Lompat ke isi

Batalyon Infanteri 5

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Batalyon Infanteri 5/Marinir
Berkas:Gambar kormar.png
Lambang Korps Marinir
Dibentuk14 Juli 1962
NegaraIndonesia
Cabang TNI Angkatan Laut
Tipe unitBerkas:Gambar kormar.png Korps Marinir
Bagian dariBrigade Infanteri 1/Marinir
Julukan"*GURITA CAKTI*"
PelindungLima Pertama Yang Utama LPYU
Moto"Maha Yudha Bhumi Bala Eka Pratama"
Situs webwww.marinir.mil.id

Batalyon Infanteri 5/Gurita Cakti disingkat Yonif 5/Marinir adalah sebuah pasukan marinir Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) yang merupakan bagian dari Brigade Infanteri 1/Marinir yang bermarkas besar di Tanjung Perak, Surabaya.[1] Yonif-5 Marinir mempunyai tugas pokok sebagai Satuan Pelaksana (Satlak) Brigade Infanteri 1/Marinir untuk membina kemampuan, ketrampilan serta menyiapkan unsur-unsur sebagai Pasukan Pendarat (Pasrat) dalam rangka pelaksanaan operasi amibi, operasi oleh satuan TNI AL dan operasi hankam lainnya. Sehingga dengan tugas pokok tersebut, peranan dan keberadaan Yonif-5 Marinir sangat penting dan strategis.

“…..Lima Pertama, Selamat Pagi...,!!!! Itulah salam yang diucapkan oleh prajurit Yonif-5 Marinir yang bermarkas di Ujung, Surabaya Jawa Timur, dalam mengawali kegiatan setiap hari, selain itu, salam tersebut juga diucapkan setiap pertemuan dengan sesama prajurit dari Yonif-5 Marinir, baik itu yang aktif maupun purnawirawan. Lima Pertama mengandung arti bahwa Lima adalah meref leksikan Yonif-5 Marinir, dan Pertama berarti pemenang dan terbaik dari kesemuanya, jadi Lima Pertama berarti Yonif-5 Marinir harus selalu menjadi yang terbaik dan pemenang dalam setiap kegiatan.…”

Sejarah

Batalyon Infanteri 5/Marinir dibentuk pada tanggal 14 Juli 1962 sesuai dengan Skep Panglima KKO AL nomor 5401.11 tanggal 14 Juli 1962 dengan sebutan Batalyon-5 KKO AL. Sejalan dengan perkembangan organisasi dalam tubuh KKO AL, maka Batalyon-5 KKO AL mengalami perubahan nama. Berdasarkan Skep Pangko nomor 5401.13 tanggal 31 Desember 1965 Yon-5 KKO AL berubah nama menjadi Batalyon-5 Infanteri KKO AL. Pada tahun 1971 Yonif-5 KKO AL masuk menjadi organik Paskoarma dan diresmikan sebagai satuan cadangan umum sekaligus sebagai induk pembinaan Paskamrat Daeral. Tahun 1977 Yonif-5 KKO AL berganti nama menjadi Batalyon-5 Parasutis Amfibius bersamaan dengan perubahan nama kesatuan di lingkungan Korps Marinir. Dalam perkembangannya sesuai dengan Skep Dan Kormar nomor Skep/01/I/1977 tanggal 25 Januari 1977 terjadi perubahan nama kembali dari Batalyon-5 Parasutis Amfibius menjadi Marinir Infanteri-5.[2]

Kemudian pada tanggal 17 April 1979, Dan Kormar mengeluarkan Surat Keputusan nomor Skep/14/IV/1979 yang berisi perubahan kedudukan dan nama Marinir Infanteri-5 yang semula sebagai Komando Pelaksana Kormar menjadi Batalyon Infanteri-5 Marinir (Yonif-5 Mar) sebagai satuan Pelaksana Menif Mar dan berkedudukan langsung di bawah Dan Menif Mar. Kedudukan, fungsi dan bagan organisasi Yonif-5 Mar pada prinsipnya sama dengan Yonif dengan Batalyon yang lainnya. Yonif-5 yang bermarkas di Ujung, Surabaya berkedudukan sama seperti semula yaitu di bawah Brigade Infanteri 1/Marinir Surabaya yang hingga saat ini penyebutannya masih sama yaitu Batalyon Infanteri-5 Marinir.

Komandan

Danyonif 5/Marinir Periode 1962 sampai Sekarang

  1. Kapten KKO Herman Mudjirun (1962)
  2. Mayor KKO Oemarsaid (1962 s/d 1964)
  3. Letkol KKO RM. Sadjimin (1964)
  4. Mayor KKO Djoni Rubino (1964 s/d 1965)
  5. Mayor KKO Suparmo (1965 s/d 1968)
  6. Kapten KKO Sukamto (1968 s/d 1970)
  7. Kapten KKO Husen Martaatmadja (1970)
  8. Mayor KKO Sudaryo (1970 s/d 1973)
  9. Mayor KKO Sunarto (1973)
  10. Mayor KKO Sarpa (1973 s/d 1975)
  11. Letkol KKO Achmad Sediyono (1975 s/d 1977)
  12. Letkol Mar Suharsono (1977)
  13. Letkol Mar Baroto Sardadi (1977 s/d 1978)
  14. Letkol Mar Sarpa (1978 s/d 1981)
  15. Letkol Mar Ismu Edy Ismakun (1981 s/d 1983)
  16. Letkol Mar Sugiarto Achmad (1983 s/d 1986)
  17. Letkol Mar Ferry Laturiuw (1986 s/d 1988)
  18. Letkol Mar Bastian Umar (1988 s/d 1990)
  19. Letkol Mar Gofar Soetono (1990 s/d 1991)
  20. Letkol Mar Harry Triono (1991 s/d 1993)
  21. Letkol Mar Eddy Oetomo (1993 s/d 1995)
  22. Letkol Mar Djunaidi Djahri (1995 s/d 1996)
  23. Letkol Mar Baharudin (1996 s/d 1998)
  24. Letkol Mar Gatot Subroto (1998)
  25. Letkol Mar LW. Supit (1998 s/d 2000)
  26. Letkol Mar Gatot Triswanto (2000 s/d 2002)
  27. Letkol Mar Joko Supriyanto (2002 s/d 2004)
  28. Letkol Mar Untung Medianto (2004 s/d 2005)
  29. Letkol Mar Hasanuddin (2005 s/d 2007)
  30. Letkol Mar Amin Budi Cahyono (2007 s/d 2008)
  31. Letkol Mar Sarjito (2008)
  32. Letkol Mar Firman Johan (2008 s/d 2009)
  33. Letkol Mar Agus Dwi Laksana P. (2009 s/d 2010)
  34. Letkol Mar Nurhidayat (2010 s/d 2011)
  35. Letkol Mar Atam (2011)
  36. Letkol Mar Amir Kasman (2011 s/d 2012)
  37. Letkol Mar Joni Sulistiawan (2012 s/d 2014)
  38. Letkol Mar Rudi Harto Marpaung (2014 s/d 2015)
  39. Letkol Mar Freddy Ardianzah (2015 s/d 2016)
  40. Letkol Mar Burhanudin (2016 s/d 2018)
  41. Letkol Mar Arip Supriyadi (2018 s/d Sekarang)

Referensi

  1. ^ "Batalyon Infanteri 5/Marinir Peringati HUT Ke-51" website citizenimages.kompas.com
  2. ^ Profil Yonif 6/Marinir, "Batalyon Serigala Putih", Marinir, NO. 139 - SEPTEMBER 2013 MARINIR, hlm. 30.