Nigeria

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Republik Federal Nigeria

Federal Republic of Nigeria (Inggris)
Jamhuriyar Taraiyar Nijeriya (Hausa)
Ọ̀hàńjíkọ̀ Ọ̀hànézè Naìjíríyà (Igbo)
Orílẹ̀-èdè Olómìniira Aláàpapọ̀ Nàìjíríà (Yoruba)
{{{coat_alt}}}
Lambang
SemboyanUnity and Faith, Peace and Progress
(Inggris: "Persatuan dan Keyakinan, Perdamaian dan Kemajuan")
Lokasi Nigeria
Lokasi Nigeria
Ibu kotaAbuja
Kota terbesarLagos
6°27′N 3°23′E / 6.450°N 3.383°E / 6.450; 3.383
Bahasa resmiInggris
Bahasa daerah
yang diakui
Agama
Lihat Agama di Nigeria
PemerintahanRepublik presidensial
• Presiden
Muhammadu Buhari
Yemi Osinbajo
LegislatifMajelis Nasional
Senat
Dewan Perwakilan Rakyat
Kemerdekaan 
• Penyatuan Nigeria Selatan dan Utara
1914
• Diumumkan dan diakui
1 Oktober 1960
• Menjadi republik
1 Oktober 1963
Luas
 - Total
923769 km2 (356669 sq mi) (32)
 - Perairan (%)
1,4
Populasi
 - Perkiraan 2021
211.400.708[2] (7)
 - Sensus Penduduk 2006
140.431.691
PDB (KKB)2021
 - Total
$1.116 triliun[3] (25)
$5.280 (129)
PDB (nominal)2021
 - Total
$514.049 miliar[3] (27)
$2.432 (137)
Gini (2020)35,1[4]
Error: Invalid Gini value
IPM (2019)Kenaikan 0.539[5]
rendah · 127
Mata uangNaira (₦)
(NGN)
Zona waktuWaktu Afrika Barat (WAT)
(UTC+1)
Lajur kemudikanan
Kode telepon+234
Kode ISO 3166NG
Ranah Internet.ng

Nigeria, secara resmi Republik Federal Nigeria adalah sebuah negara berdaulat di Afrika Barat yang berbatasan dengan Benin di sebelah barat, Chad dan Kamerun di sebelah timur dan Niger di sebelah utara. Pesisir selatan negara tersebut berada di Teluk Guinea di Samudra Atlantik. Nigeria adalah sebuah negara yang berbentuk republik federal yang terdiri dari 36 negara bagian, serta Wilayah Ibu Kota Federal yang merupakan letak ibu kota negara Abuja.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Geografi[sunting | sunting sumber]

Politik[sunting | sunting sumber]

Insiden bom[sunting | sunting sumber]

Pada Hari Natal, 25 Desember 2011, Nigeria diguncang insiden berdarah. Sebanyak 40 orang tewas akibat bom yang menghantam gereja di dekat ibu kota Nigeria, Abuja, termasuk 1 orang pelaku dan 3 orang polisi. Bom tersebut meledak menjelang perayaan Natal. Kelompok militan yang dipimpin oleh Boko Haram mengatakan bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.[6][7]

Pembagian administratif[sunting | sunting sumber]

Nigeria dibagi ke dalam 36 negara bagian dan satu Teritorial Ibu Kota Federal, yang dibagi lagi ke dalam 774 Wilayah Pemerintah Daerah (Local Government Area). Banyaknya negara bagian, yang mana hanya tiga yang mandiri, mencerminkan hingar bingarnya sejarah negara ini dan kesulitan pengelolaan dengan heterogennya entitas kebangsaan pada tingkatan pemerintah.

Terdapat 36 negara bagian di Nigeria dan Abuja berperan sebagai teritorial ibu kota federal.

Negara bagian:

  1. Abuja
  2. Anambra
  3. Enugu
  4. Akwa Ibom
  5. Adamawa
  6. Abia
  7. Bauchi
  8. Bayelsa
  9. Benue
  10. Borno
  11. Cross River
  12. Delta
  13. Ebonyi
  1. Edo
  2. Ekiti
  3. Gombe
  4. Imo
  5. Jigawa
  6. Kaduna
  7. Kano
  8. Katsina
  9. Kebbi
  10. Kogi
  11. Kwara
  12. Lagos
  13. Nasarawa
  1. Niger
  2. Ogun
  3. Ondo
  4. Osun
  5. Oyo
  6. Plateau
  7. Rivers
  8. Sokoto
  9. Taraba
  10. Yobe
  11. Zamfara

Teritorial Ibu Kota Federal: Abuja

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Demografi[sunting | sunting sumber]

Agama[sunting | sunting sumber]

Agama di Nigeria (2018)[8]

  Islam (43.5%)
  Kristen (51.5%)
  lainnya (5%)

Sekitar 51.5% warga Nigeria memeluk Kristen dan 43.5% beragama Islam.

Dengan Denominasi Kristen: Protestan (37.5%), Katolik (13.5%), Orthodoks Timur (1%).

Dengan Mazhab Islam: Sunni (31.2%), Syiah (8.2%), Ahmadiyah (1.1%).

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Nigeria memberikan pendidikan gratis didukung oleh pemerintah, tetapi kehadiran siswa tidak merupakan hal yang wajib pada beberapa tingkat, dan kelompok-kelompok tertentu, seperti perantau dan orang cacat. Tingkat kehadiran di sekolah menengah sebesar 32 persen untuk pria dan 27 persen untuk wanita.

Sistem pendidikan di Nigeria dimulai dari enam tahun sekolah dasar, tiga tahun sekolah menengah pertama, tiga tahun sekolah menengah, dan empat tahun perguruan tinggi untuk mendapatkan gelar sarjana.

Budaya[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Country profile: Nigeria". CIA World Factbook. Diakses tanggal 9 March 2020. 
  2. ^ "Nigeria Population Growth Rate 1950-2021". macrotrends. Diakses tanggal 21 June 2021. 
  3. ^ a b "World Economic Outlook Database, October 2020 – Nigeria". International Monetary Fund. Diakses tanggal 15 October 2020. 
  4. ^ "Gini Index". World Bank. Diakses tanggal 2 Maret 2011. 
  5. ^ Human Development Report 2020 The Next Frontier: Human Development and the Anthropocene (PDF). United Nations Development Programme. 15 December 2020. hlm. 343–346. ISBN 978-92-1-126442-5. Diakses tanggal 16 December 2020. 
  6. ^ Artikel:"27 Orang Tewas Akibat Bom Saat Misa Natal di Nigeria" di detik.com
  7. ^ Artikel:"Korban Tewas Akibat Bom Natal di Gereja Nigeria Jadi 40 Orang" di detik.com
  8. ^ "Nigeria Religions - Demographics". www.indexmundi.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-07-20. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]