Lompat ke isi

Daftar final Piala Asia AFC

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Revisi sejak 11 Februari 2024 18.59 oleh Py21 (bicara | kontrib) (Artikel daftar final Piala Asia AFC)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Final Piala Asia AFC
Mulai digelar1956; 68 tahun lalu (1956)
1972; 52 tahun lalu (1972)
(pertandingan final perdana)
WilayahAsia (AFC)
Jumlah tim46 (kualifikasi)
24 (putaran final)
Juara bertahan Qatar (gelar ke-2)
Tim tersukses Jepang (4 gelar)

Piala Asia AFC adalah turnamen sepak bola internasional yang pertama kali diselenggarakan pada 1956. Turnamen ini diikuti tim nasional pria senior anggota Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), badan pengatur sepak bola di Asia, dan secara umum diselenggarakan empat tahun sekali. Pemenang edisi perdana, yang diselenggarakan dengan format sistem kompetisi penuh adalah Korea Selatan. Pertandingan final pertama kali diadakan pada edisi 1972, dengan Iran menang 2–1 atas Korea Selatan di Bangkok. Pada pertandingan final termutakhir yang diselenggarakan di Lusail pada 2023, Qatar menang 3–1 atas Yordania.

Final Piala Asia AFC adalah pertandingan terakhir untuk menentukan pemenang turnamen tersebut. Per turnamen edisi 2023, jika skor imbang setelah waktu normal 90 menit, perpanjangan waktu dimainkan. Jika skor tetap imbang setelah perpanjangan waktu, adu penalti digunakan untuk menentukan pemenang. Dari 14 pertandingan final yang sudah berlangsung, 5 pertandingan diantaranya berakhir hingga perpanjangan waktu, dengan 2 pertandingan berlanjut hingga adu penalti. Pemenang pertandingan final dinyatakan sebagai juara Asia dan menerima trofi Piala Asia AFC.[1]

Jepang merupakan tim tersukses pada turnamen ini, dengan 4 gelar juara. Arab Saudi dan Iran masing-masing dengan 3 gelar juara, sementara Korea Selatan dan Qatar masing-masing dengan 2 gelar juara. Australia, Irak, Israel, dan Kuwait masing-masing memiliki 1 gelar juara.

Daftar final

[sunting | sunting sumber]
Keterangan warna
# Pertandingan final tidak dimainkan
dagger Pemenang pertandingan ditentukan lewat perpanjangan waktu
* Pemenang pertandingan ditentukan lewat adu penalti
  • Kolom "Tahun" menunjukkan tahun Piala Asia diselenggarakan dan pranala wiki menuju artikel tentang turnamen edisi tahun tersebut.
  • Pranala pada kolom "Juara" dan "Juara kedua" menuju artikel tentang tim nasional sepak bola negara tersebut, bukan artikel tentang negara tersebut.
  • Pranala wiki pada kolom "Skor" menuju artikel tentang pertandingan final turnamen edisi tahun tersebut.
Tahun Juara Skor Juara kedua Tempat pertandingan Lokasi Penonton Ref.
1956 Korea Selatan  T/A  Israel Sistem kompetisi penuh [2]
1960 Korea Selatan  T/A  Israel
1964 Israel  T/A  India
1968 Iran  T/A  Burma
1972 Iran  2–1
[n 1]
 Korea Selatan Stadion Nasional Thailand Bangkok, Thailand 15.000
1976 Iran  1–0  Kuwait Stadion Aryamehr Tehran, Iran 100.000
1980 Kuwait  3–0  Korea Selatan Stadion Sabah Al-Salem Kota Kuwait, Kuwait 25.000
1984 Arab Saudi  2–0  Tiongkok Stadion Nasional Singapura Singapura 26.000
1988 Arab Saudi  0–0
[n 2]
 Korea Selatan Stadion Al-Ahly Doha, Qatar 20.000
1992 Jepang  1–0  Arab Saudi Hiroshima Big Arch Hiroshima, Jepang 60.000
1996 Arab Saudi  0–0
[n 3]
 Uni Emirat Arab Stadion Sheikh Zayed Abu Dhabi, Uni Emirat Arab 60.000
2000 Jepang  1–0  Arab Saudi Stadion Camille Chamoun Beirut, Lebanon 47.400
2004 Jepang  3–1  Tiongkok Stadion Buruh Beijing, Tiongkok 62.000
2007 Irak  1–0  Arab Saudi Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Indonesia 60.000
2011 Jepang  1–0
[n 4]
 Australia Stadion Internasional Khalifa Doha, Qatar 37.174
2015 Australia  2–1
[n 5]
 Korea Selatan Stadion Australia Sydney, Australia 76.385
2019 Qatar  3–1  Jepang Stadion Kota Olahraga Zayed Abu Dhabi, Uni Emirat Arab 36.776
2023 Qatar  3–1  Yordania Stadion Lusail Lusail, Qatar 86.492 [3]
Pertandingan final mendatang
Tahun Finalis Laga Finalis Tempat pertandingan Lokasi
2027 vs. Stadion Internasional Raja Fahd Riyadh, Arab Saudi


Hasil berdasarkan negara

[sunting | sunting sumber]
Hasil berdasarkan negara
Tim Juara Juara kedua Jumlah final Tahun sebagai juara Tahun sebagai juara kedua
 Jepang 4 1 5 1992, 2000, 2004, 2011 2019
 Arab Saudi 3 3 6 1984, 1988, 1996 1992, 2000, 2007
 Iran 3 0 3 1968, 1972, 1976
 Korea Selatan 2 4 6 1956, 1960 1972, 1980, 1988, 2015
 Qatar 2 0 2 2019, 2023
 Israel[i] 1 2 3 1964 1956, 1960
 Kuwait 1 1 2 1980 1976
 Australia 1 1 2 2015 2011
 Irak 1 0 1 2007
 Tiongkok 0 2 2 1984, 2004
 Uni Emirat Arab 0 1 1 1996
 India 0 1 1 1964
 Myanmar 0 1 1 1968
 Yordania 0 1 1 2023
  1. ^ Israel dikeluarkan dari keanggotaan AFC pada awal dekade 1970-an dan akhirnya menjadi anggota UEFA.[4]
  1. ^ Skor 1–1 setelah 90 menit.
  2. ^ Skor 0–0 setelah 120 menit. Arab Saudi menang 4–2 lewat adu penalti.
  3. ^ Skor 0–0 setelah 120 menit. Arab Saudi menang 4–3 lewat adu penalti.
  4. ^ Skor 0–0 setelah 90 menit.
  5. ^ Skor 1–1 setelah 90 menit.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ "Dazzling new AFC Asian Cup trophy unveiled in Dubai". the-afc.com (dalam bahasa Inggris). Konfederasi Sepak Bola Asia. Diakses tanggal 12 April 2020. 
  2. ^ "AFC ASIAN CUP UAE 2019 POST TOURNAMENT REPORT". the-afc.com (dalam bahasa Inggris). Konfederasi Sepak Bola Asia. Diakses tanggal 12 April 2020. 
  3. ^ "Afif stars as Qatar defeat Jordan to retain title". the-afc.com (dalam bahasa Inggris). Konfederasi Sepak Bola Asia. 10 Februari 2024. Diakses tanggal 11 Februari 2024. 
  4. ^ "About the IFA" (dalam bahasa Inggris). Asosiasi Sepak Bola Israel. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2 Mei 2008. Diakses tanggal 27 Juli 2014.