Lompat ke isi

Sutrisno: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
Wagino Bot (bicara | kontrib)
k →‎Referensi: minor cosmetic change
Tidak ada ringkasan suntingan
Tag: VisualEditor Suntingan perangkat seluler Suntingan peramban seluler
 
(20 revisi perantara oleh 17 pengguna tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
{{Infobox Officeholder
{{Infobox Officeholder
|honorific-prefix = [[Haji (gelar)|H.]]
| honorific-prefix =
|name = Sutrisno
| name = Sutrisno
|honorific-suffix = [[Sarjana Ekonomi|SE]], [[Magister Sains|M.Si]]
| honorific-suffix =
|image = Sutrisno-34thRegentofMajalengka.jpg
| image = File:H. SUTRISNO.jpg
|imagesize = 200px
| imagesize = 200px
|caption =
| caption =
|office = [[Daftar Bupati Majalengka|Bupati Majalengka]]
| office = Bupati Majalengka
|order = 34
| order = ke-34
|term_start = [[2008]]
| term_start = 11 Desember 2008
|term_end =
| term_end = 20 Oktober 2018
|president = [[Susilo Bambang Yudhoyono]] </br> [[Joko Widodo]]
| president = [[Susilo Bambang Yudhoyono]] <br /> [[Joko Widodo]]
|governor = [[Ahmad Heryawan]]
| governor = [[Ahmad Heryawan]]
|predecessor = [[Tuty Hayati Anwar]]
| predecessor = Tuty Hayati Anwar
|successor =
| successor = [[Karna Sobahi]]
|lieutenant = [[Karna Sobahi]]
| lieutenant = [[Karna Sobahi]]
|appointed =
| appointed =
|birth_date = [[17 April]] [[1949]]
| birth_date = 17 April 1949 (Usia 75 Tahun)
|birth_place = {{negara|Indonesia}} [[Majalengka]], [[Jawa Barat]]
| birth_place = [[Majalengka]], [[Jawa Barat]]
|death_date =
| death_date =
|death_place =
| death_place =
|nationality = {{negara|Indonesia}} [[Indonesia]]
| nationality = [[Indonesia]]
|party = [[Berkas:PDIPLogo.png|30px]] [[Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan]]
| party = [[Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan|PDI-Perjuangan]]
|spouse = Imas Indrawati, SE
| spouse = Imas Indrawati, SE
|relations =
| relations =
|children =
| children =
|alma_mater = [[Sekolah Tinggi Ilmu Statistik|Akademi Ilmu Statistik Jakarta]]<br />[[Universitas Nasional]]<br />[[Universitas Satyagama]]
| alma_mater = [[Universitas Nasional]]<br />[[Universitas Satyagama]]<br />[[Universitas Pasundan]]
|occupation =
| occupation =
|profession = [[Bankir]], [[Politisi]]
| profession = [[Bankir]], [[politisi]]
|religion = [[Islam]]
| signature =
|signature =
| website =
|website =
| facebook =
|facebook =
| namafacebook =
|namafacebook =
| twitter =
|twitter =
| footnotes =
|footnotes =
}}
}}
'''H. Sutrisno, SE, M.Si''' ({{lahirmati|[[Majalengka]], [[Jawa Barat]]|17|3|1949}}) adalah [[bupati]] [[Majalengka]] dua periode yakni [[2008]]-[[2013]] dan [[2013]]-[[2018]].
[[Berkas:Sutrisno Bupati Majalengka 2008-2018.jpg|thumb|<center>Potret saat menjabat [[Bupati Majalengka]]</center>]]
'''Dr. H. Sutrisno, S.E., M.Si.''' ({{lahirmati|[[Majalengka]], [[Jawa Barat]]|17|7|1949}}) adalah politisi dan [[Bupati Majalengka]] dua periode yakni 2008–2013 dan 2013–2018.


== Kehidupan Awal ==
== Kehidupan awal ==
Sutrisno lahir di [[Majalengka]], pada [[17 April]] [[1949]]. Ia mengawali pendidikannya di [[SR]] [[Ligung, Majalengka|Ligung]] dan lulus tahun 1968, kemudian ia masuk ke [[SMP|SMPN]] [[Jatiwangi, Majalengka|Jatiwangi]] (lulus 1973), SMAN Manado di [[Bandung]] (lulus 1982). Ia lalu melanjutkan pendidikan tingginya di [[Sekolah Tinggi Ilmu Statistik|Akademi Ilmu Statistik Jakarta]] (D-3) di Bandung (lulus 2002) dan Fakultas Ekonomi [[Universitas Nasional]] (S-1) Bandung 2009, kemudian melanjutkan untuk gelar magister di [[Universitas Satyagama]].
Sutrisno lahir di [[Majalengka]], pada 17 Juli 1949. Dia mengawali pendidikannya di SR Ligung dan lulus tahun 1963, kemudian dia masuk ke SMPN Jatiwangi (lulus 1966), [[SMA Negeri 1 Manado|SMAN 1 Manado]] (lulus 1969). Dia lalu melanjutkan pendidikan tingginya di Fakultas Ekonomi [[Universitas Nasional]] (S-1) di Jakarta (lulus 1990), kemudian melanjutkan untuk gelar magister di [[Universitas Satyagama]] (lulus 2002). Sampai gelar Doktor di [[Universitas Pasundan]] (lulus 2017).<ref>{{Cite web|last=nimda|date=2017-01-26|title=Bupati Majalengka Sutrisno Raih Gelar Doktor di UNPAS|url=http://www.unpas.ac.id/bupati-majalengka-sutrisno-raih-gelar-doktor-unpas/|website=Universitas Pasundan Bandung|language=id-ID|access-date=2022-01-27}}</ref><ref>{{Cite web|last=RI|first=Setjen DPR|title=Anggota DPR RI - Dewan Perwakilan Rakyat|url=https://www.dpr.go.id/blog/profil/id/1964|website=www.dpr.go.id|language=id|access-date=2022-01-27|archive-date=2022-01-27|archive-url=https://web.archive.org/web/20220127031511/https://www.dpr.go.id/blog/profil/id/1964|dead-url=yes}}</ref>


== Karier ==
== Karir ==
Mengawali karier sebagai pegawai dan [[bankir]] di [[Bank Indonesia]] pada periode [[1970]]-[[1987]]. Kemudian juga bekerja sebagai staf ahli di [[BTN]] (1986-1987). Lalu menjadi [[supervisor]] pemasaran di [[NEC|NEC Indonesia]] (1988-1989). Sutrisno juga mendirikan beberapa perusahaan seperti PT. Jatayu, PT. Dwiko dan CV. Lawang Anugerah serta menjadi pimpinannya.
Mengawali karir sebagai pegawai dan [[bankir]] di [[Bank Indonesia]] pada periode 1970–1987. Kemudian juga bekerja sebagai staf ahli di [[BTN]] (1986–1987). Lalu menjadi [[supervisor]] pemasaran di [[NEC|NEC Indonesia]] (1988–1989). Sutrisno juga mendirikan beberapa perusahaan seperti PT. Jatayu, PT. Dwiko dan CV. Lawang Anugerah serta menjadi pimpinannya.


== Karir politik ==
Di ranah politik, ia ambil bagian menjadi anggota [[PDI]] Pro-[[Megawati Soekarnoputri|Mega]] pada tahun [[1998]]. Setelah itu ia memegang beberapa jabatan di [[PDI-P]] seperti Dewan Pertimbangan Cabang (1999-2001), Wakil Ketua DPC (2001-2003) dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Majalengka dari 2003 hingga kini. Selain itu ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Bidang Ekonomi & Keuangan Daerah [[APKASI]].


Di ranah politik, dia ambil bagian menjadi anggota [[PDI]] Pro-[[Megawati Soekarnoputri|Mega]] pada tahun 1998. Setelah itu, dia memegang beberapa jabatan di [[Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan|PDI-P]] seperti Dewan Pertimbangan Cabang (1999–2001), Wakil Ketua DPC (2001–2003), dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Majalengka dari 2003 hingga kini. Selain itu, dia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Bidang Ekonomi & Keuangan Daerah [[APKASI]].
== Menjadi bupati ==
[[Berkas:Sutrisno-and-the-vice-inauguration-majalengka.jpg|thumb|Sutrisno dan Karna Sobahi saat dilantik Gubernur [[Ahmad Heryawan]] (2013)]]
Ia berhasil memenangi [[pilkada]] Majalengka yang digelar [[26 Oktober]] [[2008]] dengan perolehan suara sebesar 31,20 %, disusul pasangan Suharja-Ateng Sutisna memperoleh 15,60 %, Uu Saepudin-Abun Bunyamin 4,47 %, Yunus Sanusi-Dedi Supriadi 16,14 %, Tio Indra Setiadi-Ending Suhendi 9,46 %, Nazar Hidayat-M Iqbal MI baik 16,73 %, Eman Sulaeman-Fuad Abdul Azid 6,41 %. (CA-31/A-26). Jumlah suara sah sebanyak 623.143, jumlah suara tidak sah mencapai 35.282 suara. Sedangkan jumlah pemilih di Kabupaten Majalengka sendiri mencapai 897.790 pemilih atau 73,34 % pemilik hak pilih memilih.<ref>[http://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2008/11/03/78767/hasil-pilkada-majalengka-diserahkan Hasil Pilkada Majalengka Diserahkan]</ref>


=== Menjadi bupati ===
Sedangkan ia bersama [[Karna Sobahi]] maju lagi dalam [[Pemilihan Umum Bupati Majalengka 2013|Pilkada 2013]], dan berhasil memenanginya. Kali ini, pasangan ini memperoleh 374.548 suara (56,34 %), mengalahkan 3 calon lainnya Nazar Hidayat–Tio Indra Setiadi (didukung [[PKS]] dan [[Partai Patriot]]) yang memperoleh 172.865 suara (26 %), pasangan Apang Sopandi–Nasir yang didukung [[Golkar]], [[PAN]], [[PKB]], [[PPP]], [[PBB]], [[PKPB]], [[PKPI]] dan [[PKNU]] memperoleh 85.197 suara (12,82 %) dan pasangan independen Yeyet Rohaeti–Sudirman yang hanya memperoleh 32.145 suara (4,84 %).

Dia berhasil memenangi [[Pemilihan Umum Bupati Majalengka 2008|Pilkada Majalengka]] yang digelar 26 Oktober 2008 dengan perolehan suara sebesar 31,20%, disusul pasangan Suharja–[[H. Ateng Sutisna|Ateng Sutisna]] memperoleh 15,60%, Uu Saepudin–Abun Bunyamin 4,47%, Yunus Sanusi–Dedi Supriadi 16,14%, Tio Indra Setiadi–Ending Suhendi 9,46%, Nazar Hidayat–M Iqbal MI Baik 16,73%, Eman Sulaeman–Fuad Abdul Azid 6,41% (CA-31/A-26). Jumlah suara sah sebanyak 623.143, jumlah suara tidak sah mencapai 35.282 suara. Sedangkan jumlah pemilih di Kabupaten Majalengka sendiri mencapai 897.790 pemilih atau 73,34 % pemilik hak pilih memilih.<ref>{{Cite web |url=http://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2008/11/03/78767/hasil-pilkada-majalengka-diserahkan |title=Hasil Pilkada Majalengka Diserahkan |access-date=2015-12-09 |archive-date=2018-07-01 |archive-url=https://web.archive.org/web/20180701180358/http://www.pikiran-rakyat.com/jawa-barat/2008/11/03/78767/hasil-pilkada-majalengka-diserahkan |dead-url=yes }}</ref>

Sedangkan dia bersama [[Karna Sobahi]] maju lagi dalam [[Pemilihan Umum Bupati Majalengka 2013|Pilkada 2013]], dan berhasil memenangi kembali. Kali ini, pasangan ini memperoleh 374.548 suara (56,34%), mengalahkan 3 calon lainnya Nazar Hidayat–Tio Indra Setiadi (didukung [[PKS]] dan [[Partai Patriot]]) yang memperoleh 172.865 suara (26%), pasangan Apang Sopandi–Nasir yang didukung [[Golkar]], [[PAN]], [[PKB]], [[PPP]], [[PBB]], [[PKPB]], [[PKPI]] dan [[PKNU]] memperoleh 85.197 suara (12,82%) dan pasangan independen Yeyet Rohaeti–Sudirman yang hanya memperoleh 32.145 suara (4,84%).


== Referensi ==
== Referensi ==
{{reflist}}


== Pranala luar ==
* [http://www.majalengkakab.go.id/index.php/profile/bupati Profil Bupati di majalengkakab.go.id]
* [http://www.majalengkakab.go.id/index.php/profile/bupati Profil Bupati di majalengkakab.go.id]
{{reflist}}


{{Kotak_mulai}}
{{Kotak_mulai}}
{{s-off}}
{{Kotak_suksesi |jabatan = [[Bupati]] [[Majalengka]] |tahun = 2008 - kini |pendahulu = [[Tuty Hayati Anwar]] |pengganti = masih menjabat}}
{{Kotak_suksesi |jabatan = [[Bupati Majalengka]] |tahun = 2008–2018|pendahulu = Tuty Hayati Anwar|pengganti = [[Karna Sobahi]]}}
{{Kotak_selesai}}
{{Kotak_selesai}}


{{Kepala daerah di Jawa Barat}}
{{Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Jawa Barat, 2019 |state=collapsed}}
{{Kepala daerah petahana Indonesia}}


[[Kategori:Tokoh dari Majalengka]]
[[Kategori:Alumni Universitas Nasional]]
[[Kategori:Alumni Universitas Satyagama]]
[[Kategori:Tokoh Jawa Barat]]
[[Kategori:Tokoh Jawa Barat]]
[[Kategori:Tokoh dari Majalengka]]
[[Kategori:Bupati Majalengka]]
[[Kategori:Bupati Majalengka]]
[[Kategori:Politikus Indonesia]]
[[Kategori:Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan]]
[[Kategori:Anggota DPR RI 2019–2024]]


{{anggota-dpr-stub}}

Revisi terkini sejak 9 Juni 2024 22.49

Sutrisno
Bupati Majalengka ke-34
Masa jabatan
11 Desember 2008 – 20 Oktober 2018
PresidenSusilo Bambang Yudhoyono
Joko Widodo
GubernurAhmad Heryawan
WakilKarna Sobahi
Sebelum
Pendahulu
Tuty Hayati Anwar
Pengganti
Karna Sobahi
Sebelum
Informasi pribadi
Lahir17 April 1949 (Usia 75 Tahun)
Majalengka, Jawa Barat
KebangsaanIndonesia
Partai politikPDI-Perjuangan
Suami/istriImas Indrawati, SE
Alma materUniversitas Nasional
Universitas Satyagama
Universitas Pasundan
ProfesiBankir, politisi
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini
Potret saat menjabat Bupati Majalengka

Dr. H. Sutrisno, S.E., M.Si. (lahir 17 Juli 1949) adalah politisi dan Bupati Majalengka dua periode yakni 2008–2013 dan 2013–2018.

Kehidupan awal

[sunting | sunting sumber]

Sutrisno lahir di Majalengka, pada 17 Juli 1949. Dia mengawali pendidikannya di SR Ligung dan lulus tahun 1963, kemudian dia masuk ke SMPN Jatiwangi (lulus 1966), SMAN 1 Manado (lulus 1969). Dia lalu melanjutkan pendidikan tingginya di Fakultas Ekonomi Universitas Nasional (S-1) di Jakarta (lulus 1990), kemudian melanjutkan untuk gelar magister di Universitas Satyagama (lulus 2002). Sampai gelar Doktor di Universitas Pasundan (lulus 2017).[1][2]

Mengawali karir sebagai pegawai dan bankir di Bank Indonesia pada periode 1970–1987. Kemudian juga bekerja sebagai staf ahli di BTN (1986–1987). Lalu menjadi supervisor pemasaran di NEC Indonesia (1988–1989). Sutrisno juga mendirikan beberapa perusahaan seperti PT. Jatayu, PT. Dwiko dan CV. Lawang Anugerah serta menjadi pimpinannya.

Karir politik

[sunting | sunting sumber]

Di ranah politik, dia ambil bagian menjadi anggota PDI Pro-Mega pada tahun 1998. Setelah itu, dia memegang beberapa jabatan di PDI-P seperti Dewan Pertimbangan Cabang (1999–2001), Wakil Ketua DPC (2001–2003), dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Majalengka dari 2003 hingga kini. Selain itu, dia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Bidang Ekonomi & Keuangan Daerah APKASI.

Menjadi bupati

[sunting | sunting sumber]

Dia berhasil memenangi Pilkada Majalengka yang digelar 26 Oktober 2008 dengan perolehan suara sebesar 31,20%, disusul pasangan Suharja–Ateng Sutisna memperoleh 15,60%, Uu Saepudin–Abun Bunyamin 4,47%, Yunus Sanusi–Dedi Supriadi 16,14%, Tio Indra Setiadi–Ending Suhendi 9,46%, Nazar Hidayat–M Iqbal MI Baik 16,73%, Eman Sulaeman–Fuad Abdul Azid 6,41% (CA-31/A-26). Jumlah suara sah sebanyak 623.143, jumlah suara tidak sah mencapai 35.282 suara. Sedangkan jumlah pemilih di Kabupaten Majalengka sendiri mencapai 897.790 pemilih atau 73,34 % pemilik hak pilih memilih.[3]

Sedangkan dia bersama Karna Sobahi maju lagi dalam Pilkada 2013, dan berhasil memenangi kembali. Kali ini, pasangan ini memperoleh 374.548 suara (56,34%), mengalahkan 3 calon lainnya Nazar Hidayat–Tio Indra Setiadi (didukung PKS dan Partai Patriot) yang memperoleh 172.865 suara (26%), pasangan Apang Sopandi–Nasir yang didukung Golkar, PAN, PKB, PPP, PBB, PKPB, PKPI dan PKNU memperoleh 85.197 suara (12,82%) dan pasangan independen Yeyet Rohaeti–Sudirman yang hanya memperoleh 32.145 suara (4,84%).

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. ^ nimda (2017-01-26). "Bupati Majalengka Sutrisno Raih Gelar Doktor di UNPAS". Universitas Pasundan Bandung. Diakses tanggal 2022-01-27. 
  2. ^ RI, Setjen DPR. "Anggota DPR RI - Dewan Perwakilan Rakyat". www.dpr.go.id. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2022-01-27. Diakses tanggal 2022-01-27. 
  3. ^ "Hasil Pilkada Majalengka Diserahkan". Diarsipkan dari versi asli tanggal 2018-07-01. Diakses tanggal 2015-12-09. 

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]
Jabatan politik
Didahului oleh:
Tuty Hayati Anwar
Bupati Majalengka
2008–2018
Diteruskan oleh:
Karna Sobahi