Lompat ke isi

Air kehidupan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Revisi sejak 25 Juli 2020 00.31 oleh Medelam (bicara | kontrib)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Malaikat menunjukkan Air Mancur Kehidupan kepadan Santo Yohanes

Air kehidupan (bahasa Ibrani: מַֽיִם־חַיִּ֖יםmayim-ḥayyîm; bahasa Yunani: ὕδωρ ζῶν, hydōr zōn) adalah sebuah istilah Alkitab yang muncul dalam Perjanjian Lama dan Baru.

Dalam Yeremia 2:13 dan Yeremia 17:13, sang Nabi menyebut Allah sebagai "mata air kehidupan". Kemudian, nabi Zakaria menyebut Yerusalem sebagai sumber "air kehidupan", "setengahnya [mengalir] ke timur Laut Mati dan setengahnya ke barat Laut Tengah, pada musim panas dan musim dingin" (Zakaria 14:8).[1]

Dalam Injil Yohanes, frase tersebut diatributkan kepada Yesus yang berbincang dengan wanita Samaria yang ia temui di Sumur Yakub di Sychar:

"Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup" (Yohanes 4:10).

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ Pulpit Commentary on Zechariah 14, accessed 26 February 2016