Pandemi Covid-19 di Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Pandemi COVID-19 di Indonesia
Indonesia Map of COVID-19 Cases Per Million.svg
Peta kepadatan kasus COVID-19 tiap provinsi per 100 ribu penduduk sampai 25 September 2022
COVID-19 Outbreak Cases in Indonesia (Density).svg
Peta kasus terkonfirmasi positif COVID-19 per provinsi sampai 25 September 2022
COVID-19 pandemic deaths in Indonesia map.svg
Peta kasus meninggal akibat COVID-19 per provinsi sampai 25 September 2022
Indonesia COVID-19 Recoveries.svg
Peta kasus sembuh dari COVID-19 per provinsi sampai 25 September 2022
PenyakitCOVID-19
Galur virusSARS-CoV-2
LokasiIndonesia
Kasus pertamaKemang, Jaksel, DKI Jakarta
Tanggal kemunculan2 Maret 2020
(2 tahun, 6 bulan, 3 minggu dan 3 hari)
AsalWuhan, Hubei, Tiongkok
(melalui perantara warga negara asing)
Kasus terkonfirmasi6.422.529[1]
Kasus dirawat
20.808[1]
Kasus dicurigai2.052[1]
Kasus sembuh6.243.707[1]
Kematian
158.014[1]
Wilayah terdampak
510 kabupaten dan kota di 34 provinsi[1]
Situs web resmi
covid19.go.id
covid19.bnpb.go.id
covid19.kemkes.go.id
Selengkapnya...
Kasus yang dicurigai belum dikonfirmasi karena galur ini sedang diteliti di laboratorium. Beberapa galur lain mungkin telah dicegah.

Pandemi Covid-19 di Indonesia merupakan bagian dari pandemi penyakit koronavirus 2019 (Covid-19) yang sedang berlangsung di seluruh dunia. Penyakit ini disebabkan oleh koronavirus sindrom pernapasan akut berat 2 (SARS-CoV-2). Kasus positif Covid-19 di Indonesia pertama kali dideteksi pada tanggal 2 Maret 2020, ketika dua orang terkonfirmasi tertular dari seorang warga negara Jepang.[2][3] Pada tanggal 9 April, pandemi sudah menyebar ke 34 provinsi dengan DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah sebagai provinsi paling terpapar SARS-CoV-2 di Indonesia.

Sampai tanggal 25 September 2022, Indonesia telah melaporkan 6.422.529 kasus positif menempati peringkat pertama terbanyak di Asia Tenggara. Dalam hal angka kematian, Indonesia menempati peringkat ketiga terbanyak di Asia dengan 158.014 kematian.[4] Namun, angka kematian diperkirakan jauh lebih tinggi dari data yang dilaporkan lantaran tidak dihitungnya kasus kematian dengan gejala Covid-19 akut yang belum dikonfirmasi atau dites.[5][6] Sementara itu, diumumkan 6.243.707 orang telah sembuh, menyisakan 20.808 kasus yang sedang dirawat.[1] Pemerintah Indonesia telah menguji 70.640.488 orang dari total 269 juta penduduk, yang berarti hanya sekitar 261.434 orang per satu juta penduduk.[7]

Sebagai tanggapan terhadap pandemi, beberapa wilayah telah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) pada tahun 2020. Kebijakan ini diganti dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada tahun 2021. Pada 13 Januari 2021, Presiden Joko Widodo menerima vaksin Covid-19 di Istana Negara, sekaligus menandai mulainya program vaksinasi Covid-19 di Indonesia.[8]

Data statistik

Templat:Data pandemi koronavirus 2019–2020/grafik kasus medis Indonesia

Garis waktu

Pemerintah mengumumkan kasus pertama Covid-19 di Indonesia.

Kasus positif yang pertama kali dikonfirmasi pada bulan Maret bukanlah orang Indonesia pertama yang terinfeksi virus SARS-CoV-2. Pada bulan Januari, seorang pembantu rumah tangga Indonesia di Singapura tertular virus dari majikannya.[9]

Kematian pertama akibat Covid-19 di Indonesia terjadi pada 11 Maret 2020.[10] Walaupun demikian, seorang karyawan Telkom meninggal dunia pada 3 Maret dan baru dinyatakan positif Covid-19 pada 15 Maret, sekaligus menulari istri dan anaknya.[11][12]

Klasifikasi

Kasus

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia membagi orang-orang terduga Covid-19 ke dalam beberapa tingkatan status.[13]

Istilah Kriteria
Pasien dalam pengawasan (PDP)
  • Orang dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), yaitu demam (≥38 °C) atau riwayat demam; disertai salah satu gejala/tanda penyakit pernapasan: batuk, sesak napas, sakit tenggorokan, pilek, atau pneumonia ringan hingga berat dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan dan pada 14 hari sebelum timbulnya gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah tertular Covid-19.
  • Orang dengan demam (≥38 °C) atau riwayat demam atau ISPA dan pada 14 hari sebelum timbulnya gejala memiliki riwayat kontak dengan penderita Covid-19.
  • Orang dengan ISPA berat atau pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.
Orang dalam pemantauan (ODP)
  • Orang yang mengalami demam (≥38 °C) atau riwayat demam; atau gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek, sakit tenggorokan, atau batuk dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan dan pada 14 hari sebelum timbulnya gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah yang tertular Covid-19.
  • Orang yang mengalami gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilek, sakit tenggorokan, atau batuk dan pada 14 hari sebelum timbulnya gejala memiliki riwayat penderita Covid-19.
Orang tanpa gejala (OTG) Seseorang yang tidak bergejala dan memiliki risiko tertular penderita Covid-19. Orang tanpa gejala (OTG) memiliki kontak erat dengan penderita Covid-19.
Kasus konfirmasi Penderita Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan positif melalui pemeriksaan PCR atau melalui pemeriksaan tes cepat molekuler (TCM).

Sejak 13 Juli 2020, pemerintah tak lagi menggunakan ODP, PDP, dan OTG untuk mengelompokkan pasien yang berpotensi atau terjangkit Covid-19. Sejumlah istilah baru, yaitu kasus suspek, kasus probable, kasus konfirmasi, dan kontak erat, diperkenalkan berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.[14]

Istilah Pengganti ODP-PDP-OTG Covid-19
Istilah Kriteria
Kasus suspek Istilah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) saat ini diperkenalkan kembali dengan istilah kasus suspek. Sedangkan kasus suspek ialah seseorang yang memiliki salah satu dari tiga kriteria, yaitu:
  • Pertama, orang dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.
  • Kedua, orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable Covid-19.
  • Ketiga, orang dengan ISPA berat atau pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

ISPA sendiri merupakan mengalami kondisi demam (≥38 derajat celsius) atau riwayat demam, disertai salah satu gejala atau tanda penyakit pernapasan seperti batuk, sesak napas, sakit tenggorokan, pilek, atau pneumonia baik yang ringan hingga berat.

Kasus probable Kasus suspek dengan ISPA Berat/ARDS/meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan Covid-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR.
Kasus konfirmasi Seseorang yang dinyatakan positif terinfeksi virus Covid-19 yang dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium RT-PCR. Kasus konfirmasi dibagi menjadi dua, yakni kasus konfirmasi dengan gejala (simtomatik) dan kasus konfirmasi tanpa gejala (asimtomatik).
Kontak erat Orang yang memiliki riwayat kontak dengan kasus probable atau konfirmasi Covid-19. Riwayat kontak yang dimaksud dibagi menjadi empat kriteria, yaitu:
  • Pertama, kontak tatap muka/berdekatan dengan kasus probable atau kasus konfirmasi dalam radius 1 meter dan dalam jangka waktu 15 menit atau lebih.
  • Kedua, sentuhan fisik langsung dengan kasus probable atau konfirmasi, seperti bersalaman, berpegangan tangan, dan lain-lain.
  • Ketiga, orang yang memberikan perawatan langsung terhadap kasus probable atau konfirmasi tanpa menggunakan APD yang sesuai standar.
  • Keempat, situasi lainnya yang mengindikasikan adanya kontak berdasarkan penilaian risiko lokal yang ditetapkan oleh tim penyelidikan epidemiologi setempat.

Pada kasus probable atau konfirmasi yang bergejala (simptomatik), untuk menemukan kontak erat periode kontak dihitung dari 2 hari sebelum kasus timbul gejala dan hingga 14 hari setelah kasus timbul gejala.

Sedangkan pada kasus konfirmasi yang tidak bergejala (asimptomatik), untuk menemukan kontak erat periode kontak dihitung dari 2 hari sebelum dan 14 hari setelah tanggal pengambilan sampel kasus konfirmasi.[15]

Zona

Pada 27 Mei 2020, Kementerian Dalam Negeri menetapkan empat parameter epidemiologi di suatu daerah berdasarkan tingkat persebaran infeksi Covid-19 di daerah tersebut, yaitu (1) jumlah kasus positif selama setidaknya 14 hari, (2) jumlah ODP/PDP selama setidaknya 14 hari, (3) jumlah kematian yang dimakamkan dengan protokol Covid-19 selama setidaknya 14 hari, dan (4) penularan langsung pada petugas kesehatan. Keempat parameter tersebut dinilai dan dijumlahkan hingga suatu daerah dikelompokkan menjadi zona hijau (aman), zona kuning (penularan sedang), dan zona merah (penularan tinggi).[16][17]

Saat kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro dijalankan pada bulan Februari 2021, Kementerian Dalam Negeri menetapkan kriteria zonasi wilayah hingga tingkat rukun tetangga (RT). Ada empat kategori zona beserta skenario pengendaliannya masing-masing.[18]

Zona Kriteria Skenario pengendalian
Hijau Tidak ada kasus Covid-19 di satu RT Surveilans aktif, seluruh suspek dites; pemantauan kasus tetap dilakukan rutin dan berkala
Kuning Ada 1–5 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama 7 hari terakhir Menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat; isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat
Oranye Ada 6–10 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama 7 hari terakhir Menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat; isolasi mandiri untuk pasien positif dan kontak erat dengan pengawasan ketat; menutup rumah ibadah, tempat bermain anak, dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial
Merah Ada >10 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam satu RT selama 7 hari terakhir Pemberlakuan PPKM tingkat RT: menemukan kasus suspek dan pelacakan kontak erat; isolasi mandiri atau terpusat dengan pengawasan ketat; menutup rumah ibadah, tempat bermain anak, dan tempat umum lainnya kecuali sektor esensial; melarang kerumunan lebih dari tiga orang; membatasi keluar-masuk wilayah RT maksimum hingga pukul 20.00; dan meniadakan kegiatan sosial masyarakat di lingkungan RT yang menimbulkan kerumunan dan berpotensi menimbulkan penularan

Kasus

Sunting dengan VisualEditor<onlyinclude>

Kasus berdasarkan provinsi

Jakarta menjadi provinsi pertama yang melaporkan kasus, sedangkan provinsi terakhir adalah Gorontalo pada 9 April 2020.[19] Pada 6 Juli 2020, Jambi menjadi provinsi terakhir yang melaporkan kematian, 53 hari setelah Nusa Tenggara Timur. Jakarta memecahkan rekor kasus terbanyak dalam sehari dengan 14.619 kasus. Pulau Jawa saat ini menjadi episenter karena memiliki lebih banyak kasus daripada pulau lainnya. Selain itu, empat provinsi paling terdampak juga terletak di pulau ini.

Tabel

Kasus COVID-19 di Indonesia[a]
Provinsi Terkonfirmasi Sembuh Meninggal Aktif[b] Kasus per
100.000
penduduk[c]
Tingkat
kesembuhan
Tingkat
kematian
Situs resmi
Coat of arms of Aceh.svg Aceh

44.148

41.823

2.227

98

837 94,73% 5,04% covid19.acehprov.go.id
Coat of arms of Bali.svg Bali

167.128

162.123

4.736

269

3.871 97,01% 2,83% infocorona.baliprov.go.id
Coat of arms of Banten.svg Banten

336.429

331.699

2.949

1.781

2.826 98,59% 0,88% infocorona.bantenprov.go.id
Coat of arms of Bengkulu.svg Bengkulu

29.234

28.662

523

49

1.454 98,04% 1,79% covid19.bengkuluprov.go.id
Coat of arms of Yogyakarta.svg Daerah Istimewa Yogyakarta

224.644

218.081

5.935

628

6.123 97,08% 2,64% corona.jogjaprov.go.id
Coat of arms of Jakarta.svg DKI Jakarta[d]

1.422.419

1.401.151

15.569

5.699

13.467 98,5% 1,09% corona.jakarta.go.id
Coat of arms of Gorontalo.svg Gorontalo

13.958

13.430

486

42

1.191 96,22% 3,48% covid-19.gorontaloprov.go.id
Coat of arms of Jambi.svg Jambi

38.717

37.764

892

61

1.091 97,54% 2,3% corona.jambiprov.go.id
Coat of arms of West Java.svg Jawa Barat

1.178.405

1.155.754

15.959

6.692

2.441 98,08% 1,35% pikobar.jabarprov.go.id
Coat of arms of Central Java.svg Jawa Tengah

637.512

602.837

33.422

1.253

1.746 94,56% 5,24% corona.jatengprov.go.id
Coat of arms of East Java.svg Jawa Timur

604.307

571.643

31.797

867

1.486 94,59% 5,26% infocovid19.jatimprov.go.id
Coat of arms of West Kalimantan.svg Kalimantan Barat

65.733

64.487

1.146

100

1.214 98,1% 1,74% covid19.kalbarprov.go.id
Coat of arms of South Kalimantan.svg Kalimantan Selatan

87.554

84.892

2.585

77

2.149 96,96% 2,95% corona.kalselprov.go.id
Coat of arms of Central Kalimantan.svg Kalimantan Tengah

58.309

56.716

1.535

58

2.184 97,27% 2,63% corona.kalteng.go.id
Coat of arms of East Kalimantan.svg Kalimantan Timur

209.389

203.392

5.732

265

5.560 97,14% 2,74% covid19.kaltimprov.go.id
Coat of arms of North Kalimantan (2021 version).svg Kalimantan Utara

45.448

44.557

860

31

6.476 98,04% 1,89% humas.kaltaraprov.go.id
Coat of arms of Bangka Belitung Islands.svg Kepulauan Bangka Belitung

66.263

64.560

1.616

87

4.552 97,43% 2,44% covid19.babelprov.go.id
Coat of arms of Riau Islands.svg Kepulauan Riau

70.964

68.975

1.890

99

3.437 97,2% 2,66% corona.kepriprov.go.id
Coat of arms of Lampung.svg Lampung

75.708

71.230

4.192

286

840 94,09% 5,54% covid19.lampungprov.go.id
Coat of arms of Maluku.svg Maluku

18.752

18.432

298

22

1.014 98,29% 1,59% corona.malukuprov.go.id
Coat of arms of North Maluku.svg Maluku Utara

14.599

14.253

334

12

1.138 97,63% 2,29% corona.malutprov.go.id
Coat of arms of West Nusa Tenggara.svg Nusa Tenggara Barat

36.266

35.350

902

14

682 97,47% 2,49% corona.ntbprov.go.id
Coat of Arms of East Nusa Tenggara NEW.png Nusa Tenggara Timur

94.601

92.898

1.529

174

1.776 98,2% 1,62% covid19.nttprov.go.id
Coat of arms of Papua 2.svg Papua

50.050

49.278

580

192

1.163 98,46% 1,16% covid19.papua.go.id
Coat of arms of West Papua.svg Papua Barat

32.304

31.782

387

135

2.849 98,38% 1,2% dinkes.papuabaratprov.go.id
Coat of arms of Riau.svg Riau

152.838

148.248

4.471

119

2.390 97% 2,93% corona.riau.go.id
Coat of arms of West Sulawesi.svg Sulawesi Barat

15.610

15.204

395

11

1.100 97,4% 2,53% dinkes.sulbarprov.go.id
Coat of arms of South Sulawesi.svg Sulawesi Selatan

144.695

142.028

2.493

174

1.595 98,16% 1,72% covid19.sulselprov.go.id
Coat of arms of Central Sulawesi.svg Sulawesi Tengah

61.254

59.387

1.734

133

2.052 96,95% 2,83% dinkes.sultengprov.go.id/category/covid-19
Coat of arms of Southeast Sulawesi.svg Sulawesi Tenggara

25.728

25.108

570

50

980 97,59% 2,22% dinkes.sultraprov.go.id
Coat of arms of North Sulawesi.svg Sulawesi Utara

53.096

51.407

1.217

472

2.025 96,82% 2,29% corona.sulutprov.go.id
Coat of arms of West Sumatra.svg Sumatra Barat

104.755

102.182

2.378

195

1.893 97,54% 2,27% corona.sumbarprov.go.id
Coat of arms of South Sumatra.svg Sumatra Selatan

82.384

78.767

3.381

236

973 95,61% 4,1% corona.sumselprov.go.id
Coat of arms of North Sumatra.svg Sumatra Utara

159.328

155.607

3.294

427

1.077 97,66% 2,07% covid19.sumutprov.go.id
Total

6.422.529

6.243.707

158.014

20.808

2.377 97,22% 2,46% covid19.go.id
Data per tanggal 25 September 2022[1]
  1. ^ Data ini berasal dari situs resmi pemerintah pusat dan jumlahnya berdasarkan tempat dirawat. Pemerintah daerah mungkin menyajikan data yang berbeda berdasarkan lokasi awal infeksi atau tempat tinggal pasien dan bisa dirilis pada waktu yang berbeda.
  2. ^ Kasus aktif termasuk kasus dirawat dan isolasi mandiri. Jumlahnya dihitung dengan mengurangkan kasus sembuh dan meninggal dari total kasus terkonfirmasi.
  3. ^ Data populasi berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2020 yang dirilis Badan Pusat Statistik.
  4. ^ Termasuk kasus repatriasi.

Rincian kasus

450 kasus pertama (2−21 Maret)

Rincian kasus COVID-19[20]
Kasus Tanggal Umur Jenis kelamin Kewarganegaraan Provinsi tempat
dirawat
Keterangan Ref.
1 2 Maret 2020 31 perempuan Indonesia Jakarta Namanya kemudian diumumkan sebagai Sita Tyasutami.
2 64 perempuan Indonesia Jakarta Namanya kemudian diumumkan sebagai Maria Darmaningsih.
3 6 Maret 2020 33 perempuan Indonesia Jakarta Namanya kemudian diumumkan sebagai Ratri Anindyajati.
4 34 perempuan Indonesia Jakarta
5 8 Maret 2020 55 laki-laki Indonesia Jakarta
6 36 laki-laki Indonesia Jakarta
7 9 Maret 2020 54 perempuan Indonesia Jakarta
8 55 laki-laki Indonesia Jakarta
9 55 perempuan Indonesia Jakarta
10 29 laki-laki asing Jakarta
11 54 perempuan asing Jakarta
12 31 laki-laki Indonesia Jakarta
13 16 perempuan Indonesia Jakarta
14 50 laki-laki Indonesia Jakarta
15 43 perempuan Indonesia Jawa Barat
16 17 perempuan Indonesia Jawa Barat
17 56 laki-laki Indonesia Jakarta
18 55 laki-laki Indonesia Banten
19 40 laki-laki Indonesia Jakarta
20 10 Maret 2020 70 perempuan Indonesia Jakarta
21 47 perempuan Indonesia Jakarta
22 36 perempuan Indonesia Jakarta
23 73 perempuan Indonesia Jakarta
24 46 laki-laki Indonesia Jakarta
25 53 perempuan asing Bali
26 46 laki-laki Indonesia Jakarta
27 33 laki-laki Indonesia Jakarta

22−31 Maret

Rincian kasus COVID-19 di Indonesia
Kasus Tanggal Penambahan Sebaran kasus positif Ref.
451–514 22 Maret 2020 64 kasus positif, 9 kasus sembuh, dan 10 kasus meninggal Jakarta (40), Jawa Timur (15), Jawa Barat (4), Papua (2), Jawa Tengah (1), Kalimantan Selatan (1), Maluku (1) [21]
515–579 23 Maret 2020 65 kasus positif, 1 kasus sembuh, dan 1 kasus meninggal Jakarta (44), Banten (9), Bali (3), Kalimantan Timur (2), Kepulauan Riau (1), Jambi (1), Maluku Utara (1), tidak diketahui (4) [22]
580–686 24 Maret 2020 106 kasus positif, 0 kasus sembuh, dan 6 kasus meninggal Jakarta (70), Jawa Timur (10), Banten (9), Sumatra Utara (5), Jawa Tengah (4), Yogyakarta (1), Jawa Barat (1), Kalimantan Barat (1), Kalimantan Tengah (1), Nusa Tenggara Barat (1), Papua (1), Riau (1), Sulawesi Utara (1), Sumatra Selatan (1) [23]
687–790 25 Maret 2020 104 kasus positif, 1 kasus sembuh, dan 3 kasus meninggal Jakarta (39), Jawa Tengah (19), Jawa Barat (13), Yogyakarta (11), Sulawesi Selatan (9), Bali (3), Banten (2), Kalimantan Selatan (1), Nusa Tenggara Barat (1), tidak diketahui (7) [24][25]
791–893 26 Maret 2020 103 kasus positif, 4 kasus sembuh, dan 20 kasus meninggal Jakarta (53), Sulawesi Selatan (14), Jawa Timur (8), Jawa Barat (5), Papua (4), Sumatra Barat (3), Jawa Tengah (2), Kalimantan Tengah (2), Lampung (2), Aceh (1), Sulawesi Tengah (1), Riau (1), tidak diketahui (7) [26][27]
894–1.046 27 Maret 2020 153 kasus positif, 11 kasus sembuh, 9 kasus meninggal Jakarta (83), Jawa Barat (20), Banten (17), Jawa Timur (7), Yogyakarta (6), Jawa Tengah (3), Aceh (3), Sumatra arat (2), Sulawesi Selatan (2), Papua Barat (2), Lampung (1), tidak diketahui (7) [28][29]
1.047–1.155 28 Maret 2020 109 kasus positif, 13 kasus sembuh, 15 kasus meninggal Jakarta (38), Jawa Barat (21), Jawa Tengah (12), Jawa Timur (11), Banten (10), Kalimantan Timur (6), Sulawesi Selatan (4), Kalimantan Utara (2), Kalimantan Tengah (1), Sumatra Selatan (1), Sulawesi Tengah (1), tidak diketahui (2) [30][31]
1.156–1.285 29 Maret 2020 130 kasus positif, 5 kasus sembuh, 12 kasus meninggal Jakarta (48), Jawa Barat (30), Sulawesi Selatan (15), Jawa Timur (13), Jawa Tengah (8), Kalimantan Barat (5), Banten (3), Papua (2), Bali (1), Riau (1), tidak diketahui (4) [32][33]
1.286–1.414 30 Maret 2020 129 kasus positif, 11 kasus sembuh, 8 kasus meninggal Jakarta (24), Banten (22), Jawa Tengah (17), Bali (9), Sumatra Utara (5), Lampung (4), Kalimantan Selatan (4), Sulawesi Utara (4), Sumatra Barat (3), Bangka Belitung (1), Yogyakarta (1), Jambi (1), Jawa Timur (1), Kalimantan Barat (1), Kepulauan Riau (1), Riau (1), tidak diketahui (5) [34][35]
1.415–1.528 31 Maret 2020 114 kasus positif, 6 kasus sembuh, 14 kasus meninggal Jakarta (41), Jawa Barat (16), Banten (14), Jawa Tengah (13), Sumatra Utara (6), Yogyakarta (5), Kalimantan Timur (3), Sumatra Selatan (3), Jawa Timur (2), Kalimantan Selatan (2), Kalimantan Tengah (2), Nusa Tenggara Barat (2), Bangka Belitung (1), Kepulauan Riau (1), Papua (1), Bengkulu (1), tidak diketahui (1) [36][37]

April

Rincian kasus COVID-19 di Indonesia
Kasus Tanggal Penambahan Sebaran kasus positif Sebaran kesembuhan Sebaran kematian Ref.
1.529–1.677 1 April 2020 149 kasus positif, 22 kasus sembuh, 21 kasus meninggal Jakarta (62), Jawa Barat (21), Sulawesi Selatan (15), Banten (11), Jawa Tengah (11), Jawa Timur (11), Bali (6), Yogyakarta (5), Nusa Tenggara Barat (2), Sumatra Utara (2), Kalimantan Barat (1), Kalimantan Timur (1), Sulawesi Utara (1) [38][39]
1.678–1.790 2 April 2020 113 kasus positif, 9 kasus sembuh, 13 kasus meninggal Jakarta (80), Jawa Barat (15), Banten (8), Sumatra Selatan (6), Riau (4) [40][41]
1.791–1.986 3 April 2020 196 kasus positif, 22 kasus sembuh, 11 kasus meninggal Jakarta (74), Jawa Timur (52), Sulawesi Selatan (16), Jawa Tengah (10), Banten (6), Kalimantan Utara (6), Papua (6), Lampung (4), Kalimantan Tengah (3), Sulawesi Utara (3), Riau (3), Bali (2), Jawa Barat (2), Sulawesi Tengah (2), Bengkulu (1), Kalimantan Timur (1), Kepulauan Riau (1), Nusa Tenggara Barat (1), Sumatra Selatan (1), tidak diketahui (2) [42][43]
1.987–2.092 4 April 2020 106 kasus positif, 16 kasus sembuh, 10 kasus meninggal Jakarta (55), Jawa Barat (24), Jawa Tengah (7), Bali (5), Yogyakarta (5), Banten (3), Sumatra Utara (3), Kalimantan Timur (2), Papua (2) [44][45]
2.093–2.273 5 April 2020 181 kasus positif, 14 kasus sembuh, 7 kasus meninggal Jakarta (96), Jawa Timur (36), Kalimantan Selatan (8), Papua (8), Kalimantan Timur (6), Jawa Barat (5), Banten (4), Sumatra Selatan (4), Bali (3), Sulawesi Selatan (3), Yogyakarta (1), Kepulauan Riau (1), Riau (1), tidak diketahui (5) [46][47]
2.274–2.491 6 April 2020 218 kasus positif, 28 kasus sembuh, 11 kasus meninggal Jakarta (101), Sulawesi Selatan (30), Jawa Tengah (12), Jawa Barat (10), Sumatra Barat (10), Kalimantan Tengah (9), Kalimantan Utara (7), Bali (7), Yogyakarta (6), Nusa Tenggara Barat (3), Kalimantan Barat (2), Kalimantan Selatan (2), Sulawesi Utara (2), Jawa Timur (1), Kalimantan Timur (1), Sumatra Utara (1), Sulawesi Tenggara (1), Lampung (1), Riau (1) [48][49]
2.492–2.738 7 April 2020 247 kasus positif, 12 kasus sembuh, 12 kasus meninggal Jakarta (135), Jawa Barat (80), Sulawesi Selatan (15), Banten (7), Jawa Timur (5), Sulawesi Utara (3), Jawa Tengah (1), Yogyakarta (1) [50][51]
2.492–2.738 8 April 2020 218 kasus positif, 18 kasus sembuh, 19 kasus meninggal Jakarta (101), Sumatra Utara (33), Jawa Barat (22), Banten (18), Papua (12), Jawa Tengah (7), Bali (6), Kalimantan Selatan (4), Sulawesi Tenggara (4), Lampung (3), Jawa Timur (2), Maluku (2), Aceh (1), Kalimantan Timur (1), Kalimantan Utara (1), Maluku Utara (1) [52][53]
2.739–3.293 9 April 2020 337 kasus positif, 30 kasus sembuh, 40 kasus meninggal Jakarta (236), Jawa Timur (27), Bali (14), Kepulauan Riau (13), Jawa Barat (11), Sulawesi Selatan (10), Banten (6), Nusa Tenggara Barat (6), Sulawesi Tenggara (5), Jawa Tengah (4), Bengkulu (2), Kepulauan Babel (1), Nusa Tenggara Timur (1), Sumatra Selatan (1) [54][55]
3.294–3.512 10 April 2020 219 kasus positif, 30 kasus sembuh, 26 kasus meninggal Jakarta (47), Jawa Timur (33), Sulawesi Selatan (29), Banten (25), Sumatra Barat (13), Bali (12), Jawa Barat (12), Nusa Tenggara Barat (9), Sulawesi Tengah (9), Kalimantan Selatan (7), Sulawesi Utara (5), Lampung (5), Kalimantan Tengah (4), Sumatra Selatan (4), Kalimantan Timur (3), Gorontalo (1), Sulawesi Barat (1) [56][57]
3.513–3.842 11 April 2020 330 kasus positif, 4 kasus sembuh, 21 kasus meninggal Jakarta (196), Banten (36), Jawa Barat (32), Papua (24), Jawa Timur (11), Sulawesi Selatan (11), Sulawesi Tengah (5), Bali (4), Riau (3), Jambi (2), Nusa Tenggara Barat (2), Sulawesi Barat (2), Bangka Belitung (1), Sulawesi Tenggara (1) [58][59]
3.843–4.241 12 April 2020 330 kasus positif, 4 kasus sembuh, 21 kasus meninggal Jawa Timur (119), Jakarta (96), Jawa Tengah (56), Sulawesi Selatan (44), Jawa Barat (29), Sumatra Barat (13), Nusa Tenggara Barat (10), Maluku (8), Sumatra Utara (6), Kalimantan Selatan (5), Sulawesi Utara (4), Kalimantan Barat (3), Bali (2), Banten (2), Papua Barat (1), Papua (1) [60][61]
4.242–4.557 13 April 2020 316 kasus positif, 21 kasus sembuh, 26 kasus meninggal Jakarta (160), Jawa Barat (60), Jawa Timur (54), Yogyakarta (16), Bali (5), Papua (5), Banten (4), Riau (4), Jawa Tengah (3), Sumatra Utara (2), Kalimantan Tengah (1), Sumatra Barat (1), Lampung (1) [62][63]
4.558–4.839 14 April 2020 282 kasus positif, 46 kasus sembuh, 60 kasus meninggal Jakarta (130), Jawa Tengah (75), Jawa Timur (35), Sulawesi Selatan (9), Bali (6), Yogyakarta (5), Kepulauan Riau (5), Sumatra Utara (5), Banten (4), Kalimantan Selatan (3), Sumatra Barat (3), Jambi (1), Sumatra Selatan (1) [64][65]
4.840–5.136 15 April 2020 297 kasus positif, 20 kasus sembuh, 10 kasus meninggal Jakarta (139), Jawa Barat (29), Jawa Timur (24), Jawa Tengah (13), Kalimantan Selatan (12), Sulawesi Selatan (11), Kalimantan Tengah (8), Sulawesi Tenggara (8), Sumatra Barat (7), Papua (7), Bali (6), Kepulauan Riau (6), Sumatra Utara (6), Kalimantan Utara (4), Sumatra Selatan (3), Sulawesi Tengah (3), Maluku (3), Maluku Utara (3), Sulawesi Barat (2), Bangka Belitung (1), Yogyakarta (1), Jambi (1), Sulawesi Utara (1) [66][67]
5.137–5.516 16 April 2020 380 kasus positif, 102 kasus sembuh, 27 kasus meninggal Jakarta (196), Sulawesi Selatan (29), Banten (16), Bali (15), Jawa Timur (15), Sumatra Selatan (15), Jawa Barat (11), Kalimantan Selatan (10), Kalimantan Timur (8), Jawa Tengah (8), Kalimantan Barat (8), Kalimantan Utara (8), Nusa Tenggara Barat (8), Kepulauan Riau (6), Lampung (5), Papua (5), Riau (4), Papua Barat (3), Gorontalo (3), Sulawesi Tenggara (2), Bangka Belitung (1), Jambi (1), Kalimantan Tengah (1), Sumatra Utara (1) [68][69]
5.517–5.923 17 April 2020 407 kasus positif, 59 kasus sembuh, 24 kasus meninggal Jakarta (154), Sulawesi Selatan (62), Jawa Barat (58), Kalimantan Utara (19), Kepulauan Riau (19), Sumatra Selatan (17), Kalimantan Selatan (15), Bali (11), Banten (11), Papua (9), Jawa Timur (8), Sumatra Barat (7), Nusa Tenggara Barat (6), Jawa Tengah (5), Sulawesi Tengah (2), Yogyakarta (1), Jambi (1), Kalimantan Tengah (1), Riau (1) [70][71]
5.924–6.248 18 April 2020 325 kasus positif, 24 kasus sembuh, 15 kasus meninggal Jakarta (109), Jawa Timur (33), Sumatra Selatan (30), Jawa Tengah (25), Kepulauan Riau (21), Kalimantan Selatan (18), Sulawesi Selatan (11), Banten (10), Kalimantan Timur (10), Jawa Barat (9), Sumatra Barat (9), Bali (7), Kalimantan Tengah (6), Papua (6), Nusa Tenggara Barat (4), Riau (4), Kalimantan Utara (3), Yogyakarta (3), Maluku (3), Sulawesi Utara (2), Aceh (1), Sulawesi Tenggara (1) [72][73]
6.249–6.575 19 April 2020 327 kasus positif, 55 kasus sembuh, 47 kasus meninggal Jakarta (108), Jawa Barat (55), Jawa Timur (35), Sulawesi Selatan (27), Jawa Tengah (20), Kalimantan Utara (19), Papua (12), Sulawesi Tenggara (9), Nusa Tenggara Barat (6), Kalimantan Timur (5), Kalimantan Tengah (5), Sumatra Selatan (5), Bali (4), Kalimantan Selatan (4), Banten (3), Sulawesi Tengah (3), Sumatra Utara (2), Papua Barat (2), Aceh (1), Bangka Belitung (1), Sumatra Barat (1) [74][75]
6.576–6.760 20 April 2020 185 kasus positif, 61 kasus sembuh, 8 kasus meninggal Jakarta (79), Banten (29), Jawa Barat (25), Kalimantan Tengah (14), Nusa Tenggara Barat (11), Bali (5), Kalimantan Utara (5), Kalimantan Timur (4), Riau (4), Jawa Tengah (3), Yogyakarta (2), Sumatra Barat (2), Sumatra Utara (2) [76][77]
6.761–7.135 21 April 2020 375 kasus positif, 95 kasus sembuh, 26 kasus meninggal Jakarta (163), Jawa Tengah (98), Nusa Tenggara Barat (21), Jawa Timur (13), Papua (11), Bali (10), Jawa Barat (9), Kalimantan Tengah (7), Kalimantan Barat (6), Jambi (5), Kalimantan Timur (5), Bengkulu (4), Sulawesi Selatan (4), Yogyakarta (3), Kalimantan Utara (3), Gorontalo (3), Kalimantan Selatan (2), Kepulauan Riau (2), Sumatra Barat (2), Bangka Belitung (1), Sumatra Utara (1), Lampung (1), Riau (1) [78][79]
7.136–7.418 22 April 2020 283 kasus positif, 71 kasus sembuh, 19 kasus meninggal Jakarta (119), Jawa Timur (35), Jawa Tengah (30), Kalimantan Tengah (15), Nusa Tenggara Barat (15), Sulawesi Selatan (13), Kalimantan Selatan (9), Sumatra Utara (9), Maluku Utara (8), Jawa Barat (6), Sumatra Barat (5), Papua (5), Kalimantan Barat (4), Yogyakarta (3), Bali (2), Sulawesi Tengah (2), Kalimantan Timur (1), Papua Barat (1), Sulawesi Barat (1) [80][81]
7.419–7.775 23 April 2020 357 kasus positif, 47 kasus sembuh, 12 kasus meninggal Jakarta (133), Jawa Tengah (59), Jawa Timur (26), Jawa Barat (22), Kalimantan Barat (19), Bali (15), Sulawesi Utara (11), Lampung (11), Sulawesi Selatan (10), Kalimantan Selatan (7), Nusa Tenggara Barat (7), Papua (7), Kalimantan Timur (5), Sumatra Barat (5), Papua Barat (5), Sumatra Selatan (4), Kepulauan Riau (2), Sumatra Barat (2), Maluku Utara (2), Bangka Belitung (1), Yogyakarta (1), Jambi (1), Kalimantan Tengah (1), Riau (1) [82][83]
7.776–8.211 24 April 2020 436 kasus positif, 42 kasus sembuh, 42 kasus meninggal Jakarta (85), Jawa Barat (75), Nusa Tenggara Barat (38), Jawa Tengah (37), Jawa Timur (26), Sulawesi Barat (25), Sulawesi Selatan (23), Banten (22), Kalimantan Selatan (18), Sumatra Selatan (13), Kalimantan Timur (11), Kalimantan Tengah (11), Bali (10), Sumatra Barat (10), Papua (6), Sulawesi Utara (5), Gorontalo (5), Jambi (4), Sulawesi Tenggara (4), Papua Barat (2), Aceh (1), Sumatra Utara (1), Yogyakarta (1) Jawa Timur (16), Banten (4), Jawa Tengah (4), Yogyakarta (4), Jawa Barat (3), Riau (3), Nusa Tenggara Barat (2), Jakarta (1), Kalimantan Selatan (1), Kepulauan Riau (1), Sulawesi Selatan (1), Sulawesi Tenggara (1), Sumatra Barat (1) Jakarta (25), Jawa Timur (7), Banten (4), Jawa Barat (3), Jawa Tengah (1), Sulawesi Selatan (1), Sumatra Barat (1) [84][85]
8.212–8.607 25 April 2020 396 kasus positif, 40 kasus sembuh, 31 kasus meninggal Jakarta (85), Jawa Timur (80), Jawa Tengah (46), Jawa Barat (45), Nusa Tenggara Barat (27), Kalimantan Selatan (14), Sumatra Selatan (13), Kalimantan Timur (12), Sulawesi Selatan (12), Banten (11), Sumatra Utara (9), Bali (6), Kalimantan Tengah (6), Kalimantan Utara (6), Maluku (5), Sulawesi Tengah (4), Jambi (3), Yogyakarta (2), Riau (2), Sulawesi Barat (2), Gorontalo (2), Aceh (1), Kalimantan Barat (1), Sumatra Barat (1), Papua Barat (1) Bali (15), Jakarta (7), Jawa Timur (5), Nusa Tenggara Barat (5), Jawa Barat (3), Sumatra Barat (3), Sulawesi Selatan (1), Riau (1) Jakarta (20), Jawa Timur (8), Sulawesi Selatan (1), Sumatra Barat (1), Sumatra Utara (1) [86][87]
8.608–8.882 26 April 2020 275 kasus positif, 65 kasus sembuh, 23 kasus meninggal Jakarta (114), Jawa Tengah (28), Jawa Timur (15), Nusa Tenggara Barat (15), Maluku Utara (12), Jambi (11), Sumatra Selatan (10), Kalimantan Timur (8), Sulawesi Selatan (8), Kalimantan Utara (8), Sumatra Utara (6), Jawa Barat (5), Sumatra Barat (5), Papua (5), Kalimantan Tengah (4), Sulawesi Utara (4), Sulawesi Tenggara (4), Lampung (4), Bali (3), Yogyakarta (3), Kepulauan Riau (2), Bangka Belitung (1), Riau (1), Gorontalo (1) Sulawesi Selatan (17), Jawa Tengah (14), Sumatra Selatan (13), Sulawesi Utara (6), Bali (5), Jawa Timur (5), Jakarta (1), Maluku (1), Nusa Tenggara Timur (1), Riau (1), Sulawesi Tenggara (1) Jawa Timur (12), Jakarta (7), Jawa Tengah (4) [88][89]
8.883–9.096 27 April 2020 214 kasus positif, 44 kasus sembuh, 22 kasus meninggal Jakarta (70), Jawa Barat (39), Sumatra Barat (19), Jawa Tengah (17), Banten (12), Jawa Timur (11), Nusa Tenggara Barat (11), Papua (10), Bali (8), Kalimantan Tengah (8), Kalimantan Selatan (4), Kalimantan Timur (2), Yogyakarta (1), Kalimantan Utara (1), Kepulauan Riau (1) Jawa Tengah (16), Sulawesi Selatan (7), Bali (6), Jawa Barat (3), Sumatra Barat (3), Jakarta (2), Jawa Timur (2), Nusa Tenggara Barat (2), Kalimantan Tengah (1), Kalimantan Timur (1), Yogyakarta (1) Jakarta (14), Sumatra Barat (3), Banten (1), Jawa Barat (1), Jawa Timur (1), Kalimantan Tengah (1), Sulawesi Selatan (1) [90][91]
9.097–9.511 28 April 2020 415 kasus positif, 103 kasus sembuh, 8 kasus meninggal Jakarta (133), Jawa Timur (61), Papua (26), Sumatra Barat (23), Bali (21), Papua Barat (21), Jawa Barat (19), Jawa Tengah (16), Nusa Tengara Barat (15), Sumatra Selatan (14), Sulawesi Selatan (13), Yogyakarta (10), Kalimantan Tengah (9), Kalimantan Timur (8), Banten (6), Sulawesi Tengah (6), Kepulauan Riau (3), Sulawesi Utara (3), Kalimantan Utara (2), Lampung (2), Sulawesi Barat (2), Riau (1), Gorontalo (1) Jakarta (26), Papua (15), Sumatra Utara (14), Bali (7), Jawa Barat (7), Kalimantan Selatan (6), Sulawesi Tengah (5), Jawa Timur (4), Sumatra Selatan (4), Kepulauan Riau (2), Nusa Tenggara Barat (2), Sulawesi Selatan (2), Yogyakarta (2), Jawa Tengah (1), Kalimantan Tengah (1), Maluku (1), Maluku Utara (1), Riau (1), Sulawesi Barat (1), Sumatra Barat (1) Jakarta (3), Jawa Timur (2), Banten (1), Jawa Timur (1), Kalimantan Tengah (1) [92][93]
9.512–9.771 29 April 2020 260 kasus positif, 137 kasus sembuh, 11 kasus meninggal Jakarta (90), Jawa Barat (40), Jawa Tengah (29), Jawa Timur (15), Sulawesi Selatan (12), Papua (12), Nusa Tenggara Barat (9), Sulawesi Tenggara (8), Kalimantan Barat (7), Kalimantan Selatan (7), Kalimantan Tengah (6), Sulawesi Tengah (5), Kalimantan Timur (4), Bengkulu (4), Sumatra Utara (3), Lampung (2), Maluku (1), Riau (1), Sulawesi Barat (1), Sulawesi Utara (1), Sumatra Barat (1), Sumatra Selatan (1), Yogyakarta (1) Jakarta (77), Jawa Tengah (12), Sulawesi Selatan (10), Bali (8), Jawa Timur (8), Sumatra Utara (5), Jawa Barat (4), Kalimantan Selatan (4), Sulawesi Utara (3), Gorontalo (2), Lampung (1), Sulawesi Barat (1), Sulawesi Tenggara (1), Yogyakarta (1) Jawa Timur (5), Kalimantan Selatan (3), Jawa Tengah (1), Kepulauan Riau (1), Sumatra Barat (1) [94][95]
9.772–10.118 30 April 2020 347 kasus positif, 131 kasus sembuh, 8 kasus meninggal Jakarta (82), Jawa Timur (86), Sulawesi Selatan (26), Kalimantan Tengah (18), Banten (16), Papua (16), Kalimantan Timur (15), Maluku Utara (14), Jawa Tengah (13), Kalimantan Selatan (13), Sulawesi Tenggara (9), Kalimantan Utara (8), Bali (7), Sumatra Selatan (6), Sulawesi Barat (4), Jawa Barat (3), Sumatra Barat (3), Sumatra Utara (3), Nusa Tenggara Timur (2), Aceh (1), Sulawesi Utara (1), Yogyakarta (1) Jakarta (46), Jawa Barat (36), Bali (17), Nusa Tenggara Barat (7), Jawa Timur (5), Sulawesi Selatan (4), Sulawesi Tenggara (3), Yogyakarta (3), Kalimantan Utara (2), Lampung (2), Banten (1), Jawa Tengah (1), Riau (1), Sumatra Barat (1), Sumatra Selatan (1), Sumatra Utara (1) Jawa Barat (4), Jakarta (1), Jawa Timur (1), Sulawesi Utara (1), Sumatra Utara (1) [96][97]

Mei

Rincian kasus COVID-19 di Indonesia
Kasus Tanggal Penambahan Sebaran kasus positif Sebaran kesembuhan Sebaran kematian Ref.
10.119–10.551 1 Mei 2020 433 kasus positif, 69 kasus sembuh, 8 kasus meninggal Jakarta (142), Jawa Timur (76), Sulawesi Selatan (56), Sumatra Barat (24), Jawa Tengah (22), Kalimantan Utara (15), Banten (14), Bali (13), Kalimantan Tengah (11), Bangka Belitung (9), Yogyakarta (9), Kalimantan Selatan (9), Sumatra Selatan (6), Papua Barat (5), Papua (5), Lampung (4), Kalimantan Barat (3), Nusa Tenggara Barat (3), Kalimantan Timur (2), Aceh (1), Sulawesi Tengah (1), Riau (1), Maluku Utara (1), Sulawesi Barat (1) Sulawesi Selatan (13), Jawa Tengah (10), Bali (8), Sumatra Selatan (6), Jawa Timur (5), Sumatra Barat (5), Kepulauan Riau (4), Kalimantan Selatan (3), Sulawesi Tengah (3), Bangka Belitung (2), Jakarta (2), Jawa Barat (2), Kalimantan Barat (1), Kalimantan Timur (1), Kalimantan Utara (1), Papua (1), Sulawesi Tenggara (1), Yogyakarta (1) Jakarta (4), Jawa Timur (3), Jawa Tengah (1) [98][99]
10.552–10.843 2 Mei 2020 292 kasus positif, 74 kasus sembuh, 31 kasus meninggal Jakarta (80), Jawa Barat (31), Papua (30), Sulawesi Selatan (30), Jawa Tengah (19), Kalimantan Timur (18), Nusa Tenggara Barat (17), Sulawesi Tengah (11), Sumatra Barat (10), Yogyakarta (10), Banten (9), Kalimantan Barat (7), Kalimantan Utara (7), Jawa Timur (3), Riau (3), Bali (2), Sulawesi Tenggara (2), Kalimantan Tengah (1), Papua Barat (1), Sulawesi Barat (1) Jakarta (25), Sulawesi Selatan (10), Bali (8), Kepulauan Riau (7), Riau (7), Yogyakarta (4), Jawa Timur (3), Sulawesi Utara (3), Aceh (2), Jawa Barat (2), Kalimantan Selatan (1), Nusa Tenggara Barat (1), Sulawesi Barat (1) Jakarta (17), Jawa Timur (7), Sulawesi Selatan (3), Jawa Tengah (2), Jawa Barat (1), Riau (1) [100][101]
10.844–11.192 3 Mei 2020 349 kasus positif, 211 kasus sembuh, 14 kasus meninggal Jawa Timur (80), Jakarta (67), Sumatra Selatan (29), Bali (25), Sulawesi Selatan (24), Nusa Tenggara Barat (19), Kalimantan Selatan (16), Sumatra Barat (13), Jawa Barat (10), Jawa Tengah (9), Maluku Utara (9), Kalimantan Timur (8), Riau (8), Nusa Tenggara Timur (7), Jambi (6), Sumatra Utara (6), Banten (5), Kepulauan Riau (3), Kalimantan Barat (2), Aceh (1), Bangka Belitung (1), Yogyakarta (1) Jakarta (120), Bali (22), Kepulauan Riau (20), Jawa Timur (9), Sumatra Selatan (7), Sulawesi Selatan (6), Sumatra Barat (5), Jawa Barat (4), Kalimantan Tengah (4), Lampung (4), Nusa Tenggara Barat (4), Riau (3), Maluku Utara (2), Yogyakarta (1) Jakarta (6), Jawa Timur (5), Jawa Barat (1), Kalimantan Tengah (1), Sumatra Selatan (1) [102][103]
11.193–11.587 4 Mei 2020 395 kasus positif, 78 kasus sembuh, 19 kasus meninggal Jawa Barat (193), Jakarta (79), Kalimantan Tengah (23), Jawa Tengah (22), Banten (14), Bali (9), Kalimantan Utara (8), Sumatra Barat (8), Jawa Timur (7), Sumatra Utara (6), Sulawesi Selatan (6), Kalimantan Timur (5), Riau (5), Lampung (4), Kalimantan Barat (3), Kalimantan Selatan (3) Sulawesi Selatan (48), Bali (8), Sumatra Selatan (7), Jawa Barat (6), Jawa Timur (4), Sumatra Barat (2), Aceh (1), Jakarta (1), Yogyakarta (1) Jakarta (10), Jawa Timur (6), Jawa Barat (1), Riau (1), Sumatra Selatan (1) [104][105]
11.588–12.071 5 Mei 2020 484 kasus positif, 243 kasus sembuh, 8 kasus meninggal Jakarta (148), Jawa Tengah (51), Jawa Barat (48), Jawa Timur (47), Sulawesi Selatan (33), Sumatra Barat (18), Nusa Tenggara Barat (16), Kalimantan Selatan (14), Sumatra Selatan (14), Sulawesi Barat (14), Banten (12), Sulawesi Tengah (11), Bangka Belitung (8), Papua (7), Bali (6), Papua Barat (6), Yogyakarta (6), Jambi (5), Kepulauan Riau (5), Sulawesi Tenggara (5), Riau (3), Nusa Tenggara Timur (2), Lampung (1), Kalimantan Tengah (1), Kalimantan Timur (1), Kalimantan Utara (1), Sumatra Utara (1) Banten (83), Jakarta (72), Sulawesi Selatan (29), Jawa Tengah (20), Nusa Tenggara Barat (10), Jawa Barat (8), Kepulauan Riau (4), Sulawesi Tenggara (4), Sumatra Selatan (4), Jawa Timur (2), Yogyakarta (2), Bali (1), Kalimantan Utara (1), Riau (1), Sulawesi Tengah (1), Sumatra Barat (1) Sulawesi Barat (2), Jakarta (1), Jawa Barat (1), Kalimantan Timur (1), Kepulauan Riau (1), Sumatra Barat (1), Sulawesi Barat (1) [106][107]
12.072–12.438 6 Mei 2020 367 kasus positif, 120 kasus sembuh, 23 kasus meninggal Jakarta (83), Jawa Timur (50), Jawa Tengah (42), Banten (29), Sulawesi Selatan (25), Jawa Barat (20), Kalimantan Barat (17), Sumatra Barat (17), Kalimantan Timur (14), Kalimantan Selatan (13), Sumatra Selatan (11), Sumatra Utara (11), Lampung (8), Aceh (5), Kalimantan Tengah (5), Jambi (4), Nusa Tenggara Barat (4), Papua Barat (4), Bengkulu (2), Kepulauan Riau (1), Papua (1), Yogyakarta (1) Jakarta (37), Jawa Timur (19), Jawa Tengah (13), Kepulauan Riau (11), Jawa Barat (10), Nusa Tenggara Barat (7), Sulawesi Selatan (7), Bali (6), Banten (5), Sumatra Utara (2), Lampung (1), Riau (1), Yogyakarta (1) Jawa Timur (6), Jakarta (5), Jawa Barat (3), Sulawesi Selatan (3), Sulawesi Utara (3), Jawa Tengah (2), Nusa Tenggara Barat (1) [108][109]
12.439–12.776 7 Mei 2020 338 kasus positif, 64 kasus sembuh, 35 kasus meninggal Jakarta (85), Jawa Barat (61), Jawa Timur (46), Sulawesi Selatan (19), Sumatra Selatan (17), Yogyakarta (15), Sumatra Barat (14), Jawa Tengah (13), Kalimantan Selatan (13), Nusa Tenggara Barat (11), Bali (10), Banten (8), Kalimantan Barat (5), Sulawesi Tengah (5), Riau (5), Papua (4), Gorontalo (4), Kalimantan Tengah (2), Sulawesi Tenggara (1) Bali (17), Jawa Timur (7), Kepulauan Riau (6), Jawa Barat (5), Sumatra Utara (5), Jakarta (4), Nusa Tenggara Barat (4), Yogyakarta (4), Kalimantan Barat (3), Sulawesi Selatan (3), Sumatra Barat (3), Gorontalo (2), Sulawesi Barat (1) Banten (15), Jawa Timur (10), Jakarta (9), Sumatra Selatan (1) [110][111]
12.777–13.112 8 Mei 2020 336 kasus positif, 113 kasus sembuh, 13 kasus meninggal Jakarta (100), Jawa Tengah (28), Kalimantan Timur (27), Sulawesi Selatan (24), Jawa Barat (23), Sumatra Barat (18), Jawa Timur (17), Sumatra Utara (15), Bali (13), Papua (13), Nusa Tenggara Barat (12), Banten (10), Maluku (9), Kalimantan Selatan (8), Yogyakarta (6), Lampung (3), Riau (3), Kepulauan Riau (2), Sulawesi Utara (2), Sulawesi Barat (2), Sulawesi Tenggara (1) Nusa Tenggara Barat (23), Jawa Tengah (16), Kalimantan Tengah (14), Sulawesi Selatan (13), Bali (12), Jawa Timur (9), Sumatra Barat (5), Aceh (4), Gorontalo (4), Kepulauan Riau (4), Bangka Belitung (2), Jawa Barat (2), Sumatra Selatan (2), Yogyakarta (2), Kalimantan Barat (1) Jawa Timur (5), Jawa Barat (2), Maluku (2), Jakarta (1), Jawa Tengah (1), Sulawesi Selatan (1), Sumatra Barat (1) [112][113]
13.113–13.645 9 Mei 2020 533 kasus positif, 113 kasus sembuh, 16 kasus meninggal Jawa Timur (135), Jakarta (101), Sumatra Selatan (51), Jawa Barat (33), Jawa Tengah (26), Bengkulu (23), Kalimantan Barat (23), Sumatra Utara (22), Banten (18), Nusa Tenggara Barat (18), Sumatra Barat (16), Jambi (15), Papua (12), Kalimantan Selatan (7), Bali (6), Sulawesi Utara (6), Kalimantan Timur (5), Maluku Utara (4), Yogyakarta (3), Sulawesi Selatan (2), Riau (2), Sulawesi Barat (2), Kalimantan Tengah (1), Kepulauan Riau (1), Sulawesi Tenggara (1) Jawa Barat (18), Kalimantan Timur (18), Jawa Tengah (12), Jawa Timur (12), Riau (10), Sulawesi Selatan (9), Sumatra Barat (8), Jakarta (7), Nusa Tenggara Barat (7), Gorontalo (3), Lampung (3), Maluku Utara (3), Bali (2), Kalimantan Tengah (1) Sumatra Utara (5), Jakarta (3), Jawa Barat (3), Jawa Timur (3), Jawa Tengah (1), Nusa Tenggara Barat (1) [114][115]
13.646–14.032 10 Mei 2020 387 kasus positif, 91 kasus sembuh, 14 kasus meninggal Jakarta (134), Jawa Timur (83), Papua (31), Jawa Tengah (19), Sulawesi Utara (18), Papua Barat (17), Sumatra Barat (13), Sulawesi Selatan (12), Banten (10), Kalimantan Selatan (10), Sulawesi Tengah (8), Yogyakarta (7), Bali (5), Sulawesi Tenggara (5), Kalimantan Timur (4), Kalimantan Tengah (4), Jambi (2), Kalimantan Barat (2), Riau (2), Bangka Belitung (1) Jakarta (51), Bali (7), Sumatra Selatan (6), Nusa Tenggara Barat (5), Sulawesi Selatan (5), Jawa Timur (3), Kalimantan Timur (3), Jambi (2), Papua Barat (2), Sumatra Barat (2), Kalimantan Utara (1), Kepulauan Riau (1), Riau (1), Sulawesi Tenggara (1), Yogyakarta (1) Jakarta (7), Sumatra Selatan (3), Jawa Timur (2), Kepulauan Riau (1), Sulawesi Selatan (1) [116][117]
14.033–14.265 11 Mei 2020 233 kasus positif, 183 kasus sembuh, 18 kasus meninggal Jakarta (86), Jawa Barat (56), Jawa Timur (34), Sumatra Utara (17), Banten (8), Kalimantan Tengah (7), Kalimantan Timur (7), Yogyakarta (6), Bali (3), Kepulauan Riau (3), Jawa Tengah (2), Jambi (1), Kalimantan Utara (1), Nusa Tenggara Barat (1), Riau (1) Jawa Tengah (56), Banten (24), Jawa Timur (14), Nusa Tenggara Barat (13), Jawa Barat (11), Sulawesi Selatan (11), Sumatra Barat (11), Jakarta (9), Sumatra Selatan (9), Riau (7), Bali (6), Kepulauan Riau (4), Kalimantan Timur (3), Bangka Belitung (1), Gorontalo (1), Lampung (1), Sulawesi Tengah (1), Yogyakarta (1) Jakarta (7), Jawa Timur (6), Sumatra Utara (3), Sulawesi Selatan (2) [118][119]
14.266–14.749 12 Mei 2020 484 kasus positif, 182 kasus sembuh, 16 kasus meninggal Jawa Timur (133), Jakarta (99), Jawa Barat (52), Sulawesi Selatan (25), Sumatra Barat (20), Banten (18), Maluku (18), Bali (14), Kalimantan Selatan (14), Papua (14), Sulawesi Tengah (12), Yogyakarta (10), Jawa Tengah (9), Nusa Tenggara Barat (8), Riau (7), Sulawesi Barat (6), Kalimantan Tengah (4), Nusa Tenggara Timur (4), Bengkulu (3), Kalimantan Barat (3), Kalimantan Timur (3), Sulawesi Utara (3), Kepulauan Riau (2), Sumatra Utara (2), Sumatra Selatan (1) Jakarta (112), Jawa Timur (14), Sulawesi Utara (9), Kalimantan Barat (8), Banten (7), Sulawesi Selatan (7), Bali (5), Maluku (5), Kalimantan Timur (4), Riau (3), Sumatra Barat (3), Sulawesi Barat (2), Yogyakarta (2), Aceh (1) Jawa Timur (6), Jawa Barat (3), Jakarta (2), Maluku (2), Kalimantan Timur (1), Sulawesi Utara (1), Sumatra Barat (1) [120][121]
14.749–15.438 13 Mei 2020 689 kasus positif, 224 kasus sembuh, 21 kasus meninggal Jakarta (183), Jawa Timur (103), Sulawesi Tenggara (91), Sulawesi Selatan (55), Jawa Tengah (34), Maluku Utara (24), Banten (21), Sumatra Barat (20), Kalimantan Tengah (16), Kalimantan Selatan (14), Yogyakarta (12), Sulawesi Utara (8), Jawa Barat (7), Riau (7), Kalimantan Barat (6), Kalimantan Utara (6), Papua (6), Sulawesi Barat (6), Sulawesi Tengah (6), Kepulauan Riau (5), Nusa Tenggara Barat (5), Bali (4), Nusa Tenggara Timur (3), Kalimantan Timur (2), Sumatra Utara (2) Jakarta (102), Jawa Barat (24), Jawa Timur (16), Sumatra Barat (13), Nusa Tenggara Barat (9), Sumatra Selatan (9), Kalimantan Utara (7), Sulawesi Tengah (7), Bali (5), Kalimantan Timur (5), Kepulauan Riau (5), Sulawesi Selatan (5), Sumatra Utara (5), Yogyakarta (5), Banten (4), Kalimantan Barat (2), Sulawesi Tenggara (1) Jawa Timur (8), Jakarta (6), Maluku Utara (3), Banten (1), Nusa Tenggara Barat (1), Sulawesi Tenggara (1), Sumatra Barat (1) [122][123]
15.439–16.006 14 Mei 2020 586 kasus positif, 231 kasus sembuh, 15 kasus meninggal Jakarta (134), Sumatra Selatan (119), Jawa Timur (91), Jawa Tengah (43), Sulawesi Selatan (37), Sumatra Barat (32), Papua Barat (18), Banten (18), Maluku (12), Jawa Barat (9), Sulawesi Tengah (9), Kalimantan Timur (8), Nusa Tenggara Barat (6), Riau (6), Bali (5), Papua (4), Yogyakarta (4), Kalimantan Tengah (3), Kalimantan Selatan (3), Maluku Utara (3), Bengkulu (2), Gorontalo (2), Sumatra Utara (2), Jambi (1), Sulawesi Utara (1), Sulawesi Barat (1) Jakarta (136), Nusa Tenggara Barat (24), Sulawesi Barat (13), Kalimantan Timur (11), Kalimantan Tengah (10), Kalimantan Utara (6), Jawa Barat (5), Sulawesi Selatan (5), Jawa Timur (4), Sulawesi Utara (4), Bali (3), Maluku Utara (3), Sumatra Barat (3), Aceh (1), Banten (1), Gorontalo (1), Sulawesi Tengah (1) Jawa Timur (4), Jakarta (3), Sulawesi Selatan (2), Sumatra Barat (2), Bengkulu (1), Jawa Barat (1), Nusa Tenggara Timur (1), Sulawesi Tengah (1) [124][125]
16.007–16.496 15 Mei 2020 490 kasus positif, 285 kasus sembuh, 33 kasus meninggal Jakarta (86), Kalimantan Selatan (69), Jawa Timur (58), Jawa Tengah (43), Jawa Barat (31), Sulawesi Selatan (31), Banten (29), Sumatra Barat (22), Sulawesi Utara (22), Sumatra Selatan (17), Sulawesi Tenggara (17), Kalimantan Timur (13), Bengkulu (11). Nusa Tenggara Barat (8), Bali (6), Kalimantan Tengah (4), Kepulauan Riau (4), Maluku Utara (4), Jambi (3), Kalimantan Utara (3), Papua (3), Yogyakarta (3), Gorontalo (1), Riau (1), Sulawesi Tengah (1) Jakarta (114), Nusa Tenggara Barat (50), Kalimantan Tengah (47), Jawa Barat (17), Jawa Timur (16), Bali (9), Sulawesi Tenggara (7), Jawa Tengah (5), Kalimantan Timur (4), Riau (4), Kalimantan Utara (3), Yogyakarta (3), Sulawesi Barat (2), Sumatra Barat (2), Gorontalo (1), Maluku Utara (1) Jawa Timur (11), Jakarta (8), Jawa Tengah (4), Kalimantan Tengah (4), Banten (3), Sulawesi Tenggara (2), Jawa Barat (1) [126][127]
16.497–17.025 16 Mei 2020 529 kasus positif, 108 kasus sembuh, 13 kasus meninggal Jawa Timur (184), Jakarta (107), Sulawesi Selatan (46), Jawa Tengah (31), Nusa Tenggara Timur (28), Jawa Barat (22), Papua (15), Papua Barat (14), Kalimantan Utara (12), Jambi (10), Sulawesi Utara (9), Kalimantan Selatan (7), Nusa Tenggara Barat (7), Sulawesi Tenggara (6), Yogyakarta (6), Banten (4), Bali (3), Bengkulu (3), Maluku Utara (3), Sumatra Barat (3), Kalimantan Barat (2), Kalimantan Timur (2), Aceh (1), Gorontalo (1), Kepulauan Riau (1), Sulawesi Barat (1), Sulawesi Tengah (1) Jakarta (19), Sulawesi Selatan (19), Jawa Tengah (13), Bali (11), Jawa Timur (8), Kalimantan Utara (6), Yogyakarta (6), Lampung (4), Jawa Barat (3), Kepulauan Riau (3), Papua Barat (3), Sumatra Barat (3), Aceh (2), Kalimantan Timur (2), Gorontalo (1), Nusa Tenggara Timur (1) Riau (1), Sulawesi Barat (1), Sulawesi Tengah (1), Sulawesi Utara (1) Jawa Timur (5), Sumatra Selatan (2), Banten (1), Maluku Utara (1), Sulawesi Selatan (1), Sulawesi Utara (1), Sumatra Barat (1), Yogyakarta (1) [128]