Filipina: Perbedaan antara revisi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Konten dihapus Konten ditambahkan
FoxBot (bicara | kontrib)
k r2.6.5) (bot Menambah: or:ଫିଲିପାଇନସ
Rezabot (bicara | kontrib)
k r2.7.1) (bot Menambah: vep:Filippinad
Baris 381: Baris 381:
[[uz:Filippin]]
[[uz:Filippin]]
[[vec:Filipine]]
[[vec:Filipine]]
[[vep:Filippinad]]
[[vi:Philippines]]
[[vi:Philippines]]
[[vo:Filipuäns]]
[[vo:Filipuäns]]

Revisi per 4 Februari 2012 15.57

Republik Filipina

Republika ng Pilipinas (Filipino)
Republic of the Philippines (Inggris)
SemboyanMaka-Diyos, Maka-Tao, Makakalikasan at Makabansa[1]
(Indonesia: "Untuk Tuhan, Manusia, Alam dan Negara")
Lagu kebangsaan
Lupang Hinirang
(Indonesia: "Tanah Terpilih")
Lokasi  Filipina  (hijau)

di ASEAN  (abu-abu gelap)  –  [Legenda]

Lokasi Filipina
Ibu kotaManila¹
14°35′N 120°58′E / 14.583°N 120.967°E / 14.583; 120.967
Pusat metropolitanMetro Manila
14°35′N 121°00′E / 14.58°N 121°E / 14.58; 121
Kota terbesarKota Quezon
14°38′N 121°2′E / 14.633°N 121.033°E / 14.633; 121.033
Bahasa resmi
Bahasa daerah
Bahasa nasionalFilipino
Bahasa yang dikenal lainnyaBahasa isyarat Resmi dan Nasional²
Isyarat Filipina
Bahasa Bantu³
Kelompok etnik
(2019)
Agama
DemonimFilipino
(maskulin atau netral)
Filipina
(feminin)
Pinoy
(maskulin atau netral sehari-hari)
Pinay
(feminin sehari-hari)
Philippine
PemerintahanKesatuan presidensial republik konstitusional
• Presiden
Bongbong Marcos
Sara Duterte
LegislatifKongreso
Senado
Kapulungan ng mga Kinatawan
Pembentukan
27 April 1565
30 Oktober 1762
• Kemerdekaan dari Spanyol
12 Juni 1898
• Perjanjian Paris (1898) / Akusisi oleh Amerika Serikat
10 Desember 1898
21 Januari 1899
24 Maret 1934
14 Mei 1935
4 Juli 1946
• Konstitusi saat ini
2 Februari 1987
Luas
 - Total
300.000[3][4] km2 (72)
 - Perairan (%)
0,61[5] (perairan pedalaman)
 - Daratan
300.000
Populasi
 - Sensus Penduduk 2020
109.035.343[6]
336/km2 (47)
PDB (KKB)2021
 - Total
Kenaikan $1,0 trilliun[7] (29)
Kenaikan $9.061[7] (115)
PDB (nominal)2021
 - Total
Kenaikan $402,638 miliar[7] (32)
Kenaikan $3.646[7] (118)
Gini (2018) 42,3[8]
sedang · 44
IPM (2021)Penurunan 0,699[9]
sedang · 116
Mata uangPeso (₱)
(PHP)
Zona waktuWaktu Standar Filipina
(UTC+8)
Format tanggal
  • mm-dd-yyyy
  • dd-mm-yyyy (AD)
Lajur kemudikanan[10]
Kode telepon+63
Kode ISO 3166PH
Ranah Internet.ph
  1. Walaupun Manila yang tepat ditunjuk sebagai ibu kota negara, seluruh Wilayah Ibu Kota Nasional (NCR) merupakan pusat pemerintahan, maka itulah nama suatu daerah. Ini karena wilayah tersebut memiliki banyak lembaga pemerintah nasional selain Istana Malacanang dan beberapa lembaga negara yang berlokasi di ibu kota.[11]
  2. Pasal 3 Undang-Undang Republik No. 11106 menyatakan Bahasa Isyarat Filipina sebagai bahasa isyarat nasional Filipina, yang menyatakan bahwa itu harus diakui, didukung dan dipromosikan sebagai media komunikasi resmi dalam semua transaksi yang melibatkan tunarungu, dan sebagai bahasa pengantar pendidikan tuli.[12][13]
  3. Konstitusi Filipina 1987 menetapkan "Bahasa Spanyol dan Arab akan dipromosikan atas dasar sukarela dan opsional."[14]
  4. Para revolusioner Filipina mendeklarasikan kemerdekaan dari Spanyol pada 12 Juni 1898, tetapi Spanyol menyerahkan kepulauan tersebut ke Amerika Serikat seharga $20 juta dalam Perjanjian Paris pada 10 Desember 1898 yang akhirnya mengarah ke Perang Filipina-Amerika.
  5. Amerika Serikat mengakui kemerdekaan Filipina pada 4 Juli 1946, melalui Perjanjian Manila.[15] Tanggal ini dipilih karena sesuai dengan Hari Kemerdekaan AS, yang diamati di Filipina sebagai Hari Kemerdekaan hingga 12 Mei 1962, ketika Presiden Diosdado Macapagal mengeluarkan Dekrit Presiden No. 28, mengubahnya menjadi 12 Juni, tanggal proklamasi Emilio Aguinaldo.[16]
  6. Sesuai dengan pasal 11 Keputusan Pemerintah Revolusi 23 Juni 1898, Kongres Malolos memilih komisi untuk menyusun rancangan konstitusi pada 17 September 1898. Komisi terdiri dari Hipólito Magsalin, Basilio Teodoro, José Albert, Joaquín González, Gregorio Araneta, Pablo Ocampo, Aguedo Velarde, Higinio Benitez, Tomás del Rosario, José Alejandrino, Alberto Barretto, José Ma. de la Viña, José Luna, Antonio Luna, Mariano Abella, Juan Manday, Felipe Calderón, Arsenio Cruz dan Felipe Buencamino.[17] Mereka semua kaya dan berpendidikan tinggi.[18]
Sunting kotak info
Sunting kotak info • Lihat • Bicara
Info templat
Bantuan penggunaan templat ini

Filipina adalah sebuah negara republik di Asia Tenggara, sebelah utara Indonesia dan Malaysia. Filipina merupakan sebuah negara kepulauan. Negara ini terdiri dari 7.107 pulau. Filipina seringkali dianggap sebagai satu-satunya negara Asia Tenggara di mana pengaruh budaya Barat terasa sangat kuat.

Filipina adalah negara paling maju di Asia setelah Perang Dunia II, namun sejak saat itu telah tertinggal di belakang negara-negara lain akibat pertumbuhan ekonomi yang lemah, penyitaan kekayaan yang dilakukan pemerintah, korupsi yang luas, dan pengaruh-pengaruh neo-kolonial. Saat ini Filipina mengalami pertumbuhan ekonomi yang moderat, yang banyak disumbangkan dari pengiriman uang oleh pekerja-pekerja Filipina di luar negeri dan sektor teknologi informasi yang sedang tumbuh pesat.

Masalah-masalah besar negara ini termasuk gerakan separatis muslim di sebelah selatan Mindanao, pemberontak-pemberontak dari Tentara Rakyat Baru (New People's Army) yang beraliran komunis di wilayah-wilayah pedesaan, kebijakan-kebijakan pemerintah yang sering tidak konsisten, tingkat kejahatan yang makin meningkat, dan kerusakan lingkungan seperti penebangan hutan dan polusi laut. Filipina juga mengalami masalah banyaknya penduduk di daerah-daerah perkotaan akibat kurangnya lapangan pekerjaan di wilayah pedesaan dan tingkat kelahiran yang tinggi.

Sejarah

Peninggalan tertulis Filipina dimulai sekitar abad ke-8 berdasarkan temuan lempeng tembaga di dekat Manila. Dari tulisan pada lempeng itu diketahui bahwa Filipina berada dalam pengaruh Sriwijaya. Namun demikian bukti tertulis ini sangat sedikit sehingga bahkan ahli-ahli sejarah Filipina masih beranggapan sejarah Filipina dimulai pada era kolonialisme.

Sebelum orang-orang Spanyol datang pada abad ke-16, di Filipina berdiri kerajaan-kerajaan kecil yang bercorak animisme yang terpengaruh sedikit kultur India dan yang bercorak Islam di bagian selatan kepulauan. Kerajaan-kerajaan muslim ini mendapat pengaruh kuat dari Kerajaan Malaka.

Sepanjang masa 265 tahun, Filipina merupakan koloni Kerajaan Spanyol (1565-1821) dan selama 77 tahun berikutnya diangkat menjadi provinsi Spanyol (1821-1898). Negara ini mendapat nama Filipina setelah diperintah oleh penguasa Spanyol, Raja Felipe II. Setelah Perang Spanyol-Amerika pada tahun 1898, Filipina diperintah Amerika Serikat. Ia kemudian menjadi sebuah persemakmuran di bawah Amerika Serikat sejak tahun 1935. Periode Persemakmuran dipotong Perang Dunia II saat Filipina berada di bawah pendudukan Jepang. Filipina akhirnya memperoleh kemerdekaannya (de facto) pada 4 Juli 1946. Masa-masa penjajahan asing ini sangat memengaruhi kebudayaan dan masyarakat Filipina. Negara ini dikenal mempunyai Gereja Katolik Roma yang kuat dan merupakan salah satu dari dua negara yang didominasi umat Katolik di Asia selain Timor Leste.

Politik dan hubungan luar negeri

Pemerintah Filipina mengikuti Pemerintah Amerika Serikat. Dia ditata sebagai sebuah republik, di mana Presiden berfungsi sebagai kepala negara, kepala pemerintahan, dan Panglima Tertinggi angkatan bersenjata. Presiden dipilih dalam pemilu untuk masa jabatan 6 tahun, dan memilih dan mengepalai kabinet. Dewan Legislatif Filipina mempunyai dua kamar: Kongres terdiri dari Senat dan Dewan Perwakilan; anggota keduanya dipilih oleh pemilu. Ada 24 senator yang menjabat selama 6 tahun di Senat, sedangkan Dewan Perwakilan terdiri dari tidak lebih dari 250 anggota kongres yang melayani selama 3 tahun. Cabang yudikatif pemerintah dikepalai oleh Mahkamah Agung, yang memiliki seorang Ketua Mahkamah Agung sebagai kepalanya dan 14 Hakim Agung, semuanya ditunjuk oleh Presiden.

Filipina merupakan anggota aktif dari PBB sejak penerimaannya pada 24 Oktober 1945. Filipina juga merupakan negara pendiri ASEAN, dan merupakan pemain aktif dalam APEC, Uni Latin dan anggota dari Grup 24. Filipina juga merupakan sekutu Amerika Serikat, tetapi juga merupakan anggota dari Gerakan Non-Blok.

Filipina bersengketa dengan Republik Cina (Taiwan), Republik Rakyat Cina, Vietnam, dan Malaysia atas minyak dan gas alam di Kepulauan Spratly dan Scarborough Shoa, dan dengan Malaysia atas Sabah. Sultan Sulu yang menerima Sabah sebagai hadiah pada 1703 setelah menolong Sultan Brunei mengalahkan pemberontak, telah memberikan Pemerintah Filipina kuasa untuk mengklaim wilayahnya yang hilang. Sampai saat ini, keluarga Sultan Sulu masih menerima pembayaran "sewa" untuk Sabah dari Pemerintah Malaysia.

Ekonomi

Filipina terkenal dengan pertanian padi bukitnya, yang diperkenalkan kira-kira 2.000 tahun lalu oleh suku Batad. Padi-padi bukit tersebut terletak di lereng-lereng Gunung Ifugao dan berada di ketinggian 5.000 kaki dpl. Luasnya mencakup 4.000 mil² serta diusahakan secara tradisional tanpa penggunaan pupuk. Ia dinyatakan sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO (Badan PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan) pada tahun 1995.

Pada 1998 ekonomi Filipina, sebuah campuran dari pertanian, industri ringan, dan jasa pendukung; mengalami kemunduran sebagai akibat dari krisis finansial Asia dan cuaca yang buruk. Pertumbuhan jatuh ke 0,6% pada 1998 dari 5% pada 1997, tetapi kembali ke sekitar 3% pada 1999, dan 4% pada 2000. Pemerintah telah menjanjikan untuk terus mereformasi ekonominya untuk membantu Filipina setanding dengan perkembangan negara industri Asia Timur. Hutang besar ("public debt" sekitar 77% dari PDB), menghambat perbaikan situasi ekonomi. Alokasi dana untuk hutang lebih tinggi dari pada untuk Departemen Pendidikan dan militer digabungkan.

Strategi yang dilakukan termasuk peningkatan infrastruktur, merombak sistem pajak untuk menambah pendapatan pemerintah, juga deregulasi dan penswastaan ekonomi, dan meningkatkan integrasi perdagangan di wilayah sekitar. Prospek masa depan sangat tergantung dari performa ekonomi dari dua partner dagang utama, Amerika Serikat dan Jepang, dan administrasi yang lebih tepercaya dan kebijakan pemerintah yang konsisten.

Filipina merupakan anggota dari Bank Pengembangan Asia.

Geografi


Filipina tediri dari 7.107 pulau dengan luas total daratan diperkirakan 300.000 km². Negara ini terletak antara 116° 40' dan 126° 34' BT, dan 4° 40' dan 21° 10' LU. Di timur dia berbatasan dengan Laut Filipina, di barat dengan Laut China Selatan, dan di selatan dengan Laut Sulawesi. Pulau Borneo terletak beberapa ratus kilometer di barat daya dan Taiwan di utara. Maluku dan Sulawesi di selatan, dan di timur adalah Palau.

Kepulauan ini dibagi menjadi tiga kelompok utama: Luzon (Region I sampai V + NCR & CAR), Visayas (VI sampai VIII), dan Mindanao (IX sampai XIII + ARMM). Pelabuhan sibuk Manila, di Luzon, adalah ibu kota negara dan kota terbesar-kedua setelah Kota Quezon.

Demografi

Filipina berada di urutan ke-12 di dunia dalam jumlah penduduk dengan jumlah 86,241,697 jiwa pada 2005. Sekitar dua per tiga penduduk tinggal di Pulau Luzon dan Manila, ibu kotanya, berada di urutan ke-11 dalam jumlah penduduk area metropolitan. Orang-orang Filipina dikenal dengan nama Filipino yang berasal dari orang aborigin Taiwan dan bercampur dengan orang-orang Tiongkok Selatan, Polinesia, dan Spanyol/Amerika. Orang Filipina terbagi dalam 12 kelompok etnolingustik dengan yang terbesar adalah Tagalog, Cebuano, dan Ilocano. Penduduk asli Filipina ialah suku Aeta namun sudah terpinggir dan populasinya tinggal 30 ribu jiwa.

Tiga kelompok minoritas terbesar asing adalah orang Tionghoa, Amerika, dan Asia Selatan. Sisanya adalah orang-orang Eropa, Arab, Indonesia, Korea, dan Jepang. Orang-orang Mestizo adalah minoritas sebesar 1-2% yang berpengaruh. Dalam penelitian dari Universitas Stanford, ditemukan bahwa 3,6% populasi memiliki turunan dari bangsa Eropa.

95,9% penduduk Filipina bisa membaca, salah satu yang tertinggi di Asia, dan setara untuk pria maupun wanita. Angka harapan hidup penduduknya adalah 69,29 tahun; 72,28 untuk wanita dan 66,44 untuk pria. Pertumbuhan penduduk per tahunnya sebesar 2,1% dan sekarang Filipina sedang mengalami masalah kepadatan penduduk karena angka kelahirannya tinggi.

Filipina mempunyai kira-kira 92,2 juta penduduk menurut perkiraan sensus 2009.

Agama

Penduduk Filipina mayoritas beragama Katolik 80%, hal ini disebabkan Filipina merupakan bekas jajahan Spanyol, dilanjutkan dengan Protestan 10%, hal ini karena Filipina dijajah Amerika Serikat, dilanjutkan dengan Islam 5% yang mayoritas berada di Pulau Mindanao, lalu Buddha 2.5% yang merupakan penduduk pendatang dari Korea Selatan, Republik Rakyat China, Malaysia, Singapura, Jepang, India, dan Vietnam. Sebanyak 0.4% menyatakan dirinya Atheis,[butuh rujukan] dan 2.1% beragama lain.

Budaya

Kebanyakan masyarakat Filipina gemar menyanyi serta menari pada setiap kali pesta keramaian. Tarian bambu ini memerlukan pergerakan kaki yang cocok.

Bahay Kubo merupakan rumah tradisional yang terkenal di Filipina, yang dibuat dari daun kelapa, nipah, dan bambu. Terdapat tanglung berbentuk bintang yang digantung di hadapan rumah yang bernama Parol. Semasa Natal, kebanyakan masyarakat di sana gemar menjadikan parol sebagai hiasan rumah mereka.

Organ bambu ini menggunakan lebih kurang 1.000 batang bambuh. Konon ini adalah satu-satunya organ yang dibuat dari bambu di dunia.

Masakan

Halo halo merupakan salah satu pencuci mulut yang terkenal di Filipina, terutama pada musim panas. Halo halo mengandung nangka, kelapa, kacang, keladi, custard, santan kelapa, dan perahan es bersama es krim di atasnya.

Lanzones merupakan sejenis buah-buahan. Ukurannya agak kecil, manis dan berwarna cokelat. Keistimewaan buah ini adalah dapat menghalau nyamuk yang berada di sekeliling kita.

Transportasi

Di Filipina, masyarakatnya menggunakan jeepney sebagai kendaraan umum. Anda akan terasa pengap apabila menaiki kendaraan ini sebab, setiap kali menaiki jeepney pasti senantiasa penuh sesak dengan orang banyak yang berdesak-desakan untuk turut menaikinya.

Pakaian

Setiap kali diadakan pesta keramaian, lelaki di sana akan memakai pakaian yang dinamakan barong tagalog. Pakaian istimewa ini dibuat dari kain yang dihasilkan daripada pokok pisang dan pokok nanas. Manakala, kaum wanitanya pula memakai gaun yang dipanggil Maria Clara.

Kota terbesar

Berikut adalah daftar kota-kota terbesar di Filipina berdasarkan populasi (sensus 2000).

Urutan Kota  Populasi pada 2000 
1. Metro Manila 9.932.560
2. Metro Cebu 1.195.568
3. Kota Davao 1.147.116
4. Kota Zamboanga 601.794
5. Kota Antipolo 470.866
6. Kota Cagayan de Oro 461.877
7. Kota Bacolod 429.076
8. Kota General Santos 411.822
9. Kota Iloilo 365.820
10. Kota Iligan 285.061

 

Pembagian administratif

Filipina dibagi menjadi sebuah hirarki satuan pemerintah lokal (SPL) dengan provinsi sebagai satuan utama.Filipina dibagi 3 grup pulau yaitu Luzon, Visayas dan Mindanao.Kemudian dibagi menjadi 17 Region,80 Provinsi,120 Kota,1.511 Munisipalitas dan 42.008 distrik.

Seluruh provinsi dikelompokkan menjadi 17 Wilayah ('Region') untuk kemudahan administratif. Kebanyakan kantor pemerintah memiliki kantor regional untuk melayani provinsi-provinsi di dalamnya. Wilayah ini tidak memiliki pemerintahan lokal yang terpisah, kecuali Mindanao Muslim dan Wilayah Administratif Cordillera, yang memiliki otonomi sendiri.

Provinsi dan wilayah di Filipina
Daerah Wilayah Pusat
Wilayah Ilocos Wilayah I San Fernando, La Union
Lembah Cagayan Wilayah II Tuguegarao, Cagayan
Luzon Tengah Wilayah III San Fernando, Pampanga
CALABARZON Wilayah IV-A Calamba, Laguna
MIMAROPA Wilayah IV-B Calapan, Oriental Mindoro
Wilayah Bicol Wilayah V Legazpi, Albay
Visayas Barat Wilayah VI Iloilo City
Visayas Tengah Wilayah VII Cebu City
Visayas Timur Wilayah VIII Tacloban
Zamboanga Peninsula Wilayah IX Pagadian, Zamboanga del Sur
Mindanao Utara Wilayah X Cagayan de Oro
Wilayah Davao Wilayah XI Davao City
SOCCSKSARGEN Wilayah XII Koronadal, Cotabato Selatan
Caraga Wilayah XIII Butuan
Wilayah Otonomi di Mindanao Muslim ARMM Cotabato City
Wilayah Administratif Cordillera CAR Baguio
National Capital Region NCR Manila

Lihat pula

Perang & Konflik

Pranala luar

  1. ^ "Republic act no. 8491". Republic of the Philippines. Diarsipkan dari versi asli tanggal March 8, 2014. Diakses tanggal March 8, 2014. 
  2. ^ [ https://psa.gov.ph/content/philippines-figures-0] "2019 Philippines In Figures" 29 Juni 2020, hal. 23
  3. ^ "Philippine Population Density (Based on the 2015 Census of Population)". September 1, 2016. 
  4. ^ "World Development Indicators". databank.worldbank.org. 
  5. ^ "East & Southeast Asia :: Philippines". The World Factbook. Washington, DC: Central Intelligence Agency. October 28, 2009. Diarsipkan dari versi asli tanggal July 19, 2015. Diakses tanggal November 7, 2009. 
  6. ^ "2020 Census of Population and Housing (2020 CPH) Population Counts Declared Official by the President". Philippine Statistics Authority. 
  7. ^ a b c d "World Economic Outlook database: April 2021". International Monetary Fund. April 2021. Diakses tanggal April 6, 2021. 
  8. ^ "Gini Index". World Bank. Diakses tanggal March 2, 2011. 
  9. ^ "Human Development Report 2021/2022" (PDF) (dalam bahasa Inggris). United Nations Development Programme. 8 September 2022. Diakses tanggal 8 September 2022. 
  10. ^ Lucas, Brian (August 2005). "Which side of the road do they drive on?". Diakses tanggal February 22, 2009. 
  11. ^ "Presidential Decree No. 940, s. 1976". Manila: Malacanang. Diarsipkan dari versi asli tanggal May 29, 1976. Diakses tanggal April 4, 2015. 
  12. ^ "The Filipino Sign Language Act". Pasal 3, Republic act No. 11106 per  (PDF). Official Gazette. Government of the Philippines. 
  13. ^ Kabiling, Genalyn (November 12, 2018). "Filipino Sign Language declared as nat'l sign language of Filipino deaf". Manila Bulletin. Diakses tanggal November 12, 2018. 
  14. ^ Joselito Guianan Chan; Managing Partner. "1987 Constitution of the Republic of the Philippines, Article XIV, Section 7". Chan Robles & Associates Law Firm. Diakses tanggal May 4, 2013. 
  15. ^ Treaty of General Relations Between the United States of America and the Republic of the Philippines. Signed at Manila, on 4 July 1946 (PDF), United Nations, diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal July 23, 2011, diakses tanggal December 10, 2007 
  16. ^ "Republic of the Philippines Independence Day". United States State Department. Diarsipkan dari versi asli tanggal September 15, 2015. Diakses tanggal July 30, 2015. 
  17. ^ Calderón, Felipe (1907). Mis memorias sobre la revolución filipina: Segunda etapa, (1898 á 1901). Manila: Imp. de El Renacimiento. hlm. 234, 235; appendix, pp. 5–10. 
  18. ^ Dolan, Ronald E. (1983). Philippines, a country study (edisi ke-4th). Washington, DC: Federal Research Division, Library of Congress. ISBN 978-0-8444-0748-7.