Lompat ke isi

Siti Hartinah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Revisi sejak 2 Desember 2013 09.56 oleh Bennylin (bicara | kontrib)
Siti Hartinah
Berkas:Siti hartinah.jpg
Ibu Negara Indonesia
Masa jabatan
12 Maret 1967 – 28 April 1996
PresidenSoeharto
Informasi pribadi
Lahir(1923-08-23)23 Agustus 1923
Belanda Surakarta, Jawa Tengah, Hindia Belanda
Meninggal28 April 1996(1996-04-28) (umur 72)
Indonesia Jakarta, Indonesia
KebangsaanIndonesia
Suami/istriSoeharto
AnakSiti Hardijanti Rukmana (Tutut)
Sigit Harjojudanto (Sigit)
Bambang Trihatmodjo (Bambang)
Siti Hediati Hariyadi (Titiek)
Hutomo Mandala Putra (Tommy)
Siti Hutami Endang Adiningsih (Mamiek)
Sunting kotak info
Sunting kotak info • L • B
Bantuan penggunaan templat ini

Raden Ayu Siti Hartinah (23 Agustus 1923 – 28 April 1996) adalah istri Presiden Indonesia kedua, Jenderal Purnawirawan Soeharto. Siti Hartinah, yang sehari-hari dipanggil "Tien" merupakan anak kedua pasangan KPH Soemoharjomo dan Raden Ayu Hatmanti Hatmohoedojo. Ia merupakan canggah Mangkunagara III dari garis ibu. Tien menikah dengan Soeharto pada tanggal 26 Desember 1947 di Surakarta. Siti kemudian dianugerahi gelar pahlawan nasional R.I. tak lama setelah kematiannya.

Meninggal dunia

Siti meninggal akibat penyakit jantung yang menimpanya pada Minggu, 28 April 1996, di RS Gatot Subroto, Jakarta. Berawal dari saat Siti terbangun akibat sakit jantung yang menimpanya, lalu dilarikan ke RS Gatot Subroto. Namun tim dokter telah berusaha maksimal, takdir berkata lain. Siti meninggal dunia pada Minggu, 28 April 1996, jam 05.10 WIB. Soeharto sangat lama merasa terpukul atas kematian Siti.

Siti dimakamkan di Astana Giri Bangun, Jawa Tengah, pada 29 April 1996 sekitar pukul 14.30 WIB. Upacara pemakaman tersebut dipimpin oleh inspektur upacara yaitu Ketua DPR/MPR saat itu, Wahono dan Komandan upacara Kolonel Inf G. Manurung, Komandan Brigif 6 Kostrad saat itu.

Sedangkan sebelumnya saat pelepasan almarhumah, bertindak sebagai inspektur upacara, Letjen TNI (Purn) Ahmad Taher dan Komandan Upacara Kolonel Inf Sriyanto, Komandan Grup 2 Kopassus Kartasura zaman itu.

Pranala luar

Didahului oleh:
Fatmawati Soekarno
Ibu Negara Republik Indonesia
1967—1996
Diteruskan oleh:
Tutut Soeharto (Plt.)
Hasri Ainun Habibie