Abad Pertengahan Awal: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
LaninBot (bicara | kontrib)
k Menghilangkan spasi sebelum tanda koma dan tanda titik dua
menghapus tahun
Tag: Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
Baris 1: Baris 1:
[[Berkas:Europe 814.svg|jmpl|500px|Eropa pada abad pertengahan awal setelah kematian [[Karel yang Agung]].]]
[[Berkas:Europe 814.svg|jmpl|500px|Eropa pada abad pertengahan awal setelah kematian [[Karel yang Agung]].]]


'''Abad Pertengahan Awal''' adalah periode dalam [[sejarah Eropa]] yang berlangsung dari abad ke-5 hingga abad ke-10. Periode ini dimulai setelah kemunduran [[Kekaisaran Romawi]] dan digantikan oleh [[Puncak Abad Pertengahan]] (1001–1300). Pada periode ini, tren-tren yang dimulai pada masa klasik berlanjut, seperti berkurangnya jumlah penduduk (terutama di wilayah perkotaan), penurunan perdagangan, dan meningkatnya imigrasi. Periode ini diberi label "[[zaman kegelapan]]" karena sedikitnya karya sastra dan budaya yang dihasilkan di [[Eropa Barat]] pada masa itu. Namun, [[Kekaisaran Romawi Timur]] berhasil bertahan, walaupun pada abad ke-7 [[kekhalifahan]] [[Islam]] menaklukkan banyak wilayah Romawi. Istilah "zaman kegelapan" tidak tepat bila diaplikasikan di [[Semenanjung Iberia]] karena pada masa itu seni, budaya, dan ilmu pengetahan berkembang pesat di [[Kekhalifahan Kordoba]].<ref>Daniel Eisenberg, "No hubo una edad media española," in ''Propuestas teorico-metodológicas para el estudio de la literatura hispanica medieval'', ed. Lillian van der Walde (Mexico: Universidad Autónoma Metropolitana - Iztapalapa, 2003, https://web.archive.org/web/*/http://users.ipfw.edu/jehle/deisenbe/Other_Hispanic_Topics/NOHUBOUN.htm)</ref>
'''Abad Pertengahan Awal''' adalah periode dalam [[sejarah Eropa]] yang berlangsung dari abad ke-5 hingga abad ke-10. Periode ini dimulai setelah kemunduran [[Kekaisaran Romawi]] dan digantikan oleh [[Puncak Abad Pertengahan]]. Pada periode ini, tren-tren yang dimulai pada masa klasik berlanjut, seperti berkurangnya jumlah penduduk (terutama di wilayah perkotaan), penurunan perdagangan, dan meningkatnya imigrasi. Periode ini diberi label "[[zaman kegelapan]]" karena sedikitnya karya sastra dan budaya yang dihasilkan di [[Eropa Barat]] pada masa itu. Namun, [[Kekaisaran Romawi Timur]] berhasil bertahan, walaupun pada abad ke-7 [[kekhalifahan]] [[Islam]] menaklukkan banyak wilayah Romawi. Istilah "zaman kegelapan" tidak tepat bila diaplikasikan di [[Semenanjung Iberia]] karena pada masa itu seni, budaya, dan ilmu pengetahan berkembang pesat di [[Kekhalifahan Kordoba]].<ref>Daniel Eisenberg, "No hubo una edad media española," in ''Propuestas teorico-metodológicas para el estudio de la literatura hispanica medieval'', ed. Lillian van der Walde (Mexico: Universidad Autónoma Metropolitana - Iztapalapa, 2003, https://web.archive.org/web/*/http://users.ipfw.edu/jehle/deisenbe/Other_Hispanic_Topics/NOHUBOUN.htm)</ref>


Tren-tren tersebut berubah pada periode berikutnya. Pada tahun 800, gelar "Kaisar Romawi" dipulihkan kembali di Eropa Barat oleh [[Karel yang Agung]]. Agrikultur sistematis Eropa kembali muncul dalam bentuk [[sistem feudal]], yang menghasilkan inovasi seperti [[rotasi tanaman|sistem tiga ladang]] dan alat pembajak sawah yang berat. Migrasi suku-suku mulai stabil, walaupun wilayah utara masih terkena dampak perluasan wilayah [[Viking]].
Tren-tren tersebut berubah pada periode berikutnya. Pada tahun 800, gelar "Kaisar Romawi" dipulihkan kembali di Eropa Barat oleh [[Karel yang Agung]]. Agrikultur sistematis Eropa kembali muncul dalam bentuk [[sistem feudal]], yang menghasilkan inovasi seperti [[rotasi tanaman|sistem tiga ladang]] dan alat pembajak sawah yang berat. Migrasi suku-suku mulai stabil, walaupun wilayah utara masih terkena dampak perluasan wilayah [[Viking]].

Revisi per 10 Agustus 2022 01.25

Eropa pada abad pertengahan awal setelah kematian Karel yang Agung.

Abad Pertengahan Awal adalah periode dalam sejarah Eropa yang berlangsung dari abad ke-5 hingga abad ke-10. Periode ini dimulai setelah kemunduran Kekaisaran Romawi dan digantikan oleh Puncak Abad Pertengahan. Pada periode ini, tren-tren yang dimulai pada masa klasik berlanjut, seperti berkurangnya jumlah penduduk (terutama di wilayah perkotaan), penurunan perdagangan, dan meningkatnya imigrasi. Periode ini diberi label "zaman kegelapan" karena sedikitnya karya sastra dan budaya yang dihasilkan di Eropa Barat pada masa itu. Namun, Kekaisaran Romawi Timur berhasil bertahan, walaupun pada abad ke-7 kekhalifahan Islam menaklukkan banyak wilayah Romawi. Istilah "zaman kegelapan" tidak tepat bila diaplikasikan di Semenanjung Iberia karena pada masa itu seni, budaya, dan ilmu pengetahan berkembang pesat di Kekhalifahan Kordoba.[1]

Tren-tren tersebut berubah pada periode berikutnya. Pada tahun 800, gelar "Kaisar Romawi" dipulihkan kembali di Eropa Barat oleh Karel yang Agung. Agrikultur sistematis Eropa kembali muncul dalam bentuk sistem feudal, yang menghasilkan inovasi seperti sistem tiga ladang dan alat pembajak sawah yang berat. Migrasi suku-suku mulai stabil, walaupun wilayah utara masih terkena dampak perluasan wilayah Viking.

Catatan kaki

  1. ^ Daniel Eisenberg, "No hubo una edad media española," in Propuestas teorico-metodológicas para el estudio de la literatura hispanica medieval, ed. Lillian van der Walde (Mexico: Universidad Autónoma Metropolitana - Iztapalapa, 2003, https://web.archive.org/web/*/http://users.ipfw.edu/jehle/deisenbe/Other_Hispanic_Topics/NOHUBOUN.htm)

Pranala luar