Lompat ke isi

Mitsubishi Motors

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Revisi sejak 13 Juli 2019 14.58 oleh 36.72.219.66 (bicara) (TAHUN BERDIRI PERUSAHAAN)
Mitsubishi Motors Corporation
三菱自動車工業株式会社
Perusahaan publik (TYO: 7211)
IndustriOtomotif
Didirikan22 April 1970
Kantor pusat33-8, Shiba 5-chome, Minato, Tokyo 108-8410 Japan
Tokoh kunci
Takashi Nishioka (Chairman)
Osamu Masuko (President)
Heki Kasugai (EVP)
ProdukMobil
Pendapatan¥1,973,572 million (2008)[1]
-¥54,883 million (2008)
PemilikNissan Motors (saat ini)
Karyawan
33,202 (2007)
Situs webMitsubishi-Motors.com

Mitsubishi Motors Corporation (三菱自動車工業株式会社, Mitsubishi Jidōsha Kōgyō Kabushiki Kaisha) adalah salah satu perusahaan Jepang yang memproduksi kendaraan terutama mobil. Perusahaan ini didirikan pada tanggal 22 April 1870 dan merupakan salah satu perusahaan di bawah bendera Mitsubishi Group (sebelumnya). Logo Mitsubishi adalah 3 berlian merah dan dibuat oleh pendiri Mitsubishi Motors, Yataro Iwasaki. Markas Mitsubishi Motors berada di Tokyo, Jepang. Pemegang saham terbesar Mitsubishi Motors sekarang adalah Nissan Motors. Saat ini pabrik mobil Mitsubishi berada di 5 negara: Jepang, Filipina, Russia, Thailand, dan Indonesia.

Pada bulan April 2016, Mitsubishi terlibat dalam kasus skandal manipulasi bahan bakar di Jepang sampai akhirnya Nissan mengakuisisi sekitar 34% saham Mitsubishi Motors pada bulan Mei 2016.

Saat ini Mitsubishi Motors merupakan perusahaan otomotif terbesar Ke-7 di Jepang dan Ke-13 Dunia jika dilihat dari data penjualan pada tahun 2007.

Sejarah

Berkas:Mitsubishi Motors logo.svg
Logo Mitsubishi Motors hingga 2017

Sejarah Mitsubishi dalam memproduksi mobil bertolak ke tahun 1937 dimana Mitsubishi Heavy Industries selaku induk Mitsubishi Motors corporation saat itu pertama kali meluncurkan mobil Mitsubishi PX33 dengan teknologi penggerak empat roda yang sekaligus menjadikannya sebuah pabrikan otomotif yang pertama kali meluncurkan kendaraan berpenggerak empat roda di Jepang.

Skandal

Pada bulan April 2016, Mitsubishi terlibat dalam kasus skandal manipulasi konsumsi bahan bakar untuk pertama kalinya di Jepang. Dua model kei car diproduksi Mitsubishi untuk Nissan yakni Dayz dan Dayz Roox, serta dua lagi dipasarkan menggunakan merek Mitsubishi sendiri, yakni eK Wagon dan eK Space. Semua hanya dipasarkan di Jepang.

Data yang ada mengungkap, konsumsi bahan bakar keempat keicar itu mencapai 30 kilometer per liter (km/l), namun angka itu tidak sesuai dengan pengujian yang dilakukan oleh Nissan.

Hal ini yang mengakibatkan harga saham Mitsubishi Motors terjun bebas sekitar 43% di bursa Tokyo. Penjualan Mitsubishi baik secara global maupun domestik di Jepang juga anjlok.

Akuisisi Saham

Pada bulan Mei 2016, tidak lama setelah terjadinya kasus skandal di Mitsubishi, Nissan menyatakan akan mengakuisisi saham Mitsubishi Motors sekitar 34%. Proses akuisisi ini akan menjadikan Nissan sebagai pemegang saham terbesar Mitsubishi Motors setelah Mitsubishi Corporation. Akuisisi ini mencakup pembelian platform, pengembangan R&D, dan pertumbuhan penjualan di berbagai negara.

Referensi


Pranala luar