Lompat ke isi

Bambang Sudibyo: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
Tidak ada ringkasan suntingan
→‎Referensi: balik PAN
 
(35 revisi perantara oleh 25 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{Infobox Officeholder
{{Infobox Officeholder
|honorific-prefix =
| honorific-prefix =
|name = {{PAGENAME}}
| name = {{PAGENAME}}
|image = Bambang Sudibyo.jpg
| image = Bambang Sudibyo.jpg
|imagesize =
| imagesize =
|caption =
| caption =
| office = Ketua [[Badan Amil Zakat Nasional]]
|office = [[Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia|Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia]]
|order = 25
| order =
|term_start = 21 Oktober 2004
| term_start = 2015
|term_end = 20 Oktober 2009
| term_end = 2020
|president = [[Susilo Bambang Yudhoyono]]
| president = [[Joko Widodo]]
|predecessor = [[Abdul Malik Fadjar]]
| predecessor = [[Didin Hafidhuddin]]
|successor = [[Mohammad Nuh]]
| successor = [[Noor Achmad]]
|office2 = [[Menteri Keuangan Republik Indonesia|Menteri Keuangan Indonesia]]
| office2 = Menteri Pendidikan Nasional Indonesia
|order2 = 21
| order2 = ke-25
|term_start2 = [[23 Oktober]] [[1999]]
| term_start2 = 21 Oktober 2004
|term_end2 = [[23 Agustus]] [[2000]]
| term_end2 = 20 Oktober 2009
|president2 = [[Abdurrahman Wahid]]
| president2 = [[Susilo Bambang Yudhoyono]]
|predecessor2 = [[Bambang Subianto]]
| vicepresident2 = [[Jusuf Kalla]]
| predecessor2 = [[Abdul Malik Fadjar]]
|successor2 = [[Prijadi Praptosuhardjo]]
| successor2 = [[Mohammad Nuh]]
|birth_date = {{birth date and age|1952|10|8}}
| office3 = Menteri Keuangan Indonesia
|birth_place = {{flagicon|Indonesia}} [[Temanggung]], [[Jawa Tengah]], [[Indonesia]]
| order3 = ke-21
|death_date =
| term_start3 = 29 Oktober 1999
|death_place =
| term_end3 = 23 Agustus 2000
|party = [[Partai Amanat Nasional]]
| president3 = [[Abdurrahman Wahid]]
|spouse = Retno Sunarminingsih
| vicepresident3 = [[Megawati Soekarnoputri]]
|children = Dananta Adi Nugraha<br>Harintho Budhi Wibowo
| predecessor3 = [[Bambang Subianto]]
|residence =
| successor3 = [[Prijadi Praptosuhardjo]]
|alma_mater = [[Universitas Gajah Mada]]<br>North Carolina University
| birth_date = {{birth date and age|1952|10|8}}
|occupation =
| birth_place = [[Temanggung]], [[Jawa Tengah]], [[Indonesia]]
|profession =Akademisi, politisi
| death_date =
|religion = [[Islam]]
| death_place =
| party = [[Partai Amanat Nasional]]
| spouse = Retno Sunarminingsih
| children = <!-- Kolom ini diisi hanya jumlah anak; hanya nama anak yang secara independen sudah terkenal atau telah memiliki artikelnya di Wikipedia; bila ada rujukan/referensi, uraikan pada artikel -->2
| residence =
| alma_mater = [[Universitas Gadjah Mada]]<br>North Carolina University
| occupation =
| profession = Akademisi, politisi
| religion = [[Islam]]
}}
}}
'''[[Profesor|Prof.]] [[Doktor|Dr.]] Bambang Sudibyo, [[MBA]]''' ({{lahirmati|[[Temanggung]], [[Jawa Tengah]]|8|10|1952}}), adalah seorang [[politikus]], [[ekonomi|ekonom]], dan akademisi [[Indonesia]]. Dia merupakan alumnus [[Universitas Gadjah Mada]] Ia adalah [[Daftar Menteri Keuangan Republik Indonesia|Menteri Keuangan]] pada [[Kabinet Persatuan Nasional]] dan [[Menteri Pendidikan Nasional|Menteri Pendidikan]] pada [[Kabinet Indonesia Bersatu]].
'''[[Profesor|Prof.]] [[Doktor|Dr.]] Bambang Sudibyo, [[MBA|M.B.A.]]''' ({{lahirmati|[[Temanggung]], [[Jawa Tengah]]|8|10|1952}}), adalah seorang [[politikus]], [[ekonomi|ekonom]], dan akademisi [[Indonesia]]. Dia merupakan alumnus [[Universitas Gadjah Mada]] Ia adalah [[Daftar Menteri Keuangan Republik Indonesia|Menteri Keuangan]] pada [[Kabinet Persatuan Nasional]] dan [[Menteri Pendidikan Nasional|Menteri Pendidikan]] pada [[Kabinet Indonesia Bersatu]]. Ia berasal dari [[Partai Amanat Nasional]].

Ia berasal dari [[Partai Amanat Nasional]].


== Latar Belakang ==
== Latar Belakang ==
=== Awal kehidupan dan keluarga ===
=== Awal kehidupan dan keluarga ===
Bambang Sudibyo lahir di Temanggung, Jawa Tengah, 8 Oktober 1952. Ia adalah anak guru agama dan petani tembakau dan padi di Temanggung. Bambang adalah anak kelima dari 11 bersaudara. Ia menempuh pendidikan dasar di kotanya, Temanggung. Setelah lulus SD kemudian masuk ke SMP Negeri 2 Temanggung dan melanjutkan ke SMA Negeri 1 Temanggung. Bambang berhasil menyelesaikan kuliah S1 sebagai sarjana ekonomi pada tahun 1977 di [[Universitas Gajah Mada]]. Selesai kuliah, ia mendapat tawaran untuk menjadi dosen di UGM. Sejak tahun 1978, Bambang pun mulai mengajar di almamaternya.<ref>{{cite web |url=http://kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id/cabinet_personnel/?box=detail&id=566&from_box=list&hlm=1&search_ruas=&search_keyword=&activation_status=&presiden_id=3&presiden=gusdur |title=Pejabat Kabinet:
Bambang Sudibyo lahir di Temanggung, Jawa Tengah, 8 Oktober 1952. Ia adalah anak guru agama dan petani tembakau dan padi di Temanggung. Bambang adalah anak kelima dari 11 bersaudara. Ia menempuh pendidikan dasar di kotanya, Temanggung. Setelah lulus SD kemudian masuk ke SMP Negeri 2 Temanggung dan melanjutkan ke [[SMA Negeri 1 Temanggung]]. Bambang berhasil menyelesaikan kuliah S1 sebagai sarjana ekonomi pada tahun 1977 di [[Universitas Gajah Mada]]. Selesai kuliah, ia mendapat tawaran untuk menjadi dosen di UGM. Sejak tahun 1978, Bambang pun mulai mengajar di almamaternya.<ref>{{cite web |url=http://kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id/cabinet_personnel/?box=detail&id=566&from_box=list&hlm=1&search_ruas=&search_keyword=&activation_status=&presiden_id=3&presiden=gusdur |title=Pejabat Kabinet:
Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA |last1= |first1= |last2= |first2= |date= |website=Kepustakaan Presiden Republik Indonesia |publisher=Direktorat Deposit Bahan Pustaka, Sub Direktorat Bibliografi, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia |access-date=31 Januari 2016 |quote=}}</ref>
Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA |last1= |first1= |last2= |first2= |date= |website=Kepustakaan Presiden Republik Indonesia |publisher=Direktorat Deposit Bahan Pustaka, Sub Direktorat Bibliografi, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia |access-date=31 Januari 2016 |quote= |archive-date=2020-11-11 |archive-url=https://web.archive.org/web/20201111102003/https://kepustakaan-presiden.perpusnas.go.id/cabinet_personnel/?box=detail&id=566&from_box=list&hlm=1&search_ruas=&search_keyword=&activation_status=&presiden_id=3&presiden=gusdur |dead-url=yes }}</ref>


=== Pernikahan ===
=== Pernikahan ===
Baris 48: Baris 55:
Perjalanan kariernya di Kementerian Keuangan dirintis setelah menjabat sebagai Dosen Ekonomi,<ref>Dahlan, M. Alwi. 1995. Menanggapi Tantangan Masa Depan: Kumpulan Pemikiran Para Pakar. Pustaka Sinar Harapan:Jakarta</ref> ketua Dewan Ekonomi, Komisaris BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) X, wakil ketua Komisaris Pertamina serta menjadi anggota Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK).<ref>Warta Ekonomi, Volume 12. 2000. Obor Sarana Utama</ref> Perjalanan kariernya di bidang ekonomi dan keuangan menjadikan dia dipilih sebagai Menteri Keuangan masa [[Kabinet Persatuan Nasional]].<ref>Keputusan Presiden RI No. 355/M Tahun 1999 tanggal 26 Oktober 1999</ref> Kebijakannya adalah mengupayakan keberlanjutan anggaran dan kembali menghidupkan sektor riil yang dirasakan macet. Kebijakannya lebih mendukung perkembangan sisi fiskal.<ref>Edukasi Keuangan Edisi 8/2011 Hal 12</ref> Jabatannya sebagai Menteri Keuangan tidak sampai satu tahun. Pada tanggal 28 Agustus 2000, seorang Professional Perbankan dari Bank BRI, Prijadi Praptosuhardjo menggantikannya.<ref>Keputusan Presiden RI No. 234/M Tahun 2000 tanggal 23 Oktober 2000</ref>
Perjalanan kariernya di Kementerian Keuangan dirintis setelah menjabat sebagai Dosen Ekonomi,<ref>Dahlan, M. Alwi. 1995. Menanggapi Tantangan Masa Depan: Kumpulan Pemikiran Para Pakar. Pustaka Sinar Harapan:Jakarta</ref> ketua Dewan Ekonomi, Komisaris BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) X, wakil ketua Komisaris Pertamina serta menjadi anggota Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK).<ref>Warta Ekonomi, Volume 12. 2000. Obor Sarana Utama</ref> Perjalanan kariernya di bidang ekonomi dan keuangan menjadikan dia dipilih sebagai Menteri Keuangan masa [[Kabinet Persatuan Nasional]].<ref>Keputusan Presiden RI No. 355/M Tahun 1999 tanggal 26 Oktober 1999</ref> Kebijakannya adalah mengupayakan keberlanjutan anggaran dan kembali menghidupkan sektor riil yang dirasakan macet. Kebijakannya lebih mendukung perkembangan sisi fiskal.<ref>Edukasi Keuangan Edisi 8/2011 Hal 12</ref> Jabatannya sebagai Menteri Keuangan tidak sampai satu tahun. Pada tanggal 28 Agustus 2000, seorang Professional Perbankan dari Bank BRI, Prijadi Praptosuhardjo menggantikannya.<ref>Keputusan Presiden RI No. 234/M Tahun 2000 tanggal 23 Oktober 2000</ref>


=== Menteri Pendidikan Nasional ===
== Referensi ==
== Referensi ==


Baris 58: Baris 64:
{{kotak suksesi|jabatan=[[Menteri Keuangan Republik Indonesia|Menteri Keuangan]]|pendahulu=[[Bambang Subianto]]|pengganti=[[Prijadi Praptosuhardjo]]|tahun=1999–2000}}
{{kotak suksesi|jabatan=[[Menteri Keuangan Republik Indonesia|Menteri Keuangan]]|pendahulu=[[Bambang Subianto]]|pengganti=[[Prijadi Praptosuhardjo]]|tahun=1999–2000}}
{{Kotak_selesai}}
{{Kotak_selesai}}
{{Kabinet Indonesia Bersatu|state=collapsed}}
{{Kabinet Indonesia Bersatu|state=collapsed}}{{Kabinet Persatuan Nasional}}{{Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia}}
{{Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia}}
{{Menteri Keuangan Indonesia}}
{{Menteri Keuangan Indonesia}}


{{lifetime|1952||Sudibyo, Bambang}}
{{lifetime|1952|}}
{{indo-bio-stub}}


[[Kategori:Politikus Partai Amanat Nasional]]
[[Kategori:Ekonom Indonesia]]
[[Kategori:Tokoh ICMI]]
[[Kategori:Profesor Indonesia]]
[[Kategori:Dosen Universitas Gadjah Mada]]
[[Kategori:Alumni Universitas Gadjah Mada]]
[[Kategori:Alumni Universitas Gadjah Mada]]
[[Kategori:Tokoh Jawa]]
[[Kategori:Tokoh dari Temanggung]]
[[Kategori:Tokoh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia]]
[[Kategori:Tokoh Muhammadiyah]]
[[Kategori:Politikus Partai Amanat Nasional]]
[[Kategori:Menteri Keuangan Indonesia]]
[[Kategori:Menteri Keuangan Indonesia]]
[[Kategori:Menteri Pendidikan Indonesia]]
[[Kategori:Menteri Pendidikan Indonesia]]

[[Kategori:Tokoh Muhammadiyah]]
{{Indo-politikus-stub}}
[[Kategori:Tokoh dari Temanggung]]
[[Kategori:Tokoh Jawa Tengah]]
[[Kategori:Tokoh Jawa]]

Revisi terkini sejak 13 Februari 2024 03.05

Bambang Sudibyo
Ketua Badan Amil Zakat Nasional
Masa jabatan
2015–2020
PresidenJoko Widodo
Menteri Pendidikan Nasional Indonesia ke-25
Masa jabatan
21 Oktober 2004 – 20 Oktober 2009
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Wakil PresidenJusuf Kalla
Menteri Keuangan Indonesia ke-21
Masa jabatan
29 Oktober 1999 – 23 Agustus 2000
PresidenAbdurrahman Wahid
Wakil PresidenMegawati Soekarnoputri
Informasi pribadi
Lahir8 Oktober 1952 (umur 71)
Temanggung, Jawa Tengah, Indonesia
Partai politikPartai Amanat Nasional
Suami/istriRetno Sunarminingsih
Anak2
Alma materUniversitas Gadjah Mada
North Carolina University
ProfesiAkademisi, politisi
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Prof. Dr. Bambang Sudibyo, M.B.A. (lahir 8 Oktober 1952), adalah seorang politikus, ekonom, dan akademisi Indonesia. Dia merupakan alumnus Universitas Gadjah Mada Ia adalah Menteri Keuangan pada Kabinet Persatuan Nasional dan Menteri Pendidikan pada Kabinet Indonesia Bersatu. Ia berasal dari Partai Amanat Nasional.

Latar Belakang

[sunting | sunting sumber]

Awal kehidupan dan keluarga

[sunting | sunting sumber]

Bambang Sudibyo lahir di Temanggung, Jawa Tengah, 8 Oktober 1952. Ia adalah anak guru agama dan petani tembakau dan padi di Temanggung. Bambang adalah anak kelima dari 11 bersaudara. Ia menempuh pendidikan dasar di kotanya, Temanggung. Setelah lulus SD kemudian masuk ke SMP Negeri 2 Temanggung dan melanjutkan ke SMA Negeri 1 Temanggung. Bambang berhasil menyelesaikan kuliah S1 sebagai sarjana ekonomi pada tahun 1977 di Universitas Gajah Mada. Selesai kuliah, ia mendapat tawaran untuk menjadi dosen di UGM. Sejak tahun 1978, Bambang pun mulai mengajar di almamaternya.[1]

Pernikahan

[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1979, Bambang menikah dengan Retno Sunarminingsih. Setelah menikah, istrinya menjadi dosen farmasi di Universitas Gajah Mada (UGM). Istrinya kini menjabat sebagai salah seorang Wakil Rektor bidang Penelitian di UGM dengan menyandang gelar profesor doktor. Pernikahannya dikaruniai dua orang anak, Dananta Adi Nugraha dan Harintho Budhi Wibowo.

Menteri Keuangan

[sunting | sunting sumber]

Perjalanan kariernya di Kementerian Keuangan dirintis setelah menjabat sebagai Dosen Ekonomi,[2] ketua Dewan Ekonomi, Komisaris BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) X, wakil ketua Komisaris Pertamina serta menjadi anggota Komite Kebijakan Sektor Keuangan (KKSK).[3] Perjalanan kariernya di bidang ekonomi dan keuangan menjadikan dia dipilih sebagai Menteri Keuangan masa Kabinet Persatuan Nasional.[4] Kebijakannya adalah mengupayakan keberlanjutan anggaran dan kembali menghidupkan sektor riil yang dirasakan macet. Kebijakannya lebih mendukung perkembangan sisi fiskal.[5] Jabatannya sebagai Menteri Keuangan tidak sampai satu tahun. Pada tanggal 28 Agustus 2000, seorang Professional Perbankan dari Bank BRI, Prijadi Praptosuhardjo menggantikannya.[6]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ "Pejabat Kabinet: Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA". Kepustakaan Presiden Republik Indonesia. Direktorat Deposit Bahan Pustaka, Sub Direktorat Bibliografi, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-11-11. Diakses tanggal 31 Januari 2016.  horizontal tab character di |title= pada posisi 19 (bantuan)
  2. ^ Dahlan, M. Alwi. 1995. Menanggapi Tantangan Masa Depan: Kumpulan Pemikiran Para Pakar. Pustaka Sinar Harapan:Jakarta
  3. ^ Warta Ekonomi, Volume 12. 2000. Obor Sarana Utama
  4. ^ Keputusan Presiden RI No. 355/M Tahun 1999 tanggal 26 Oktober 1999
  5. ^ Edukasi Keuangan Edisi 8/2011 Hal 12
  6. ^ Keputusan Presiden RI No. 234/M Tahun 2000 tanggal 23 Oktober 2000
Jabatan politik
Didahului oleh:
Abdul Malik Fadjar
Menteri Pendidikan Nasional Indonesia
2004–2009
Diteruskan oleh:
Muhammad Nuh
Didahului oleh:
Bambang Subianto
Menteri Keuangan
1999–2000
Diteruskan oleh:
Prijadi Praptosuhardjo