Lompat ke isi

Star Alliance: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
Ilham pintar (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan perangkat seluler
Ilham pintar (bicara | kontrib)
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: Suntingan perangkat seluler
Baris 20: Baris 20:
* {{Negara|Slovenia}} [[Adria Airways]] ([[2004]])
* {{Negara|Slovenia}} [[Adria Airways]] ([[2004]])
* {{Negara|Cina}} [[Air China]] ([[2007]])
* {{Negara|Cina}} [[Air China]] ([[2007]])
* {{Negara|Yunani}} [[Aegean Airlines]] ([[2010]]
* {{Negara|Yunani}} [[Aegean Airlines]] ([[2010]])
* {{Negara|Selandia Baru}} [[Air New Zealand]] ([[1999]])
* {{Negara|Selandia Baru}} [[Air New Zealand]] ([[1999]])
* {{Negara|Jepang}} [[All Nippon Airways]] ([[1999]])
* {{Negara|Jepang}} [[All Nippon Airways]] ([[1999]])

Revisi per 11 Juni 2014 08.33

Star Alliance, diluncurkan 14 Mei 1997, adalah sebuah aliansi maskapai penerbangan pertama, dan yang terbesar sampai saat ini dengan berbagai bentuk kerjasama.

  • Integrasi program frequent flyer, di mana miles bisa didapat dan dipakai di seluruh anggota aliansi di tingkat yang sama.
  • Pelanggan premiumnya memiliki akses ke seluruh lounge milik anggotanya di bandara.
  • Koordinasi jadwal untuk memungkinkan penerbangan yang menyatu walaupun menggunakan beberapa maskapai dalam satu tiket.
  • Harga khusus untuk perjalanan "keliling dunia" dan yang serupa dengan anggota menawarkan diskon dalam pemesanan perjalanan.
  • Pelayanan konsumen diharmoniskan agar konsumen memiliki kesan yang konsisten.
  • Kerjasama dalam hal pengembangan teknologi informasi.

Kerjasama erat ini menimbulkan kecurigaan tentang usaha-usaha anti persaingan. Star Alliance diinvestigasi oleh Uni Eropa sebagai penggabungan semu anggotanya. Spekulasi yang beredar adalah bahwa jika pemerintah mengizinkan, anggota Star Alliance akan bergabung ke dalam satu perusahaan. Pendirian Star Alliance kemudian mendorong munculnya aliansi lain seperti oneworld dan SkyTeam. Aliansi ini juga mengembangkan konsep regional pada 2004 untuk memasuki pasar melalui maskapai regional yang disponsori oleh anggota lain.

Sekarang, Star Alliance melayani 16.930 penerbangan per hari ke 842 bandara di 152 negara, setelah South African Airways dan Swiss International Air Lines bergabung awal April 2006 ditambah lagi US Airways yang bergabung dengan America West pada Mei 2005.

Star Alliance dipilih sebagai aliansi maskapai penerbangan terbaik pada World Airline Awards 2005 untuk kedua kalinya.


Anggota

Mulai 2004, keanggotaan Star Alliance terbagi kedalam keanggotaan penuh dan regional.Berikut adalah anggota Star Alliance sejak tahun 2013.

Keanggotaaan penuh

Maskapai pendiri ditulis tebal, tahun masuk di dalam kurung.

Anggota regional

Mantan anggota

Anggota Masa Depan

  • India Air India (Gagal memenuhi konsensus bulat dari maskapai anggota)

Lihat pula

Pranala luar