang jahat. Inilah jalan kehidupan ... Pada Hari Tuhan berkumpul bersama, memecahkan roti, dan mengucapkan syukur, setelah mengakui pelanggaran-pelanggaranmu sehingga korbanmu menjadi murni. (4:14; 14:1)
Sebelum Yohanes Pembaptis tidak ada sakramen pembaptisan, dan sebelum kedatangan Yesus, Yohanes hanya membaptis dengan air, namun seperti yang dinubuatkan oleh Yohanes bahwa setelah Yesus orang akan dibaptis dengan Roh. Pada saat orang percaya kepada Yesus, mengakui dosa-dosanya (kepada Yesus melalui imam yang tertahbis), dan dibaptis, maka orang tersebut telah menerima Roh/telah dibaptis oleh Roh.


St. Cyprian dari Karthage (250 M)
:DIDACHE (as early as 70 AD) -- Confess your sins in church, and do not go up to your prayer with an evil conscience. This is the way of life....On the Lord's Day gather together, break bread, and give thanks, after confessing your transgressions so that your sacrifice may be pure. (4:14; 14:1)
:''Sang rasul juga memberikan kesaksian dan berkata: ...."Barangsiapa makan roti dan minum cawan Tuhan dengan tidak pantas akan bersalah terhadap tubuh dan darah Tuhan" [1 Korintus 11:27]. Tetapi [the impenitent] spurn and despise all these warnings; before their sins are expiated, before they have made a confession of their crime, before their conscience has been purged in the ceremony and at the hand of the priest...they do violence to his body and blood, and with their hands and mouth they sin against the Lord more than when they denied him. (The Lapsed 15:1-3)


St. [[Athanasius]] dari [[Aleksandria]] (295 - 373 M)
:
:"Just as a man is enlightened by the Holy Spirit when he is baptized by a priest, so he who confesses his sins with a repentant heart obtains their remission from the priest. (On the Gospel of Luke 19)
:ST. CYPRIAN OF CARTHAGE (250 AD) -- The Apostle likewise bears witness and says: ...."Whoever eats the bread and drinks the cup of the Lord unworthily will be guilty of the body and blood of the Lord" [1 Cor 11:27]. But [the impenitent] spurn and despise all these warnings; before their sins are expiated, before they have made a confession of their crime, before their conscience has been purged in the ceremony and at the hand of the priest...they do violence to his body and blood, and with their hands and mouth they sin against the Lord more than when they denied him. (The Lapsed 15:1-3)


St. Augustinus dari Hippo (~ 354 - 430 M)
:
:"Let this be in the heart of the penitent: when you hear a man confessing his sins, he has already come to life again; when you hear a man lay bare his conscience in confessing, he has already come forth from the sepulchre; but he is not yet unbound. When is he unbound? By whom is he unbound? "Whatever you loose on earth," He says, "shall be loosed also in heaven" [Mt 16:19; 18:18; Jn 20:23]. Rightly is the loosing of sins able to be given by the Church..." (Mazmur 101:2:3)
:ST. ATHANASIUS OF ALEXANDRIA (295 - 373 AD) -- Just as a man is enlightened by the Holy Spirit when he is baptized by a priest, so he who confesses his sins with a repentant heart obtains their remission from the priest. (On the Gospel of Luke 19)


== Referensi ==
:
{{reflist}}
:ST. AUGUSTINE OF HIPPO (c. 354 - 430 AD) -- Let this be in the heart of the penitent: when you hear a man confessing his sins, he has already come to life again; when you hear a man lay bare his conscience in confessing, he has already come forth from the sepulchre; but he is not yet unbound. When is he unbound? By whom is he unbound? "Whatever you loose on earth," He says, "shall be loosed also in heaven" [Mt 16:19; 18:18; Jn 20:23]. Rightly is the loosing of sins able to be given by the Church... (Psalms 101:2:3)


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Baptisan]]
* [[Baptisan]]
* [[Yohanes Pembaptis]]
* [[Yohanes Pembaptis]]
* Bagian [[Alkitab]] yang berkaitan: [[Matius 3]], [[Markus 1]], [[Lukas 3]], [[Yohanes 1]].


[[Kategori:Yesus]]
[[Kategori:Yesus]]

Revisi per 5 Januari 2013 00.36

Pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis. Sebuah ikon dari Rusia

Pembaptisan Yesus merupakan peristiwa di mana Yesus Kristus datang kepada Yohanes Pembaptis untuk dibaptiskan dan menjadi tanda permulaan pelayanan-Nya. Peristiwa ini dicatat di keempat Injil dalam Alkitab Kristen.[1]

Diceritakan bahwa pada usia tiga puluh tahun Yesus memulai pelayanannya. Ia mula-mula pergi ke sungai Yordan, di sana ada Yohanes Pembaptis yang mengajak orang untuk percaya kepada Allah dan membaptiskan mereka di sungai. Yesus pun lalu dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, meskipun semula Yohanes merasa tidak layak karena ia tahu bahwa Yesus adalah Tuhan. Pada saat dibaptis Roh Allah turun ke atas Yesus dalam rupa burung merpati dan terdengar suara dari surga yang mengatakan bahwa Yesus adalah Anak Allah. 

Setelah dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis, Yesus lalu pergi ke padang gurun dan berpuasa empat puluh hari empat puluh malam. Di sana Yesus dicobai Iblis tiga kali banyaknya dan tiga kali pula Yesus mengalahkan setiap pencobaan yang dihadapi.

Kisah pembaptisan Yesus

Menurut Injil Matius (3:1-17) Alkitab Terjemahan Baru:

Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat. Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: "Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya."
Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan. Maka datanglah kepadanya penduduk dari Yerusalem, dari seluruh Yudea dan dari seluruh daerah sekitar Yordan. Lalu sambil mengaku dosanya mereka dibaptis oleh Yohanes di sungai Yordan. Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: "Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang? Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan. Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini! Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api. Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."

Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?" Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.

Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya, lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

Makna Baptisan Yesus

Banyak pertanyaan muncul di sekitar baptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis, berkenaan dengan apakah Yesus berdosa sehingga perlu dibaptis. Para teolog menyimpulkan bahwa baptisan Yesus mempunyai makna yang lain. Baptisan ini dimaksudkan sebagai tanda solidaritas Yesus dengan manusia yang berdosa. Perlu diketahui pula bahwa sakramen baptisan sebenarnya sarana Allah untuk menghapus dosa manusia. Setelah pembaptisan, dosa asal dan dosa pribadi seseorang dihapuskan. Namun, pembaptisan bukan tanda bahwa orang itu pasti masuk surga. Orang tersebut juga masih bebas memilih perbuatan kudus atau perbuatan dosa. Demikian pula Yesus dibaptis sebagai simbol dimulainya pelayanan pengabaran Kerajaan Surga yang dilakukannya selama tiga tahun hingga Yesus mati disalibkan.

Komentar sejumlah tokoh-tokoh gereja

St. Theophilus dari Antiokhia, kepada Autolycus 2:16 (~ tahun 181 M)

"Lagipula, segala zat yang diciptakan dari air diberkati oleh Allah, sehingga menjadi tanda pula bagi orang-orang yang di kemudian hari menerima pertobatan dan pengampunan dosa-dosa melalui air dan baptisan penghidupan kembali -- semua yang menuju kepada kebenaran dan dilahirkan kembali dan menerima berkat dari Allah"

St. Irenaeus dari Lyons, Fragmen 34 (~ tahun 190 M).

"Dan [Naaman] menyelamkan diri ... tujuh kali di sungai Yordan" [2 Raja-raja 5:14]. Hal itu bukannya tidak berarti bagi Naaman pada zaman dahulu, ketika menderita penyakit kusta, dimurnikan pada saat dibaptis, tetapi [merupakan] sebagai indikasi kepada kita. Karena sebagaimana kita berpenyakit kusta dosa, kita dibuat menjadi bersih, dengan air kudus dan Firman Tuhan, dari pelanggaran-pelanggaran kita yang lama, dihidupkan kembali secara rohani sebagai bayi-bayi yang baru lahir, sebagaimana Tuhan menyatakan: "Kalau seorang tidak dilahirkan kembali melalui darah dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Sorga."

St. Klemens dari Alexandria, The Instructor of Children 1:6:26:1 (sebelum 202 M)

"When we are baptized, we are enlightened. Being enlightened, we are adopted as sons. Adopted as sons, we are made perfect. Made perfect, we become immortal...."and sons all of the Most High" [Psalm 82:6]. This work is variously called grace, illumination, perfection, and washing. It is a washing by which we are cleansed of sins; a gift of grace by which the punishments due our sins are remitted; an illumination by which we behold that holy light of salvation -- that is, by which we see God clearly; and we call that perfection which leaves nothing lacking. Indeed, if a man know God, what more does he need? Certainly it were out of place to call that which is not complete a true gift of God's grace. Because God is perfect, the gifts He bestows are perfect".
Sebelum Yohanes Pembaptis tidak ada sakramen pembaptisan, dan sebelum kedatangan Yesus, Yohanes hanya membaptis dengan air, namun seperti yang dinubuatkan oleh Yohanes bahwa setelah Yesus orang akan dibaptis dengan Roh. Pada saat orang percaya kepada Yesus, mengakui dosa-dosanya (kepada Yesus melalui imam yang tertahbis), dan dibaptis, maka orang tersebut telah menerima Roh/telah dibaptis oleh Roh.

Didache (pada awal tahun 70 M)

"Akuilah dosa-dosamu di gereja, dan jangan mengangkat doamu dengan kesadaran yang jahat. Inilah jalan kehidupan ... Pada Hari Tuhan berkumpul bersama, memecahkan roti, dan mengucapkan syukur, setelah mengakui pelanggaran-pelanggaranmu sehingga korbanmu menjadi murni. (4:14; 14:1)

St. Cyprian dari Karthage (250 M)

Sang rasul juga memberikan kesaksian dan berkata: ...."Barangsiapa makan roti dan minum cawan Tuhan dengan tidak pantas akan bersalah terhadap tubuh dan darah Tuhan" [1 Korintus 11:27]. Tetapi [the impenitent] spurn and despise all these warnings; before their sins are expiated, before they have made a confession of their crime, before their conscience has been purged in the ceremony and at the hand of the priest...they do violence to his body and blood, and with their hands and mouth they sin against the Lord more than when they denied him. (The Lapsed 15:1-3)

St. Athanasius dari Aleksandria (295 - 373 M)

"Just as a man is enlightened by the Holy Spirit when he is baptized by a priest, so he who confesses his sins with a repentant heart obtains their remission from the priest. (On the Gospel of Luke 19)

St. Augustinus dari Hippo (~ 354 - 430 M)

"Let this be in the heart of the penitent: when you hear a man confessing his sins, he has already come to life again; when you hear a man lay bare his conscience in confessing, he has already come forth from the sepulchre; but he is not yet unbound. When is he unbound? By whom is he unbound? "Whatever you loose on earth," He says, "shall be loosed also in heaven" [Mt 16:19; 18:18; Jn 20:23]. Rightly is the loosing of sins able to be given by the Church..." (Mazmur 101:2:3)

Referensi

Lihat pula