Lompat ke isi

Lukas 22: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 66: Baris 66:
== Ayat 50 ==
== Ayat 50 ==
:''Dan seorang dari mereka menyerang hamba Imam Besar sehingga putus telinga kanannya.''<ref>{{Alkitab|Lukas 22:50}}</ref>
:''Dan seorang dari mereka menyerang hamba Imam Besar sehingga putus telinga kanannya.''<ref>{{Alkitab|Lukas 22:50}}</ref>
Peristiwa penyerangan seorang murid [[Yesus]] [[Kristus]] terhadap salah satu orang hamba [[Imam Besar Yahudi|Imam Besar]] yang [[Penangkapan Yesus|menangkap Yesus]] di taman [[Getsemani]] dicatat dalam keempat [[Injil]],<ref>[[Matius 26#Ayat 51|Matius 26:51]]; [[Markus 14#Ayat 47|Markus 14:47]]</ref>, hanya [[Injil Lukas]] dan [[Injil Yohanes]] yang mencatat bahwa yang terputus itu "'''telinga kanan'''",<ref name="Yoh18_10"/> tetapi [[Injil Yohanes]] satu-satunya yang menyebut secara rinci siapa pelaku dan korban tindakan tersebut: [[Simon Petrus]] yang melakukan pemotongan telinga, dan [[Malkhus]] yang dipotong telinga kanannya.<ref name="Yoh18_10">[[Yohanes 18#Ayat 10|Yohanes 18:10]]</ref> [[Injil Lukas]] satu-satunya yang mencatat bahwa [[Yesus]] memulihkan telinga itu (<ref>[[#Ayat 51|Lukas 22:51]]).
Peristiwa penyerangan seorang murid [[Yesus]] [[Kristus]] terhadap salah satu orang hamba [[Imam Besar Yahudi|Imam Besar]] yang [[Penangkapan Yesus|menangkap Yesus]] di taman [[Getsemani]] dicatat dalam keempat [[Injil]],<ref>[[Matius 26#Ayat 51|Matius 26:51]]; [[Markus 14#Ayat 47|Markus 14:47]]</ref>, hanya [[Injil Lukas]] dan [[Injil Yohanes]] yang mencatat bahwa yang terputus itu "'''telinga kanan'''",<ref name="Yoh18_10"/> tetapi [[Injil Yohanes]] satu-satunya yang menyebut secara rinci siapa pelaku dan korban tindakan tersebut: [[Simon Petrus]] yang melakukan pemotongan telinga, dan [[Malkhus]] yang dipotong telinga kanannya.<ref name="Yoh18_10">[[Yohanes 18#Ayat 10|Yohanes 18:10]]</ref> [[Injil Lukas]] satu-satunya yang mencatat bahwa [[Yesus]] memulihkan telinga itu ([[#Ayat 51|Lukas 22:51]]).


== Ayat 51 ==
== Ayat 51 ==
:''Tetapi Yesus berkata: "<font color="green">Sudahlah itu</font>." Lalu Ia menjamah telinga orang itu dan menyembuhkannya.''<ref>{{Alkitab|Lukas 22:51}}</ref>
:''Tetapi Yesus berkata: "<font color="green">Sudahlah itu</font>." Lalu Ia menjamah telinga orang itu dan menyembuhkannya.''<ref>{{Alkitab|Lukas 22:51}}</ref>
[[Yesus]] [[Kristus]] tidak menginginkan ada yang terluka dalam [[Penangkapan Yesus|penangkapan-Nya]], kecuali Ia sendiri, sehingga Iapun menyembuhkan telinga hamba Imam Besar yang terpotong itu ([[#Ayat 50|Lukas 22:50]]).


== Referensi ==
== Referensi ==

Revisi per 24 April 2013 18.40

Lukas 22 adalah bagian Injil Lukas pada Perjanjian Baru dalam Alkitab Kristen, menurut catatan Lukas.[1][2]

Teks

  • Naskah aslinya ditulis dalam bahasa Yunani.
  • Pasal ini terdiri dari 71 ayat.

Struktur

Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):

  • Lukas 22:1–2 = Rencana untuk membunuh Yesus (Mat 26:1-5; Mr 14:1-2; Yoh 11:45-53)
  • Lukas 22:3–6 = Yudas mengkhianati Yesus (Mat 26:14-16; Mr 14:10-11)
  • Lukas 22:7–13 = Persiapan untuk makan Paskah (Mat 26:17-19; Mr 14:12-16)
  • Lukas 22:14–23 = Penetapan Perjamuan Malam (Mat 26:20-29; Mr 14:17-25; Yoh 13:21-30; 1Kor 11:23-25)
  • Lukas 22:24–38 = Percakapan waktu Perjamuan Malam (Mat 26:31-35; Mr 14:27-31; Yoh 13:36-38)
  • Lukas 22:39–46 = Di taman Getsemani (Mat 26:36-46; Mr 14:32-42)
  • Lukas 22:47–53 = Yesus ditangkap (Mat 26:47-56; Mr 14:43-50; Yoh 18:1-11)
  • Lukas 22:54–62 = Petrus menyangkal Yesus (Mat 26:57-58,69-75; Mr 14:53-54,66-72; Yoh 18:12-18,25-27)
  • Lukas 22:63–71 = Yesus di hadapan Mahkamah Agama (Mat 26:63-68; Mr 14:60-65; Yoh 18:19-24)

Di taman Getsemani

Kristus di bukit Zaitun

Kristus bergumul dalam doa di taman Getsemani dicatat dalam ayat 43-44 pasal ini, menggambarkan ketakutan Yesus sebelum menghadapi kesengsaraan-Nya yang segera akan dijalani beberapa saat kemudian. Ada sejumlah naskah kuno yang tidak memuatnya, sehingga ada pakar yang menggugat keasliannya sejak pertengahan abad ke-19. Rasa takut ini menyebabkan Yesus mengalami kondisi hematidrosis atau "keringat darah".

Keadaan Yesus yang lemah dan ketakutan menghadapi tugas berat ini ada yang membandingkan dengan keadaan Musa yang mengeluh kepada Tuhan sebelum pergi menghadapi Firaun di Mesir.[3]

Ayat 43-44

bahasa Yunani

ὤφθη δὲ αὐτῷ ἄγγελος ἀπ' οὐρανοῦ ἐνισχύων αὐτὸν. καὶ γενόμενος ἐν ἀγωνίᾳ ἐκτενέστερον προσηύχετο. ἐγένετο δὲ ὁ ἱδρὼς αὐτοῦ ὡσεὶ θρόμβοι αἵματος καταβαίνοντες ἐπὶ τὴν γῆν.

Terjemahan Indonesia

Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya (Yesus) untuk memberi kekuatan kepada-Nya. Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah.

Bukti naskah kuno

Codex Vaticanus tahun 354
Memuat ayat-ayat ini

Codex Sinaiticus*, 2, D, Codex Laudianus, Codex Seidelianus I, Codex Seidelianus II, Cyprius, Regius, Codex Campianus, Guelferbytanus B, Codex Sinopensis, Codex Nanianus, Codex Monacensis, Δ*, Codex Tischendorfianus III, Codex Athous Lavrensis, Uncial 0171, f1, 174, 565, 700, 892, 1009, 1010, 1071mg, 1230, 1241, 1242, 1253, 1344, 1365, 1546, 1646, 2148, 2174, ( 184, 211, Byz, it, vg, syrcur, syrh, syrp, syrpal, Armenian and Ethiopian manuscripts, Diatessaron.

Tidak memuat ayat-ayat ini

Papyrus 69, Papyrus 75, Codex Sinaiticus1, Codex Alexandrinus, Codex Vaticanus, Codex Petropolitanus Purpureus, Codex Nitriensis, Codex Borgianus, W, 158, 512, 542, 552, 579, 777, 826, 1071*, 1128, Lectionariespt, f, syrs, copsa, copbo, Georgian mss.

Dipertanyakan

Ditandai dengan asterisks (※) atau obeli (÷). Codex Sangallensis 48c, Codex Petropolitanusc, Codex Vaticanus 354, Codex Athous Dionysiou (045), 166, 481, 655, 661, 669, 776, 829, 892mg, 1079, 1195, 1216, 283, copbomss.[4] Minuscule 34 has questionable scholion at the margin.

Dipindahkan lokasinya

Naskah dari Family 13 (f13) meletakkan ayat-ayat ini setelah Matius 26:39. Sejumlah lektionari juga menempatkan Lukas 22:43-45a setelah Matius 26:39.

Lacuna (=berlubang atau tersobek hilang)

Codex Ephraemi Rescriptus (22:19-23:25) dan Minuscule 33 (Lukas 21:38-23:26) adalah "lacunose".

Bapa gereja

Mengutip ayat

Ireneus (180 M) menggunakannya sebagai argumen melawan kelompok Docetae.

Yustinus Martir, Hippolitus dari Roma, Dionysus, Eusebius dari Kaisarea, Epiphanius, Yohanes Krisostomus, Hieronimus (Jerome), Augustinus, Theodoret, Leontius, Cosmas, Facundus, Theodore dari Mopsuestia

Augustinus: "(...) janganlah golongan heretik menghibur diri dengan mengatakan di sinilah terletak bukti kelemahan-Nya, bahwa Ia membutuhkan bantuan dan penghiburan dari seorang malaikat. Biarlah mereka ingat bahwa Pencipta para malaikat tidak membutuhkan bantuan ciptaan-Nya." (De Trinitate, Book 10, para. 41).

Theodore dari Mopsuestia menulis: "Ketika Tuhan kita dalam pemikiran dan ketakutan yang mendalam menjelang masa sengsara-Nya, Lukas yang diberkati mengatakan bahwa 'seorang malaikat muncul kepada-Nya menguatkan dan menghibur-Nya,'"(Comm. on Lord's Prayer, Baptism and Eucharist; Bab 5)

Tidak mengutip ayat

Marcion, Klemens, Origen.

Ayat 50

Dan seorang dari mereka menyerang hamba Imam Besar sehingga putus telinga kanannya.[5]

Peristiwa penyerangan seorang murid Yesus Kristus terhadap salah satu orang hamba Imam Besar yang menangkap Yesus di taman Getsemani dicatat dalam keempat Injil,[6], hanya Injil Lukas dan Injil Yohanes yang mencatat bahwa yang terputus itu "telinga kanan",[7] tetapi Injil Yohanes satu-satunya yang menyebut secara rinci siapa pelaku dan korban tindakan tersebut: Simon Petrus yang melakukan pemotongan telinga, dan Malkhus yang dipotong telinga kanannya.[7] Injil Lukas satu-satunya yang mencatat bahwa Yesus memulihkan telinga itu (Lukas 22:51).

Ayat 51

Tetapi Yesus berkata: "Sudahlah itu." Lalu Ia menjamah telinga orang itu dan menyembuhkannya.[8]

Yesus Kristus tidak menginginkan ada yang terluka dalam penangkapan-Nya, kecuali Ia sendiri, sehingga Iapun menyembuhkan telinga hamba Imam Besar yang terpotong itu (Lukas 22:50).

Referensi

  1. ^ Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN:9789794159219.
  2. ^ John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN:9794159050.
  3. ^ Busse, Heribert. "Islam, Judaism and Christianity: Theological and Historical Affiliations", 1998. p. 126.
  4. ^ C. R. Gregory, Textkritik des Neuen Testaments, (Leipzig, 1900), vol. 1, p. 95.
  5. ^ Lukas 22:50
  6. ^ Matius 26:51; Markus 14:47
  7. ^ a b Yohanes 18:10
  8. ^ Lukas 22:51

Lihat pula

Pustaka tambahan

  • Scrivener, Frederick Henry Ambrose (1894). A Plain Introduction to the Criticism of the New Testament. 2 (edisi ke-4). London: George Bell & Sons. hlm. 353–356. 
  • Bruce M. Metzger, A Textual Commentary on the New Testament, Deutsche Bibelgesellschaft, United Bible Societies, Stuttgart 1994, p. 151.
  • Bart D. Ehrman, The Orthodox Corruption of Scripture (Oxford University Press: 1993), pp. 187-194.

Pranala luar